cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 5,423 Documents
Pemeliharaan Fungsi Kognitif Lansia melalui Stimulasi Permainan Berbasis Aktivitas dengan Pengukuran Mini Mental State Evaluation (MMSE) di Panti Werdha Wisma Mulia Jelambar: Pengabdian Eillen Regina Young; Leony Elvina Nathanial; Amanda Nurhasanah; Willy Tasdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6957

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan perubahan yang umum terjadi pada lansia dan dapat memengaruhi kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti memori, perhatian, konsentrasi, dan pemahaman informasi. Oleh karena itu, diperlukan stimulasi kognitif untuk membantu mempertahankan fungsi kognitif lansia. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan perubahan fungsi kognitif lansia setelah mengikuti program stimulasi kognitif melalui permainan interaktif di Panti Werdha Wisma Mulia. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, serta pre-test dan post-test menggunakan Mini-Mental State Examination (MMSE) pada tujuh lansia. Program stimulasi dilakukan melalui permainan Tebak Kata dari Huruf Teracak, Berhitung Bersama, Membuat Bentuk dari Clay, Memasukkan Pom-Pom Sesuai Warna, dan Meletakkan Bola Sesuai Urutan. Hasil pre-test menunjukkan 2 lansia (28,6%) memiliki fungsi kognitif normal, 2 lansia (28,6%) mengalami gangguan kognitif ringan, dan 3 lansia (42,9%) mengalami gangguan kognitif sedang. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan 4 lansia (57,1%) berada pada kategori normal dan 3 lansia (42,9%) pada kategori gangguan kognitif sedang. Hasil ini menunjukkan adanya perubahan fungsi kognitif setelah pemberian stimulasi kognitif melalui permainan interaktif. Dengan demikian, stimulasi kognitif berbasis permainan dapat menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis untuk membantu mempertahankan fungsi kognitif lansia.
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Siswa dan Solusi Penanganannya di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan: Penelitian Najma Alya Syahim; Diwani Yohana Sijabat; Lastri Simatupang; Kesya Simamora
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6958

Abstract

Keterlambatan siswa merupakan salah satu permasalahan kedisiplinan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memengaruhi proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan siswa serta solusi penanganannya di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas siswa,dan pihak sekolah yang terkait dengan permasalahan keterlambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan siswa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal seperti kurangnya disiplin dan motivasi belajar siswa, serta faktor eksternal seperti kondisi keluarga, jarak rumah ke sekolah, dan transportasi. Upaya penanganan yang dilakukan sekolah meliputi pemberian sanksi edukatif, pembinaan kedisiplinan, kerja sama dengan orang tua, serta pemberian motivasi dan pengawasan yang lebih intensif kepada siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan keterlambatan siswa memerlukan kerja sama antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa agar kedisiplinan siswa dapat meningkat secara optimal.
Integrasi Tata Kelola dan Budaya Sekolah dalam Membangun Ekosistem Pembelajaran yang Holistik di SMK Negeri Wonosalam: Penelitian Enik Indartik; Fara Nisa; Saeful Fadilah; Siti Inganah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi tata kelola dan budaya sekolah dalam pembelajaran serta perannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang holistik di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SMK Negeri Wonosalam pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi pembelajaran, analisis dokumen, dan pemanfaatan data Rapor Pendidikan, kemudian menganalisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tata kelola dan budaya sekolah terwujud secara sistematis pada tahap perencanaan, proses, dan evaluasi pembelajaran. Guru memanfaatkan data sebagai dasar perencanaan, melaksanakan pembelajaran yang dialogis dan berpusat pada peserta didik, serta mengembangkan evaluasi autentik yang mendukung pembelajaran berkelanjutan. Integrasi tersebut membentuk ekosistem pembelajaran yang kondusif, adaptif, dan bermakna melalui kepemimpinan yang kolaboratif, budaya sekolah yang positif, serta keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi didukung oleh kepemimpinan transformasional dan kolaborasi guru, serta memiliki peluang penguatan melalui peningkatan kompetensi dan pemanfaatan data secara berkelanjutan.
Peningkatan Literasi dan Numerasi Melalui Program Pengabdian di UPTD SD Inpres Oebobo 01 Kupang: Pengabdian Kristin Tinenti; Maria Sinar Jaya; Yerinta Dooh; Lasarus Jehamat; Christine Erika Meka
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6960

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat penting bagi peserta didik sekolah dasar dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, kemampuan literasi dan numerasi sebagian siswa masih perlu ditingkatkan melalui kegiatan pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa di UPTD SD Inpres Oebobo 01. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, guru, dan peserta didik. Kegiatan dilaksanakan pada siswa Kelas IV B dengan jumlah peserta yang mengikuti program sebanyak 19 siswa. Bentuk kegiatan meliputi membaca teks, menjawab pertanyaan berdasarkan bacaan, menyusun kalimat, mengerjakan soal perkalian dan pembagian, serta mempresentasikan hasil pekerjaan di depan kelas. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa dan penilaian hasil kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengikuti program dengan antusias dan aktif. Kemampuan memahami bacaan, menjawab pertanyaan, menyusun kalimat, serta menyelesaikan soal perkalian dan pembagian mengalami peningkatan. Selain itu, kegiatan presentasi berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa. Tingkat kehadiran peserta mencapai 95%, yang menunjukkan tingginya partisipasi dalam kegiatan. Dengan demikian, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Kata Kunci: literasi, numerasi, sekolah dasar, pendampingan belajar, pengabdian masyarakat. Abstract: Literacy and numeracy are fundamental competencies that play an essential role in supporting elementary school students' learning success. However, the literacy and numeracy skills of some students still require improvement through structured and continuous assistance programs. Therefore, this community service program aimed to enhance the literacy and numeracy abilities of students at UPTD SD Inpres Oebobo 01. The method employed was participatory mentoring involving university students, teachers, and elementary school students. The program was implemented in Class IV B with 19 participating students. Activities included reading texts, answering comprehension questions, constructing sentences, solving multiplication and division problems, and presenting answers in front of the class. Evaluation was conducted through observation of student participation and assessment of literacy and numeracy task performance. The results indicated that students participated actively and enthusiastically throughout the program. Improvements were observed in reading comprehension, answering questions, sentence construction, and solving multiplication and division problems. In addition, classroom presentations helped improve students’ confidence and communication skills. The attendance rate reached 95%, indicating a high level of student participation. In conclusion, the program had a positive impact on improving students’ literacy and numeracy skills while supporting the creation of an active, engaging, and student-centered learning environment. Keywords: literacy, numeracy, elementary school, learning assistance, community service.
Efektivitas Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA: Penelitian Febria Septiana Br Surbakti; Ketut Rapi; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada pembelajaran fisika. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang masih didominasi oleh pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one way non-equivalence pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2025/2026. Instrumen penelitian berupa tes esai yang mengukur kemampuan berpikir kritis siswa sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Data dianalisis menggunakan analisis kovarian (ANAKOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model CUPs dan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Model pembelajaran CUPs terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa karena mendorong keterlibatan aktif, diskusi kelompok, serta konstruksi pengetahuan secara mandiri. Dengan demikian, model pembelajaran CUPs dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika, khususnya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Festival Anak Sholeh sebagai Sarana Pengembangan Potensi Keagamaan dan Kreativitas Anak di Desa Pasir Emas: Penelitian Desta Olivia Fitri; Wahyuni; Risno; Mifta Alhairi; Sundari Dwi Astuti; Aurora Azzra W; Nurul Khasanah; Afzilla Frizka Selmi; Sella Freselia; Ari Saputra; Pidora Andreans S; Fitra Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6966

Abstract

Festival Anak Sholeh merupakan salah satu program unggulan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Islam Kuantan Singingi Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Pasir Emas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi keagamaan, kreativitas, dan kepercayaan diri anak melalui berbagai perlombaan bernuansa Islami. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, koordinasi dengan pemerintah desa dan lembaga pendidikan, penyusunan proposal, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi program. Festival Anak Sholeh dilaksanakan pada tanggal 22–24 Mei 2026 di Aula MDTA Nurul Hidayah Desa Pasir Emas dengan melibatkan peserta dari berbagai lembaga pendidikan di lingkungan desa. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi lomba pidato cilik, adzan, hafalan surah pendek, fashion show busana muslim, dan mewarnai kaligrafi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Festival Anak Sholeh mampu menjadi sarana pengembangan bakat dan minat anak dalam bidang keagamaan, meningkatkan kreativitas melalui kegiatan seni Islami, serta menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri untuk tampil di depan umum. Tingginya antusiasme peserta dan dukungan dari pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat turut mendukung keberhasilan kegiatan. Festival Anak Sholeh efektif membentuk karakter religius, kreativitas, dan kepercayaan diri anak di masyarakat.
Peran Metode Jarimatika Sebagai Strategi Pembelajaran Menghitung Perkalian yang Menyenangkan di Kelas 3 Sekolah Dasar Unggulan Hamzanwadi: Penelitian Dina Fadilah; Siti Haerun Nisa; Hilda Emilia Khalidayanti; Windi Indana Lazulfa; Edi Agusman Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6968

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering dianggap sulit dan membosankan karena guru masih menggunakan metode konvensional yang berfokus pada hafalan rumus, bukan pada pemahaman konsep. Kondisi ini menyebabkan rendahnya minat belajar dan hasil belajar siswa dalam operasi hitung, terutama perkalian. Upaya pembelajaran sebelumnya seperti metode drill dan penggunaan alat peraga masih belum efektif karena tidak melibatkan pengalaman konkret siswa. Penelitian ini menghadirkan inovasi berupa metode jarimatika, yakni teknik berhitung menggunakan jari sebagai alat bantu konkret yang menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian siswa kelas III SD Unggulan Hamzanwadi melalui penerapan metode jarimatika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest, melibatkan 13 siswa. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pretest (74,31) menjadi posttest (92,23), dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa metode jarimatika efektif meningkatkan kemampuan berhitung siswa sekaligus menumbuhkan keaktifan dan rasa percaya diri. Dengan demikian, jarimatika layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran matematika yang konkret, visual, dan menyenangkan di sekolah dasar.
Rekonstruksi Efektivitas Mediasi dalam Penyelesaian Perkara Peceraian di Pengadilan Agama Teluk Kuantan: Penelitian Rismahayani; Afrinald Rizhan; Aprinelita; Rahilla Agmarina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan mediasi dalam penyelesaian perkara perceraian di Pengadilan Agama Teluk Kuantan, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya, serta merekonstruksi model mediasi yang lebih efektif berdasarkan teori efektivitas hukum dan prinsip ishlah dalam hukum Islam. Penelitian menggunakan metode hukum normatif-sosiologis (socio-legal research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan konstruktif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan hakim mediator, panitera, para pihak yang menjalani mediasi, serta akademisi hukum keluarga Islam, didukung observasi lapangan dan studi dokumentasi terhadap regulasi, putusan pengadilan, serta data statistik perkara perceraian. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan lima faktor efektivitas hukum menurut Soerjono Soekanto, yaitu substansi hukum, aparat penegak hukum, sarana dan prasarana, masyarakat, dan budaya hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi telah dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016, namun tingkat keberhasilannya masih relatif rendah karena dipengaruhi oleh konflik rumah tangga yang telah berlangsung lama, rendahnya keinginan para pihak untuk berdamai, faktor psikologis dan ego para pihak, kesulitan penentuan nafkah, serta tingginya jumlah perkara perceraian. Penelitian ini merekonstruksi model mediasi integratif (normatif, sosiologis, dan ishlah) demi penyelesaian perceraian yang damai dan adil.
Validitas Epistemologis dan Akuntabilitas Moral atas Bukti Digital dalam Sistem Hukum Pidana Modern: Penelitian Cepi Hendrayani; Selviana Teras Widy Rahayu; Zainal Arifin Hoesein
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6970

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola kejahatan sekaligus sistem pembuktian dalam hukum pidana modern. Bukti digital kini menjadi salah satu instrumen utama dalam proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di persidangan. Namun demikian, penggunaan bukti digital tidak hanya menimbulkan persoalan teknis terkait autentikasi, integritas, dan reliabilitas data elektronik, tetapi juga memunculkan persoalan filosofis mengenai validitas pengetahuan dan tanggung jawab moral dalam proses penegakan hukum. Di satu sisi, bukti digital menawarkan efisiensi dan akurasi dalam mengungkap tindak pidana, tetapi di sisi lain rentan terhadap manipulasi, rekayasa data, pelanggaran privasi, dan penyalahgunaan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan suatu kerangka analisis yang tidak hanya berorientasi pada aspek legal-formal, tetapi juga mempertimbangkan dimensi epistemologis dan moral sebagai dasar legitimasi penggunaan bukti digital dalam sistem peradilan pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban epistemologis dan moral atas validitas bukti digital dalam sistem hukum pidana modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas bukti digital tidak dapat semata-mata didasarkan pada pemenuhan persyaratan yuridis formal, tetapi juga harus memenuhi standar epistemologis berupa keandalan sumber, integritas data, transparansi proses akuisisi, serta kemampuan verifikasi independen. Selain itu, penggunaan bukti digital harus didasarkan pada tanggung jawab moral aparat penegak hukum untuk menjamin perlindungan hak asasi manusia, asas due process of law, dan prinsip keadilan substantif. Dengan demikian, pengakuan terhadap bukti digital dalam sistem hukum pidana modern memerlukan integrasi antara legitimasi hukum, validitas epistemologis, dan akuntabilitas moral guna mewujudkan sistem pembuktian yang adil, terpercaya, dan berorientasi pada perlindungan hak-hak warga negara.
Nemo Judex in Causa Sua: Fondasi Filosofis Pengawasan Eksternal demi Menjaga Keluhuran Martabat Hakim Konstitusi: Penelitian Selviana Teras Widy Rahayu; Cepi Hendrayani; Zainal Arifin Hoesein
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6971

Abstract

Kekuasaan kehakiman yang besar tanpa adanya mekanisme kontrol yang seimbang berpotensi memicu korupsi peradilan (judicial corruption) dan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power). Penelitian ini mengkaji urgensi pengembalian fungsi Komisi Yudisial (KY) sebagai lembaga pengawas eksternal bagi Mahkamah Konstitusi (MK) melalui lensa filsafat hukum. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan pendekatan konseptual serta filsafat, penelitian ini menganalisis kelemahan mendasar sistem pengawasan internal MK yang selama ini bertumpu pada Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan internal terjebak dalam konflik kepentingan kronis dan semangat membela sesama korps (esprit de corps). Kondisi ini secara nyata melanggar asas hukum universal Nemo judex in causa sua bahwa tidak ada seorang pun yang boleh menjadi hakim atas perkaranya sendiri. Secara filosofis, independensi hakim bukanlah kebebasan mutlak tanpa batas, melainkan harus diimbangi dengan akuntabilitas moral yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Amandemen Kelima UUD NRI 1945 untuk mereformulasi Bab Kekuasaan Kehakiman merupakan langkah konstitusional utama yang mutlak diperlukan. Hal ini penting guna memberikan mandat pengawasan eksternal yang independen kepada KY tanpa mengintervensi independensi yudisial MK, sekaligus demi menjaga keluhuran martabat hakim dan memulihkan legitimasi serta kepercayaan publik terhadap institusi pengawal konstitusi.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 - Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue