cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK METANOL KAYU KUNING (Arcangelisia flava (L.) Merr.) DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI METANOL DETERMINATION OF TOTAL PHENOLIC CONTENT OF YELLOW WOOD (Arcangelisia flava (L.) Merr.) Methanol EXTRACT WITH VARIOUS METHANOL Hasanah, Qori; Daulay, Anny Sartika; Ridwanto, Ridwanto; Nasution, Haris Munandar
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i3.6085

Abstract

Salah satu tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu kayu kuning (Arcangelisia flava (L.) Merr.) yang terkandung dalam batangnya adalah alkaloid, fenolik, flavonoid saponin, dan tanin. Senyawa fenolik mempunyai aktivitas sebagai antioksidan. Senyawa fenolik adalah senyawa kimia yang memiliki ikatan rangkap terkonjugasi dan gugus kromofor dapat ditentukan kadarnya menggunakan metode spektrofotometri. Perbedaan dari metode dan penggunaan pelarut untuk menyari ekstrak berbeda dapat mempengaruhi kadar dan jenis senyawa fenolik yang akan diperoleh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan kandungan total kadar fenolik dari ekstrak metanol kayu kuning dengan berbagai konsentrasi dari pelarut methanol 99,8%, 70% dan 50% menggunakan Spektrofotometri UV–VIS. Hasil skrining fitokimia pada ekstrak metanol kayu kuning bahwa terdapat kandungan golongan senyawa kimia seperti alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin, steroid/triterpenoid, saponi dan glikosida. Penentuan kadar fenolik total dilakukan dengan menentukan panjang gelombang maksimum asam galat, operating time, pengukuran kurva kalibrasi asam galat dan perhitungan kadar fenolik total dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penentuan kadar fenolik total pada ekstrak metanol kayu kuning 99,8% sebesar 81,61002 ± 0,248610176 mg GAE/g sampel, 70% sebesar 68,8756 ± 0,24837736 mg GAE/g sampel dan 50% sebesar 57,7894 ± 0,13110763709 mg GAE/g sampel. One of the plants that contains secondary metabolite compounds is yellow wood (Arcangelisia flava (L.) Merr.), which contains alkaloids, phenolics, flavonoids, saponins and tannins in its stems. Phenolic compounds have activity as antioxidants. Phenolic compounds are chemical compounds that have conjugated double bonds and chromophore groups that can be determined using spectrophotometric methods. Differences in methods and use of solvents to extract different extracts can influence the levels and types of phenolic compounds that will be obtained. The aim of this research was to determine the secondary metabolite content and total phenolic content of yellow wood methanol extract with various concentrations of 99.8%, 70% and 50% methanol solvent using UV-VIS Spectrophotometry. The research results Phytochemical screening of methanol extract of yellow wood showed that it contained chemical compounds such as alkaloids, flavonoids, phenolics, tannins, steroids/triterpenoids, saponi and glycosides. Determination of total phenolic content was carried out by determining the maximum wavelength of gallic acid, operating time, measuring the gallic acid calibration curve and calculating total phenolic content using the UV-Vis spectrophotometric method. The results of determining the total phenolic content in 99.8% methanol extract of yellow wood were 81.61002 ± 0.248610176 mg GAE/g, 70% were 68.8756 ± 0.24837736 mg GAE/g and 50% were 57.7894 ± 0 .13110763709 mg GAE/g sample).
HUBUNGAN INTENSITAS PENCAHAYAAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA PENJAHIT PAKAIAN DI PASAR BATUAH MARTAPURA TAHUN 2024 Syakurra, Isra Abdan; Arifin, Arifin; Juanda, Juanda
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i3.6089

Abstract

Penjahit adalah orang yang kerjanya menjahit pakaian seperti kemeja, celana, rok ataupun tas, baik laki-laki maupun perempuan. menjahit merupakan pekerjaan yang menguras energi dengan tingkat ketelitian dan konsentrasi yang tinggi dan dapat berpotensi mengakibatkan kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelelahan mata. Kelelahan mata adalah gangguan yang dialami oleh mata yang disebabkan karena otot mata dipaksa untuk bekerja secara berlebihan terutama untuk mengamati objek dalam jarak dekat dalam jangka waktu yang lama. Kelelahan mata dalam bekerja dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya oleh umur pekerja, lama bekerja, masa bekerja dan intensitas cahaya ditempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Intensitas Pencahayaan dengan Kelelahan Mata pada Penjahit Pakaian di Pasar Batuah Martapura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang responden pada, serta teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan Penelitian ini dilaksanakan pada ruangan sentral penjahit pakaian di Pasar Batuah Martapura yang berada di Jl. A Yani No.57, Kec. Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 70614 pada bulan Januari sampai bulan Mei 2024. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini adalah memperoleh nilai p sebesar 0.977 (>0,05) Ho diterima, dapat disimpulkan jika tidak ada hubungan yang signifikan intensitas pencahayaan dengan kelelahan mata pada penjahit pakaian di Pasar Batuah Martapura. A tailor is a person whose job is sewing clothes such as shirts, trousers, skirts or bags, for both men and women. Sewing is an energy-draining job with a high level of precision and concentration and can potentially result in work accidents caused by eye fatigue. Eye fatigue is a disorder experienced by the eyes caused by the eye muscles being forced to work excessively, especially to observe objects at close range for a long period of time. Eye fatigue at work can be caused by several factors, including the worker's age, length of work, length of work and light intensity in the workplace. This research aims to determine the relationship between lighting intensity and eye fatigue in clothing tailors at Batuah Market, Martapura. This research uses a quantitative descriptive method with a cross-sectional research design, with a sample size of 30 respondents, and data collection techniques using questionnaires. The research was carried out. This research was carried out in the central room of clothing tailors at Batuah Martapura Market which is located on Jl. A Yani No. 57, District. Martapura, Banjar Regency, South Kalimantan 70614 from January to May 2024. Data processing and analysis in this research used the SPSS (Statistical Package for Social Science) program with data analysis using the Fisher exact test and chi square test. The data analysis methods used in this research are univariate analysis and bivariate analysis. The results of this research obtained a p value of 0.977 (>0.05) where Ho was accepted. It can be concluded that there is no significant relationship between lighting intensity and eye fatigue in clothing tailors at Batuah Martapura Market.
HUBUNGAN PAPARAN KEBISINGAN JALAN DENGAN TEKANAN DARAH JURU PARKIR DI SIRING PIERE TENDEAN KOTA BANJARMASIN Azizah, Nor Malia; Junaidi, Junaidi; Arifin, Arifin
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i3.6129

Abstract

Relationship between Exposure to Road Noise and Blood Pressure of Parking Attendants in Siring Piere Tendean, Banjarmasin City. Exposure to road noise is among the environmental problems that can affect human health, including blood pressure. This study aims to analyze the relationship between road noise exposure and blood pressure in parking attendants at Siring Pierre Tendean, Banjarmasin City. The study used an analytic survey method with a cross-sectional approach. Data were collected by measuring noise using a sound level meter and blood pressure with a sphygmomanometer. The sample consisted of 50 parking attendants who were randomly selected. The results showed that the average noise level was 78 dB, with a range of 70-85 dB, and the average blood pressure was 135/85 mmHg. Statistical analysis showed a significant relationship between road noise exposure and increased blood pressure of parking attendants (r = 0.45; p < 0.05). The conclusion of this study is that high road noise exposure may contribute to elevated blood pressure in parking attendants, so preventive measures are needed to reduce this risk. Hubungan Paparan Kebisingan Jalan dengan Tekanan Darah Juru Parkir di Siring Piere Tendean Kota Banjarmasin. Paparan kebisingan jalan ialah diantara permasalahan lingkungan yang dapat memberikan pengaruh bagi kesehatan manusia, termasuk tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan kebisingan jalan dengan tekanan darah pada juru parkir di Siring Pierre Tendean, Kota Banjarmasin. Penelitian memakai metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data disatukan dengan pengukuran kebisingan menggunakan sound level meter serta tekanan darah dengan sphygmomanometer. Sampel penelitian ini terdiri dari 50 juru parkir yang diputuskan secara acak. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata tingkat kebisingan adalah 78 dB, dengan rentang 70-85 dB, dan tekanan darah rata-rata 135/85 mmHg. Analisis statistik memperlihatkan hubungan yang signifikan antara paparan kebisingan jalan dengan peningkatan tekanan darah juru parkir (r = 0,45; p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa paparan kebisingan jalan yang tinggi dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah pada juru parkir, sehingga diperlukan tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko ini.
HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVER DAN INTROVER DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA TINGKAT I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK Trifosa Pujaningtyas Baye; Fitri Sukmawati; Agustina Arundina
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i3.6140

Abstract

Latar Belakang. Mahasiswa tingkat I sering menghadapi kecemasan dengan tingkat yang berbeda, hal ini dapat dipengaruhi oleh tipe kepribadian ekstrover dan introver. Tujuan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tipe kepribadian ekstrover dan introver terhadap tingkat kecemasan pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran tingkat I Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode. Penelitian analitik dengan desain potong lintang menggunakan kuesioner Eysenck Personality Inventory-A (EPI-A) dan State Trait Anxiety Inventory (STAI). Sebanyak 78 mahasiswa tingkat I menjadi sampel penelitian ini menggunakan cara non-probability sampling jenis consecutive sampling. Hasil penelitian diuji menggunakan uji korelasi Kendall’s tau dengan bantuan SPSS 23.0. Hasil. Berdasarkan hasil, sebagian besar responden mengalami kecemasan dengan jumlah responden memiliki kepribadian ekstrover sebanyak 54 orang (69,9%) dan responden responden yang memiliki kepribadian introver sebanyak 24 orang (30,8%). Responden yang memiliki tingkat kecemasan sedang sebanyak 73 orang (93,6%), tingkat kecemasan berat sebanyak 4 orang (5,1%) dan tingkat ringan sebanyak 1 orang (1,3%). Berdasarkan analisis Kendall’s tau didapatkan nilai (p value 0,063), dimana tipe kepribadian tidak mempengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa tingkat I. Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan antara tipe kepribadian ekstrover dan introver dengan tingkat kecemasan pada Mahasiswa Tingkat I Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.
PENGARUH RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS TANAH TINGGI Devika Meidy Sabrina Sutresna; Wasludin, Wasludin
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i4.6155

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi pada lansia menjadi salah satu faktor utama kematian di dunia dibandingkan risiko kesehatan lain. Intervensi yang dapat dilakukan untuk mengontrol tekanan darah pada lansia yaitu relaksasi autogenik. Yakni Tindakan keperawatan yang berasal dari diri sendiri dengan menggunakan sebuah kalimat positif yang mampu membuat pikiran menjadi tenang dan berpengaruh karena dipengaruhi oleh saraf otonom dan sifat vasodilator yang efeknya memperlebar pembuluh darah serta aktivitas pemompaan jantung menurun sehingga terjadi penurunan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh relaksasi autogenik dengan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Tanah Tinggi Kota Tangerang. Metode : Penelitian ini dengan desain quasy experiment one group pretest posttest dengan jumlah sampel 19 responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar karakteristik responden dan hasil pengukuran tekanan darah. Intervensi dilakukan 3 hari berturut selama 15 menit dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil uji statistik didapatkan p value=0,000 (<0,05) dengan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum intervensi yaitu 29,11 mmHg dan penurunan rata-rata tekanan darah diastolik yaitu 12,17 mmHg. Kesimpulan : Terdapat pengaruh Relaksasi Autogenik terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Tanah Tinggi Kota Tangerang.
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORE DI SMP ASWAJA KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG OVERVIEW OF FEMALE ADOLESCENTS' KNOWLEDGE ABOUT DYSMENORRHEA AT SMP ASWAJA, DUKUN SUBDISTRICT, MAGELANG REGENCY Riyani, Ida; Hadi, Selasih Putri Isnawati; Riska Ismawati H
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja ialah fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang terjadi pada rentang usia 12 hingga 24 tahun. Prevalensi kejadian dismenore di Jawa Tengah mencapai 56% yang mana mampu menjadi makna jika mayoritas remaja perempuan di Jawa Tengah mengalami dismenore. Dismenore menjadikan anak remaja perempuan kesulitan dalam melakukan aktivitas dan menurunkan konsentrasi. Akibatnya kualitas hidup pada masing-masing individu menjadi menurun. Berdasarkan Studi Pendahuluan di SMP ASWAJA Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang dari 6 siswa terdapat 4 siswa yang tidak mengetahui tentang dismenore. SMP ASWAJA merupakan sekolah swasta yang kurang mendapatkan penyuluhan dari pihak terkait tentang kesehatan reproduksi. Model dari penelitian ini adalah penelitian metode deskriptif kuantitatif, yang melibatkan seluruh siswi SMP ASWAJA sebagai populasi penelitian, dengan jumlah sampel 35 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling keseluruhan memfungsikan instrument penelitian berupa daftar pertanyaan. Metode analisis data yang diterapkan adalah analisis univariat untuk menggambarkan penyebaran frekuensi berdasarkan karakteristik responden. Penelitian dilakukan berawal di bulan Desember 2023 sampai Agustus 2024. Berdasarkan hasil analisa univariat didapatkan hasil bahwa responden yang mempunyai pengetahuan rata-rata sebesar 3 responden atau sebesar 8.6% dari total responden dan sebaliknya yang mempunyai pengetahuan standart sebesar 32 responden atau senilai 91.4% dari total responden. Dapat ditarik kesimpulan jika sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang dismenore. Adolescence is the transition period from childhood to adulthood, typically between the ages of 12 and 24. The prevalence of dysmenorrhea in Central Java is 56%, which indicates that a significant number of adolescent girls in Central Java experience dysmenorrhea. Dysmenorrhea can cause difficulties in daily activities and reduce concentration, leading to a decreased quality of life for individuals. According to a preliminary study conducted at SMP ASWAJA in the Dukun sub-district of Magelang Regency, 4 out of 6 students were unaware of dysmenorrhea. SMP ASWAJA is a private school with limited exposure to reproductive health education. This study is a quantitative descriptive research with a population of all female students at SMP ASWAJA. A sample of 35 respondents was selected using total sampling, and data were collected using a questionnaire. Univariate analysis was employed to describe the frequency distribution of respondents' characteristics. The study was conducted from December 2023 to August 2024. The univariate analysis revealed that 3 respondents (8.6%) had sufficient knowledge about dysmenorrhea, while 32 respondents (91.4%) had good knowledge. The majority of respondents have a good understanding of dysmenorrhea.
ANALISIS MANAJEMEN PIUTANG PASIEN DENGAN PENJAMIN ASURANSI GUNA MENCAPAI TARGET PELUNASAN PIUTANG DI PERSADA HOSPITAL MALANG Wening Palupi Dewi; Sekardini Rachma Widyaastoeti
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i4.6168

Abstract

Latar Belakang: Piutang rumah sakit adalah permasalahan signifikan yang berdampak langsung pada pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini dapat mengurangi kualitas layanan kesehatan, menghambat investasi dalam pengembangan fasilitas dan sumber daya manusia, serta meningkatkan risiko kegagalan pembayaran dan kerugian finansial bagi rumah sakit. Oleh karena itu, manajemen piutang yang efektif dan efisien sangat penting bagi Persada Hospital untuk mencapai target pelunasan piutang asuransi.Tujuan: Mengkaji dan menganalisis manajemen piutang pasien dengan penjamin asuransi di Perasada Hospital Malang, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja keuangan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan triangulasi sumber dan metode, meliputi pengamatan langsung dan wawancara mendalam. Hasil: Berbagai faktor yang mempengaruhi jumlah piutang pasien dengan penjamin asuransi yakni kebijakan asuransi kompleks, proses administrasi rumah sakit yang lambat, dan keterlambatan pembayaran dari perusahaan asuransi. Terkait pengukuran pembayaran di tinjau dari jumlah hari dari pengajuan klaim hingga pembayaran, persentase klaim yang dibayar tepat waktu, dan jumlah klaim yang tertunda atau ditolak penting untuk mengevaluasi kinerja proses penagihan. Serta strategi yang digunakan adalah penggunaan sistem teknologi informasi, pelatihan staf, dan peningkatan komunikasi dengan perusahaan asuransi dapat membantu rumah sakit meningkatkan kinerja penagihan. Kata Kunci : Manjemen, Piutang, Asuransi.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN KARDIORESPIRASI PADA SISWA DI SMA N 1 TABANAN Ni Putu Ayu Cintya Lestari Diani; I Putu Prisa Jaya; Komang Tri Adi Suparwati; I.A Pascha Paramurthi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i4.6170

Abstract

Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot kerangka dan membutuhkan energi yang mencakup berbagai bentuk kegiatan mulai dari aktivitas sehari-hari. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi dengan memperkuat jantung, paru-paru, dan pembuluh darah sehingga tubuh lebih efisien dalam mengangkut dan menggunakan oksigen selama melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas fisik terhadap kebugaran kardiorespirasi pada siswa SMA N 1 Tabanan. Jenis penelitian observasi non-eksperimental dengan rancangan penelitian cross sectional study yang dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan populasi siswa laki-laki di SMA N 1 Tabanan yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yang berjumlah 43 orang siswa. Pengukuran aktivitas fisik menggunakan kuesioner Physical Activity Questionnaire Adolescents (PAQ-A) dan pengukuran kebugaran kardiorespirasi menggunakan harvard step test. Data dianalisis dengan uji korelasi rank spearman untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi. Hasil analisis hubungan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi dengan uji kolerasi rank spearman, didapatkan hasil p = 0,139 ( p > 0,05) pada aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi dengan nilai korelasi koefisien (r) sebesar 0,229 (rendah ke arah positif). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna dan mempunyai korelasi yang rendah ke arah positif antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi pada siswa SMA Negeri 1 Tabanan.
PENGARUH DIABETES SELF MANEGEMENT EDUCATION (DSME) TERHADAP PERILAKU SELF CARE PADA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH TINGGI KOTA TANGERANG PADA TAHUN 2024 Aziz Maulana; Wasludin, Wasludin
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i4.6172

Abstract

Pendahuluan : Kurangnya pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan dan perawatan terhadap penyakit DM menjadi penyebab timbulnya komplikasi sehingga perlu upaya dalam meningkatkan pengatahuan serta kesadaran pasien dalam melakukan perawatan mandiri. Diabetes Self Management Education(DSME) direkomendasikan sebagai program yang dapat memfasilitasi peningkatan pengetahuan dan pemahaman perilaku dalam melakukan self care. DSME pendidikan edukasi manajemen diabates yang diberikan kepada pasien DM untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, perilaku dalam melakukan self care. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari DSME terhadap perilaku self care pada pasien DM di wiliyah kerja Puskesmas Tanah Tinggi pada tahun 2024 Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian Quasy Experimental, One Group Pretest Posttest. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 19 responden, yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik diperoleh nilai Mean pada post test 57.89 dan SD 5,496 dengan p 0,000 (p < 0,05), artinya terdapat pengaruh dari pemberian DSME terhadap perilaku self care pada diabetes melitus Simpulan : Terdapat pengaruh dari DSME terhadap peningkatan perilaku dalam mengelola penyakit serta melakukan self care dengan baik pada diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Tanah Tinggi Kota Tanggerang pada tahun 2024
HUBUNGAN MIOPIA DENGAN NILAI AKADEMIK PADA SISWA SMPN 1 PADANG Putri Wulandari; Muhammad Syauqie
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i4.6174

Abstract

iopia atau rabun jauh adalah suatu kondisi penglihatan di mana bayangan benda yang terletak jauh difokuskan di depan retina oleh mata yang tidak berakomodasi. Anak dengan nilai rata-rata pada rentang nilai tertinggi cenderung 2,5 kali lebih myopic dibandingkan dengan nilai rata-rata anak pada rentang nilai terendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan miopia dengan nilai akademik pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini merupakan penelitian penelitian analitik observasional dengan rancangan case control dengan melihat faktor risiko dari miopia dengan menggunakan kuisioner yang diisi oleh siswa dan alat autorefraktometer untuk menentukan miopia. Dilakukan pencatatan, perhitungan nilai rata-rata, dan pengkategorian nilai rapor semester 1 dan 2. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling terhadap 70 orang siswa (35 siswa dengan miopia dan 35 siswa sebagai kontrol). Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan miopia ringan merupakan miopia dengan persentase yang tinggi diderita (82,9 %) dan nilai akademik terbanyak terdapat pada kategori nilai akademik baik (92,9%). Dalam penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna (p>0,05) antara miopia dengan nilai akademik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna miopia dengan nilai akademik.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue