cover
Contact Name
MUHAMAD ARIFIN
Contact Email
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Phone
+281238233442
Journal Mail Official
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30308917     DOI : -
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang pengajaran dalam ilmu agama khususnya yang ada di Indonesia. Isu-isu mutakhir yang berkaitan dengan agama dan multikultur budaya juga dibahas dalam jurnal ini. Kami mengundang bagi para akademisi dan praktisi untuk menulis di jurnal ini guna menambah khasanah pengetahuan terutama yang berkaitan dengan ilmu agama dan dakwah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 446 Documents
KRITIK ATAS TRADISI ISLAM: PENDEKATAN DEKONTRUKTIF-HERMENEUTIK MUHAMMAD ARKOUN Muhammad Habib Ahasdiansra; Nurul Wulan Giar Fitria
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i1.12490

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam pemikiran kritis Muhammad Arkoun dalam studi keislaman kontemporer, khususnya dalam bidang tafsir dan fiqih. Fokus utama dari kajian ini adalah analisis terhadap dua metode penting yang menjadi landasan pemikiran Arkoun, yaitu dekontruksi dan hermeneutika. Arkoun memandang bahwa warisan keilmuan Islam klasik banyak didominasi oleh pembacaan tekstual dan ortodoks yang cenderung menutup ruang interpretasi baru. Melalui pendekatan dekontruksi, Arkoun berupaya membongkar wacana keislaman yang sudah mengeras menjadi dogma, serta membuka kemungkinan bagi pemaknaan ulang terhadap teks keagamaan. Sementara itu, hermeneutika digunakan sebagai alat untuk memahami teks secara lebih kontekstual, dengan mempertimbangkan latar historis, sosial, dan budaya saat teks itu diturunkan maupun ditafsirkan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis terhadap karya-karya Arkoun dan beberapa penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Arkoun relevan untuk menjawab persoalan keagamaan masa kini, terutama dalam menghadapi tantangan modernitas, pluralisme, dan krisis otoritas keagamaan. Pemikirannya mendorong umat Islam untuk bersikap kritis terhadap tradisi dan membuka diri terhadap pembaharuan pemikiran. Dengan demikian, kontribusi Muhammad Arkoun menjadi penting dalam membangun wacana Islam yang inklusif, rasional, dan progresif di era kontemporer.
PENDEKATAN LINGUISTIK TERHADAP MATAN HADITS: ANALISIS MAKNA MAJAZI DALAM TEKS HADITS Iqbal Sur Azizi; Nurul Wulan Giar Fitria
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i1.12491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penggunaan makna majazi atau makna kiasan dalam matan (teks) hadis melalui pendekatan linguistik, dengan fokus pada bagaimana ungkapan non-literal membentuk pemahaman keagamaan. Bahasa figuratif memiliki peran penting dalam kajian linguistik karena tidak hanya memperkaya makna teks, tetapi juga memberikan kedalaman dalam penafsiran, khususnya pada teks-teks keagamaan seperti hadis yang merupakan salah satu sumber utama ajaran Islam setelah Al-Qur’an. Dalam banyak kasus, pemahaman hadis secara harfiah dapat menyebabkan tafsir yang tidak utuh, bahkan keliru, apabila elemen-elemen kebahasaan yang bersifat kiasan seperti metafora, alegori, atau ungkapan idiomatik tidak diperhatikan. Dengan menganalisis beberapa hadis yang mengandung unsur majazi, penelitian ini berupaya mengungkap keterkaitan antara struktur bahasa, konteks makna, dan perangkat retoris yang digunakan dalam sabda Nabi Muhammad SAW. Metode yang digunakan bersifat deskriptif-kualitatif dengan pendekatan semantik dan stilistika sebagai alat analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan bahasa majazi dalam hadis bukan sekadar hiasan bahasa, melainkan berfungsi memperkuat daya ungkap dan pesan moral yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya sensitivitas kontekstual dan kebahasaan dalam memahami hadis, guna menghasilkan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap ajaran Islam.
DINAMIKA TAFSIR TRADISIONAL, TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL Rey Alhafizh Munthe; Sofia Hani
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i1.12506

Abstract

Penafsiran Al-Qur’an telah mengalami dinamika yang signifikan seiring perkembangan zaman dan konteks sosial yang melingkupinya. Kajian ini membahas tiga pendekatan utama dalam tafsir, yaitu tafsir tradisional, tekstual, dan kontekstual. Tafsir tradisional berakar pada metode klasik yang mengandalkan riwayat (naqli) dan otoritas ulama terdahulu dalam memahami teks. Pendekatan tekstual lebih menitikberatkan pada makna literal dan gramatikal ayat tanpa mempertimbangkan perubahan sosial yang terjadi. Sementara itu, tafsir kontekstual berusaha memahami Al-Qur’an dengan mempertimbangkan aspek historis, sosial, dan budaya agar relevan dengan realitas kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengeksplorasi perbedaan, tantangan, serta implikasi dari ketiga pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tradisional memiliki peran penting dalam menjaga kontinuitas pemahaman Islam, namun sering kali dianggap kurang responsif terhadap perubahan zaman. Tafsir tekstual, meskipun menekankan kemurnian makna ayat, terkadang menghadapi kendala dalam penerapannya pada konteks yang berbeda. Sebaliknya, tafsir kontekstual menawarkan fleksibilitas dalam memahami pesan Al-Qur’an dengan tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariat. Oleh karena itu, perkembangan dalam tafsir menunjukkan usaha para ahli tafsir untuk menyeimbangkan antara keaslian teks Al-Qur'an dan kebutuhan masyarakat di zaman sekarang. Penelitian ini menekankan pentingnya menggunakan berbagai metode tafsir secara bersamaan agar pemahaman terhadap ajaran Islam menjadi lebih lengkap dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
MA’NA CUM MAGHZA Meilisa Rahmanita; Muhammad Abdillah; Nur Latifah; Laila Sari Mayshur
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i1.12519

Abstract

Tafsir Al-Qur’an merupakan usaha manusia memahami pesan ilahiah sesuai dengan perkembangan zaman. Seiring perubahan sosial, politik, dan budaya, muncul kebutuhan akan pendekatan baru yang lebih kontekstual terhadap teks suci ini. Salah satu metode tafsir kontemporer adalah Makna Cum Maghza yang dikembangkan oleh Muhammad Shahrur, yang membedakan makna literal (ma’na) dengan pesan esensial kontekstual (maghza) dalam Al-Qur’an. Meski menawarkan fleksibelitas dalam memahami teks, metode ini mendapat kritik dari ulama seperti Yusuf al-Qaradawi, Wahbah az-Zuhaili, dan Quraish Shihab, yang menilai pentingnya menjaga kaidah tafsir klasik. Studi ini mengkaji implementasi metode Makna cum Maghza, khususnya dalam penafsiran Surah An-Nur ayat 31 tentang etika berpakaina perempuan, serta mempertimbangkan kritik dan tantanngan yang muncul dari pendekatan ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa Ma’na-cum-Maghza menawarkan alternatif kreatif dalam menjembatani nilai wahyu dan realitas kontemporer, namun tetap membutuhkan kehati-hatian metodologis.
PENGARUH KONTEN ISLAMI DI MEDIA SOSIAL TERHADAP PEMAHAMAN KEISLAMAN MAHASISWA MUSLIM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Lisnawati, Intan Laila; Puspita, Inggit; Nandini, Fani Nurizky; Ahmad Alawiy Abdan Syakuro Nasution; Edi Suresman
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i1.12570

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa Muslim memperoleh pemahaman keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi konten Islami di media sosial terhadap pemahaman keislaman mahasiswa Muslim Universitas Pendidikan Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey explanatory. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi konten Islami di media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman keislaman mahasiswa, khususnya dalam aspek tauhid, syariah, dan akhlak. Namun, ditemukan pula bahwa tidak semua konten Islami yang diakses berasal dari sumber yang kredibel, sehingga meningkatkan risiko pemahaman yang bias atau kurang akurat. Oleh karena itu, literasi digital menjadi faktor penting dalam menyaring informasi keislaman yang valid. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi edukasi digital yang lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman keislaman mahasiswa melalui media sosial.
Penerapan Prinsip Ekonomi Islam dalam Kehidupan Modern: Perspektif dan Tantangan Azizah, Sabrina Nur; Irawati, Ailsa Vania; Salsabila, Zharfa Andiena; Arwiyani, Najah Razi; Suresman, Edi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i2.12635

Abstract

Implementasi prinsip ekonomi Islam dalam kehidupan modern menghadirkan tantangan dan peluang yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam di tengah kondisi saat ini, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang muncul dalam proses pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menganalisis literatur dengan sumber data yang diperoleh dari artikel jurnal, buku, karya ilmiah, dan kajian yang relevan terkait ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ekonomi Islam menawarkan sistem alternatif yang berfokus pada keadilan dan kesejahteraan sosial, masih terdapat faktor yang menjadi hambatan dalam perkembangannya, seperti persaingan dengan sistem ekonomi konvensional dan rendahnya literasi ekonomi syariah di masyarakat. Di sisi lain, perkembangan teknologi dan digitalisasi memberikan tantangan sekaligus peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan inovasi dalam produk dan layanan berbasis syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan beradaptasi terhadap perubahan zaman, ekonomi Islam dapat memberikan solusi yang adil dan berkelanjutan bagi masyarakat.
The EARLY MARRIAGE IN ISLAMIC LAW: ADDRESSING SOCIAL AND ETHICAL CHALLENGES OF LEGISLATION Millati, Najmatur Radhwa; Assidqi, Muhammad Raffa; Rosalia, Ami; Suresman, Edi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i2.12641

Abstract

Abstract Early marriage remains a prevalent phenomenon in various regions of Indonesia. This study aims to analyze the issue from the perspectives of Islamic law and national legislation, focusing on the underlying factors, as well as the social and health consequences and their relationship with legal and ethical values. The method utilized is a qualitative approach, which includes a literature review and the distribution of questionnaires to adolescent groups. The findings indicate that early marriage is influenced by several factors, such as economic pressure, family expectations, cultural values, and instances of marriage resulting from unplanned pregnancies, often referred to as "marriage by accident." The implications of this practice include mental unpreparedness, disruptions in the educational process, and an increased risk of divorce. Government laws, as stated in Law Number 16 of 2019, have set a minimum marriage age to safeguard children and adolescents, even though Islam does not explicitly forbid early marriage under specific situations. We hope that by doing this study, people will start to realize how dangerous child marriage is and how important it is to harmonize religious rules with governmental requirements. Keywords: Child marriage; Islamic law; social impact; contributing factors
STRATEGI MEMILAH INFORMASI ISLAM YANG VALID DI MEDIA SOSIAL Syalaisha Dewina; Alni Asyifaa; Nisrini Adrikni; Edi Suresman
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i2.12650

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi yang dapat digunakan dalam memilih informasi Islam yang benar di media sosial. Media sosial telah menjadi sumber penting bagi masyarakat di era digital untuk mendapatkan informasi, termasuk informasi mengenai Islam. Namun, kecepatan informasi sering kali tidak diimbangi dengan bukti yang jelas, sehingga banyak informasi yang tidak akurat, Hoax , atau bahkan mengandung penyesatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode studi literatur. Studi literatur adalah uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian lainnya yang diperoleh dari bahan acuan. Fokus penelitian ini meliputi identifikasi jenis informasi Islam yang valid dan tidak valid, pentingnya untuk merujuk pada sumber yang benar, dan pendekatan yang dapat digunakan untuk menyaring informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama untuk memvalidasi informasi mengenai berita islam yang relevan di media sosial adalah memeriksa sumber informasi, memahami isi informasi dan memverifikasi informasi melalui referensi yang akurat seperti Al-Qur'an, hadis, dan pendapat ulama. Selain itu, meningkatkan literasi digital dan meningkatkan kesadaran pengguna media sosial sangat penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar. Dengan menyoroti pentingnya memilah informasi Islam yang benar di tengah arus informasi yang luas di media sosial, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap diskusi akademik tentang literasi digital dan studi keislaman. Penelitian ini menyoroti peran media sosial sebagai sarana utama untuk menyebarkan informasi keagamaan dan juga sebagai sarana yang dapat mengirimkan hoaks atau konten yang menyesatkan. Selain itu, tulisan ini dapat memperkuat upaya literasi keagamaan digital di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan menawarkan metode praktis untuk menemukan dan memverifikasi informasi Islam yang beredar. Dengan begitu, tulisan ini meningkatkan diskusi akademik tentang etika dakwah digital dan kewajiban pengguna dalam menangani konten keislaman.
ISLAMISASI POLITIK DAMPAK DAN TANTANGAN BAGI DEMOKRASI Zain, Tiara Salsabila; Hartanti, Rida; Inaya, Zahrina Maulida; Lia, Emi; Suresman, Edi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i2.12653

Abstract

Demokrasi, sebagai sistem pemerintahan yang menempatkan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat, sering dibandingkan dengan prinsip-prinsip dalam Islam. Meskipun Islam tidak secara eksplisit menyebutkan demokrasi, ajaran Islam mengandung elemen-elemen demokratis seperti musyawarah (syura), keadilan (al-'adalah), amanah, tanggung jawab (al-masuliyyah), dan kebebasan (al-hurriyyah). Perbedaan utama antara demokrasi Barat dan konsep syura terletak pada landasan hukum; dalam Islam, aturan harus sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Salah satu pemikir Islam, Abul A'la Al-Maududi, mengembangkan konsep "theo-demokrasi," yang menggabungkan prinsip demokrasi dengan supremasi hukum Tuhan. Ia menolak kedaulatan rakyat sepenuhnya dan menekankan bahwa hukum hanya boleh dibuat oleh Tuhan. Konsep ini muncul sebagai reaksi terhadap tantangan politik dan sosial yang dihadapi umat Islam pada masanya. Oleh karena itu, hubungan antara Islam dan demokrasi terus menjadi perdebatan, dengan berbagai perspektif yang menekankan titik temu dan perbedaan antara keduanya.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MUSLIM PRO TERHADAP MOTIVASI IBADAH MAHASISWA UPI Abbas, Abdullah; Putri, Delyarachmadani Wardjony; Hameeda; Suresman, Edi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v13i2.12656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Muslim Pro terhadap peningkatan semangat beribadah di kalangan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dalam era digital saat ini, aplikasi keagamaan seperti Muslim Pro semakin populer dan banyak digunakan sebagai sarana untuk mendukung praktik ibadah sehari-hari. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi Muslim Pro, seperti pengingat waktu salat, Al-Qur'an digital, dan konten Islami lainnya, mempengaruhi motivasi, frekuensi, dan kualitas ibadah mahasiswa UPI. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa UPI yang menggunakan aplikasi Muslim Pro. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai peran aplikasi Muslim Pro dalam meningkatkan semangat beribadah mahasiswa, serta implikasinya terhadap pendidikan agama dan pembentukan karakter mahasiswa. Kata kunci: Aplikasi Muslim Pro, Semangat Ibadah, Mahasiswa, Motivasi Ibadah

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 3 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah More Issue