cover
Contact Name
Budirman
Contact Email
budirman@poltekkes-mks.ac.id
Phone
+6281342567647
Journal Mail Official
sulolipu@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 52 Banta-Bantaeng, Makassar, South Sulawesi, 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
ISSN : 0854624X     EISSN : 26226960     DOI : https://doi.org/10.32382/sulo.v23i2
Tulisan yang diterima melingkupi rumpun Ilmu Kesehatan Lingkungan dengan diberi kode 359 oleh Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi, yang dapat berupa Artikel Hasil Riset, Book Review, Literatur Review, Komentari/Opini, Berita Ilmiah (Scientific News), dan Letter to Editor. Tulisan tersebut menyangkut Sanitasi Dasar (penyehatan air, pengelolaan limbah cair, pembuangan tinja, penanganan sampah, penyehatan makanan minuman, pengendalian vektor), penyehatan udara, pengamanan pestisida, rumah sehat dan tata graha, perilaku hidup bersih dan sehat, higiene perorangan, sanitasi tempat umum-wisata-matra, sanitasi transportasi, sanitasi industri dan keselamatan kerja, sanitasi rumah sakit, sanitasi kawasan pesisir pantai dan laut, penyakit berbasis lingkungan, analisis mengenai dampak lingkungan, manajemen risiko lingkungan, epidemiologi kesehatan lingkungan, Mikrobiologi Lingkungan
Articles 167 Documents
Kualitas Air Sungai Pampang di Sekitar TPA Pampang Harapan Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat Aripin, Samsun; Gusmayanti, Evi; Fathmawati, Fathmawati
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 24 No 1 (2024): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v24i1.298

Abstract

Pollution in the Pampang River is caused by sand mining and residential domestic waste. The potential for pollution can reduce environmental quality and public health if there is no proper management. Testing for dissolved solids (DSS), pH, chemical oxygen demand (COD), biological oxygen demand (BOD), dissolved oxygen (DO), oil and fat, total coliform bacteria (TCF), and fecal coliform bacteria (FCF) is the goal of this study. January and April 2022 were the months in which the study was conducted. This study used a descriptive and analytical approach, drawing from both primary and secondary sources, and analyzing the results using the STORET technique. Generally speaking, the Pampang River's water state in January 2022 satisfies river water quality criteria. Several measures measuring the quality of river water were found to be over the norms in April 2022. These measurements included COD, BOD, and DO. Class I water quality is moderately contaminated at upstream point A1, according to the study's findings, whereas intermediate and downstream areas A2 and A3 are mildly polluted. Sites A1, A2, and A3 in Class III are somewhat contaminated. Class IV sites A1, A2, and A3 are clean, however. Locations A2 and A3, which are closer to the landfill, often have superior river water quality than A1. This shows that the source of Pampang River water pollution does not only come from the Pampang Harapan landfill, but also comes from community activities such as sand mining and domestic waste from settlements around the river.  Keywords : Pampang river; STORET; water quality  
ANALISIS KONDISI FASILITAS SANITASI PADA OBJEK WISATA PANTAI DEWATA WAKKA DI KABUPATEN PINRANG Ruhban, Andi; Indraswari, Ni Luh Astri; Rismayanti, Rismayanti
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.407

Abstract

Kenyamanan dan kesehatan wisatawan didukung dengan keutuhan fasilitas yang ada. Fasilitas sanitasi di objek wisata meliputi tempat sampah yang tidak tersedia, kamar mandi yang tidak bersih, air bersih yang tidak memenuhi syarat serta kurangnya penanganan air limbah dapat menjadi penyebab terjadinya penularan penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fasilitas lingkungan pada objek wisata di pantai Dewata Wakka Pinrang. Penelitian dilakukan dengan metode survey deskriptif, sampel menggunakan teknik total sampling dimana semua fasilitas yang ada pada objek wisata pantai wakka menjadi sampelnya dengan analisis data secara kualitatif mengacu pada referensi yang relevan.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa air bersih pada objek Pantai Dewata Wakka Pinrang kecamatan Cempa kabupaten Pinrang tersedia dengan jumlah cukup, memenuhi persyaratan fisik karena menggunakan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), kondisi toilet umum tidak bersih dan tidak terpelihara karena kurangnya perhatian oleh pengelola toilet, pembuangan sampah tidak tersedia tempat sampah dengan jumlah yang cukup, tidak kuat, tidak tahan karat, tidak kedap air, permukaan tidak halus dan tidak berpenutup, tidak tersedia tempat penampungan sementara (TPS) yang memenuhi syarat dan kondisi saluran air limbah tidak dilakukan pengelolaan sendiri dan tidak disalurkan dengan saluran tertutup, kedap air dan lancar.Diharapkan untuk pihak pengelola objek wisata dapat memperbaiki kondisi fasilitas sanitasi objek wisata, dengan memperhatikan kebersihan dan kenyamanan bagi pengunjung dan diharapkan juga kepada pengunjung agar tetap menjaga kebersihan. Kata Kunci : Objek Wisata, Air Bersih, Toilet, Air Limbah, Sampah
ANALISIS KONDISI SANITASI KAPAL PENUMPANG YANG SANDAR DI PELABUHAN KEPULAUAN SELAYAR Fadilah, Andi Nur; Erlani, Erlani
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.408

Abstract

Masalah sanitasi merupakan hal penting yang mendukung tercapainya kesehatan masyarakat baik yang ada diwilayah pelabuhan maupun sekitarnya, pelabuhan yang bersih aman dan nyaman dapat menciptakan pekerja pelabuhan yang sehat dalam melaksanakan aktifitasnya. Kondisi sanitasi pada kapal masih kategori buruk dimana sampah di atas kapal masih ada yang berserakan sehingga kotor serta kondisi toilet diatas kapal berbau dan terlihat kotor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sanitasi kapal penumpang yang sandar di pelabuhan Kepulauan Selayar. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dan penentuan sampel secara purposive sampling. Jumlah kapal yang diperiksa sebagai sampel sebanyak 5 dengan instrumen pengukuran menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa kondisi sanitasi kapal pada variabel ruangan terdapat 1 kapal yaitu K.M Kormolin ada dua komponen yang tidak memenuhi syarat yaitu dapur dan ruang fasilitas medis, kondisi toilet/wc dari 5 kapal 1 kapal tidak memenuhi syarat, vektor dan binatang penular penyakit 1 kapal tidak memenuhi syarat, pengelolaan makanan minuman dari 5 kapal telah memenuhi syarat dan pengelolaan limbah dari 5 kapal dua komponen yang tidak memenuhi syarat yaitu pengelolaan limbah cair dan pengelolaan air ballast. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat 4 kapal yang memenuhi syarat dan 1 kapal tidak memenuhi syarat yaitu K.M Kormolin. Saran sebaiknya pihak terkait melakukan upaya pengelolaan limbah cair dan air ballast karena mengandung bahan kimia yang bisa mencemari lingkungan olehnya itu dibutuhkan pengelolaan sebelum dibuang. Kata kunci : Sanitasi, Kapal Penumpang
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PENGANGKUT SAMPAH WILAYAH KOTA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN JENEPONTO Arif, Muhammad Ikbal; Selpianriani, Selpianriani; Ali, Haidina
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.409

Abstract

ABSTRAK Alat pelindung diri adalah alat atau perlengkapan yang digunakan untuk melindungi diri dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan yang memiliki potensi bahaya atau resiko kecelakaan kerja. Alat-alat pelindung diri (APD) yang digunakan harus sesuai dengan potensi bahaya dan resiko pekerjaanya sehingga efektif melindungi pekerja sebagai penggunannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan Alat pelindung diri (APD) pada pengangkut sampah Wilayah Kota Dinas Lingkungan Hidup Kab. Jeneponto. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan populasi penelitian ini adalah pekerja pengangkut sampah di Wilayah Kota Dinas Lingkungan Hidup Kab. Jeneponto. Sampel penelitian berjumlah 98 responden, data diolah menggunakan analisis statistik dengan uji chi square. Berdasarkan hasil uji chi square yang menunjukkan p value = 0,01 < 0,05 bahwa ada hubungan pengetahuan dengan penggunaan alat pelindung diri. Sikap yang didapatkan p value = 0,04 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan sikap dengan penggunaan alat pelindung diri. Dan pada tindakan p value = 0,08 > 0,05 menunjukkan tidak ada hubungan antara tindakan dengan penggunaan alat pelindung diri pada pengangkut sampah wilayah Kota Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja pengangkut sampah. Diharapkan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto untuk menyediakan APD lebih pada pekerja pengangkut sampah dan dapat lebih tegas lagi dalam penerapan penggunaan APD pada pekerja pengangkut sampah. Kata kunci : Dinas, Penggunaan APD, Pekerja, Sampah
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN KEBIASAAN MASYARAKAT DENGAN KEBERADAAN JENTIK AEDES AEGYPTI DI KECAMATAN MAJAULENG KABUPATEN WAJO Rasjid, Ashari; Khaer, Ain; Febrianti, Reski
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.410

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti mampu membawa virus dengue penyebab demam berdarah atau DBD yang sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) di Indonesia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di berbagai daerah. Dengan mengganggu siklus hidup nyamuk, terutama pada tahap larva, seseorang dapat mencegahnya. Dengan adanya jentik Aedes aegypti di Kecamatan Majuleng Kabupaten Wajo, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dengan adat masyarakat. Untuk mengetahui hubungan antara faktor lingkungan dan perilaku masyarakat dengan keberadaan jentik Aedes aegypti di Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo digunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Berdasarkan temuan, larva Aedes aegypti ditemukan di 26% rumah responden. Kelembaban (p value 0,019) dan curah hujan merupakan faktor dalam penelitian ini yang berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Sedangkan kebiasaan 3M (P value 0,716) dan suhu udara (P value 0,226) pada penelitian ini tidak memiliki hubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Studi ini menemukan bahwa meskipun ada hubungan antara kelembaban dan curah hujan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti, tidak ada hubungan antara suhu udara dan 3M Plus. masyarakat harus bekerjasama untuk mencegah keberadaan jentik Aedes aegypti dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Ini akan membantu mereka menyingkirkan area mana pun di mana siklus hidup nyamuk dapat berlanjut. Kata Kunci: Jentik Aedes aegypti, Kebiasaan, Lingkungan
KOMBINASI FITOREMEDIASI MELATI AIR (ECHINODORUS PALAEFOLIUS) DAN FILTRASI DALAM MENURUNKAN KADAR BOD DAN TSS AIR LIMBAH DOMESTIK Sumarta, Muh. Fadlil; Ronny, Ronny
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.411

Abstract

Mayoritas masyarakat Indonesia membuang sampah domestiknya baik langsung ke lingkungan maupun ke sungai melalui sistem drainase tanpa melakukan pengelolaan air limbah domestik secara komunal. Sehingga ekosistem perairan terganggu akibat tingginya kadar pencemar BOD dan TSS air limbah domestik. Selain itu, air limbah domestik juga mencemari sumber air bersih sehingga menimbulkan penyakit yang disebabkan penggunaan air yang tercemar sehingga tidak layak untuk digunakan. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan kombinasi fitoremediasi melati air (Echinodorus palaefolius) dan filtrasi dalam menurunkan kadar BOD dan TSS Air Limbah Domestik. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata kadar awal BOD setelah pengolahan dengan kombinasi fitoremediasi melati air (Echinodorus palaefolius) dan filtrasi, rata- rata kadar BOD turun hingga 14,89 mg/l (96,92%). Sedangkan rata-rata kadar TSS turun hingga 6,33 mg/l (96,97%). Disimpulkan bahwa penelitian kombinasi fitoremediasi melati air (Echinodorus palaefolius) dan filtrasi mampu menurunkan kadar BOD dan TSS air limbah domestik berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI Nomor 68 Tahun 2016 sehingga disarankan kepada masyarakat untuk menggunakan pengolahan tersebut dalam mengolah air limbah domestik dan untuk penelitian selanjutnya sebaiknya tanaman melati air diaklimatisasi sebelum digunakan. Kata Kunci : Limbah Domestik, Filtrasi, Fitoremediasi
HUBUNGAN STBM PILAR IV DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SALUPANGKANG KEC.TOPOYO KABUPATEN MAMUJU TENGAH Hidayat, Hidayat; Sulasmi, Sulasmi; Rafika. RA, Andi
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.412

Abstract

STBM merupakan suatu program dengan pendekatan kepada masyarakat untuk mengubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat. Pengelolaan sampah di permukiman pedesaan banyak menerapkan pola individual cara pewadahan sampah secara individual dengan cara membakar, mengubur dan atau membuangnya ke saluran air atau sungai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan STBM pilar IV Tindakan pembakaran dan buang sampah secara sembarangan dengan kejadian ISPA di wilayah kerja salupangkang Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamauju Tengah. Adapun jenis penelitian ini adalah Observasional analitik yang menganalisis data variabel yang dikumpulkan pada satu titik waktu tertentu di seluruh populasi sampel atau subset yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ada hubungan antara pembakaran sampah dengan kejadian penyakit ISPA dan Tindakan buang sampah secara sembarangan dengan kejadian ISPA. Setelah dilakukan uji statistik (uji chi-suare) diperoleh hasil nilai tindakan pembakaran sampah p=0.009 (p<0.05) serta hasil nilai tindakan buang sampah sembarangan dengan kejadian ISPA p=0.000 (p<0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara Tindakan pembakaran sampah dan buang sampah secara sembarangan dengan kejadian ISPA. Diharapkan bagi masyarakat yang berada di Desa Tabolang dapat menerapkan STBM pilar IV yaitu pengolahan sampah rumah tangga dengan 4R: reduce, reuse, recycle, dan replace sebagai akternatif untuk pengelolaan sampah dalam skala pengelolaan sampah rumah tangga. Kata Kunci : STBM, ISPA
RANCANGAN PROGRAM BAGI KEBERHASILAN GERAKAN MENCUCI TANGAN YANG SEHAT BAGI PARA IBU DAN ANAK Komalasari, Rita
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.413

Abstract

Rancangan program bagi keberhasilan gerakan mencuci tangan bagi para ibu dan anak adalah fokus dari tinjauan literatur yang bertujuan membantu para ibu dan anak dalam mengelola kesehatan mereka. Metode tinjauan liteartur digunakan dalam penulisan artikel ini. Sebuah studi tinjauan sistematis tentang program bagi keberhasilan gerakan mencuci tangan untuk populasi ini belum dilakukan. Bukti materialitas dipertimbangkan selama proses evaluasi. Hasil penelitian menunjukan potensi keberhasilan gerakan mencuci tangan yang sehat bagi para ibu dan anak. Sebagai simpulan artikel ini untuk pertama kalinya mengeksplorasi pendekatan intervensi yang cukup berhasil yakni intervensi yang melibatkan masyarakat lokal. Kata kunci : gerakan mencuci tangan, ibu dan anak
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT RUMAH TANGGA Ningsih, Nining Ade; Yusuf, Andi; Rismawati, Rismawati; Hamzah, Hadzmawaty; Syarifuddin, Surya
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.414

Abstract

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di tatanan rumah tangga adalah upaya untuk menyadarkan keluarga dan masing-masing anggota keluarga agar memilki kemauan dan kemampuan dalam mempraktikkan PHBS. Angka kesakitan dan kematian penyakit infeksi dan non infeksi dapat dicegah dengan PHBS. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Desa Wale-Ale Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi sebanyak 409 ibu rumah tangga sedangkan sampel sebanyak 80 ibu rumah tangga yang diambil dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan nilai p=0.000 dan ada hubungan sikap dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan nilai p=0.000. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Diharapkan kepada rumah tangga khususnya ibu untuk lebih meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui peningkatan pengetahuan dan sikap. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
KANDUNGAN KLORIN PADA BERAS DI PASAR TRADISIONAL SIDRAP Rafidah, Rafidah; Azzahrah, Chalina Diza; Haderiah, Haderiah
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.415

Abstract

Beras merupakan suatu bahan pokok makanan yang berguna sebagai sumber energy tubuh manusia. Dari khasiat yang terkandung pada beras, tidak produsen menggunakan bahan tambahan pangan dengan tujuan memperpanjang masa simpan atau memperbaiki tekstur, cita rasa, dan warna. Salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang ditambahkan pada beras adalah klorin. Penambahan klorin ini bertujuan agar beras yang standar medium terlihat seperti beras yang berkualitas super. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya Zat Klorin pada beras Medium dan Premium yang Dijual Di Pasar Tradisional Sidrap.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan uji pemeriksaan laboratorium. Sampel yang akan diteliti sebanyak 25 sampel. Hasil penelitian yang menunjukkan dari 25 sampel beras yang diperiksa negative mengandung klorin. Dan hasil observasi pedagang beras yaitu sumber beras berasal dari pabrik, lama penjualan yaitu 2 – 3 minggu, 4 pedagang melakukan pengolahan beras seperti mencuci kembali sisa beras. Kesimpulan bahwa dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada 25 sampel beras yang beredar di pasar tradisional di Kabupaten Sidrap membuktikan bahwa beras tersebut negatif mengandung klorin. Kata kunci : Beras, Klorin

Page 5 of 17 | Total Record : 167