cover
Contact Name
Muladi Putra Mahardika
Contact Email
muladimahardika@yahoo.com
Phone
+6285327061300
Journal Mail Official
parapemikir@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : 10.30591
Core Subject : Health, Science,
Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology Pharmacy, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry , Pharmaceutical Chemistry, Biological Pharmacy, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmacy Management, Farmakoekonomi, Farmakoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policy.
Articles 343 Documents
BIOGAS KOMBINASI AMPAS TEBU-KOTORAN SAPI SEBAGAI UPAYA KONVERSI ENERGI TERBARUKAN Aldi Budi Riyanta; Nurniswati Nurniswati; Joko Santoso
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v6i2.592

Abstract

Ampas tebu merupakan hasil samping dari pabrik gula jatibarang yang perlu dimanfaatkan. Disisi lain, kotoran sapi sebagai hasil samping rumah penyembelihan perlu adanya pengolahan lebih lanjut. Kotoran sapi dikombinasikan dengan ampas tebu untuk memperoleh kombinasi yang ideal untuk memperoleh volume biogas yang paling tinggi. Metode yang digunakan yaitu water displacement method untuk pengukuran volume biogas, penghitungan total solid menggunakan gravimetri. Variasi percobaan yang akan dilakukan masing-masing variasi rasio ampas tebu 2.5; 5; 10; 12.5% (basis TS) dengan kotoran sapi sebanyak 10% dan air 30% dengan volume kerja 1 liter.Percobaan dengan kombinasi dihasilkan volume gas tertinggi pada kombinasi total solid ampas tebu 10%, kotoran sapi 10% dan air 30% pada volume 2.71 L/Kg substrat pada hari ke-25. Kombinasi yang paling baik untuk mendapatkan jumlah volume biogas yang paling banyak yaitu pada kandungan TS ampas tebu sebesar 2.5%, kotoran sapi 10% dan air sebanyak 30% dengan total volume biogas yang dihasilkan sebanyak 26.57 L/Kg Substrat. Kata Kunci: Ampas Tebu, Kotoran Sapi, Biogas
Pengaruh Pemilihan Anti-Psikotik Pada Pasien Depresi Tanpa dan Dengan Gejala Psikotik Terhadap Lama Hari Rawat Inap Palupi Poppy Diah; Buanasari Buanasari
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i2.1469

Abstract

Antipsychotic therapy is given frequently to the patient with depressive symptoms. Antipsychotics are used to enhance the effects of antidepressants in the depressive patients. The aim of this study was to evaluate the length of stay of antipsychotic therapy selection in the depressive patient without/with psychosis symptoms. This study was conducted by quantitative method, multicenter, non-experimental approach, and cohort design study. Data were collected from medical records of 187 patients diagnosed with depression without/with psychosis symptoms from the various mental-illness hospital in Central Java Province. There was a significant difference (p 0.05) in the length of stay with the selection of antidepressants in depressive patients without psychotic symptoms, and there was no significant difference (p 0.05) in the length of stay with the selection of antipsychotic agents in depressive patients without/with psychotic symptoms.Keywords— Length of stay, depression, without/with psychosis symptoms, antipsychotic
ANALISIS KANDUNGAN KROM YANG TERDAPAT PADA SUNGAI KELURAHAN PESURUNGAN KIDUL Joko Santoso; Aldi Budi Riyanta
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v4i1.289

Abstract

Pencemaran lingkungan umumnya terjadi akibat kemajuan teknologi dalam usaha meningkatkankesejahteraan hidup, misalnya pencemaran air, udara dan tanah akan menyebabkan merosotnya kualitas air,udara dan tanah akibatnya akan terjadi hal-hal yang merugikan dan mengancam kelestarian lingkungan.Pengolahan air limbah secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu dalam proses produksi dan pengolahan airlimbah setelah produksi. Pengolahan air limbah dalam proses produksi dimaksudkan untuk meminimalkanlimbah yang terjadi, volume limbah minimal dengan konsentrasi dan toksisitas yang juga minimal.Penelitiandeskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan kondisi status mutu air Sungai SungaiPesurungan Kidul Kota Tegal serta beban pencemaran krom yang berasal dari aktivitas permukiman, pertaniandan industry rumahan. Pendekatan kualitatif dilakukan untuk menggambarkan aktivitas-aktivitas yangmemberikan beban pencemaran terhadap kualitas air sungai Pesurungan Kidul Kota Tegal dan strategipengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran airnya. Dari data pengujian limbah krom yang diperolehadalah dengan konsentrasi 0,0026 ppm. Konsentrasi ini masih dibawah ambang batas menurut Baku mutu airgolongan D (UU No. 20 Tahun 1990) yaitu 1 ppm.Kata Kunci: Pencemaran, Limbah krom, Spektrofotometri
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA ANTI VARICELLA ZOSTER DARI DAUN PETAY (Parkia speciosa Hassk.) Sofyan Ramani; Shirly Kumala; Partomuan Simanjuntak
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v7i1.753

Abstract

Senyawa kimia dari daun petay (Parkia spesiosa Hassk.) yang berpotensi sebagai anti varicellazoster virus (VZV) telah diisolasi dan ditentukan struktur kimianya. Isolasi dilakukan dengan caramaserasi daun petay dengan etilasetat dan pemurnian dengan kromatografi kolom ( SiO2 : n-heksan –etilasetat 10 : 1 sampai 2 : 1) memberikan isolat murni yang berbentuk kristal berwarna putih.Berdasarkan interpretasi data spektrometer UV, IR, 1HNMR, MS dan membandingkan dengan data1HNMR, senyawa tersebut ditetapkan sebagai senyawa ‘Taraxerol’ C30H50O BM 426,16.
PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRASI CERA ALBATERHADAP SIFAT FISIK SALEP MINYAK ZAITUN (Olive oil) Rien Indah Setiawati
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v2i3.51

Abstract

Minyak Zaitun (Olive oil) dapat digunakan sebagai antibakteri, antijamur dan menghaluskan kulit. Salep adalah sediaan setengah padat, ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir. Basis salep merupakan komponen terbesar yang sangat menentukan kecepatan pelepasan atau aksi dari obat, sehingga akan mempengaruhi khasiat atau keberhasilan terapi.             Pada penelitian ini, minyak zaitun yang digunakan sudah dalam sediaan jadi yang di dapat di Apotek Siti Hajar yang diproduksi oleh PT Brataco, basis yang digunakan adalah cera alba dengan perbandingan 5%, 10%, 15% pembuatan salep dilakukan dengan metode peleburan, evaluasinya adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, Uji daya sebar, uji daya lekat dan uji daya proteksi.             Dari hasil analisis One Way Anova diperoleh F Hitung (256,269) F Tabel (5,143253) yang menunjukkan bahwa ada pengaruh perbandingan konsentrasi cera alba terhadap sifat fisik salep minyak zaitun (Olive oil).     Kata kunci : minyak zaitun, cera alba, salep dan sifat fisik salep
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK PADA SWAMEDIKASI NYERI DI DESA PANDANREJO MALANG nanang ardianto; Fika Maharani; Aldesra Fitri; Hana Fieky Cintikashalma Verlyndika
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i3.5845

Abstract

Terjadinya kesalahan pengobatan dalam swamedikasi akibat keterbatasan pengetahuan masyarakat terkait obat dan penggunaannya. Pengetahuan yang kurang didasari seperti, faktor tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Sebagian masyarakat mengkonsumsi analgesik tidak tepat indikasi, memakai analgesik guna menghilangkan kelelahan, stres, keadaan kurang nyaman, memodifikasi interval dosis sesuuai rekomendasi, dan mengkonsumsi dua atau lebih analgesik yang berbeda. Jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode korelatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuisoner yang melibatkan 100 responden di Desa Pandanrejo Kabupaten Malang. Analisisa data menggunakan korelasi Rank Spearman.Karakteristik responden yang digunakan yaitu usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin dan pekerjaan. Berdasarkan usia menunjukkan presentase kelompok terbesar adalah kelompok usia 28-37 tahun (42%). Berdasarkan tingkat pendidikan hampir sebagian besar mempunyai pendidikan terakhir SMA/SMK sebanyak 53%. Berdasarkan jenis kelamin perempuan memiliki presentase yang lebih besar yaitu (63%). Berdasarkan usia menunjukkan presentase kelompok terbesar adalah kelompok usia 28-37 tahun (42%). Berdasarkan pekerjaan sebagian besar memiliki pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 48%.Hasil uji korelasi antara tingkat pengetahuan terhadap ketepatan penggunaan obat analgesik didapatkan nilai r hitung 0,695 dengan nilai signifikasi (p value) 0,000. Hal ini menyimpulkan nilai r hitung 0,000 berarti terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan ketepatan penggunaan obat analgesik.
Efektivitas Formulasi Ekstrak Krokot (Portulaca oleracea L) sebagai alternatif pembuatan handsanitizer Kusumaningtyas Siwi Artini
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v11i2.3224

Abstract

Penggunaan tanaman dalam bidang farmasi saat ini terus digalakkan. Penelitian terhadap beberapa tanaman telah dilakukan, salah satunya tanaman herba krokot (Portulaca oleracea L) yang telah terbukti berkhasiat antibakteri karena kandungan flavonoidnya. Handsanitizer merupakan pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat hingga membunuh bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas formulasi ekstrak krokot (Portulaca oleracea L) sebagai handsanitizer dan potensi daya hambat handsanitizer ekstrak krokot (Portulaca oleracea L) terhadap bakteri. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun dan batang herba krokot (Portulaca oleracea L) yang dimaserasi menggunakan etanol. Setelah didapatkan ekstrak herba krokot (Portulaca oleracea L), kemudian dibuat sediaan handsanitizer dengan beberapa konsentrasi yang berbeda dan dilakukan uji antibakteri terhadap sediaan handsanitzer ekstrak krokot (Portulaca oleracea L). Hasil dari penelitian ini diperoleh hasil pada formula I dengan konsentrasi ekstrak 6,25%  memili daya hambat sebesar 7,2mm, untuk formula dengan dengan konsentrasi ekstrak 12,5% memiliki daya hambat 8,7% dan untuk formula dengan konsentrasi 25% memiliki daya hambat 11mm. Dari hasil uji daya hambat tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar diameter daya hambatnya
Formulasi Micellar Based Water Ekstrak Bunga Telang Muhammad Dzakwan
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v9i2.2043

Abstract

Clitoria ternatea is a twining herbal medicinal plant. It has pharmacological activity as antioxidant, anticancer and anti depressant. Extracts of C ternatea flowers were used as a component of cosmetics. The aim of this research is to formulate and develop micellar based water with variation concentration of amphiphilic polymer. Results showed that formulation containing amphiphilic polymer 1% (F5) is the most stable, clearly, particle size distribution of 46,67 nm and zeta potential -18,4 mV was obtained. Conclution, extracts of C ternatea flowers successfully formulaed to  micellar based water, antioxidant activity (IC50) of 1,30 mg/ml was obtained.
ORMULASI DAN AKTIVITAS KOMBINASI MINYAK JERUK DAN MINYAK SEREH PADA SEDIAAN LILIN AROMATERAPI Prabandari, Sari; Febriyanti, Riski
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v6i1.480

Abstract

Pemakaian bahan alam saat ini memang cenderung meningkat, diantaranya adalah pemakaian bahan alam untuk aromaterapi. Seperti halnya yang telah digunakan di masyarakat bahan alam yang dapat digunakan untuk aromaterapi salah satunya adalah buah jeruk dan juga sereh. Kedua bahan alam ters ebut digunakan sebagai aromaterapi karena mengandung minyak atsiri yang menyegarkan dan juga membuat nyaman. Minyak jeruk dan sereh dapat di ambil dengan cara penyulingan atau sering dikenal dengan destilasi, proses destilasi inibertujuan untuk mendapatkan destilat jeruk dan sereh atau uap air yang telah didinginkan melalui kondensor. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah kombinasi minyak lavender dan minyak jeruk dapatdigunakan sebagai lilin aromaterapi serta pada formula berapakah lilin aromaterapi yang disukai oleh konsumen. Pembuatan Lilin Aromaterapi dengan cara Melelehkan bahan dasar lilin parafin diatas waterbath,melelehkan White oil diatas waterbath, Campurkan Paraffin bersama white oil masih diatas penangas air / waterbath Masukkan Bahan diatas ke dalam cetakan lilin tambahkan minyak atisri kedalam cetakan lilin.Pembuatan formula lilin menjadi tiga formula, formula I, formula II, formula III. Evaluasi Sediaan lilin aromaterapi dengan Pengamatan Organoleptis meliputi pengamatan perubahan-perubahan bentuk, warna, dan bau. Diperoleh hasil bentuk padat, bau khas aromatik, warna putih. Uji Kesukaan dengan menyebar kuisoner diperoleh hasil untuk lilin aromaterapi formula II lebih disukai dibandingkan formula I dan III.Kata Kunci : minyak jeruk, minyak sereh, lilin aromaterapi, KLT
EVALUASI PELAKSANAAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK WILAYAH KOTA TEGAL TAHUN 2018 (BERDASARKAN PERMENKES NO 35. TAHUN 2014) Sari Prabandari; Anggy Rima Putri
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1304

Abstract

The government issued Minister of Health Regulation No. 35 of 2014 concerning Pharmacy Standards at the Pharmacy to serve as guidelines for pharmacist practice in carrying out professional duties to protect the community from Services. The purpose of this study is to find out the evaluation of the standard implementation of pharmaceutical services at the Tegal City Regional Pharmacy in 2018. This research is a descriptive quantitative analysis research. The source of the primary research data and tools in this study is a questionnaire sheet. Research Results from the Management Aspects of Pharmaceutical Preparations and Pharmacy Health Supplies in the City of Tegal Has carried out the management of Pharmaceutical Preparations with Good Category, as well as the Aspects of Pharmacy Resource Management in terms of the presence of Pharmacists and Medical Personnel, but there is less to the presence or absence of pharmacists at the Pharmacy. The aspects of facilities and infrastructure in providing a closed space for counseling can only be said to be sufficient. Aspects of Clinical Pharmacy Services are said to be lacking for monitoring drug therapy, monitoring drug side effects, and home care1. From the aspect of evaluation of service quality, recording medication records is said to be lacking. Whereas the quality of clinical services is also said to be good for attention to allergies, pharmaceutical examination of drugs, and examination of drug availability, but lack of attention to dual medications and contraindications. As well as in the dimension of waiting time, drug service is said to be sufficient.Keywords: Pharmacy, Pharmacy Service, Permenkes No. 35 of 2014

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 1 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 1 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 2 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 1 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi More Issue