cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
KOMPLEKSITAS PERILAKU MANUSIA BERDASARKAN LIFE POSITION MANAJEMEN Rafli Ardiansyah; Furqon Ibrahim; Meity Suryandari
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.1850

Abstract

Salah satu aspek penting dalam memahami perilaku manusia adalah melalui konsep "life position" atau posisi hidup. Konsep ini mengacu pada sudut pandang atau sikap dasar yang menjadi landasan kita dalam berinteraksi dengan orang lain.Terdapat empat posisi hidup utama yang dapat merumuskan perilaku manusia, yaitu asertif, pasif, agresif, dan manipulatif. Setiap posisi hidup memiliki ciri-ciri khas dan dampak yang berbeda dalam interaksi sosial.Salah satu aspek penting dalam memahami perilaku manusia adalah melalui konsep "life position" atau posisi hidup. Konsep ini mengacu pada sudut pandang atau sikap dasar yang menjadi landasan kita dalam berinteraksi dengan orang lain. Terdapat empat posisi hidup utama yang dapat merumuskan perilaku manusia, yaitu asertif, pasif, agresif, dan manipulatif. Setiap posisi hidup memiliki ciri-ciri khas dan dampak yang berbeda dalam interaksi sosial.Perilaku manusia telah menjadi fokus perhatian yang mendalam dalam berbagai disiplin ilmu, seperti psikologi, sosiologi, dan ilmu sosial lainnya. Manusia sebagai makhluk sosial sering kali berinteraksi dengan sesama dalam berbagai konteks kehidupan, baik dalam hubungan pribadi, lingkungan kerja, maupun lingkungan sosial yang lebih luas. Dalam proses interaksi ini, perilaku manusia menjadi salah satu aspek yang paling menonjol.
PERAN PENERAPAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP STRES AKADEMIK SISWA SMA: STUDI LITERATUR Wahyu Aulia Zalsini; Riska Azza Amellia; Nayla Nurazizah; Christiney Permata Yaspis Tarigan; Edis Adelia
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.1939

Abstract

Stress akademik ini adalah kondisi yang biasa terjadi pada individu yang masih menempuh pendidikan, biasanya diakibatkan oleh beratnya beban tuntutan akademik, kondisi ini kerap kali terjadi pada para siswa siswi sekolah menengah atas (SMA). Jika dibiarkan hal ini dapat mengganggu proses belajar pada siswa, maka kasus ini harus ditangani, salah satu bentuk penanganannya adalah dengan melakukan konseling kelompok. Hal tersebut dibuktikan dengan pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yang mengkaji mengenai peran konseling kelompok terhadap penurunan stress akademik siswa SMA. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang diambil dari penelitian terdahulu yang membahas fenomena yang terkait dan diambil serta dikaji 10 jurnal yang sesuai dengan penelitian ini. Maka dari proses pengkajian tersebut didapati hasil bahwa konseling kelompok berperan terhadap penurunan stres akademik pada siswa SMA. Teknik yang tepat untuk digunakan dalam penanganan adalah konseling kelompok menggunakan teknik instruksi diri, konseling acceptance and commitment, konseling kelompok kombinasi, teknik relaksasi akademik, konseling kelompok self control, pendekatan rational emotive behavior therapy kelompok, teknik self instruction, serta teknik assertive training.
COLOURING ACTIVITIES UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA SISWA SD Nazelin Maura Zahra; Netty Merdiaty; Nadia Khalishah Fitri; Nasywa Alvita Ardiningrum; Ferlyadi Ramadhan Putra
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.1956

Abstract

Mewarnai merupakan aktivitas yang dilakukan dengan memberikan warna pada pola gambar atau objek yang diinginkan. Aktivitas mewarnai juga mampu menuangkan ide serta meningkatkan kemampuan seni dan kreativitas pada anak. Kreativitas adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam menciptakan sebuah karya yang baru dan nyata, serta kreativitas melibatkan kemampuan berfikir terhadap apa yang telah individu lakukan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah Colouring Activities efektif untuk meningkatkan Kreativitas pada siswa kelas 3 sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen yaitu Quasi Eksperiment dengan desain One group Pretest-Posttest Design. Dengan jumlah partisipan sebanyak 20 orang siswa yang diberikan Pretest dan Posttest yang mendapatkan hasil Pretest pada siswa laki-laki sebesar 4.083 dan siswa perempuan sebesar 3.250 dan Posttest berjumlah 2.083 untuk siswa laki-laki dan berjumlah 2.125 untuk siswa perempuan. Bedasarkan hasil uji hipotesis, menunjukkan bahwa T-hitung lebih besar, maka hal ini menunjukkan bahwa bahwa aktivitas mewarnai dapat mempengaruhi tingkat kreativitas anak. Penelitian ini juga menggunakan metode observasi dan metode demonstrasi. Tujuan penggunaan metode penelitian ini untuk memberikan pengetahuan melalui pembimbingan terhadap materi yang diberikan dan melihat bagaimana bentuk aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar dan melihat aspek kreativitas anak.
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRASI DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMP KRISTEN 2 SALATIGA Brahmana, Soni Kristin; Yuwono, Emmanuel Satyo
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2037

Abstract

Kemandirian belajar merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa di dalam mengikuti proses belajar mengajar. Siswa memiliki kemandirian belajar yang optimal akan menunjukkan perilaku eksploratif, mampu mengambil keputusan dan memiliki rasa percaya diri yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan kemandirian belajar siswa SMP Kristen 2 Salatiga. Teknik pengumpulan data menggunakan data menggunakan instrument berbentuk skala. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel kemandirian belajar siswa (Y) dan variabel pola asuh demokratif (X). pengujian validitas dan reabilitas instrument digunakan korelasi product moment Carl Pearson. Sedangkan koefisien reliabilitas instrument diuji dan dihitung dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara pola asuh demokrasi dengan kemandirian belajar di SMP Kristen 2 Salatiga, dengan koefisien korelasi sebesar 0,995 dan tingkat probabilitas lebih kecil dari 0,05 (p=000). Hal ini bermakna bahwa apabila skor pola asuh demokratis meningkat terdapat kecenderungan diikuti oleh meningkatnya skor kemandirian belajar siswa. Demikian pula sebaliknya apabila skor pola asuh demokratis menurun maka skor kemandirian belajar siswa juga menurun.
DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEHATAN PSIKOLOGIS SISWA Asidian Prenafita Setiani; Laily Nurul Hidayah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2051

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai dampak bullying terhadap kesehatan psikologis siswa. Bullying adalah jenis perilaku yang melibatkan penggunaan kata-kata atau gerak yang dimaksudkan untuk menyakiti, mengintimidasi, atau meremehkan orang lain dengan cara yang kejam. Terdapat banyak kasus perundungan bahkan penganiayaan atau yang biasa kita sebut dengan bullying terjadi pada kalangan siswa. Salah satu dampak bullying yang paling umum di kalangan siswa adalah masalah kesehatan. Intimidasi memiliki potensi serius untuk mempengaruhi kesehatan psikologis siswa dengan dampak termasuk trauma, kecemasan, depresi, penurunan kepercayaan diri, penurunan prestasi, dan pemikiran bunuh diri. Mereka juga dapat merasakan tekanan emosional, keputusasaan, serta memiliki karakteristik mental yang lebih tertutup dan penakut. Alasan mereka melakukan tindakan buruk tersebut bisa dari orang tua atau lingkungan sekitar dan dapat mempengaruhi dan menjadikan diri sendiri agresif terhadap orang-orang. Dengan adanya artikel ini bertujuan untuk menginformasikan pembaca mengenai dampak bullying terhadap kesehatan psikologis siswa dan juga mengetahui cara untuk mengatasi bullying dikalangan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan sumber data yang diperoleh dari buku dan jurnal yang relevan. Dari data yang kami dapat menunjukkan bahwa bullying memiliki dampak yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan psikologis siswa.
DAMPAK KESEHATAN MENTAL DAN LONJAKAN KASUS BUNUH DIRI DI ERA MODERN Devi Wulandari; Rita Elviany
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2086

Abstract

Artikel ini membahas lonjakan kasus bunuh diri yang terjadi dengan fokus pada aspek kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode purposive sampling untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keadaan kesehatan mental dan kontribusinya terhadap kasus bunuh diri. Pendekatan ini melibatkan 17 narasumber yang dipilih secara sengaja menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk mendapatkan pandangan langsung dari mereka yang memiliki pengalaman dan pengetahuan terkait masalah ini. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif, memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi kesehatan mental di daerah ini. Temuan menyoroti beberapa faktor yang berkaitan dengan lonjakan kasus bunuh diri, termasuk tekanan psikologis, akses terbatas terhadap layanan kesehatan mental, dan stigma sosial. Implikasi kebijakan dan upaya pencegahan juga dibahas berdasarkan temuan kualitatif ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang kompleksitas masalah kesehatan mental dan bunuh diri, serta memberikan dasar bagi pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif di tingkat lokal.
MOTIVASI BERPRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA MANTAN PENGGUNA NARKOTIKA Emiliana Ayu Puspita Sari; Dendy Setyadi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna motivasi berprestasi bagi mahasiswa mantan pengguna narkotika yang telah lulus. Penelitian juga mengetahui aspek apa saja yang nampak dalam proses tersebut. Serta menggali alasan dari subjek memilih untuk mengejar prestasi akademiknya untuk menjadi sarjana (S1). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis untuk memahami pengalaman individu terkait suatu fenomena. Dalam penelitian berikut menggunakan mahasiswa mantan pengguna narkotika yang sudah lulus kuliah sebagai subjek. Subjek juga merupakan individu pada masa perkembangan dewasa awal yang telah bersih dari narkotika dan lulus dengan predikat cum laude. Tentu predikat Cum Laude ini diberikan pada mahasiswa yang lulus dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) lebih dari 3,5. Proses pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara dan observasi Setelah wawancara, data yang ditemukan akan dianalisis menggunakan aplikasi QDA Miner. Hal ini bertujuan untuk membantu peneliti mengelompokkan hasil jawaban sesuai dengan kategori dan tema yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan pemaknaan motivasi berprestasi yang berbeda-beda bagi tiap subjek. Motivasi berprestasi menjadi pemacu bagi subjek untuk mengejar dan menyelesaikan studi S1 mereka. Motivasi berprestasi juga menjadi suatu tanggungjawab yang harus diselesaikan. Dalam pemaknaan motivasi berprestasi ini juga nampak aspek-aspek didalamnya. Aspek tersebut yakni choice, persisten, effort, efikasi diri, nilai tugas dan orientasi tujuan. Salah satu aspek yang paling menonjol adalah efikasi diri. Melalui efikasi diri ketiga subjek menemukan kepercayaan diri mereka untuk menyelesaikan studi. Hal ini menunjukkan alasan kuat bagi subjek untuk memiliki motivasi berprestasi. Vio memiliki motivasi berprestasi untuk meningkatkan nilai dirinya dan mendapat pekerjaan. Epi menyelesaikan studi untuk mendapatkan gelar. Sedangkan Agu memiliki motivasi berprestasi untuk mendapat ilmu untuk mengelola bisnis keluarganya.
PENGARUH PSIKOLOGI DAN KONSELING DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA BERMUTU DI PERGURUAN TINGGI Isyfi Agni Nukhbatillah; Gita Puspita; Putri Ribcha Azzahra; Horudin, Horudin; Manarul Hidayat; Imas Masitoh
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2144

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di perguruan tinggi memegang peranan krusial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi peran penting psikologi dan konseling sebagai jembatan pengembangan kompetensi SDM yang bermutu di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur untuk mendapatkan wawasan yang mendalam tentang implementasi psikologi dan konseling sebagai strategi pengembangan SDM di perguruan tinggi. Pendekatan ini melibatkan peninjauan berbagai teori psikologi terkini dan praktik konseling yang relevan dengan konteks pendidikan tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa psikologi dan konseling memiliki dampak positif terhadap perkembangan pribadi dan profesional individu di perguruan tinggi. Psikologi membantu memahami perilaku dan motivasi, sementara konseling memberikan dukungan emosional dan bimbingan karir yang penting. Penggabungan kedua bidang ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kompetensi SDM yang bermutu di perguruan tinggi. Penelitian ini juga mengusulkan rekomendasi praktis bagi lembaga perguruan tinggi untuk memaksimalkan manfaat dari psikologi dan konseling.
DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SISWA Nuryuliza; Iva; Dany Miftahul Ula; Rizki Agung Novariyanto
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2145

Abstract

Bullying merupakan fenomena yang memiliki dampak serius terhadap kesejahteraan psikologis siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak psikologis yang ditimbulkan oleh tindakan bullying terhadap siswa. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur untuk mengevaluasi konsekuensi psikologis dari bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis siswa. Para korban sering mengalami stres, kecemasan, dan depresi yang dapat mempengaruhi performa akademik mereka. Selain itu, terjadinya bullying juga bisa menimbulkan masalah sosial, seperti isolasi diri dan kesulitan dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat. Dampak psikologis dari bullying bukan hanya terbatas pada korban, tetapi juga pada para pelaku. Pelaku bullying seringkali mengalami masalah emosi, seperti kurangnya empati dan kesulitan dalam mengelola konflik secara konstruktif. Pentingnya peran sekolah dan lingkungan pendidikan dalam mencegah dan mengatasi bullying tidak dapat disangkal. Pendekatan yang holistik dan proaktif diperlukan untuk membangun lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua siswa, serta mempromosikan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan siswa. Penelitian ini menekankan perlunya perhatian yang lebih besar terhadap perlindungan psikologis siswa dari dampak negatif bullying, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung bagi pertumbuhan serta perkembangan psikologis siswa.
EFEKTIVITAS AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KEBAHAGIAAN (HAPPINESS) MAHASISWA UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA RAYA Siti Aisah Azzahra; Fadilah Fitria Harahap; Zahra Dwiana Febrianti; Onik Wahyu Utami; M. Ghani Gynastiar; Diana Tri Handayani; Netty Merdiaty
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aromaterapi lavender terhadap kebahagiaan mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Mahasiswa pada tahap remaja akhir dan dewasa awal mengalami beban tugas yang berkembang, dan kebahagiaan dianggap hal penting untuk kesejahteraan psikologis. Aromaterapi lavender dipilih karena kandungannya yang dapat menenangkan sistem saraf pusat. Metode penelitian kuasi-eksperimen dengan desain One-Group Pretest Posttest, melibatkan 10 mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, ber-usia 18-25 tahun. Aromaterapi diberikan selama 5 menit, diikuti pengukuran tingkat kebahagiaan menggunakan kuesioner The Oxford Happiness Questionnaire. Hasil analisis data menunjukkan data berdistribusi normal nilai sig > α (0,05), namun hasil nilai t hitung 1,809 < t tabel 2,262 sehingga dapat disimpulankan bahwa dari hasil eksperimen ini adalah aromaterapi lavender tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kebahagiaan mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Page 4 of 40 | Total Record : 396


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue