cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4,816 Documents
Tingkat Kondisi Fisik Atlet Basket Putera Usia 12–14 Tahun Klub Mahameru Pekanbaru: Penelitian Draco Vryzas Darmawan; Oki Candra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet basket putera usia 12–14 tahun Klub Mahameru Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi dan sampel berjumlah 15 atlet yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes lari 50 meter untuk mengukur kecepatan, shuttle run 5 × 10 meter untuk mengukur kelincahan, vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, lari 15 menit (Balke Test) untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi (VO₂Max), dan push up untuk mengukur daya tahan otot lengan dan bahu. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kecepatan berada pada kategori baik sekali sebesar 73%, baik 20%, dan cukup 7%; komponen kelincahan berada pada kategori baik sekali 87%, cukup 7%, dan kurang 7%; komponen daya ledak berada pada kategori baik sekali 53%, baik 13%, cukup 20%, kurang 7%, dan kurang sekali 7%; komponen daya tahan kardiorespirasi (VO₂Max) berada pada kategori kurang sekali sebesar 100%; sedangkan komponen daya tahan otot lengan dan bahu berada pada kategori baik sekali 13%, cukup 20%, kurang 33%, dan kurang sekali 33%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kondisi fisik atlet basket putera usia 12–14 tahun Klub Mahameru Pekanbaru secara keseluruhan berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 6,64.
Analisis Manajemen Komunikasi Bubuhan Donor Darah Samarinda (BDDS) pada Event Donor Darah: Penelitian Triana Ayu Januar; Kezia Arum Sary; Rina Juwita; Kadek Dristiana Dwivayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6979

Abstract

Komunitas Bubuhan Donor Darah Samarinda (BDDS) telah hadir sejak 2016 sebagai jembatan antara pendonor dan keluarga pasien yang membutuhkan darah di Kota Samarinda. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana BDDS mengelola komunikasinya dalam menyelenggarakan event donor darah periode September–November 2025, dengan melihat keterlibatan berbagai pihak di setiap tahapan kegiatan. Analisis menggunakan kerangka POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) George R. Terry, dipadukan dengan Stakeholder Theory R. Edward Freeman. Penelitian bersifat kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh dari wawancara mendalam bersama tiga informan kunci, observasi partisipatif di enam event, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa manajemen komunikasi BDDS tumbuh dari pengalaman lapangan, bukan prosedur tertulis yang kaku. Setiap tahap POAC memunculkan dinamika berbeda: PMI menjadi penentu kapasitas event sejak perencanaan, pendonor memiliki choice power yang mendorong BDDS terus berinovasi, sementara sponsor berperan sebagai daya tarik yang harus dikelola agar tidak menggeser karakter sosial kegiatan. Penelitian menemukan sejumlah tantangan struktural: sentralisasi koordinasi pada satu figur, minimnya panduan bagi mitra baru, dan evaluasi masih bersifat internal belum menyertakan pihak eksternal.
Pendampingan Penerapan Audit Internal Sebagai Upaya Peningkatan Tata Kelola Keuangan pada UMKM: Pengabdian Shally Khomilah; Dwi Fitrianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6982

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi belum tertibnya pencatatan keuangan, tidak adanya pemisahan antara keuangan usaha dan pribadi, lemahnya pengendalian internal, serta belum adanya evaluasi keuangan secara berkala. Selain itu, pemahaman pelaku UMKM terhadap audit internal masih rendah dan belum pernah mendapatkan pendampingan dalam penerapannya. Kondisi ini menyebabkan rendahnya kualitas tata kelola keuangan, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, pemborosan biaya, hingga potensi kecurangan. Sebagai solusi, kegiatan pengabdian ini menawarkan pendampingan penerapan audit internal sederhana yang disesuaikan dengan kondisi UMKM. Kegiatan meliputi pelatihan dasar tata kelola keuangan, pendampingan penyusunan pencatatan keuangan sederhana, penerapan prosedur pengendalian internal, serta praktik audit internal secara langsung. Selain itu, mitra juga didampingi dalam penyusunan laporan keuangan periodik dan evaluasi kondisi usaha. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan aplikatif agar mitra dapat langsung memahami dan menerapkan sistem yang diberikan. Target luaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan mitra dalam mengelola keuangan usaha secara tertib dan sistematis, tersusunnya laporan keuangan sederhana, serta diterapkannya audit internal sebagai alat pengendalian dan evaluasi usaha. Selain itu, diharapkan terbentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Rencana kegiatan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari perizinan dan observasi awal untuk mengidentifikasi kondisi mitra, dilanjutkan dengan sosialisasi program. Tahap inti berupa pelatihan dan pendampingan dilaksanakan untuk memperbaiki sistem pencatatan dan pengendalian keuangan. Selanjutnya dilakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan program, diikuti dengan publikasi hasil kegiatan, serta penyusunan laporan akhir. Dengan pendekatan ini, diharapkan kegiatan pengabdian dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan tata kelola keuangan UMKM.
Implementasi Konseling Kelompok dalam Meningkatkan Self – Esteem pada Remaja: Penelitian Putri Aula; Jessica Citra Rahayu; Syarifah Aini; Cesilia Agustina Jalil; Rizka Fajrina; Annisa Nabilla; Abiyurizki Setiadi; Safhira Putri Phonna
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6983

Abstract

Masa remaja adalah periode perkembangan yang sangat penting, ditandai oleh perubahan dalam aspek fisik, emosional, sosial, dan kognitif. Salah satu elemen kunci dalam fase ini adalah self-esteem atau harga diri, yang menunjukkan bagaimana seseorang mengevaluasi dan menghargai dirinya sendiri. Remaja dengan harga diri yang rendah dapat mengalami konsekuensi negatif, seperti ketidakpercayaan diri, mudah dipengaruhi oleh orang lain, serta berisiko mengalami masalah psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep konseling kelompok, definisi dan elemen-elemen dari harga diri, faktor-faktor yang mempengaruhinya, pandangan dalam Islam, serta penerapan konseling kelompok untuk meningkatkan harga diri di kalangan remaja. Metodologi yang diterapkan adalah tinjauan pustaka, dengan tujuan mengumpulkan dan menganalisis teori serta temuan dari penelitian sebelumnya. Temuan menunjukkan bahwa konseling kelompok berfungsi sebagai layanan yang efisien dengan memanfaatkan interaksi dalam kelompok untuk memperkuat dukungan sosial, memperbaiki pandangan negatif tentang diri sendiri, dan mengembangkan sikap yang lebih positif. Dalam sudut pandang Islam, harga diri terbentuk melalui ketaqwaan kepada Tuhan dan keyakinan akan keunikan setiap individu. Sebagai kesimpulan, pelaksanaan konseling kelompok yang dilakukan secara sistematis dengan langkah-langkah seperti perencanaan, pembentukan, transisi, eksekusi, hingga penutupan memiliki potensi besar untuk secara signifikan meningkatkan harga diri remaja.
Peningkatan Keterampilan Menjual Produk Rumahan Melalui Edukasi Kesehatan Mulut dan Komunikasi Persuasif pada Ibu PKK RW 010 Perumahan Puri Bukit Depok Kabupaten Bogor: Pengabdian Merliyana; Asep Saefurahman; Agustian Burdah; Hendrawati; Rama Chandra; Kus Tri Andyarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6987

Abstract

Pelaku usaha rumahan memerlukan keterampilan komunikasi dan penjualan yang baik agar mampu meningkatkan daya saing produk yang dipasarkan. Selain faktor pemasaran, aspek kesehatan personal seperti kesehatan mulut juga berpengaruh terhadap kualitas komunikasi dengan pelanggan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menjual produk rumahan serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mulut dalam mendukung keberhasilan komunikasi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan pada 16 November 2025 di Perumahan Puri Bukit Depok Kabupaten Bogor dengan peserta sebanyak 32 orang anggota arisan PKK RT 03 RW 010. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi penjualan, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik komunikasi persuasif, pentingnya first impression dalam penjualan, serta perilaku pencegahan bau mulut. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan interaksi dengan calon pelanggan. Program ini menghasilkan model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek kesehatan personal dan penguatan kapasitas pemasaran UMKM rumah tangga. Model tersebut berpotensi direplikasi pada komunitas masyarakat lainnya sebagai strategi peningkatan kapasitas ekonomi keluarga.
Pendampingan Implementasi Zep Quiz Berbasis Gamifikasi Sebagai Media Evaluasi Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 di SMP Negeri 7 Jember: Pengabdian Inno Cahyaning Tyas; Hilma Azmi Azizah; Ahmad Syukron
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6988

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi berbagai aspek pendidikan, termasuk dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Namun, masih banyak guru yang menggunakan metode evaluasi konvensional sehingga kurang mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan ZEP Quiz sebagai media evaluasi berbasis gamifikasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan guru Bahasa Indonesia sebagai mitra pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman mengenai konsep gamifikasi dalam pembelajaran, mampu merancang kuis digital menggunakan platform ZEP Quiz, serta mengimplementasikannya dalam kegiatan evaluasi pembelajaran. Penggunaan ZEP Quiz memberikan pengalaman evaluasi yang lebih interaktif, menarik, dan mampu meningkatkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, pendampingan implementasi ZEP Quiz dapat menjadi salah satu alternatif inovasi evaluasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Ragam Bahasa Waria di Media Sosial Instagram: Kajian Sosiolinguistik: Penelitian Fauziah Hajjah; Unggul Putro Sambodo; Astri Juwita Fardhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6989

Abstract

Di era digital saat ini, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga media untuk membangun identitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembentukan ragam bahasa waria yang digunakan oleh selebgram di media sosial Instagram. Data berupa kosakata yang memuat ragam bahasa waria diperoleh dari akun media sosial Instagram @kakakitwill menggunakan metode simak dan teknik catat. Selanjutnya, data dianalisis dengan cara mengklasifikasikan terlebih dahulu kata atau frasa yang memuat ragam bahasa waria. Lalu, kata atau frasa tersebut diuraikan berdasarkan proses pembentukannya. Terakhir, ditarik kesimpulan. Dalam penyajiannya, penelitian ini menggunakan metode informal dan formal karena memuat hasil dalam bentuk tabel dan uraian menggunakan kata-kata. Hasil penelitian menunjukkan proses pembentukan ragam bahasa waria yang di temukan, antara lain perubahan bunyi akhir menjadi –ong, perubahan bunyi akhir menjadi –es, perubahan bunyi akhir menjadi –ose, perubahan bunyi akhir menjadi –dang, perubahan bunyi akhir menjadi –ewi, perubahan bunyi akhir menjadi –rena, perubahan fonem vokal menjadi /i/, perubahan bunyi secara manasuka, perubahan urutan suku kata, dan pergeseran makna dengan pelesetan.
Peningkatan Literasi Digital Melalui Edukasi Penggunaan Media Sosial Secara Bijak pada Siswa MAS Al Wasliyah Kisaran: Penelitian Irvianita Dwi Arinda; Yunila Sari; Anita Rahmadani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6990

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah meningkatkan penggunaan media sosial di kalangan siswa. Namun, kurangnya pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyebaran informasi palsu, cyberbullying, serta pelanggaran etika digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa MAS Al Wasliyah Kisaran melalui edukasi penggunaan media sosial secara bijak. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup literasi digital, pemanfaatan media sosial untuk pembelajaran, dampak negatif penggunaan media sosial, serta aspek hukum yang berkaitan dengan aktivitas di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya etika digital. Siswa juga mampu mengenali manfaat dan risiko penggunaan media sosial serta memahami cara memanfaatkannya secara produktif untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital siswa dan mendukung terciptanya budaya digital yang positif di lingkungan sekolah.
Inovasi Layanan Peminjaman Buku Digital Berbasis QR Code untuk Meningkatkan Literasi Siswa di SMA Negeri 2 Kisaran: Penelitian Andadari Puspita Ningrum; Suci Rahmadani Haza Sitorus; Cyntia Natasya Panjaitan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6991

Abstract

Tingkat literasi membaca siswa Indonesia masih rendah, sementara perpustakaan sekolah seperti di SMA Negeri 2 Kisaran masih mengandalkan pencatatan peminjaman secara manual sehingga menimbulkan antrean panjang, pelacakan data yang lambat, dan menurunnya minat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan. Artikel ini bertujuan merancang layanan peminjaman buku digital berbasis teknologi QR Code untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pendekatan perancangan dimulai dengan penetapan kondisi dasar (base-line) layanan perpustakaan manual melalui observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan perumusan katalog buku digital dan skema pelabelan QR Code pada setiap koleksi buku, serta perancangan alur kerja yang mencakup persiapan sistem, sosialisasi dan pelatihan, uji coba terbatas, hingga implementasi penuh. Sistem yang dirancang diharapkan dapat menggantikan pencatatan manual, mempercepat proses peminjaman dan pengembalian, serta memberikan akses informasi buku secara instan kepada siswa melalui pemindaian smartphone. Kesimpulannya, rancangan model layanan perpustakaan berbasis QR Code yang terintegrasi dengan katalog digital dan strategi implementasi partisipatif yang melibatkan sekolah, pustakawan, siswa, dan orang tua ini berpotensi meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi digital di kalangan siswa.
Pemberdayaan UMKM Sekitar Kampus Universitas Asahan Melalui Digitalisasi Bisnis dan Pelatihan Literasi Digital: Penelitian Nayla Zahra Fitri Lbs; Dhea Annisa Syafira Mrp; Fanisha Silva Zulham; Putri Juwita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6992

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian Indonesia. Namun, masih banyak UMKM di sekitar Universitas Asahan yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam menjalankan usahanya. Sebagian besar pelaku usaha masih menggunakan metode pemasaran konvensional dan belum memanfaatkan media sosial, katalog digital, maupun marketplace sebagai sarana promosi dan penjualan produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM melalui pelatihan literasi digital dan pendampingan digitalisasi bisnis. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemasaran digital, pengelolaan media sosial, serta penggunaan marketplace. Beberapa UMKM berhasil membuat akun bisnis digital dan katalog produk yang dapat digunakan untuk memperluas jangkauan pasar. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendorong transformasi digital yang berkelanjutan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 - Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue