Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Lemna Minor Sebagai Pakan Sapi Perah Terhadap Kadar Lemak, Berat Jenis, dan Bahan Kering Tanpa Lemak Susu Friesian Holstein Tanuwiria, U Hidayat; Christi, Raden Febrianto
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Vete
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v10i2.102

Abstract

Abstract Lemna minor is a water plant that is easily obtained and has a good nutrient content that is high in protein. High protein for livestock can be used for production purposes. The study aims to determine the effect of administration of lemna minor on fat content, specific gravity, and dry matter without fat milk of friesien holstein dairy cows. The object of the study was 20 second-to-four-month FH lactating cows in the Dairy Farmer Group of Kp Tanggung Renteng Village, Pamegatan Village, Cikajang District, Garut Regency, West Java Province, then kept for 60 days and given feed according to treatment, namely R0 = Grass 60% + Concentrate 40%, R1 = 50% Grass + 40% Concentrate + 10% wet Lemna, R2 = 60% Grass + 37% Concentrate + 3% Dry Lemna, R3 = 50% Grass + 37% Concentrate + 10% Wet Lemna + 3% Dry Lemna, R4 = Grass 45% + Concentrate 38% + Wet Lemna 15% + Dry Lemna 2%. The results showed that the effect of administering lemna minor did not affect on fat content, specific gravity, and dry matter without milk fat. The conclusion that administration of lemna minor in dairy cattle feed cannot increase fat content, specific gravity, and dry ingredients without fat Holstein friesien milk. Keywords : lemna minor, fat content, density, solid non fat Abstrak Lemna minor merupakan tanaman air yang mudah diperoleh dan memiliki kandungan nutrient yang baik yaitu protein tinggi. Protein yang tinggi bagi ternak dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian lemna minor terhadap kadar lemak, berat jenis, dan bahan kering tanpa lemak susu sapi perah friesien holstein. Objek penelitian yang digunakan adalah 20 ekor sapi FH laktasi kedua sampai empat bulan di Kelompok Peternak Sapi Perah Kp Tanggung Renteng Desa Pamegatan Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat kemudian dipelihara selama 60 hari dan diberikan pakan sesuai dengan perlakuan yaitu R0= Rumput 60% + Konsentrat 40%, R1= Rumput 50% + Konsentrat 40% + Lemna basah 10%, R2= Rumput 60% + Konsentrat 37% + Lemna Kering 3%, R3= Rumput 50% + Konsentrat 37% + Lemna Basah 10% + 3% Lemna Kering, R4= Rumput 45% + Konsentrat 38% + lemna basah 15% + Lemna Kering 2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian lemna minor tidak berpengaruh terhadap (P>0,05) kadar lemak, berat jenis, dan bahan kering tanpa lemak susu. Kesimpulan bahwa pemberian lemna minor dalam pakan sapi perah tidak dapat meningkatkan kandungan lemak, berat jenis, dan bahan kering tanpa lemak susu friesien Holstein. Kata kunci : lemna minor, kadar lemak, berat jenis, bahan kering tanpa lemak
EVALUASI PRODUKSI SUSU DAN PEMELIHARAAN SAPI PERAH KELOMPOK TANI TERNAK DI KECAMATAN PAKEM KABUPATEN SLEMAN Sudrajat, Ajat; Luthfitriyani, Cintya Ayu; Christi, Raden Febrianto
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi produksi susu dan manajemen pemeliharaan sapi perah Peranakan Friesian Holstein (PFH). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023 di Kelompok Tani Ternak, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan metode survei, pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria peternak mempunyai minimal 1 induk laktasi dan minimal 1 tahun beternak. Sampling dilakukan pada 50 responden. Variabel yang diukur adalah profil peternak, produksi susu dan manajemen pemeliharaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan profil peternak sapi perah mayoritas berjenis kelamin laki-laki (76%), dengan rentang umur 25-56 tahun (56%) dan >50 tahun (44%), mayoritas berpendidikan SMP (58%), mayoritas memiliki pekerjaan pokok sebagai peternak (86%) dan paling banyak memiliki pengalaman berkisar 31-40 tahun. Produksi susu rata-rata 12,3 liter/ekor/hari, dan manajemen pemeliharaan cukup baik. Dapat disimpulkan bahwa produksi susu dan manajemen pemeliharaan sapi perah rakyat di kelompok tani ternak Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman cukup baik.
Performa Reproduksi Sapi Perah Friesien Holstein Di Ciawitali Farm Pangalengan Bandung Jawa Barat: Reproduction Performance of Friesian Holstein Dairy Cattle at Ciawitali Farm Pangalengan Bandung West Java Christi, Raden Febrianto; Salman, Lia Budimulyati; Suharwanto, Dwi; Yuniarti, Endah
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 5 No. 1 (2022): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.456 KB) | DOI: 10.32530/jlah.v5i1.482

Abstract

Sapi perah adalah jenis ternak yang menghasilkan susu dan memberikan sumbangan protein untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Produksi susu tinggi ditentukan dengan performa reproduksi yang baik pula. Kegiatan penelitian bertujuan untuk mengetahui performa reproduksi sapi perah Friesian Holstein di Ciawitali Farm Pangalengan Bandung Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif. Objek penelitian yaitu catatan reproduksi sapi perah yang lengkap pada laktasi 1 sampai dengan laktasi 2 dari tahun 2016-2017. Variabel yang diamati pada penelitian adalah kawin pertama setelah beranak, jumlah kawin perkebuntingan, masa kosong, selang beranak, dan periode kawin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa reproduksi sapi perah FH berproduksi susu di Ciawitali Farm kawin pertama setelah beranak selama 67,15±16,67 hari, jumlah kawin perkebuntingan sebesar 3,01±2,34 kali, periode kawin selama 106,75±69,10 hari, masa kosong selama 169±70,46 hari dan selang beranak selama   387±63,87 hari. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa performa reproduksi sapi perah FH berproduksi susu tinggi belum optimal.
Penerapan Kesehatan Pada Sapi Perah Melalui Upaya Pemberian Obat Cacing Di Wilayah Kecamatan Sukaresmi Anggota Koperasi Peternak Sapi Cianjur Utara Christi, Raden Febrianto; Salman, Lia Budimulyati; Suharwanto, Dwi; Edianingsih, Primiani; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52187

Abstract

Kesehatan merupakan aspek penting untuk peternakan sapi perah karena dapat mempengaruhi performa produksi susu. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini ditujukan untuk peternak sapi perah di Kecamatan Sukaresmi yang merupakan anggota Koperasi Peternak Sapi (KPS) Cianjur Utara. Metode dalam kegiatan ini adalah secara langsung dengan pemberian obat cacing kepada sapi induk laktasi, sapi pejantan dan pedet secara oral atau melalui mulut. Pemberian 40 mL untuk sapi dewasa dan anak sapi 20 mL setengah dari ternak sapi perah dewasa. Banyak kendala yang dihadapi oleh peternak rakyat berkaitan dengan masalah kesehatan khususnya kejadian cacingan yang berdampak kepada individu ternak. Permasalahan tersebut juga diakibatkan dengan kurangan pemahaman tentang pencegahan penyakit yang terjadi sebagai bentuk dari manajemen kesehatan. Penyelenggaraan diskusi serta aplikasi pemberian obat cacing mampu diterima oleh peternak sapi perah kecamatan sukaresmi anggota koperasi peternak sapi cianjur utara guna untuk menunjang kesehatan. Kajian pengetahuan yang diberikan melalui pemberian obat cacing mampu diterima dan diaplikasi dengan baik oleh peternak dibantu petugas kesehatan hewan
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ternak Ruminansia Untuk Media Tanam Cabai Rawit di Patehan, Keraton, Kota Yogyakarta Sudrajat, Ajat; Sari, Yuli Perwita; Sambodo, Reo; Christi, Raden Febrianto
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.51071

Abstract

Limbah peternakan atau kotoran ternak sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan bisa dijadikan media tanam untuk sayuran. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi atau pelatihan kepada warga Patehan, Keraton, Kota Yogyakarta. Pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023 bertempat di Patehan, Keraton, Yogyakarta dan diikuti oleh  20 orang peserta. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan praktik secara langsung. Tahapan pelaksanaan dimulai dari memberikan sosialisasi dan pemaparan materi pengenalan pengolahan limbah serta manfaat limbah dari ternak dan dilanjutkan sesi tanya jawab antara warga dan narasumber. Kemudian dilakukan praktik pembuatan media tanam untuk tanaman cabai rawit dengan menggunakan pot dan melakukan penanaman bibit cabai rawit. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan warga mengalami peningkatan begitupun juga lebih termotivasi dalam memanfaatkan limbah ternak ruminansia dengan baik serta dapat memanfaatkan pekaragannya untuk ditanami sayuran. Disimpulkan bahwa hasil pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada warga Patehan, Kraton, Yogykarta.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Susu Sapi Friesian Holstein di KPBS Pangalengan Kabupaten Bandung Sudrajat, Ajat; Rasminati, Nur; Utomo, Setyo; Subagyo, Yusuf; Khaerudin, Asep Rahmat; Christi, Raden Febrianto
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 1 (2022): JITRO, January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.49 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v9i1.19776

Abstract

ABSTRAKPenelitian inibertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu. Metode penelitian menggunakan metode survey, pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria sapi perah yang sudah laktasi dan melakukan sampling pada 47 responden anggota KPBS Pangalengan, Bandung. Variabel yang dianalisa adalah produksi susu sebagai variabel dependen (Y), dan variabel independen (X) meliputi pakan hijauan, pakan konsentrat, masa laktasi, masa kering, umur sapi, umur pertama estrus, umur petama beranak, days open dan service per conception. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analisis statistik mengunakan persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu yaitu faktor X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7, X8 dan X9 secara bersama-sama berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi susu. Kinerja produksi susu dapat dipengaruhi olehfaktor-faktor independen sebesar 60,1% sedangkan 39,9% disebabkan oleh faktor lain diluar penelitian. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempunyai pengaruh sangat kuat terhadap produksi susu adalah masa laktasi sedangkan faktor yang mempunyai pengaruh yang rendah adalah masa kering. Kata Kunci: Sapi Friesian Holstein, produksi susu, Masa Laktasi, masa kering KPBS PangalenganFactors Affecting the Production of Friesian Holstein Dairy Cow at KPBS Pangalengan, Bandung RegencyABSTRACT This study aims to analyze the factors that affect milk production. The research method uses a survey method, data collection is carried out by purposive sampling with the criteria of lactating dairy cows and sampling on 47 respondents from KPBS Pangalengan, Bandung. The variables analyzed were milk production as the dependent variable (Y), and the independent variable (X) included forage feed, concentrate feed, lactation period, dry period, age of cows, age at first estrus, age at first calving, days open and service per conception. Data analysis was carried out descriptively and statistical analysis using multiple linear regression equations. The results showed that the factors that affect milk production, namely factors X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7, X8, and X9 together had a significant effect (p<0.05) on milk production. Milk production performance can be influenced by independent factors by 60.1% while 39.9% is caused by other factors outside the study. It can be concluded that the factor that has a very strong influence on milk production is the lactation period, while the factor that has a low influence is the dry period.
Dairy Cow Reproduction Display (Friesian Holstein) at KPBS Pangalengan Bandung Regency Sudrajat, Ajat; Khaerudin, Asep Rahmat; Christi, Raden Febrianto
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 3 (2022): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jitro.v9i3.24657

Abstract

Research on the reproduction of Friesian Hostain cows at KPBS Pangalengan has been conducted. The purpose of this study is to find out, review and evaluate the reproduction of FH cows in KPBS Pangalengan Bandung Regency. The research method uses survey methods, data collection is done purposive sampling with the criteria of dairy cows that have lactation and have children at least twice and sampling on 47 respondents of cooperative members. The variables analyzed are the first age of estrus, the age of the childcracker, open days and service per conception. Data analysis is done descriptively. The results showed that the average age of the first age of FH cow estrus in KPBS Pangalengan was 14.29 months, the average first age of children was 27.08 months, the average days open (DO) 3.33 months and the average Service per conception (S /C) 1.69 times. It can be concluded that the display of reproduction of Friesian Hostain cows in KPBS Pangalengan is good enough. Keywords: Holstein Friesian Cow, reproduction, days open, Service per conception and KPBS Pangalengan
KARAKTERISTIK LITTER SIZE DAN BOBOT LAHIR HASIL PERSILANGAN INDUK SENDURO DI PUSAKA DAIRY FARM KABUPATEN SUMEDANG : Characteristics of Litter Size and Birth Weight from the Crossing of Senduro Does at Pusaka Dairy Farm, Sumedang Regency Susilotami, Rifa Khoirunnisa; Christi, Raden Febrianto; Hermawan
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1672

Abstract

Kambing Senduro merupakan salah satu jenis kambing perah atau kambing penghasil susu yang berasal dari Indonesia. Kambing ini banyak diminati untuk diternakkan. Pengamatan terkait kambing lokal perlu diperdalam agar menjadi informasi tambahan yang bermanfaat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis litter size dan bobot lahir turunan induk Senduro yang masih terbatas informasinya pada kambing perah di Pusaka Dairy Farm. Penelitian dilakukan di Pusaka Dairy Farm, Kabupaten Sumedang, pada bulan Maret 2024. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan memanfaatkan data beranak sekelahiran induk Senduro di Pusaka Dairy Farm, yang kemudian diolah secara deskriptif kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa induk senduro diketahui bersifat prolifik dengan litter size sebesar 1,8 ekor. Rataan bobot lahir keturunan induk Senduro diketahui semakin mengecil seiring dengan meningkatnya tipe kelahiran. Penggunaan pejantan Alpine dengan induk Senduro memberikan peningkatan bobot lahir sedangkan penggunaan pejantan Saanen dengan induk Senduro memberikan peningkatan litter size. Penambahan jumlah data serta tambahan data seperti paritas akan membantu memberikan pengidentifikasian data yang lebih baik.   Kata kunci: Bobot Lahir, Litter Size, Kambing Perah Lokal, Kambing Senduro
Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Produksi Susu Sapi Perah Pasca PMK Melalui Upaya Perbaikan Manajemen Di Desa Margajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang Christi, Raden Febrianto; Suharwanto, Dwi; Tasripin, Didin Supriat; Salman, Lia Budimulyati; Edianingsih, Primiani
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.56997

Abstract

Usaha peternakan sapi perah perlu ditingkatkan pasca Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal tersebut dilakukan agar dapat memulihkan kembali ternak sapi perah sehingga didapatkan produksi yang lebih baik. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyakarat ini untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi susu sapi perah pasca PMK melalui upaya perbaikan manajemen di Desa Margajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini telah dilakukan pada bulan juli 2024 dan diikuti oleh 15 peternak sapi perah yang masih bertahan setelah pandemi PMK melalui tahapan kegiatan pengabdian diantaranya sebelum kegiatan berlangsung melalukan survey lokasi kegiatan penyuluhan dan perijinan. Saat penyuluhan kegiatan berlangsung meliputi pengisian pre test, penjelasan materi, tayangan video sebagai potret  manajemen pemeliharaan sapi perah yang baik pasca PMK, diskusi dan tanya jawab serta pengisian post test. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penanganan reproduksi sebesar 86,66% dengan sebelumnya 46,67%, upaya perbaikan pakan 100%, penanganan melalui peningkatan penerapan kesehatan sebesar 93,33% sebelumnya 66,66% dan pengetahuan penyakit lain berbahaya selain PMK sebesar 100% sebelumnya 40%. Kesimpulan menunjukkan peningkatan terjadi pada peternak sapi perah dalam pengetahuan dan pemahaman melalui penyuluhan peningkatan kuantitas dan kualitas produksi susu sapi perah pasca PMK melalui upaya perbaikan manajemen yang meliputi aspek reproduksi, pakan serta kesehatan di Desa Margajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang.
Tampilan Kualitas Fisik dan Kimia Susu Yang Terdampak Mastitis Ringan Pada Sapi Perah Friesian Holstein Di CV Ben Buana Sejahtera Jatinangor Sumedang Christi, Raden Febrianto; Salman, Lia Budimulyati; Wulandari, Eka; Sudrajat, Ajat
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i1.41004

Abstract

Mastitis adalah penyakit yang dapat mengganggu sistem perambingan pada sapi perah. Penyakit mastitis dapat digolongkan menjadi mastitis ringan dan berat sehingga dapat mempengaruhi terhadap susu yang dihasilkan. Kualitas fisik dan kimia menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan kualitas susu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tampilan kualitas fisik yang meliputi warna, aroma dan rasa  serta kualitas kimia yaitu kadar lemak, protein dan laktosa di CV Ben Buana Sejahtera (BBS Farm) Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel susu diambil dari sapi yang terjangkit mastitis ringan kemudian sampel diambil 100 mL dimasukkan pada coolbox untuk dilakukan pengujian sifat fisik dan kimia susu. di Laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik susu yang terkontaminasi mastitis ringan warna putih kekuningan, aroma agak tengik, dan rasa sedikit manis sedangkan sifat kimia kadar lemak susu 4,34%, protein 3,02%, dan laktosa 4,13%. Kesimpulan menunjukkan Kualitas fisik dan kimia susu yang terdampak mastitis ringan masih menunjukkan kualitas yang normal.Kata kunci: kualitas fisik, kualitas kimia, susu, mastitis ringan, BBS Farm