cover
Contact Name
MUHAMAD ARIFIN
Contact Email
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Phone
+281238233442
Journal Mail Official
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30308917     DOI : -
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang pengajaran dalam ilmu agama khususnya yang ada di Indonesia. Isu-isu mutakhir yang berkaitan dengan agama dan multikultur budaya juga dibahas dalam jurnal ini. Kami mengundang bagi para akademisi dan praktisi untuk menulis di jurnal ini guna menambah khasanah pengetahuan terutama yang berkaitan dengan ilmu agama dan dakwah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 446 Documents
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI AKHLAKUL KARIMAH MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Pranilinsyiah, Amel; Rahmadani Fitri Ginting, M.Pd.I
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i3.11655

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi yang digunakan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai akhlaqul karimah melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis fenomenologi, penelitian ini mengkaji dokumen sekolah, observasi non-partisipatif, serta analisis kebijakan pendidikan karakter Islami tanpa melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga strategi utama yang efektif dalam membentuk karakter Islami siswa adalah metode keteladanan (uswah hasanah), storytelling berbasis Qashash Qur’aniyah, serta pembiasaan dan refleksi. Guru yang secara konsisten menerapkan strategi ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi internalisasi nilai-nilai Islam. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi pendidikan karakter, termasuk pengaruh lingkungan sosial, dampak teknologi digital, serta keterbatasan kurikulum dalam mengakomodasi pendidikan karakter berbasis pengalaman. Untuk mengatasi tantangan ini, direkomendasikan adaptasi strategi pengajaran melalui teknologi digital dan experiential learning guna meningkatkan efektivitas pendidikan karakter Islami. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter Islami memerlukan sinergi antara guru, kebijakan sekolah, dan lingkungan sosial agar nilai-nilai akhlaqul karimah dapat tertanam dengan baik dalam kehidupan siswa.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KESADARAN SOSIAL DAN KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN Daulay, Elia Sari Romaito; Rahmadani Fitri Ginting, M.Pd.I
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i3.11656

Abstract

Kesadaran lingkungan dan keberlanjutan telah menjadi isu global yang krusial, sehingga memerlukan pendekatan pendidikan yang inovatif. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pendidikan lingkungan, dengan fokus pada bagaimana Pendidikan Agama Islam (PAI) berkontribusi dalam membentuk kesadaran sosial dan tanggung jawab lingkungan siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan analisis konten dan studi kasus untuk mengkaji kurikulum PAI, buku teks, kebijakan pendidikan, dan sumber daya digital dari sekolah-sekolah Islam di Indonesia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun ajaran Islam secara inheren mempromosikan pengelolaan ekologi melalui konsep-konsep seperti khalifah (pengelolaan), mīzān (keseimbangan), dan amanah (tanggung jawab), integrasinya ke dalam pendidikan formal masih terbatas. Sekolah-sekolah yang telah mengadopsi pendidikan eko-Islam menunjukkan tingkat kesadaran lingkungan yang lebih tinggi di antara siswa, namun tantangan tetap ada, termasuk kurangnya kurikulum terstruktur, pelatihan pendidik yang tidak memadai, dan dukungan kebijakan yang terbatas. Penelitian ini menyoroti perlunya model pendidikan holistik yang secara teratur menggabungkan etika lingkungan Islam, peningkatan pelatihan guru, dan kolaborasi antara sekolah Islam, organisasi lingkungan, dan lembaga keagamaan. Penelitian ini menggarisbawahi potensi pendidikan keberlanjutan berbasis Islam dalam membina pemuda Muslim yang sadar lingkungan, memberikan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan dan reformasi kurikulum untuk memperkuat peran pendidikan Islam dalam keberlanjutan lingkungan.
LEADERSHIP PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL - QUR'AN Widya Alfa Rizky; Gusmaneli
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i3.11718

Abstract

tikel ini membahas tentang kepemimpinan pendidikan islam yang dilihat dari presepktif Al-Qur‟an. Dalam suatu organisasi, pemimpin memiliki tanggung jawab yang besar dalam kesuksesan suatu organisasi agar dapat mencapai tujuan yang telah direncanakan berdasarkan Al-Quran dan Hadist. Dalam menjalankan tugasnya pemimpin memiliki banyak wewenang dalam mengatur organisasi ini. Antara lain seperti mengatur, menggerakkan, mengawasi dan mengorganisir anggotanya. Pemimpin merupakan wajah suatu organisasi, jika pemimpinnya baik maka organisasi itu akan baik pula.Maka penting sekali seorang pemimpin dalam memahami tentang konsep, unsur, karakteristik kepemipinan pendidikan islam dalam pandanagan Al-Qur‟an. Maka dari itu artikel ini bertujuan untuk menguraikan lebih jelas tentang pengertian, konsep, teori, unsur, karakteristik dan penerapan sikap pemimpin dalam prespektif Al-Qur‟an. Artikel ini mengadopsi penelitian kepustakaan (Library Research) dan studi literatur. Disebut penelitian perpustakaan karena data-data atau bahan-bahan yang diperlukan dalam penyelesaian artikel ini berasal dari perpustakaan baik buku, jurnal dan lain sebagainya.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA SOCIETY 5.0: TANTANGAN DAN PELUANG Az-zahrah, Nadya; Rahmadani Fitri Ginting, M.Pd.I
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i3.11719

Abstract

Transformasi Pendidikan Agama Islam (PAI) di era Society 5.0 menuntut integrasi teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas dan aksesibilitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), dan gamifikasi berbasis Islam dalam PAI, serta mengidentifikasi tantangan etis dan filosofis yang muncul dalam digitalisasi pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis dokumen dan studi literatur dari jurnal akademik, kebijakan pendidikan Islam, serta studi kasus institusi yang telah menerapkan teknologi dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memungkinkan personalisasi materi PAI berbasis AI-driven learning, simulasi pengalaman spiritual melalui VR, serta peningkatan keterlibatan peserta didik melalui gamifikasi berbasis nilai-nilai Islam. Namun, tantangan seperti bias algoritma dalam AI, kesenjangan akses digital, serta regulasi dalam validitas konten keislaman menjadi hambatan utama dalam implementasi digitalisasi PAI. Oleh karena itu, penguatan literasi digital guru, pengembangan Learning Management System (LMS) berbasis Islam, serta standarisasi penggunaan AI dalam pendidikan Islam menjadi aspek penting dalam memastikan bahwa pemanfaatan teknologi tetap selaras dengan nilai-nilai Islam. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi PAI dalam Society 5.0 membuka peluang besar dalam menciptakan ekosistem pembelajaran Islam yang lebih inklusif, interaktif, dan adaptif. Namun, implementasinya harus memperhatikan prinsip etika Islam dan otoritas keilmuan agar teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pedagogis, tetapi juga tetap menjaga hikmah, adab, dan spiritualitas dalam pendidikan Islam.
LINGUISTIK DAKWAH: ANALISIS BAHASA FORMAL DAN INFORMAL DALAM PENYEBARAN ISLAM DI ERA DIGITAL Hopid Jidan; Nabila Khairunnisa; Nabila Yusuf; Radita Dian Eka Mauldya; Edi Suresman
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i4.12109

Abstract

The development of Islamic da'wah in the digital era brings changes in the way religious messages are conveyed, especially in language selection. The use of formal and informal language in digital da'wah can affect the extent to which audiences understand Islamic teachings. This study aims to examine how the choice of language in digital da'wah affects the understanding of da'wah recipients. Using a quantitative approach and survey method, this study involved 124 respondents who actively access digital da'wah. The results show that the majority of respondents prefer and more easily understand da'wah delivered in casual and communicative language compared to formal language. A more familiar language is more effective in delivering religious messages in the digital space. These results provide insight for Islamic preachers and communicators in designing digital da'wah strategies that are more effective and easily understood by the audience.
PERAN PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP ETIKA POLITIK MAHASISWA FPEB UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Agnevia Nursianda; Anatasya Jelita Putri Dirgantara; Livia Anggina; Najwa Ananda Mariana; Riska Anggraeni; Edi Suresman
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i4.12125

Abstract

This study analyzes the role of Islamic education on the political ethics of students of the Faculty of Economics and Business Education (FPEB) of the Indonesian University of Education. Students who receive Islamic education in college are expected to have an ethical political perspective based on Islamic moral values. The purpose of this study is to explore the extent to which Islamic education influences students' attitudes, perceptions, and participation in political activities. The method used in this study is a quantitative survey by distributing questionnaires to FPEB UPI students through a G-form containing closed questions. The results of the study indicate that the majority of students have a good understanding of Islamic education and apply it in their social and political lives. Islamic principles such as honesty, justice, trustworthiness, and deliberation have been proven to play a role in shaping students' political perspectives and behavior. Therefore, with the existence of Islamic education in college, it is hoped that it can create students as a generation that is not only academically intelligent, but also has high moral integrity in their political lives.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA DAKWAH TERHADAP MAHASISWA DI ERA DIGITAL Elsya Rahmalia Hidayat; Indriyani Dwi Putri; Maula Diah Liani; Muhamad Raihan Eka Putra; Surani Erni Morowati; Edi Suresman
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i4.12130

Abstract

The scope of technological development in the era of digitalization encourages the advancement of Islamic preaching media through modern digital platforms, which play a significant role in disseminating religious messages to the wider community. The TikTok application has become a significant platform in conveying religious messages through engaging and educational Islamic content that can build and develop religious understanding. This research aims to analyze the influence of using the TikTok application as a medium for preaching and to evaluate the effectiveness of the TikTok application as a means of spreading religious teachings among students. This research method uses a descriptive quantitative approach with survey methods and data collection in the form of questionnaires using Google Forms, targeting respondents who are students of the Universitas Pendidikan Indonesia. The research results show that the majority of students at the Universitas Pendidikan Indonesia have understood the use of the TikTok application and have made TikTok a medium for entertainment and information. The TikTok application is also considered effective in the process of disseminating religious knowledge through engaging and creative Islamic preaching content, thereby predominantly encouraging faster student understanding because the delivery of religious values is concise and easy to comprehend. However, in studying and understanding the religious content on the TikTok application, students need to understand the authenticity of the religious videos before sharing them. This is related to the critical awareness of students in responding to religious information disseminated on social media.
INTEGRASI AL-QURAN DAN HADITS DALAM PEMBELAJARAN AKHLAK ANAK USIA DINI: PERSPEKTIF LITERATUR Fhusilat, Fhusilat
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i4.12163

Abstract

Education of morals in early childhood is a crucial foundation in the formation of the character of the next generation. The Qur'an and Hadith, as the main sources of Islamic teachings, have a central role in guiding humans towards noble morals. This study aims to examine how the integration of the values of the Qur'an and Hadith can be carried out in early childhood moral learning through a literature perspective. This literature study approach was chosen because it allows researchers to analyze various sources of information and experiences from experts and education practitioners. Data were collected from scientific journals, books, and other related documents, then analyzed qualitatively to identify relevant themes, methods, strategies, and effective approaches in the integration of these values. The results of the study are expected to provide valuable insights for educators, parents, and other stakeholders in designing and implementing effective moral learning for early childhood.
IMPLEMENTASI KAS MASJID UNTUK KEMASLAHATAN UMMAT DI MASJID AL MU’AWANNAH DESA LAUT DENDANG Nurmayani; Payana, Sandi Dwi; Fachriz Effendy K; Amalia, Seila; Putri, Alya Nabilla; Surbakti, Arnis Wulan Andari; Maulana, Bintang
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i4.12166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan dan pemanfaatan dana infaq Jumat di Masjid Al-Mu’awannah, Desa Laut Dendang, dengan fokus pada empat aspek utama; yaitu mekanisme pengumpulan dan pengelolaan dana, transparansi dan akuntabilitas dalam administrasi keuangan, alokasi dana untuk program-program kemaslahatan umat, serta bagaimana dampak implementasi kas masjid terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengevaluasi sistem pengelolaan keuangan masjid. Data dikumpulkan melalui rekam jejak keuangan, strategi alokasi dana, serta keterlibatan masyarakat dalam program-program berbasis masjid yang diperbarui setiap jumatnya pada papan pengumuman masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan dana yang terstruktur dan transparan dapat meningkatkan kepercayaan jamaah serta memberikan kontribusi nyata terhadap program sosial, seperti bantuan untuk kaum dhuafa, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Selain itu, penerapan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan kas masjid berperan penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dan efektivitas distribusi dana. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kas masjid yang baik dapat menjadi model bagi masjid-masjid lain di Indonesia dalam meningkatkan efektivitas dana infaq guna mendukung kesejahteraan umat. Penelitian ini juga membuka peluang bagi kajian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang pengelolaan dana masjid terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
KONSEP KEADILAN SOSIAL DALAM JUZ KE 3 ALQURAN: ANALISIS TAFSIR AL-MISBAH DAN TAFSIR IBN KATSIR Ramadhan, Alfithrah; Hermanto, Edi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i4.12180

Abstract

This study aims to examine the concept of social justice in Juz 3 of the Qur'an through a thematic interpretation approach by analyzing two main sources, namely Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab and Tafsir Ibn Katsir by Ibn Katsir. The focus of the study is on several verses such as Al-Baqarah verses 254, 256, 282, and Ali Imran verse 92, which explicitly and implicitly contain the values ​​of social justice. The results of the analysis show that Tafsir Al-Misbah emphasizes a contextual approach and humanitarian values, so that it is more relevant in answering contemporary social issues. Meanwhile, Tafsir Ibn Katsir uses a narrative approach based on hadith and atsar, with an emphasis on the spiritual and historical aspects of justice in Islamic society. Both interpretations agree that social justice in Islam includes material, spiritual, and moral dimensions, and is realized through the protection of individual rights, fair distribution of wealth, and the elimination of social inequality. This study confirms that the understanding of social justice according to the Qur'an has a strong foundation in the holy text and classical-modern interpretations, and can be a guideline in building a just and civilized society.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 3 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah More Issue