cover
Contact Name
Muladi Putra Mahardika
Contact Email
muladimahardika@yahoo.com
Phone
+6285327061300
Journal Mail Official
parapemikir@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : 10.30591
Core Subject : Health, Science,
Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology Pharmacy, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry , Pharmaceutical Chemistry, Biological Pharmacy, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmacy Management, Farmakoekonomi, Farmakoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policy.
Articles 343 Documents
HUBUNGAN PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN DI APOTEK KAYLA FARMA MALANG Hana Fieky Cintikashalma Verlyndika; Nanang Ardianto; Rudy Mardianto; Wiwin Rohma Maulidah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i3.5848

Abstract

Di era globalisasi, semakin berkembangnya kesadaran bahwa kesehatan adalah hal terpenting dalam kehidupan, dan kebutuhan akan fasilitas medis semakin meningkat.Hal ini mendorong penyedia layanan medis untuk menyediakan dan meningkatkan mutu pelayanan serta pengobatan preventif dan kuratif dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan memuaskan pengguna layanan medis.Kualitas dianggap baik jika persepsi pelanggan pada pelayanan sesuai harapan dan sebaliknya. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif “non eksperimental” korelatif menggunakan 100 responden yang merupakan pelanggan di Apotek Kayla Farma Malang periode Agustus 2023. Sampel diambil secara Accidental Sampling. Hasil menunjukkan bahwa 89% responden menilai bahwa persepsi kualitas pelayanan kefarmasian sudah sangat tinggi, begitu pula pada aspek kepuasan pelanggansebanyak 94% responden menyatakan bila kepuasan pelangganmasuk pada kategori sangat tinggi. Pengujian bivariat menunjukkan bahwa pada persepsi kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pelanggan terdapat hubungan yang relevan dengan angkakurang dari 0,05 dan memiliki keeratan kuat dengan angka korelasi sebesar 0,697.
Penggunaan Antibiotik dan Etiologi Pasien Pneumonia di RSUP Dr. Sardjito Rosaria Ika Pratiwi; Heru Nurcahyo
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i1.4808

Abstract

Community-acquired Pneumonia (CAP) merupakan masalah kesehatan masyarakat menjadi penyebab utama morbiditas yang sering membutuhkan rawat inap dan menjadi penyebab kematian. Pengobatan awal dipilih antibiotik secara empiris karena penyebab patogen belum diketahui. PiIihan penggunaan antibiotik yang tepat dapat dilakukan apabila mengetahui bakteri penyebab yang paling memungkinkan dan uji kepekaan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik sebagai terapi CAP dan mikroorganisme penyebab CAP. Rancangan penelitian observasional deskriptif, desain cohort prospektif pada 58 pasien CAP dewasa rawat inap di RSUP Dr. Sardjito periode Oktober - November 2022 yang telah memenuhi kriteria. Sampel diambil secara purposive sampling dan dilakukan analisis secara deskriptif. Karakteristik pasien CAP jenis kelamin laki-laki 35 pasien, perempuan 23 pasien, usia 18–39 tahun 10 pasien, 40–61 tahun 34 pasien, dan 62-85 tahun 14 pasien. Antibiotik yang digunakan antara lain ceftazidim, levofloxacin, azithromycin, bactesyn, ceftriaxone, moxifloxacin, cefoperazone, vancomycin, cefixime, gentamycin, chloramphenicol, amikacin, fosfomicin, ciprofloxacin, meropenem, cotrimoxazol, metronidazole, cefoperazon, cefotaxime, cefepim, dan clindamycin  Mikroorganisme penyebab CAP berdasarkan hasil kultur antara lain Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus mitis/Streptococcus oralis, Enterobacter cloacae ssp cloacae, Staphylococcus haemolyticus, Streptococcus alactolyticus, Enterobacter aerogenes, Staphylococcus aureus, Gemella morbillorum, Pseudomonas putida, Escherichia coli, Enterobacter asburiae, Citrobacter amalonaticus, Staphylococcus saprophyticus, Streptococcus gordonii, Enterococcus faecalis, Serratia marcescens, Streptococcus agalactiae, Stenotrophomonas maltophillia, Candida albicans, Candida tropicalis, dan Candida norvegensis.Penggunaan antibiotik didominasi oleh ceftazidim, azithromycin, levofloxacin, bactesyn, dan ceftriaxone. Mikroorganisme penyebab CAP terbanyak adalah Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus mitis/Streptococcus oralis, Enterobacter cloacae ssp cloacae, dan Staphylococcus haemolyticus
KAJIAN KARAKTERISASI SELULOSA MIKROKRISTALIN DARI KERTAS BEKAS DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM KLORIDA hafid Syahputra; Sri Yuliasmi; Sumaiyah Sumaiyah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v11i2.3209

Abstract

Kandungan selulosa pada kertas HVS mencapai 90% dari beratnya. Salah satu turunan selulosa adalah selulosa mikrokristalin (MCC), dimanfaatkan sebagai eksipien untuk pencetakan tablet. Pembuatan MCC menggunakan asam klorida (HCl). Tujuan penelitian ialah memberikan informasi terkait proses pembuatan MCC dari kertas bekas dengan pengaruh konsentrasi HCl untuk alternatif lain pembuatan MCC dengan hasil yang optimal dari penggunaan HCl untuk hidrolisis. Metode penelitian ini dimana MCC diperoleh dengan memanaskan kertas dengan campuran NaN  dalam HN 3,5% dan NaOH 2% dalam S  2%. Diputihkan dengan NaOCl 3,5% dalam air. Lalu panaskan dengan NaOH 17,5%, kemudian dihidrolisis dengan HCl konsentrasi 1N; 2,5N; 5N dan 10N. Selulosa mikrokristal ditentukan karakteristiknya. Hasil rendemen MCC terbanyak pada konsentrasi 1 N sebesar 80,82%. Hasil karakterisasi seluruh MCC kertas bekas konsentrasi HCl dan Avicel PH 102 diperoleh adalah uji organoleptik yaitu berwarna putih, tidak berbau, dan tidak berasa. Sifat fiskokimia meliputi pH memenuhi persyaratan; kelarutan dalam air semuanya memenuhi persyaratan. Selanjutnya bobot jenis nyata hanya 10N dan Avicel PH 102 yang memenuhi persyaratan, bobot jenis mampat tidak memenuhi persyaratan. Analisis FT-IR seluruh konsentrasi MCC dan Avicel PH 102 menunjukkan kemiripan spektrum. Kesimpulan didapatkan bahwa seluruh seluruh MCC kertas bekas konsentrasi HCl dan Avicel PH 102 memilki karakteristik yang hampir sama, dan dapat digunakan sebagai alternatif selulosa mikrokristal.
Formulasi Krim Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Dengan Variasi Kombinasi Span 60 dan Tween 80 Sebagai Emulgator Metha Anung Anindhita; Catur Juni Arsanto
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v9i2.2034

Abstract

The ethanol extract of 1,04% Muntingia calabura L. folium has the effectiveness of healing burns. An emulgator is needed to maintain the stability of the cream formulation. Span 60 and tween 80 are non-ionic emulgators, non-toxic, non-irritating, and have low potential to couse hypersensitivity reactions. This research was conducted to determine the effect of the emulgator on physical properties and physical stability of Muntingia calabura L. folium extract cream and get the best formula from the cream. This study was compare the value of Hydrophile-Lipophile Balances (HLB) from a mixture of span 60 and tween 80, which is the HLB value of 5; HLB 6.5 and HLB 8. Evaluation of physical properties is done by testing organoleptic, homogeneity, pH, viscosity, adhesion, and ability to spread. Physical stability was assessed using the centrifugation method. The effect of emulgator variations was determined by One Way Anova testing using SPSS software. The best formula is chosen from those that fit the criteria for testing physical properties and which has the best stability. The results showed different variations in the combination of span 60 and tween 80 emulgators showed effects on adhesion and pH. Formula I with HLB value of 5 produces a cream formula with good physical properties and physical stability
PEMANFAATAN BUNGA KAMBOJA (Plumeria alba) SEBAGAI AROMATERAPI PENGUSIR NYAMUK Nurcahyo, Heru; Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v6i1.479

Abstract

Bunga kamboja (Plumeria alba) yang banyak tumbuh dan berbunga merupakan salah satu tanaman yang mengandung miyak atsiri yang mempunyai nilai kemanfaatan sangat tinggi dalam biang terapi aromatika, Penelitian ini tentang penyulingan serbuk kering bunga kamboja untuk mendapatkan minyak atsiri yaitu dengan metode destilasi air dengan pelarut air. Hasil minyak atsiri selanjutnya dibuat formulasi dengan kadar aromaterapi sebesar 5% v/v dan 10 % v/v dengan formulasi kombinasi menjadi aromaterapi pengusir nyamuk.Destilasi air dengan menggunakan rata-rata sampel 750 gram menghasilkan rata-rata minyak atsiri sejumlah 13 ml atau dengan prosentase sebesar 1,6% dengan nilai konversi. Produk formulasi aromaterapi penyusir nyamuk untuk kedua formula masuk range pada setiap standar uji fisik dan pada uji lanjutan tentang uji kesukaan hasilpilihan responden sebesar 80% lebih memilih formula.Kata Kunci : Bunga Kamboja, Aromaterapi pengusir Nyamuk, minyak atsiri
PEWARNA ALAMI EKSTRAK MASERASI BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) Heru Nurcahyo; Kusnadi Kusnadi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1303

Abstract

Rosella contains anthocyanin compounds that can be used as natural red dyes. This flower is also known to have many benefits (functional benefits) for health. Aside from being a dye, rosella (Hibiscus sabdariffa L.) can be used as a preservative, because it contains antioxidants and antibacterial. This research is a laboratory experiment study, which was carried out by maceration extraction method by giving an intervention at the temperature and pH of the carrier, using maceration extraction method, and the resulting extract was then isolated by anthocyanin and organoletically tested, pH and color absorption carried out by testing with UV-Vis spectrophotometry. The results of this study obtained absorbance values with the maximum absorption wavelength for the roselle natural red color sample was 510 nm. The best value of type B with intervention at acid pH with 1% citric acid content with emphasis at room temperature or 250C with an absorbance value of 1.544Keywords: Rosela, Anthocyanin, Maserasi
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK MASERASI DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli. Dwi Sari Astuti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v3i1.182

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Daun daun jambu biji yang biasanya digunakan sebagai obat tradisional salah satunya dapat berfungsi sebagai antibakteri. Kandungan yang bersifat sebagai antibakteri adalah sinensetin.Penelitianini dibuat 3 media yaitu media NA, media BHI dan media MHA.Pengujian daya hambat ini dilakukan dengan menggunakan metode difusi cetak lubang dimana ekstrak hasil maserasi diencerkan dan diberikan dengan berbagai volume yaitu 0,25 ml; 0,5 ml; 0,75 ml kemudian diisikan pada setiap lubang di setiap media lalu bakteri uji diinokulasi. Hasilnya dapat diamati 24 jam setelah diberi perlakuan maka akan tampak daerah bening disekitar lubang / sumuran tempat pemberian ekstrak.Hasil uji daya hambat ini diukur dengan menggunakan jangkasorong, sehingga diperoleh luas daerah hambat. Dan dari data yang diperoleh diuji dengan statistic analisis of variansi (ANOVA) satu arah hasilnya signifikansi menunjukan nilai 0,000 yang lebih kecil dari nilai tingkat kesalahan diajukan yaitu 5 % (0,05). Hal ini memberikan informasi bahwa daun kumis kucing dengan volume 0,25 ml; 0,5 ml; 0,75 ml mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.Kata kunci : Ekstrak, Maserasi,Difusi,Daun Jambu Biji, Bakteri Escherichia coli.
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK BUAH DELIMA MERAH (Punica granatum L.) Yani Kresnawati; Mutmainah Mutmainah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i3.5669

Abstract

Gangguan kesehatan mulut yang sering menyerang manusia adalah gingivitis yang disebabkan karena plak gigi. Streptococcus mutans merupakan bakteri penyebab plak gigi. Buah delima merah merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Salah satu sediaan yang dapat diformulasikan untuk penggunaan pada gigi adalah pasta gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi CMC Na terhadap karakteristik fisik dan stabilitas fisik pasta gigi ekstak buah delima merah. Pasta gigi dibuat dengan penambahan CMC Na sebesar F1 (1 %), F2 (1,5 %) dan F3 (2 %) dan ekstrak buah delima merah yang digunakan sebesar 10 %. Evaluasi yang dilakukan pada pasta gigi adalah organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, dan stabilitas fisik. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan F2 dengan penambahan CMC Na sebesar 1,5 % merupakan formula terbaik dilihat dari sediaan memenuhi semua persyaratan pengujian karakteristik fisik. Pasta gigi yang dihasilkan memiliki tekstr kental, bau khas ekstrak buah delima merah, warna krem, homogen, nilai pH sebesar 7,98, viskositas sebesar 42.530 cps, dan tinggi busa sebesar 6,67 cm, dan stabil pada suhu 4o C – 40o C.
Jenis Buah Yang Disukai Remaja Untuk Mencegah Anemia Di Pelayanan Remaja Sehat Ainun Muthoharoh; Siti Khuzaiyah; St. Rahmatullah; Wirasti Wirasti; Mahdanya Putri A.B
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i1.4667

Abstract

Anemia merupakan salah satu penyakit yang dapat menurunkan sistem imun pada remaja sehingga dapat menyebabkan penurunan prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola konsumsi buah sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja yang mengikuti pelayanan remaja sehat PASHMINA Siwalan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian non eksperimental. Data diambil dengan teknik total sampling. Sampel sebanyak 31 remaja yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data yang digunakan adalah analisis dekriptif. Hasil penelitian menunjukkan remaja perempuan yang mengikuti pelayanan remaja PASHMINA lebih banyak daripada laki-laki sebanyak 61,3%, usia paling banyak sebanyak 67,7 % pada usia 11 tahun, buah yang dikonsumsi adalah pisang sebanyak 51,6%., kadar hemoglobin rata-rata 12,59 mg/dl. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pola konsumsi buah remaja yaitu pisang, semangka, jeruk, alpukat, pepaya, jambu, buah naga, dan mangga.
EFEK HIPOGLIKEMIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL Momordica charantia dan Apium graveolens dengan INDUKSI GLUKOSA Dinar Anggia Zen; Oktariani Pramiastuti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1292

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh kondisi hiperglikemia. Indonesia menempati urutan ke-9 terbesar pada jumlah penderita DM di dunia. WHO merekomendasikan untuk meningkatkan penggunaan tanaman dalam pengobatan, sehingga terjadi peningkatan penelitian mengenai agen hipoglikemik yang berasal dari tanaman obat. Tanaman obat tersebut yaitu buah pare dan daun seledri yang memiliki mekanisme hipoglikemik yang sinergis.Ekstrak etanol buah pare dan daun seledri dibuat secara maserasi. Hewan uji (mencit) dibagi menjadi 7 kelompok. Kelompok 1 diberi metformin dengan dosis 1,3 mg/20 g BB; kelompok 2 diberi NaCMC 1%; kelompok 3 diberi ekstrak etanol buah pare 100%; kelompok 4, 5, dan 6 diberi kombinasi ekstrak etanol buah pare dan daun seledri dengan perbandingan dosis berturut-turut 75%:25%, 50%:50%, 25%:75% dari dosis efektif masing-masing; kelompok 7 diberi ekstrak etanol daun seledri 100%. Mencit diberi perlakuan sesuai kelompok, 30 menit kemudian diinduksi glukosa per oral untuk membuat kondisi hiperglikemik, lalu cuplikan darah diambil dari vena lateralis ekor mencit pada menit ke 0, 30, 60, 90, dan 120 yang dihitung setelah pemberian glukosa. Kadar glukosa darah diukur dengan metode electrochemical glucose biosensor.Data AUC0-120 yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan Uji Anova satu arah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna, kemudian dilakukan uji Least Significant Difference (LSD) menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak etanol buah pare 50% (17,5 mg/20 g BB) dan daun seledri 50% (14 mg/20 g BB) memiliki efek hipoglikemik terbesar dengan nilai AUC0-120 terkecil (8.160 menit mg/dl) dibandingkan dengan kelompok lain dan tidak berbeda signifikan dengan metformin 1,3 mg/20 g BB (p0,05).Hipoglikemik, Diabetes Melitus, Momordica charantia, Apium graveolens L.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 1 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 1 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 2 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 1 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi More Issue