cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
ALL YOU CAN EAT: SEBUAH KOBSEP PSIKOLOGI KONSUMEN YANG MENARIK CUSTOMER Oktiane Bulan Indah; Putri Afra Salsabila; Shinda Zahra Gelista; Wulan Febianty; Zalfaa Hafiz Anabresta
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i3.10435

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas makanan, harga, dan faktor pendukung terhadap kepuasan pelanggan di restoran BBQ dengan konsep all-you-can-eat (AYCE) di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode kausal deskriptif, temuan ini mengungkapkan bahwa kualitas dan harga makanan adalah faktor utama yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, diikuti oleh layanan, suasana restoran, dan lokasi. Studi kasus tentang CoupleGrill_GrahaPrima mengidentifikasi tantangan utama seperti kebersihan, suhu kamar, dan waktu servis. Rekomendasi termasuk meningkatkan kebersihan, ventilasi, pelatihan staf, dan promosi digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi pemilik bisnis AYCE untuk meningkatkan daya saing.
DAMPAK IMPLEMENTASI WORK-LIFE BALANCE TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU KARYAWAN: PERAN BUDAYA ORGANISASI DAN FLEKSIBILITAS KERJA Dani Rizana; Alfian Setiawan; Aziz Shofiyurrohman; Siti Karimatul Abadiyah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i3.10579

Abstract

Penelitian ini bertuuan untuk menganalisis dampak implementasi kebijakan work-life balance (WLB) terhadap perubahan perilaku karyawan, dengan fokus pada peran budaya organisasi dan fleksibilitas kerja. Dalam dunia kerja yang semakin berkembang, penerapan WLB dapat meningkatkan kepuasan kerja, produktivitas, dan loyalitas karyawan. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi yang mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangat penting untuk keberhasilan kebijakan WLB. Fleksibilitas kerja, seperti kerja jarak jauh dan pengaturan jam kerja, berperan besar dalam mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup karyawan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam merancang kebijakan WLB yang efektif.
PSIKOEDUKASI PADA SISWA SDN JERON DENGAN GANGGUAN PERILAKU MENGGUNAKAN PENERAPAN TEKNIK TOKEN-U Ela Rosalinda; Endah Fajri Arianti
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik Token Ekonomi- U dalam psikoedukasi pada siswa SDN Jeron Boyolali yang mengalami gangguan perilaku. Gangguan perilaku pada anak sekolah dasar dapat berupa agresi, hiperaktivitas, atau ketidakmampuan untuk mengikuti aturan dan norma yang diterapkan di lingkungan sekolah. Penanganan yang efektif terhadap gangguan perilaku ini sangat penting agar siswa dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan pendidikan dan sosial. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif untuk mengubah perilaku anak adalah dengan menggunakan sistem penguatan positif, seperti Token Ekonomi-U, yang dirancang untuk meningkatkan perilaku positif melalui pemberian token yang dapat ditukar dengan hadiah atau penghargaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest untuk menilai perubahan perilaku siswa setelah diterapkannya teknik Token Ekonomi- Subjek penelitian adalah siswa SDN Jeron Boyolali yang teridentifikasi memiliki gangguan perilaku. Dalam penelitian ini, siswa diberi kesempatan untuk memperoleh token setiap kali mereka menunjukkan perilaku positif yang sesuai dengan aturan yang telah disepakati bersama. Token yang terkumpul kemudian dapat ditukarkan dengan hadiah atau kegiatan yang menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik Token Ekonomi-U efektif dalam meningkatkan perilaku positif siswa, mengurangi frekuensi perilaku agresif dan destruktif, serta memperbaiki interaksi sosial antara siswa dengan teman sekelas dan guru. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mengikuti aturan dan meningkatkan keterlibatan dalam kegiatan belajar. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan tantangan dalam hal konsistensi penerapan dan ketergantungan siswa terhadap hadiah eksternal yang dapat mempengaruhi keberlanjutan perubahan perilaku dalam jangka panjang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknik Token Ekonomi-U dapat menjadi salah satu metode yang efektif dalam psikoedukasi untuk menangani gangguan perilaku pada siswa SD. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan tenaga profesional di bidang psikologi pendidikan untuk mengintegrasikan teknik penguatan positif dalam upaya memperbaiki perilaku siswa dan mendukung perkembangan sosial-emosional mereka. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengatasi masalah serupa serta memperkaya praktik psikoedukasi di Indonesia.
STRATEGI PENANGANAN MASALAH PERILAKU KENAKALAN PADA ANAK DI SDN JERON BOYOLALI MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGIS Ela Rosalinda
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10605

Abstract

Masalah perilaku kenakalan pada anak di SDN Jeron Boyolali menjadi perhatian utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Kenakalan anak, yang sering kali berupa perilaku agresif, pembangkangan, atau gangguan terhadap teman-teman sekelas, dapat mempengaruhi proses belajar mengajar dan menciptakan ketegangan dalam lingkungan sekolah. Penanganan masalah ini memerlukan pendekatan yang lebih holistik, di mana faktor-faktor psikologis anak perlu dipahami secara mendalam. Pendekatan psikologis berfokus pada pemahaman terhadap kebutuhan emosional dan sosial anak serta membantu mereka mengembangkan keterampilan dalam mengelola emosi dan perilaku. Strategi penanganan yang diterapkan di SDN Jeron Boyolali melibatkan beberapa langkah kunci. Pertama, penerapan bimbingan konseling untuk membantu anak memahami dan mengatasi perasaan frustrasi atau kecemasan yang mungkin menjadi akar masalah kenakalan mereka. Konselor sekolah bekerja sama dengan guru dan orang tua untuk merancang intervensi yang spesifik sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak. Kedua, penguatan positif melalui pemberian penghargaan atau pengakuan terhadap perilaku baik anak dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi mereka untuk berperilaku lebih baik. Hal ini juga menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan psikologis anak secara lebih positif. Selain itu, pendekatan psikologis juga melibatkan pelibatan orang tua dalam proses perubahan perilaku anak. Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh yang baik serta menciptakan komunikasi yang terbuka dengan anak-anaknya untuk mengurangi stres atau ketegangan yang mungkin terjadi di rumah. Program pelatihan untuk orang tua tentang pengasuhan yang mendukung perkembangan emosional anak juga dapat dilakukan sebagai bagian dari strategi. Dengan pendekatan yang melibatkan seluruh pihak, baik guru, konselor, maupun orang tua, diharapkan masalah kenakalan pada anak dapat diminimalisir, sehingga anak dapat berkembang secara optimal dalam lingkungan sekolah yang lebih sehat dan harmonis.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS DALAM PERSPEKTIF PIO Sayyidah Khalillah Telfah; Haniffah Maharani Azahra; Muhammad Rizki Al Hafiz; Netty Merdiaty
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i3.10607

Abstract

Produktivitas merupakan salah satu hal yang penting untuk setiap instansi maupun lembaga, dalam produktivitas sangat diperlukan untuk mengevaluasi secara terus menerus terhadap pegawai dengan tujuan produktivitasnya supaya meningkat sesuai dengan tujuan instansi, dan untuk menjaga semangat pegawai maka diperlukan penilaian tersebut untuk menjaga semangat kerja para pegawai. Produktivitas akan terlaksana dengan baik didukung oleh lingkungan kerja yang baik. Lingkungan kerja mencakup segala sesuatu yang ada di sekitar seorang pekerja pada saat bekerja, baik fisik maupun non fisik, dan dapat mempengaruhi rutinitas sehari-hari serta prestasi kerja.Lingkungan kerja yang nyaman memberikan rasa aman bagi karyawan sehingga dapat bekerja secara maksimal.
PENERAPAN COGNITIVE BEHAVIOUR THERAPY UNTUK MENGATASI DISTORSI KOGNITIF PADA PELAKU PELECEHAN SEKSUAL DENGAN DISABILITAS INTELEKTUAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Adani, Erizza Farizan; Nuryananda, Tirta Firdaus; Harita, Adiwignya Nugraha Widhi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10643

Abstract

Knowledge about sexual harassment committed by males with intellectual disabilities remains limited, despite extensive research on offenders without disabilities. Evidence from the late 1990s suggests that Cognitive Behavioral Therapy (CBT) can be effective for this population, with adjustments for cognitive deficits. This study systematically reviews the application of CBT to address cognitive distortions in sexual offenders with intellectual disabilities. Data were sourced from Web of Science, PubMed, Scopus, ProQuest, Jstor, and Emerald Insight. Articles were assessed using QATFQS for quality and ROBINS-I for bias risk. Six studies involving 127 participants (ages 17–65 years) demonstrated that CBT effectively reduced cognitive distortions up to 12 months post-intervention. Success factors included the presentation of information, therapist engagement, participant motivation, prior experiences of sexual harassment, and autism spectrum diagnoses. Strengths included simplified CBT interventions, availability of manuals, and group implementation. Weaknesses involved reliance on core steps adapted from general sexual offender programs, limited manual accessibility, and a lack of control groups for evaluating intervention effectiveness. Pengetahuan tentang pelecehan seksual oleh laki-laki dengan disabilitas intelektual masih terbatas, meskipun banyak studi tentang pelaku tanpa disabilitas. Bukti pada akhir 1990-an menunjukkan bahwa CBT dapat membantu mereka, dengan penyesuaian untuk defisit kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis penerapan CBT mengatasi distorsi kognitif pada pelaku pelecehan seksual dengan disabilitas intelektual. Sumber data yang digunakan adalah Web of Science, PubMed, Scopus, Proquest, Jstor dan Emerald Insight. Penilaian kualitas artikel menggunakan QATFQS dan penilaian risiko bias menggunakan ROBINS-I. Sebanyak 6 studi dengan 127 partisipan (usia 17–65 tahun) menunjukkan CBT efektif mengurangi distorsi kognitif hingga 12 bulan pasca-intervensi. Keberhasilan dipengaruhi oleh faktor seperti penyajian informasi, keterlibatan terapis, motivasi partisipan mengikuti intervensi, pengalaman pelecehan seksual dan diagnosis spektrum autisme. Kelebihan yang ditemukan dari keseluruhan studi yaitu menggunakan intervensi CBT yang telah disederhanakan, ketersediaan manual intervensi dan pelaksanaan intervensi secara berkelompok. Kelemahan yang ditemukan yaitu penggunaan langkah-langkah inti yang diadaptasi dari program intervensi pelaku seksual umum, manual intervensi yang tidak tersedia secara luas dan kurangnya kelompok kontrol dalam menguji keberhasilan intervensi.
ANALISIS AITEM VARIABEL AGRESIF PADA RELIABILITAS INTERNAL SUPORTER THE JAK MANIA Rifki, Rifki Nur Ismail; Adi Fahrudin; Rizma Afian Azhiim
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10738

Abstract

Agresif merupakan suatu bentuk tindakan yang bertujuan merusak atau melukai individu lain yang berusaha menjauhi tingkah laku tersebut. Agresif dapat muncul ketika individu berada dalam komunitas dengan fanatisme yang tinggi, seperti perkumpulan penggemar sepak bola. Oleh karena itu, diperlukan alat ukur yang andal dan sensitif untuk mendeteksi dampak secara akurat. Berdasarkan konsep agresif dari Buss & Perry terdapat 4 dimensi yaitu, agresi fisik,agresi verbal, kemarahan, permusuhan Selanjutnya, dilakukan analisis terhadap butir-butir dalam alat ukur agresif dengan mempertimbangkan tingkat reliabilitasnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, menghasilkan total 120 responden dari suporter The Jak Mania. Data diolah menggunakan statistik parametrik dengan bantuan program JASP versi 0.19.1. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar butir memiliki daya beda yang cukup baik, meskipun terdapat 2 dari 24 butir yang memiliki daya beda kurang dari 0,300. Berdasarkan hasil analisis butir tersebut, diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,863, yang tergolong baik. Penelitian ini didukung oleh data subjek yang lengkap, dengan kategori subjek yang menunjukkan tingkat agresivitas sedang hingga tinggi.
PENGARUH KECEMASAN SOSIAL TERHADAP KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA Angga Tri Pamungkas; Adi Fahrudin; Rizma Afian Azhiim
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kecemasan sosial terhadap ketergantungan media sosial pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran angkatan 2020. Dengan melibatkan 296 responden, penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan antara kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial. Ketika kecemasan sosial meningkat, tingkat ketergantungan terhadap media sosial juga mengalami peningkatan. Penemuan ini mendukung penelitian sebelumnya, yang menyatakan bahwa kecemasan sosial dapat memperburuk ketergantungan media sosial dan berpotensi merugikan kesehatan psikologis mahasiswa. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk potensi bias dalam pengisian kuesioner dan keterbatasan representasi sampel karena populasi yang sangat besar. Penelitian ini memberikan kontribusi baru terkait lokasi studi dan subjek penelitian, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi untuk studi lebih lanjut mengenai hubungan antara kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial.
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN ORANG DEWASA Fauziah Nasution; Nisha Aulia Fitra; Nailah Adha Sitorus; Radiah Abdullah; Dina Sarmita Siregar
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10765

Abstract

Penelitian analisis kuantitatif ini ditujukan untuk mengumpulkan informasi tentang tingkat terpenuhinya tugas perkembangan siswa di Fakultas Tarbiyah untuk digunakan sebagai acuan dasar untuk membantu, membantu, serta desain program kegiatan yang memungkinkan mahasiswa untuk mencapai potensi mereka. UINSU Medan. Setelah data tentang tingkat pencapaian tugas perkembangan siswa dikumpulkan dari Analisis statistik persentase untuk Inventory of Student Development Assignments digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa Tingkat rata-rata tugas perkembangan siswa berdiri pada empat tingkat individualitas. Empat komponen telah berkembang sehingga mencapai tahap otonomi. Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK) dan BPKI memperoleh kesadaran tanggung jawab, dan program pendidikan yang diikuti oleh siswa BKPI memperoleh landasan hidup relegius untuk kepentingan penerimaan diri. Mereka juga telah mencapai tahap otonomi. Menurut penelitian ini, bantuan dan konseling dapat membantu siswa mengoptimalkan penguasaan pekerjaan pertumbuhan mereka.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR (IPK) MAHASISWA DI SATU UNIVERSITAS KOTA BOGOR Putri, Syafira Arkhananta; Inayah, Chika Amara Dina; Khairunnisa, Ismi; Nuraeni, Nuraeni
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10846

Abstract

This study aims to analyze the relationship between parental support and students' academic achievement, measured by the Grade Point Average (GPA), at a university in Bogor. The research employs a quantitative approach with Pearson correlation analysis to determine the strength and direction of the relationship between these two variables. The sample consists of 100 students selected randomly. The results show a significant relationship between parental support and GPA, with a positive direction, indicating that higher parental support is associated with higher GPA. However, the strength of this relationship is weak. These findings suggest that while parental support plays an important role in students' academic success, other factors also contribute to their academic performance. This study is expected to provide valuable insights for both universities and parents in supporting students' academic achievements. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan orang tua dengan hasil belajar mahasiswa yang diukur melalui Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di salah satu universitas di Kota Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik korelasi Pearson untuk mengetahui sejauh mana hubungan kedua variabel tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 100 mahasiswa yang dipilih secara acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua dan IPK mahasiswa dengan arah hubungan positif, yang berarti semakin besar dukungan orang tua , semakin tinggi IPK yang diperoleh mahasiswa. Namun, kekuatan hubungan antara kedua variabel tersebut tergolong lemah. Temuan ini memberikan pemahaman bahwa meskipun dukungan orang tua berperan penting dalam pencapaian akademik mahasiswa, faktor lain juga mempengaruhi hasil belajar mereka. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak universitas dan orang tua dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue