cover
Contact Name
Muhammad Azhar
Contact Email
jurnal.ijomss@gmail.com
Phone
+6282160052217
Journal Mail Official
jurnal.ijomss@gmail.com
Editorial Address
Kampus STAI Raudhatul Akma Jln. Nusa Indah Gg. Melati No. 66 Desa Tanjung Sari Kec. Batang Kuis, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, 20372
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies
ISSN : -     EISSN : 29887046     DOI : https://doi.org/10.33151/ijomss.v2i1
Ruang Lingkup Jurnal Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies (IJOMSS) dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai penelitian segala bidang keilmuan dengan menerapkan pendekatan Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies (IJOMSS). Sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada Masyarakat luas dan sebagai sumber referensi akademisi di berbagai bidang. Jurnal Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies (IJOMSS) menerima artikel ilmiah untuk semua lingkup penelitian seperti: Pendidikan Teknologi Informasi Manajemen Ekonomi Teknik Sastra Sosial Politik Hukum Bimbingan Konseling dan Topik kajian bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Berbahan Alami Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Merek Kabupaten Karo Rizky Afifah Alfi; Ros Mardiah; Niea Zahara Phonna; Nadia Rahma; Wan Ridha Rasyida; Widia Azhari; Yuyun Amalia Chaniago; Miza Nina Adlini; Khairuna
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 3 No 6 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v3i6.756

Abstract

Hand sanitizer berperan penting dalam menjaga kebersihan tangan dan mencegah penularan penyakit, namun penggunaan berbahan alkohol secara berlebihan dapat menimbulkan iritasi kulit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami kepada masyarakat Desa Merek, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, dengan memanfaatkan lidah buaya, daun sirih, dan jeruk nipis. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, persiapan alat dan bahan, serta pelatihan melalui sosialisasi dan praktik langsung yang dilaksanakan pada tanggal 20-27 Juli 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami manfaat bahan alami dan mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. Pemanfaatan bahan tradisional ini menjadi alternatif antiseptik yang aman, mudah dibuat, dan sesuai dengan kondisi lingkungan masyarakat. Keberhasilan program ini diukur melalui tingkat pemahaman peserta yang tinggi dan kemampuan praktik mandiri seluruh peserta pelatihan sebanyak 10 orang ibu-ibu di Desa Merek.
Pengembangan LKPD Berbasis Keterampilan Proses Sains Bermuatan Potensi Lokal Deli Serdang (Famili: Musaceae) Pada Materi Keanekaragaman Hayati Ayu Fitri Jumain
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) yang memuat potensi lokal Kabupaten Deli Serdang, khususnya famili Musaceae, pada materi Keanekaragaman Hayati. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap define meliputi analisis kebutuhan, peserta didik, konsep, tugas, dan tujuan pembelajaran; tahap design mencakup penyusunan rancangan LKPD berbasis KPS dengan integrasi potensi lokal; tahap develop melibatkan proses validasi oleh ahli materi dan ahli media; sedangkan tahap disseminate dilakukan melalui uji coba terbatas pada peserta didik kelas X SMA. Hasil validasi menunjukkan LKPD berada pada kategori “sangat valid” dengan skor 95% dari ahli materi dan 92% dari ahli media. Uji kepraktisan memperoleh nilai 84% dari guru dan 98% dari peserta didik, yang keduanya termasuk kategori “sangat praktis”. Efektivitas LKPD ditunjukkan melalui peningkatan hasil belajar dengan rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi). Dengan demikian, LKPD berbasis KPS bermuatan potensi lokal ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran biologi, khususnya untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman peserta didik terhadap konsep keanekaragaman hayati.
Curriculum Evaluation of Formal Diniyah Education Program at Al-Junaidiyah Biru Islamic Boarding School Using the Cipp Model Ismail; Nasir Mahmud; Amrah Kasim; ST. Syamsudduha
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.826

Abstract

This study evaluates the curriculum implementation program of the Formal Diniyah Education Unit (PDF) at Al-Junaidiyah Biru Islamic Boarding School, Bone Regency, using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The research employs a qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation. Results indicate that: (1) Context evaluation shows the environment and conditions of PDF Ulya Al-Junaidiyah Biru adequately support curriculum implementation, though teacher understanding of the PDF curriculum remains uneven due to lack of training; (2) Input evaluation reveals that while the institution uses four curriculum components (Islamic education, general education, local content, and i’dad), facilities and infrastructure have not met quality standards; (3) Process evaluation demonstrates that teacher preparation remains suboptimal, with conventional teaching models still dominant and limited innovation in learning approaches; (4) Product evaluation shows satisfactory academic achievement, with students ranking 3rd nationally in the 2024 National Examination among 59 PDF Ulya institutions across Indonesia. The study recommends enhancing teacher competencies through systematic training, improving infrastructure quality, developing varied learning methods, and strengthening collaboration between PDF leadership, Dewan Masyayikh, and the Ministry of Religious Affairs to optimize curriculum implementation.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di Madrasah Tsanawiyah Halmizal; Muhammad Azhari; Hamzah
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.828

Abstract

Kesulitan belajar dalam Pendidikan Agama Islam merupakan tantangan pedagogis yang memerlukan strategi pembelajaran adaptif dan komprehensif. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi strategi pembelajaran oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan belajar siswa serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Bustanul Ulum Desa Sidodadi dengan melibatkan satu guru PAI dan lima siswa kelas VII melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Temuan mengungkapkan bahwa guru menerapkan empat strategi utama: pendekatan pembelajaran individual yang memberikan bimbingan personal di luar jam pelajaran; pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi seperti video dan gambar interaktif; diskusi kelompok kolaboratif untuk konstruksi pengetahuan bersama; serta pemberian umpan balik spesifik pasca-evaluasi. Faktor penyebab kesulitan belajar yang teridentifikasi meliputi keterbatasan kapasitas memori dalam mengingat materi kompleks seperti ayat Al-Qur’an dan kronologi sejarah Islam, rendahnya motivasi intrinsik siswa, serta heterogenitas gaya belajar yang tidak sepenuhnya terakomodasi. Evaluasi efektivitas menunjukkan bahwa integrasi keempat strategi tersebut secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap materi abstrak dan kompleks. Kontribusi penelitian ini terletak pada identifikasi pola strategi pembelajaran holistik yang menggabungkan dimensi kognitif, afektif, dan teknologi dalam konteks pendidikan keagamaan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi pengembangan model pembelajaran PAI yang lebih adaptif, personalized, dan technology-enhanced untuk mengakomodasi keberagaman karakteristik belajar siswa di era digital.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar Sindiyana Aulia; Hoirul Amru Siregar; Masyitah
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.829

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas IV sekolah dasar. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya motivasi belajar siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional, sehingga berdampak pada capaian hasil belajar yang kurang optimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh model Think Pair Share terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi interaksi manusia dengan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe nonequivalent control group design yang melibatkan 56 siswa dari dua kelas paralel sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan MANOVA dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Think Pair Share memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,096 (p > 0,05) dan hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,156 (p > 0,05). Rata-rata motivasi belajar kelompok eksperimen meningkat dari 70,50 menjadi 86,00, sedangkan hasil belajar meningkat dari 52,50 menjadi 78,57. Model Think Pair Share efektif menciptakan pembelajaran interaktif yang mendorong siswa berpikir kritis, berkolaborasi dengan pasangan, dan berbagi pemahaman dalam diskusi kelas. Implikasi penelitian ini merekomendasikan penerapan model Think Pair Share sebagai alternatif pembelajaran IPS di sekolah dasar untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan optimalisasi capaian pembelajaran.
Implementasi Strategi The Learning Cell Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Wibowo Iskandar; Muhammad Azhari; Irfa Waldi
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.830

Abstract

Rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menjadi tantangan di berbagai institusi pendidikan, termasuk di SMK 16 Al-Washliyah Petumbukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi The Learning Cell terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian adalah 35 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert yang telah tervalidasi. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,7 yang berada pada rentang 0,70-0,90, mengindikasikan hubungan kuat dan signifikan antara implementasi strategi The Learning Cell dengan keaktifan belajar siswa. Temuan ini diperkuat dengan hasil uji signifikansi pada taraf 5% (rt = 0,324) dan 1% (rt = 0,418), di mana rhitung > rtabel. Strategi The Learning Cell terbukti efektif meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui mekanisme pembelajaran berpasangan yang mendorong siswa untuk bertanya, menjawab, dan berdiskusi secara sistematis. Implikasi praktis penelitian ini menawarkan alternatif strategi pembelajaran yang dapat diterapkan guru PAI untuk menciptakan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan bermakna.
The Role of Play-Based Digital Storytelling in Enhancing Social-Emotional Competencies in Preschool Children Zetira Ahmad
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.870

Abstract

This study explores the impact of play-based digital storytelling on the social-emotional development of children aged 4-5 years. In an increasingly digital world, the integration of technology in Early Childhood Education (ECE) remains a subject of debate. This research utilized a mixed-methods approach, observing 40 preschool children over an eight-week intervention period. Results indicate that when digital storytelling is integrated with collaborative play, children demonstrate significant improvements in empathy, turn-taking, and emotional regulation. The findings suggest that digital tools, when used as a medium for collaborative creation rather than passive consumption, can be a powerful catalyst for social-emotional growth. This study challenges the conventional digital isolation narrative by proving that shared digital interfaces can serve as powerful social mediators when implemented through structured, peer-oriented frameworks.
Konseling Islam sebagai Upaya Pencegahan Bullying di Madrasah Ibtidaiyah Dian Anggeraini; Siti Patimah; Meisya Ananda
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 3 No 6 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.878

Abstract

Perilaku bullying pada jenjang pendidikan dasar menjadi perhatian serius karena berdampak buruk terhadap perkembangan sosial-emosional siswa. Di madrasah ibtidaiyah, fenomena ini seharusnya dapat dicegah melalui pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai islam. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling Islam dalam menurunkan kecenderungan perilaku bullying siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas V madrasah ibtidaiyah yang menunjukkan kecenderungan perilaku bullying. Data dikumpulkan melalui angket perilaku bullying dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan dalam perilaku bullying setelah siswa mengikuti layanan konseling Islam, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa konseling Islam efektif sebagai pendekatan preventif dalam pembinaan karakter siswa dan dapat diintegrasikan dalam layanan bimbingan di sekolah dasar Islam. Kesimpulannya, konseling islam memberikan kontribusi positif dalam membentuk kesadaran moral dan perilaku sosial siswa secara dini.
Rekonstruksi Kompetensi Pedagogik Digital Guru PAI: Sintesis Kualitatif Model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Dalam Konteks Islam Rizky, Rinaldi
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.879

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan Islam menghadirkan dilema epistemologis yang belum terpecahkan oleh kerangka kerja pedagogik konvensional. Model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang dikembangkan Mishra dan Koehler, meskipun populer di kalangan pendidik, cenderung bersifat value-free dan gagal menangkap dimensi sakral pendidikan Islam. Penelitian meta-sintesis kualitatif ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tema-tema kunci hambatan guru PAI dalam menerapkan TPACK, (2) melakukan penerjemahan timbal balik (reciprocal translation) antar studi kualitatif untuk menemukan pola lintas konteks, dan (3) merekonstruksi kerangka kerja TPACK yang kontekstual dengan nilai-nilai Islam. Menggunakan protokol meta-sintesis Noblit dan Hare, penelitian ini mensintesis 24 studi kualitatif dari berbagai negara (Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Timur Tengah) yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2015-2025). Hasil sintesis mengungkapkan tiga tema utama: (a) kesenjangan nilai antara netralitas teknologi dan sakralitas konten PAI, (b) negosiasi identitas guru PAI sebagai ‘penyampai wahyu’ versus ‘fasilitator digital’, dan (c) redefinisi ‘knowledge’ dari data-informasi menjadi ilmu-amal. Artikel ini mengusulkan model i-TPACK (Islamic TPACK) yang menambahkan dimensi Values (V) sebagai lingkaran pembungkus ketiga domain TPACK klasik, menciptakan kerangka kerja TVPACK yang mengintegrasikan akidah, syariah, dan akhlak sebagai filter pedagogis. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah rekonseptualisasi kompetensi digital guru PAI dari kemampuan teknis menjadi literasi teologis-teknologis.
Strategi Inovasi Kurikulum dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Sintesis Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi, Asesmen Diagnostik, dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Ferizal; Nadia Salsabillah
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 3 No 6 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v3i6.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan strategi inovasi kurikulum yang diterapkan dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang pendidikan dasar, menganalisis efektivitas serta tantangan pelaksanaannya, dan menyusun sintesis strategi yang aplikatif dan kontekstual bagi praktisi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur sistematis terhadap dua puluh sumber referensi utama berupa artikel jurnal terindeks dan terakreditasi yang diterbitkan dalam rentang 2020–2025. Analisis dilakukan melalui content analysis dengan kategorisasi tematik untuk mengidentifikasi pola, kesamaan, dan kesenjangan strategi yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi dominan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka: pembelajaran berdiferensiasi yang responsif terhadap kesiapan dan minat siswa; asesmen diagnostik sebagai fondasi perancangan pembelajaran adaptif; pemanfaatan teknologi digital dan platform pembelajaran interaktif; Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai wahana pembentukan karakter; serta model pembelajaran inovatif seperti project-based learning dan blended learning. Temuan menunjukkan bahwa strategi-strategi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterlibatan siswa, penguasaan kompetensi abad 21, serta penguatan karakter berbasis nilai Pancasila. Namun, implementasinya masih dihadapkan pada tantangan struktural seperti keterbatasan kompetensi guru dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif, kesenjangan akses infrastruktur teknologi antara sekolah di wilayah urban dan rural, serta resistensi terhadap perubahan paradigma pedagogis. Sintesis strategi dalam penelitian ini dikategorikan ke dalam tiga dimensi tematik yang saling terhubung: strategi berbasis kebutuhan individual siswa, strategi berbasis teknologi digital, dan strategi penguatan karakter. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual dan praktis dalam merancang program pelatihan guru berkelanjutan, pengembangan kebijakan pendidikan yang adaptif, serta penerapan kurikulum yang lebih inklusif dan berkelanjutan di berbagai konteks satuan pendidikan.