cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP PERILAKU SELF INJURY PADA REMAJA PEREMPUAN Oetari Nur Rahmadini; Hanifa A’ziz A’qila; Sipa Ainun Habibah; Indah Salsabila Pratiwi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i5.11262

Abstract

Self-injury is self-injurious behavior without the intention of ending one's life as a way to cope with emotional distress. Adolescent girls often commit non-suicidal self-injury (NSSI) due to peer pressure. The purpose of this study is to understand how fear of missing out (FoMO) can influence adolescent girls who are in junior high school to commit NSSI. This study used a qualitative approach with data collection techniques through semi-structured interviews. The subjects in this study consisted of 4 adolescent girls who had a history of NSSI in the last 6 months. The results showed that the adolescents knew and committed self-harm or NSSI from their peers due to the sense of FoMO as well as the emotional and social pressures they faced, barcode (wrist cutting), hair pulling, self-hitting and pinching are forms of NSSI committed by the 4 adolescent girls.
BIMBINGAN BELAJAR MEMBACA AL-QUR’AN BAGI KELOMPOK LANSIA DI PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SAIL KOTA PEKANBARU AL-ISLAM & KEMUHAMMADIYAHAN Nanda, Arifa; Lestari, Rahayu; Sartika, Deby; Miranda, Sovia; Afifatunnisa, Aura
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i5.11280

Abstract

This study aims to explore the experiences and perceptions of the elderly participating in Qur'an reading guidance programs and its impact on their psychological well-being. Using a qualitative approach with a phenomenological design, the study involves in-depth interviews with elderly participants in Qur'an reading programs across various locations. Data is collected through semi-structured interviews that allow participants to openly share their experiences and emotions. The researcher also conducts observations of the elderly's social interactions within the program. The collected data is analyzed using thematic analysis to identify key themes related to psychological well-being. The findings of this study are expected to provide insights into how Qur'an reading guidance programs can enhance the psychological well-being of the elderly in emotional, social, and spiritual aspects. The study also aims to offer recommendations for the development of similar programs in the future, focusing on improving the quality of life of the elderly through a religious approach. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman dan persepsi lansia yang mengikuti program bimbingan membaca Al-Qur'an terkait dengan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan lansia yang berpartisipasi dalam program bimbingan Al-Qur'an di beberapa daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktural yang memungkinkan peserta menceritakan pengalaman dan perasaan mereka. Peneliti juga melakukan observasi terhadap interaksi sosial lansia dalam program tersebut. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berhubungan dengan kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai bagaimana program bimbingan membaca Al-Qur'an dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia, baik dalam aspek emosional, sosial, maupun spiritual. Penelitian ini juga bertujuan memberikan rekomendasi untuk pengembangan program serupa di masa depan, dengan fokus pada perbaikan kualitas hidup lansia melalui pendekatan berbasis agama.
ANALISIS DAMPAK KULIAH TERHADAP STRES MAHASISWA Afwillah, An Najaa; Amalia, Faizul Muna; Yunus, Syarifudin
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i5.11367

Abstract

Academic stress is a common condition experienced by students due to high academic demands and workloads. This study aims to analyze the level of student stress and the factors that influence it. This study used a quantitative survey method by distributing questionnaires to students. The results showed that 77.3% of students experienced academic stress, with the main cause being a heavy workload (68.2%). Most students came to experience stress (68.2%), while 27.3% experienced it often. To overcome stress, many students chose to rest (86.4%) and talk to friends (9.1%). As an effort to reduce academic stress, students proposed reducing the workload (36.4%), providing a lounge (31.8%), counseling services (22.7%), and a more flexible class schedule (9.1%). The results of this study indicate that academic stress can be minimized with good time management and the support of a more conducive campus environment. Stres akademik merupakan kondisi yang umum dialami mahasiswa akibat tuntutan akademik dan beban tugas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stres mahasiswa serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa 77,3% mahasiswa mengalami stres akademik, dengan faktor utama penyebabnya adalah beban tugas yang berat (68,2%). Sebagian besar mahasiswa mengalami stres (68,2%), sedangkan 27,3% sering mengalaminya. Untuk mengatasi stres, mahasiswa banyak memilih beristirahat (86,4%) dan berbicara dengan teman (9,1%). Sebagai upaya mengurangi stres akademik, mahasiswa mengusulkan pengurangan beban tugas (36,4%), penyediaan ruang santai (31,8%), layanan konseling (22,7%), dan jadwal kuliah yang lebih fleksibel (9,1%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres akademik dapat diminimalkan dengan manajemen waktu yang baik serta dukungan lingkungan kampus yang lebih kondusif.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS TIDUR TERHADAP AKADEMIK MAHASISWA Saputra, Muhamad Ananda; Fitriani, Anggun; Yunus, Syarifudin
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11368

Abstract

Sleep is a fundamental physiological need characterized by a state where perception and reaction to the environment diminish or disappear, yet individuals can still be awakened by sufficient stimuli. Adequate sleep is essential for normal bodily functions. A decline in sleep quality is marked by excessive drowsiness, fatigue, and difficulty concentrating during learning, which are closely related to academic performance. This study aims to determine the effect of sleep quality on the academic performance of students in the Indonesian Language and Literature Department at Indraprasta PGRI University. The method employed involved administering questionnaires to 25 students. Results indicate a significant relationship between good sleep quality and improved academic performance. Students with poor sleep quality tend to experience decreased concentration, memory, and learning motivation, negatively impacting their academic grades. Therefore, it is crucial for students to maintain healthy sleep patterns to achieve optimal academic performance. Tidur merupakan suatu kebutuhan dasar manusia yang bersifat fisiologis yang merupakan kondisi dimana terjadi penurunan atau hilangnya persepsi dan reaksi terhadap lingkungan, namun masih dapat dibangunkan dengan rangsangan yang cukup. Setiap orang perlu memiliki kebutuhan tidur yang cukup agar tubuh dapat berfungsi secara normal. Penurunan kualitas tidur ditandai dengan rasa kantuk berlebih, lemas, sulit berkonsentrasi dalam belajar yang berkaitan erat dengan hasil prestasi akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas tidur terhadap akademik pada mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Indraprasta PGRI. Metode yang digunakan adalah pengisian kuesioner oleh 25 mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur yang baik dengan peningkatan prestasi akademik. Mahasiswa dengan kualitas tidur buruk cenderung mengalami penurunan konsentrasi, memori, dan motivasi belajar, yang berdampak negatif pada nilai akademik mereka. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memperhatikan pola tidur yang sehat guna mencapai prestasi akademik yang optimal.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA KRITIS MAHASISWA Fauziah, Jihan; Suharni, Nani; Yunus, Syarifudin
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak media sosial terhadap keterampilan membaca kritis mahasiswa. Dengan semakin meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa, penting untuk memahami bagaimana platform ini mempengaruhi kemampuan mereka dalam menganalisis dan mengevaluasi informasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui survei yang diakses oleh responden melalui Google Form. Data diperoleh melalui observasi yang melibatkan 22 mahasiswa sebagai responden, dengan kuesioner Google Form sebagai pelengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% dari 22 mahasiswa yang disurvei mengakses media sosial lebih dari 6 jam per hari. Meskipun mahasiswa sering menggunakan media sosial, tujuan utama akses tersebut lebih kepada hiburan daripada pengembangan keterampilan membaca kritis, hal itu menunjukkan bahwa kurangnya keterampilan membaca pada mahasiswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial, di mana media sosial dapat meningkatkan akses informasi dan keterampilan kritis, namun juga berpotensi mengurangi kemampuan analitis dan menciptakan ketergantungan pada sumber informasi yang tidak dapat diandalkan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan mahasiswa mengenai pentingnya penggunaan media sosial yang bijak dalam meningkatkan keterampilan membaca kritis. This study aims to analyze the impact of social media on the critical reading skills of students’. As the use of social media among students continues to rise, it is essential to understand how these platforms influence their ability to analyze and evaluate information. The results of descriptive-quantitative method, collecting data through a survey distributed to 22 students via Google Forms. The findings reveal that 50% of respondents access social media for more than 6 hours a day, primarily for entertainment purposes. Although social media provides access to a variety of information sources, the study finds that its usage does not always contribute positively to the development of critical reading skills. Identified positive impacts include enhanced access to information and the development of critical skills through online discussions, while negative impacts include a lack of analytical skills and dependence on unreliable information sources. These findings are expected to provide insights for educators and students regarding the importance of using social media wisely to enhance critical reading skills.
EDUKASI LITERASI DASAR DI SD MUHAMMADIYAH 5 PEKANBARU Sari, Yulia Catur; Zikra, Nurfitri Syafa Atiz; Nuraini, Nova; Wirdiyanti, Winny; Rahmazida, Diza
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11376

Abstract

This study aims to analyze strategies for developing basic literacy at SD Muhammadiyah 5 Pekanbaru, focusing on reading, writing, and numeracy skills. The research method uses a descriptive qualitative approach through interviews, observations, and document analysis. The results indicate that the school faces challenges such as limited infrastructure, low student interest in literacy, and lack of parental awareness. However, the school has implemented various strategies, including the integration of Islamic values, the use of technology, and collaboration with external parties such as the Muhammadiyah Branch Leadership (PCM) and Muhammadiyah University of Riau (UMRI). Flagship programs like MABIT (Night of Faith and Piety Development) and Ismuba (Islam, Muhammadiyah, and Arabic) are also applied to shape student character. The role of teachers as facilitators and motivators is crucial, with efforts to improve competence through training. Regular evaluations are conducted to ensure the effectiveness of literacy programs. This study concludes that strengthening basic literacy requires a holistic approach involving schools, teachers, parents, and the community. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan literasi dasar di SD Muhammadiyah 5 Pekanbaru, dengan fokus pada keterampilan membaca, menulis, dan berhitung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menghadapi tantangan seperti keterbatasan sarana prasarana, rendahnya minat literasi siswa, dan kurangnya kesadaran orang tua. Namun, sekolah telah mengimplementasikan berbagai strategi, termasuk integrasi nilai-nilai keislaman, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi dengan pihak eksternal seperti Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Program unggulan seperti MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) dan Ismuba (Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) juga diterapkan untuk membentuk karakter siswa. Peran guru sebagai fasilitator dan motivator sangat penting, dengan upaya peningkatan kompetensi melalui pelatihan. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan efektivitas program literasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi dasar memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP COPING RESILIENT PADA MAHASISWA SAAT BERBICARA DI DEPAN UMUM Sulthan, Sulthan Bakhtiar Nur Wahid; Erik Saut H. Hutahaean; Ferdy Muzzamil
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.10737

Abstract

Kemampuan berbicara didepan umum merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan akademis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap coping resilient pada mahasiswa saat berbicara didepan umum. Studi ini berdasarkan fenomena yang sering terjadi saat mahasiswa berbicara didepan umum memunculkan rasa takut, cemas dan kurang percaya diri yang berdampak negatif pada performa mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi dan regresi. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik non-probalility sampling dan purposive sampling, dengan total 199 responden yang ditentukan menggunakan perhitungan Gpower. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara self-efficacy dengan coping resilient, semakin tinggi self-efficacy dan coping resilient maka semakin tinggi pula kemampuan mahasiswa dalam menghadapi situasi sulit secara resilien terutama saat berbicara didepan umum. Penelitian ini memperkaya khasanah psikologi sosial terkait self-efficacy dan coping resilient. Secara praktis, disarankan bagi mahasiswa meningkatkan kepercayaan diri dan ketahanan diri secara bertahap, dan dosen memberikan tugas berbicara didepan umum secara berkala dengan umpan balik yang konstruktif.
Pengaruh Driver Stress terhadap Aggressive Driving pada Pengendara Motor di Kota Bekasi Putri Anggraini; Budi Sarasati; Timorora Sandha Perdhana
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11485

Abstract

Accidents are a phenomenon that often occurs on traffic roads. The number of accidents always increases every year from 2020 to 2023. This increase in the number of accidents occurs because the human factor is one of the factors that affect traffic accidents and is the dominating factor. This is because the density of traffic volume will make drivers behave more aggressively. Where aggressive driving behavior can cause traffic accidents. The purpose of this study is to determine whether there is an effect of driver stress on aggressive driving in motorcyclists. This study uses a quantitative approach with a simple linear regression method. The result of this study is that the effect of driver stress on aggressive driving is 18% and the rest is influenced by other factors not examined in this study. So it can be said that the hypothesis is accepted, namely the influence of driver stress on aggressive driving on motorcyclists in Bekasi City.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP SUCCESSFUL AGING LANSIA YANG AKTIF Yunita Resa Ulandari; Festa Yumpi Rahmanawati; Ria Wiyatfi Linsiya
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11587

Abstract

Lanjut usia merupakan periode yang ditandai dengan menurunnya fungsi-fungsi fisik dan psikis. Sebagai upaya dalam mengatasi kondisi ini lansia perlu melakukan proses adaptasi sebagai upaya untuk tetap berdaya dimasa tua untuk mencapai successful aging. Salah satu faktor utama yang menjadi penunjang tercapainya kondisi successful aging ini adalah dukungan sosial khususnya dari keluarga. Penelitian lain terkait dengan dukungan sosial dan successful aging telah diteliti sebelumnya, namun penelitian ini lebih berfokus pada lansia yang aktif mengikuti kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari dukungan sosial keluarga terhadap successful aging lansia yang masih aktif dalam kelompok masyarakat. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 lansia berusia 60 tahun keatas dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Successful aging dengan reliabilitas 0,753 dan The Social Provision Scale dengan reliabilitas 0,823 untuk mengukur dukungan sosial yang dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap successful aging dengan taraf signifikansi .000 (p<0.05) dan nilai dari R Square sebesar 0,214 yang menunjukkan bahwa sekitar 21,4% successful aging dipengaruhi oleh dukungan sosial dan sisanya yaitu 78,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil ini menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap pencapaian successful aging. Intansi terkait dapat meyusun program-program pendampingan pada keluarga untuk memberikan dukungan pada lansia melalui kegiatan sosialisasi.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA INDIVIDU PENYANDANG DISABILITAS Riska Noviani; Festa Yumpi Rahmanawati; Ria Wiyatfi Linsiya
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11616

Abstract

Penyandang disabilitas adalah individu dengan kelainan tubuh yang dapat menghambat fungsi dan kesejahteraan sosialnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah dukungan sosial orang tua. Dukungan sosial yang diterima oleh penyandang disabilitas yang tinggal di asrama dapat berbentuk perhatian, komunikasi dan material. Dimana dukungan tersebut tetap berperan penting meskipun tidak tinggal bersama. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial orang tua dan kualitas hidup penyandang disabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden individu penyandang disabilitas yang tinggal di asrama. Instrumen yang digunakan menggunakan Skala Kualitas Hidup dari WHOQOL-Breff (α=0.925) dan Dukungan Sosial (α=0.932) Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kualitas hidup (r=0.607, p<0.05). Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima oleh individu dengan disabilitas, semakin baik kualitas hidup mereka. Berdasarkan analisis deskriptif sebanyak 62% responden memiliki tingkat dukungan sosial yang tinggi, dan 59% memiliki kualitas hidup yang tinggi.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue