cover
Contact Name
Didik Sumanto
Contact Email
prosiding.fkm@unimus.ac.id
Phone
+6282221586617
Journal Mail Official
prosiding.fkm@unimus.ac.id
Editorial Address
Jalan Kedungmundu Raya No. 18 Kedungmundu, Tembalang, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30264863     DOI : https://doi.org/10.26714/pskm
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat (PRIMA KESMAS) merupakan media publikasi naskah peserta kegiatan Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bidang Ilmu Kesehatan dan Olahraga yang diselenggarakan setiap bulan Agustus oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang. PRIMA KESMAS akan diterbitkan setiap bulan Oktober dengan cakupan bidang keilmuan prosiding ini diantaranya meliputi Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan (Kesling), Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Promosi Kesehatan (Promkes), Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Kesehatan Reproduksi (Kespro), Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi Kesehatan Masyarakat, Keolahragaan, Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kebidanan, Laboratorium Kesehatan, dan bidang ilmu kesehatan lainnya yang masih relevan.
Articles 74 Documents
Skrining Penyakit Menular Tuberculosis Pada Masyarakat di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Madona, Ade; Pratiwi, Eptiani Cipta; Adi, Muhammad Arsa Bhuwana; Nugraha, Rendra Putra; Qinaya, Zahwa Putri; Arifah, Izzatul; Cahyanti, Erin Tri; Utami, Henny Puspitosari
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.255

Abstract

Latar Belakang: Indonesia termasuk kedalam tiga negara dengan penyumbang kasus Tuberculosis tertinggi di dunia. Kecamatan Kartasura merupakan kecamatan dengan kategori terendah penemuan kasus TB sehingga perlu melaksanakan upaya-upaya agar terjadi peningkatan penemuan kasus TB salah satunya melalui program skrining sign and symptom Tuberculosis. Oleh karena ini tim melakukan pengabdian untuk melakukan skrining masyarakat yang berisiko terkena TB di wilayah Kartasura dan Ngemplak, Kartasura. Metode: Pelaksanaan kegiatan skrining TB dan konseling singkat dilakukan pada tanggal 18-20 Mei 2023. Sasaran Kegiatan ini adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di Kelurahan Kartasura dan Ngemplak dengan usia di atas 15 tahun dan bersedia mengikuti kegiatan. Pelaksanaan skrining TB menggunakan formulir sign and symptoms tuberculosis WHO pada aplikasi Rumahskrining.id. Hasil: Hasil skrining TB di masyarakat Kelurahan Kartasura dan Ngemplak, didapatkan hasil bahwa mayoritas di masyarakat kelurahan tersebut tidak berisiko terkena TB dengan persentase 78,6%. Terdapat 9 orang yang berisiko terkena TB dengan persentase 21,4%. Kesimpulan: Dari 42 peserta pengabdian didapatkan 21,4% partisipan dan berisiko terkena TB yang disarankan untuk periksa lebih lanjut berupa pemeriksaan laboratorium ke fasyankes terdekat. Skrining TB berkontribusi dalam meningkatkan penemuan kasus berisiko terkena TB sebagai upaya pencegahan dini masyarakat terkait penyakit TB sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Skrining Penyakit Tidak Menular Sebagai Upaya Promotiv dan Preventif di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Amalia, Nita Riski; Rahma, Alfida Aulia; Puspita, Widya Galih; Melati, Anya Cahya; Pramadhana, Raihan Nafi; Arifah, Izzatul
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.256

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Pengaruh globalisasi mengakibatkan berbagai dampak di Masyarakat, diantaranya adalah perubahan gaya hidup atau life style yang tidak sehat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini untuk skrining potensi penyakit tidak menular dan konseling singkat menganai penyakit tidak menular pada kedua desa kecamatan Kartasura kabupaten Sukoharjo provinsi Jawa Tengah. Metode: Pengabdian Masyarakat ini dilakukan melalaui beberapa tahap yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Total sasaran berjumlah 52 orang. Hasil: Hasil dari skrining yang dilaksanakan, ditemukan kategori tekanan darah tinggi terdapat 25% partisipan, kategori berat badan dibawah normal terdapat 7,7% partisipan, dan kategori obesitas terdapat 13,5% partisipan. Kesimpulan: Hasil skrining peserta yang meliputi wawancara aktifitas fisik, konsumsi buah dan sayur, status merokok, serta pengukuran tekanan darah dan indeks massa tubuh menyatakan sebagian kecil menunjukkan potensi terkena penyakit tidak menular. Peserta pengabdian dianjurkan untuk melakukan upaya perubahan perilaku hidup sehat sebagai pencegahan penyakit tidak menular.
Child Marriage Dan Upaya Pencegahannya Melalui Penerapan Model Public Health Literacy Pada Usia Remaja Novita, Medyati; Enos, Karapa; Apriyana, Irjayanti
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.257

Abstract

Latar Belakang: Child marriage merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kondisi fisik dan psikologi seorang remaja bahkan berisiko mengalami kematian. Proses perkembangan sosial dan seksual remaja menjadi hal yang penting untuk diperhatikan agar remaja dapat terhindar dari child marriage dan dampak yang ditimbulkannya, dengan cara memberikan dukungan edukasi dan pendampingan. Tujuan pengabdian ini adalah mengukur tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan pernikahan dini serta dampak yang ditimbulkannya serta mengupayakan remaja agar dapat memiliki proteksi diri terhadap berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya pernikahan diusia remaja. Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan model public health literacy yaitu pendekatan dengan metode edukasi dan pendampingan terhadap kelompok remaja gereja sebanyak 40 remaja. Adapun tahapan kegiatan diawali dengan pemberian pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan remaja tentang pengertian child marriage serta dampaknya terhadap perkembangan fisik, psikis serta kehidupan sosial remaja.tahapan kegiatan berikutnya dengan pemberian edukasi serta pendampingan Selanjutnya, pemberian post-test sebagai tahapan akhir kegiatan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan pendampingan, dengan analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil : Terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan remaja sebelum dan sesudah melalui penerapan public health literacy dengan nilai (p= 0,000) Kesimpulan : Pemberian edukasi disertai pendampingan sebagai sebuah pendekatan yang digunakan dalam model public health literacy telah memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja terhadap child marriage dan dampaknya.
Efektivitas Penyuluhan Terhadap Wanita Usia Subur Dalam Upaya Peningkatan Keluarga Berencana Aktif di Kelurahan Dadapsari Meivitaningrum, Rahmawati Nur; Farabi, Aristo; Basuki, Rochman
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.258

Abstract

Latar belakang: Keluarga berencana merupakan upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Berdasarkan data profil Kesehatan Puskesmas Bandarharjo Semarang 2023 jumlah pelayanan keluarga berencana aktif pada bulan maret 2023 hanya mencapai 71,44% dari target 80%. Kelurahan Dadapsari merupakan kelurahan yang memiliki capaian terendah. Tujuan kegiatan melakukan edukasi keluarga berencana serta menilai efektivitasnya. Metode: Kegiatan pengabdian ini berbasis penelitian quasi eksperimental dengan pre-test and post-test design untuk menilai efektivitas intervensi. Populasi penelitian ini adalah wanita usia subur yang belum berkeluarga berencana dan masuk kategori urgensi di Kelurahan Dadapsari. Teknik sampling menggunakan purposive sampling didapatkan 22 responden. Data dikumpulkan melalui kuisioner, pre-test, post-test. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon untuk membadingkan rata-rata nilai pre-test dan post-test setelah diberikan intervensi. Hasil: Mayoritas responden berusia >35 tahun (77,3%), tingkat Pendidikan SMA/SMK (81,8%), tidak bekerja (86,4%), memiliki anak lebih dari 2 (9,1%). Tingkat pengetahuan responden mengenai KB sebagain besar cukup (68,2%) dan tingkat sikap positif (68,2%). Terdapat adanya perbedaan yang signifikan nilai pre-test dan post-test dengan p-value = 0,000 (<0,05) serta peningkatan rata-rata sebesar 11,50. Kesimpulan: Mayoritas wanita usia subur memiliki tingkat pengetahuan cukup dan sikap positif mengenai keluarga berencana. Pemberian penyuluhan dengan media audiovisual dapat meningkatkan pengetahuan Wanita usia subur mengenai keluarga berencana.
Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin sebagai Upaya Pencegahan Terhadap Penyakit Tidak Menular Fitria, Meutia Srikandi; Ulfa, Lutfi Atika; Husain, Nurul Fadlun R.; Sholiban, Afifan; Poma, Ilham; Talani, Milyan
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.259

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang menyebabkan kematian terbesar di dunia. Pola hidup masyarakat yang cenderung kurang aktif, konsumsi rokok dan alkohol, obesitas, serta kurangnya konsumsi sayur dan buah dapat menyebabkan tingginya risiko penyakit tidak menular. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam menggalakkan upaya pencegahan sangat diperlukan sehingga masyarakat sadar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan sosialisasi tentang gerakan masyarakat sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin di Balai Laboratorium Kesehatan dan PAK Provinsi Jawa Tengah. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa tengah. Peserta sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan adalah pemberian lembar pre-test, ceramah dengan media brosur, dan pemberian lembar post-test. Hasil: Hasil survey tentang pre-test dan post-test mengalami peningkatan sebanyak 60% mengenai pemahanan tentang program gerakan masyarakat sehat serta pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kesimpulan: Peserta memiliki pemahaman tentang gerakan masyarakat sehat serta pemeriksaan kesehatan secara rutin setelah mengikuti acara sosialisasi.
Penyuluhan Diabetes Mellitus Gestasioal (DMG) dan Pemeriksaan Gula Darah pada Ibu Hamil di Desa Dukuhsalam Brebes Nuroini, Fitri; Anita, Siska
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.260

Abstract

Latar Belakang: Intoleransi gula darah pada awal masa kehamilan hingga menunjukkan kadar tinggi selama kehamilan dan akan kembali setelah melahirkan merupakan Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). Deteksi dini terhadap DMG perlu dilakukan untuk memperkecil risiko yang kemungkinan dapat terjadi baik terhadap ibu maupun bayi. Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan kegiatan penyuluhan. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan penyuluhan DMG dan pengukuran kadar gula darah ibu hamil di Desa Dukuhsalam. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Desa Dukuhsalam, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes bulan Februari 2022 dengan sasaran ibu hamil. Bentuk kegiatan berupa penyuluhan DMG menggunakan pamflet, yang sebelum dan sesudah penyuluhan responden mengisi kuesioner sebagai hasil pretest dan posttest. Selanjutnya dilakukan pengukuran kadar gula darah sewaktu responden menggunakan metode POCT. Hasil: Pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar sudah cukup baik, terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan. Hasil pengukuran akdar gula darah sebagian besar ibu hamil masih dalam rentang nilai normal. Kadar gula darah ibu hamil yang lebih dari normal perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kesimpulan: Penyuluhan menggunakan pamflet dapat meningkatkan pengetahuan DMG reponden ibu hamil di Desa Dukuhsalam. Hasil pengukuran kadar gula darah ibu hamil sebagian besar masih dalam batas nilai normal.
Sosialisasi Pentingnya Pemeriksaan Glukosa Darah Pada Pengunjung RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang Saptaningtyas, Ragil; Sefrianti, Putri Amelia; Orlin, Diana; Liza, Novita Vera; Renaldi, Muhamad; Ningrum, Nila Cahya; Musiati, Wa Ode
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.261

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus tipe 2 merupakan salah satu jenis DM yang paling banyak dialami oleh penduduk di dunia. Mengingat tingginya prevalensi dan biaya perawatan untuk penderita DM tipe 2, maka perlu adanya upaya untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit tersebut meliputi peningkatan edukasi, perilaku konsusmsi obat anti diabetes, latihan fisik, pengaturan makanan serta pengecekan berkala glukosa darah. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemeriksaan glukosa darah. Metode: kegiatan dilakukan dalam 3 tahap, yaitu tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pembuatan laporan. Kegiatan dilakukan di RSJD Amino Gondohutomo Semarang pada 17 Maret 2023 dengan peserta adalah 20 pengunjung rumah sakit. Metode sosialisasi menggunakan brosur. Pemahaman diukur dengan instrumen soal pre-test dan post-test. Data yang diperoleh kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik. Hasil: Rata-rata hasil pr-test dan post-test masing-masing adalah 46 dan 86. Rata-rata persentase kenaikan nilai peserta kegiatan adalah 46,75%. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan glukosa darah pada pengunjung RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Kegiatan berjalan lancar dan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan.
Penyuluhan Menggunakan Video Edukasi Untuk Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Fe Pada Remaja Putri di SMPN 36 Semarang Islamilenia, Nurul Syifa; Aini, Gita Nurtaningtyas; Kurniati, Ika Dyah; Amygda, Rony
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.262

Abstract

Latar belakang: Cakupan pemberian tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri di Indonesia pada tahun 2021 adalah sebesar 31,3%, dan di provinsi Jawa Tengah sebesar 63,1%. Di Puskesmas Poncol cakupan remaja putri yang mengkonsumsi tablet Fe di bulan Januari- September tahun 2022 sebanyak 35.530 dari 39.673 remaja (90%). Rendahnya cakupan konsumsi tablet Fe dapat disebabkan kurangnya kepatuhan, sikap remaja, dan pengetahuan remaja dalam mengkonsumsi tablet Fe. Metode: Kegiatan ini memberikan edukasi video mengenai materi pentingnya konsumsi tablet Fe dan anemia bagi remaja putri. Kegiatan dilakukan di SMPN 36 Semarang dengan peserta sebanyak 102 orang. Evaluasi peningkatan pengetahuan dilakukan menggunakan analisis kuantitatif hasil pre-test dan post-test yang diuji dengan statistik uji t-dependent. Hasil: Hasil uji didapatkan peningkatan signifikan nilai pengetahuan remaja putri terhadap pentingnya konsumsi tablet Fe dan anemia (p value<0,05). Kesimpulan: Penyuluhan menggunakan video edukasi berdampak positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri yang diharapkan meningkatan kepatuhannya untuk minum tablet Fe.
Penyuluhan Komsumsi Tablet Fe Menggunakan Video Edukasi Pada Remaja Putri di SMPN 17 Semarang Hakimia S, Hadistya; Albertus, Jacobus; Panjongko, Jalu; Erna P, Yasmina
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.263

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang diderita oleh semua kalangan usia. Wanita khususnya remaja putri merupakan kelompok yang paling rentan mengalami anemia. Remaja putri rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi. Konsumsi tablet Fe dapat digunakan untuk mengurangi resiko anemia. Namun kepatuhan penggunaan tablet Fe pada siswi masih kurang sehingga membutuhkan kegiatan edukasi tambahan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbentuk kegiatan edukasi dengan dengan menggunakan video edukasi audiovisual. Kegiatan dilakukan di SMP 17 Semarang pada sejumlah 57 siswi putri. Evaluasi tingkat pengetahuan dilakukan dengan melihat jumlah siswi yang mengalami peningkatan nilai pre-test dan post-test. Hasil: Kondisi awal sebelum pemberian pengetahuan mengenai anemia pada 40 siswi putri yang mendapatkan edukasi video. Kesimpulan: Video edukasi audiovisual mengenai pentingnya tablet Fe meningkatkan pengetahuan siswi putri di SMP 17 Semarang.
Penyuluhan Penggunaan Kontrasepsi di Puskesmas Bandarharjo Fatharani, Lukman Faishal; Ariani, Deni Dwi; Probowoso, Wicaksono; Hakimia S, Hadistya
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.264

Abstract

Latar belakang: Masa nifas merupakan masa yang rawan untuk ibu karena 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas, salah satu program Keluarga Berencana untuk menurunkan AKI yaitu dengan KB. Puskesmas Bandarharjo merupakan salah satu puskesmas di Kota Semarang terdapat 76 ibu nifas dari 351 ibu nifas dengan rentang masa nifas 16 November sampai 27 Desember 2022. Berdasarkan studi kasus permasalahan melalui wawancara petugas puskesmas bahwa mayoritas ibu nifas belum memakai KB. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbentuk kegiatan edukasi dengan menggunakan pamflet KB. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Bandarharjo. Evaluasi dilakukan menggunakan hasil pre-test dan post-test.. Pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan dan sikap yang sudah divalidasi serta pre-test dan post-test. Hasil: Dari total 43 ibu nifas berdasarkan karakteristik ibu nifas yang paling banyak yaitu usia 20-35 tahun (76,7%), pendidikan menengah (55,8%), tidak bekerja (62,8%), yang memakai KB (55,8%), tingkat pengetahuan baik (76,7%) dan sikap yang mendukung KB (81,4%). Terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pengetahuan pre-test dan post-test. Kesimpulan: Pemberian media edukasi berupa pamphlet KB efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang KB pada ibu nifas.