cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6288270875130
Journal Mail Official
jurnal.ittc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30262003     DOI : 10.47233/jkis
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan (E-ISSN : 3026-2003) yang diterbitkan oleh CV.ITTC Indonesia fokus menerbitkan artikel penelitian bidang kajian Agama Islam. Ruang lingkupnya meliputi (1) teologi Islam; (2) hukum Islam; (3) pendidikan Islam; (4) Mistisisme dan Filsafat Islam; (5) ekonomi Islam; (6) Kajian tafsir dan hadis; dan (7) seni dan sejarah Islam.
Articles 377 Documents
Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Pelatihan Khoiriyah, Binti Fatimatul; Nursalim, Eko
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pelatihan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan kontribusinya terhadap kualitas pendidikan. Menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan guru PAI, dimulai dengan analisis kebutuhan, perancangan yang relevan, dan evaluasi berkelanjutan, dapat meningkatkan kompetensi mereka. Faktor internal, seperti motivasi dan alokasi waktu, serta faktor eksternal, seperti kebijakan sekolah dan pendanaan, mempengaruhi keberhasilan pelatihan. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan kebijakan sekolah dan partisipasi aktif guru untuk mencapai profesionalisme guru PAI yang optimal.
Konversi Beragama Nabila Widya; Sasmita Chairuna; Novira Aulia; Zulkfili Dalimunthe; Muhammad Hakim; Ramadan Lubis
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konversi beragama bukan sekadar fenomena sejarah yang dipengaruhi oleh kekuatan eksternal, melainkan juga merupakan pencarian pribadi akan makna hidup dan pemahaman spiritual. Artikel ini mengkaji proses konversi beragama dapat berubah baik dan tidak terpaksa tetapi juga membawa dampak signifikan terhadap struktur sosial, politik, dan budaya dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara terhadap responden dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi beragama tetap menjadi topik yang relevan untuk memahami hubungan antara agama, identitas, dan masyarakat. Dalam masyarakat yang plural dan multikultural, pemahaman yang mendalam mengenai konversi beragama sangat penting untuk menghargai kebebasan beragama individu serta menjaga keharmonisan sosial antar kelompok agama yang berbeda. Penelitian ini memberikan wawasan bahwa setiap individu diberi kesempatan untuk menemukan jalan spiritual yang lebih sesuai dengan pencarian batin mereka. Dalam beberapa kasus, individu merasa lebih dapat memahami makna hidup, mencapai kedamaian batin, dan merasakan kedekatan dengan Tuhan melalui ajaran agama baru. Ini dapat memberikan rasa pencerahan spiritual dan tujuan hidup yang lebih jelas.
Program Tadarus Ba’Da Subuh (Tabuh) Dalam Memotivasi Membaca Al-Qur’An Di Pendidikan Nonformal Ali, Fahmi Baharudin; Al-Khatib, Ibadurrahman
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an adalah kitab yang Allah turunkan untuk pedoman bagi umat Islam dan petunjuk untuk kehidupan baik di dunia maupun di akhirat. Dalam hal ini pentingnya suatu kaum berkumpul dalam salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid), untuk membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya, kecuali akan diturunkan kepada mereka ketenangan, dan mereka dilingkupi rahmat Allah, para malaikat akan mengelilingi mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk-Nya yang berada didekat-Nya (para malaikat). Namun, masyarakat sangat kurang dalam motivasi membaca Al-Qur’an di waktu shubuh. Bahkan, disaat waktu shubuh menjadi waktu yang paling ideal bagi kita sebagai seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Program Tadarus ba’da Shubuh terhadap motivasi membaca Al-Qur’an jama’ah Darul Huda Bogor. Kesimpulan penelitian ini yaitu program tadarus ba’da shubuh (TABUH) memotivasi membaca Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang Al-Qur'an, meningkatkan kualitas spiritual dan keimanan, membangun hubungan sosial dan persaudaraan di antara sesama anggota majelis, serta menjaga dan melestarikan tradisi membaca Al-Qur’an ba’da Shubuh.
Analisis Nilai Multikulturalisme dalam Kurikulum Fiqih Madrsah Aliyah Zuhriati; Meyniar Albina
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the multicultural values embedded in the fiqh curriculum at Madrasah Aliyah. As a key component of Islamic education, fiqh plays an essential role in shaping students' attitudes and behaviors toward cultural, ethnic, and religious diversity. By incorporating values of tolerance, respect for differences, and promoting harmonious coexistence in a plural society, fiqh can contribute to fostering a more inclusive worldview among students. The research utilizes a qualitative approach, specifically content analysis, to examine the fiqh curriculum documents implemented in Madrasah Aliyah across various regions. The findings reveal that the curriculum includes several multicultural values, such as the importance of respecting diversity and promoting peaceful coexistence. However, the study also identifies areas where the implementation of these values could be strengthened, particularly in the alignment of teaching materials with the realities of a multicultural society. Furthermore, there is a need for more contextual and interactive teaching methods to enhance students’ engagement with these values. This research offers recommendations for the further development of the fiqh curriculum, aiming to make it more responsive to the dynamic multicultural landscape in Indonesia. The findings contribute to the broader discourse on integrating multicultural education into religious studies, providing insights for educators and policymakers.
Pengaruh Ustadz-Ustadz Muda Sebagai Penggiring Dakwah dan Hijrah Anak Muda Eka Susanti; Muhammad Rizali Rahman
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The presence of young ustadz has become a major influence in the da'wah and hijrah movements of young people today and has become a significant phenomenon in recent years. They managed to influence and invite young people to hijrah and be able to carry out the obligations of Islamic da'wah together. This study aims to describe the influence of young ustadz as a driver of da'wah and hijrah among young people through da'wah communities that they form by adjusting the times and styles of today's youth. This research uses the library research method. The results showed that young ustadz and the current Islamic preaching and hijrah community have a strong influence in inspiring and directing young people to live piously and obey the rules of Allah Swt, but still follow the times. This proves that Islam is a religion following human nature and will always be suitable for every era.
Strategi Pengembangan Nilai Anti Kekerasan Dalam Lingkungan Pendidikan Islam Zaidan Aimar Khadafi; Meyniar Albina
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze measures for preventing violence based on the Regulation of the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia Number 82 of 2015 concerning the Prevention and Handling of Acts of Violence in Educational Institutions. In addition, this study examines efforts to build a culture of peace within Islamic educational institutions. The method employed is a literature review with data collected through documentation. The results of the study indicate that educational institutions need to develop an anti-violence attitude, formulate, and publish policies related to violence prevention. Meanwhile, local governments are responsible for establishing prevention task forces, fostering collaboration, and monitoring policy implementation. On the other hand, Islamic educational institutions play a role in creating a peaceful environment, developing Standard Operating Procedures (SOP) for prevention, and providing accessible service information, such as websites, emails, and contact numbers. Islamic educational institutions are also expected to cultivate a culture of peace through acknowledgment of mistakes, tolerance, apologies, cooperation, mutual trust, appreciation for environmental preservation, and accountability for actions taken.
Dimensi Psikologis dalam Ibadah-Ibadah Agama Islam Zuhriati; Kinana Dwinta Sukma; Sasmitro Anggoro; Meilani; Dayana Sabila; Ramadan Lubis
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the impact of fasting and Hajj on psychological aspects and individual personality formation. The background to this research is the importance of understanding how religious rituals can have a profound influence on daily life, especially in the context of controlling emotions, decision making, and character formation. This study focuses on the experiences of a basic food trader, Ahmad Fauzan, who is fasting, and a housewife, Siti Sahara, who has completed the Hajj, to illustrate the role of worship in changing an individual's personality and psychological well-being. This research uses a qualitative approach with in-depth interview methods as the main technique for collecting data. Informants were selected purposively based on suitability for the research objectives. Interviews were conducted to understand their subjective experiences during fasting and Hajj. Ahmad Fauzan revealed that fasting helps him manage emotions, such as increasing patience and gratitude, as well as forming a personality that is more honest and surrenders to Allah. Siti Sahara, through her Hajj experience, experienced significant spiritual transformation, such as emotional control, deep introspection, and resilience in facing life's challenges. The research results show that fasting and Hajj have a significant impact on psychological well being and individual personality formation. Ahmad and Siti showed positive changes in terms of patience, honesty, gratitude and spiritual steadfastness. The conclusion of this research is that religious worship functions not only as a spiritual ritual but also as a tool to build character, improve mental health, and create better relationships with others and God.
Perkembangan Agama Pada Masa Usia Lanjut Afiva, Nazwa; Putri Fadilla Panjaitan; Salsabila Friday Silalahi; Zaidan Aimar Khadafi; Robby Ardhana; Muhammad Wais Al-Qarni; Ramadan Lubis
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan agama pada usia lanjut merupakan topik yang menarik untuk diteliti, mengingat peran agama dalam memberikan makna hidup, dukungan emosional, dan menghadapi tantangan akhir kehidupan. Artikel ini mengkaji dinamika perkembangan agama pada individu lanjut usia, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti pengalaman hidup, kondisi kesehatan, dukungan sosial, dan nilai budaya. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap responden lanjut usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia cenderung mengalami peningkatan kedekatan spiritual, refleksi mendalam terhadap nilai-nilai agama, dan peran agama dalam proses penerimaan diri serta menghadapi kematian. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mendukung kebutuhan spiritual lansia dalam lingkup keluarga, komunitas, dan layanan kesehatan. Artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk pengembangan program yang mendukung kesejahteraan spiritual lansia dalam konteks kehidupan modern.
Analisis faktor-faktor yang Memengaruhi Tingkat Kemiskinan dalam Perspektif Islam (Studi Kasus pada Provinsi Jawa Barat tahun 2019-2023) Wika Ajmilah; M. Kholil Nawawi; Sofian Muhlisin
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kemiskinan yang tinggi di Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu tantangan yang mendesak serta menjadi gambaran pusat ekonomi Indonesia. Menurut teori lingkaran kemiskinan yang dikenalkan oleh Nurkse, yang mempengaruhi tingkat kemiskinan ada tiga yaitu rendahnya IPM, rendahnya pertumbuhan ekonomi dan tingginya tingkat pengangguran. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Barat, serta bagaimana penanggulangan kemiskinan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari BPS dengan data panel yang merupakan data time series periode 2019-2023 dan data cross section dari 27 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan fixed effect model. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan fixed effect model diperoleh hasil bahwa variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan variabel Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan, sedangkan variabel Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan. Secara simultan tiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Barat pada tahun 2019-2023. Dalam meminimalisir kemiskinan, Islam mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat, penciptaan anggaran negara yang memihak kepada kepentingan masyarakat banyak, pembangunan infrastruktur yang memberi manfaat luas bagi masyarakat, penyediaan pelayanan publik dasar, kebijakan pemerataan dan distribusi pendapatan yang memihak masyarakat miskin.
Potret Toleransi Beragama di Kampung Madras Muhammad wais Al qarni; Meyniar Albina
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji toleransi beragama di Kampung Madras, Medan, sebuah kawasan yang terkenal dengan pluralisme etnis, budaya dan agama. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang hubungan harmonis antarumat beragama di wilayah tersebut. Subjek penelitian adalah masyarakat Tamil yang ada di Kampung Madras. Data dikumpulkan berdasarkan sumber primer dan sekunder. Sumber primer melalui obsevarsi langsung, wawancara salah satu tertua di Kampung Madras, serta dokumentasi dalam bentuk foto. Sumber sekunder melalui literasi berupa artikel dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi beragama di Kampung Madras tercermin dalam kehidupan sosial masyarakat yang mengedapankan penghormatan terhadap perbedaan keyakinan. Keberadaan rumah ibadah yang saling berdekatan, pernikahan antaragama, serta kesdaran kolektif akan pentingnya dialog dan pengertian menjadi faktor utama dalam menjaga kerukunan. Meskipun demikian, toleransi di Kampung Madras memiliki batasan tegas, terutama terkait akidah yang tidak dapat diganggu gugat. Kampung Madras adalah contoh nyata dari harmoni sosial yang terbentuk melalui penghormatan terhadap perbedaan tanpa mengorbankan keyakinan agama masing- masing.