cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4,816 Documents
Pencemaran Sungai Akibat Limbah dan Peran Masyarakat dalam Upaya Pengendalian Serta Pemulihan Kualitas Lingkungan : Penelitian Virgin Kartika Wianti; Kamelia Kamelia; Kesya Swietenia Maharani Imanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6940

Abstract

Pencemaran sungai merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang paling mendesak di Indonesia, terutama di kawasan padat penduduk dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber dan karakteristik pencemaran sungai akibat limbah domestik dan industri, serta mengkaji peran dan kontribusi masyarakat dalam upaya pengendalian dan pemulihan kualitas lingkungan perairan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan tinjauan literatur sistematis terhadap 47 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah domestik menyumbang sekitar 62% dari total beban pencemar sungai, diikuti oleh limbah industri (28%) dan limbah pertanian (10%). Parameter pencemar utama yang teridentifikasi meliputi Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS), logam berat (Pb, Cd, Hg), serta bakteri Escherichia coli. Partisipasi masyarakat yang terorganisir melalui program Bank Sampah, komunitas peduli sungai, dan kemitraan dengan pemerintah daerah terbukti mampu menurunkan indeks pencemaran hingga 34% dalam kurun waktu tiga tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan terpadu yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta merupakan strategi yang paling efektif dalam pemulihan kualitas sungai secara berkelanjutan.
Pengaruh Budaya Patriaki Terhadap Kondisi Psikologis Istri Di Desa Pasar Sorkam: Penelitian Nurhalisa Simamora; Afrinaldi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6942

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi adanya terdapat pihak yang superior yang merugikan satu pihak dan perempuan sebai pihak inferior,mendapatkan citra negatif, beban ganda dan kekerasan. penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh signifikan Pengaruh Budaya Patriarki Terhadap Kondisi Psikologis Istri di Desa Pasar Sorkam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif Variabel dalam penelitian ini meliputi Budaya Patriarki (Variabel Bebas) dan kondisi psikologis (Vriabel Terikat) Dalam penelitian ini, digunakan sampel sebanyak 82 istri dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik simple random smpling.Berdasarkan haasil menelitian menunjukan bahwa budaya patriarki mrmiliki kategori rendah dengan presentase 32% dan kondisi psikologis 38% maka terdapat pengaruh yang signifikan antara Budaya Patriarki terhadap kondisi Psikologis dengan diperoleh nilai signifikansi 0,003 < 0,05 dan nilai thitung -3,107 > ttabel 1,664 dan dari hasil uji F diperoleh nilai fhitung 9,651 > ftabel 3,96 dengan persentase sumbangan pengaruh yaitu 10,8%. Dikarenakan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dan nilai thitung lebih besar daripada ttabel dan fhitung lebih besar daripada ftabel, sehingga dapat dimaknai bahwa variabel budaya patriarki (X) berpengaruh negatif terhadap kondisi psikologis (Y) sebesar 10,8%.
Kejadian Hiperurisemia pada Lansia di Panti Jompo dan Hubungannya dengan Aktivitas Fisik: Pengabdian Erdanela Setiawati; Aryaldy Zulkarnaini; Sella Tri Cahyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6943

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik mencakup setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan membutuhkan pengeluaran energi, seperti rutinitas harian seperti berjalan, menyapu, berkebun dan aktivitas terstruktur seperti senam, berkebun intens, dan olahraga ringan. Hiperurisemia atau tingginya kadar-asam-urat-darah dapat menimbulkan penyakit Gout-Arthritis (radang sendi) yang diakibatkan oleh akumulasi kristal monosodium-urate (MSU) atau purin di area sendi. Secara klinis, Gout-Arthritis ditandai dengan serangan akut berupa nyeri hebat (gout), kemerahan, panas, dan pembengkakan. Banyak faktor yang mempengaruhi aktivitas fisik antara lain kondisi kesehatan seperti penyakit kronis (asam urat), obesitas, tingkat kebugaran, dan cedera. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian hiperurisemia pada  lansia di panti jompo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional-analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-Desember 2025 di panti jompo (PSTW) Kasih-Sayang-Ibu Batusangkar, Jumlah sampel sebanyak 52 lansia. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner International-Physical-Activity-Questionnaire (IPAQ) versi-pendek. Hiperurisemia ditentukan dengan mengukur kadar-asam-urat darah menggunakan alat GCU-meter digital. Analisis univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 26.0. Hasil: Mayoritas lansia memiliki aktifitas fisik kategori rendah sebanyak 27 orang (51,9%) dan tidak hiperurisemia atau memiliki kadar-asam-urat normal sebanyak 35 orang (67,3%). Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hiperurisemia pada lansia di panti jompo dengan nilai p =0.030. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian hiperurisemia pada lansia di PSTW Kasih-Sayang-Ibu Batusangkar.
Pengaruh Edukasi Kader Hipertensi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga Tentang Pencegahan Stroke di Desa Mbatakapidu: Pengabdian Veronika Toru; Irene Febriany Mamo Kitu; Ester Radandima; Kartini Pekabanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6944

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi diidentifikasi secara global sebagai pembunuh senyap (the silent killer) karena sering kali tidak memunculkan gejala klinis awal hingga memicu komplikasi fatal. Hipertensi yang tidak terkontrol menjadi salah satu penyebab serangan jantung, stroke, penyakit ginjal kronis, dan demensia yang paling penting dan dapat dicegah. Pemberdayaan kader kesehatan desa sebagai agent of change diperlukan untuk menjembatani kesenjangan informasi ini. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi oleh kader dalam meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pencegahan stroke di Desa Mbatakapidu. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2026 di Desa Mbatakapidu dengan melibatkan 5 orang kader kesehatan dan 20 perwakilan keluarga yang memiliki anggota penderita hipertensi. Metode yang digunakan meliputi pembekalan kader di balai desa, diikuti dengan edukasi komunitas melalui kunjungan rumah (home visit) selama ±30 menit oleh kader kepada keluarga sasaran. Evaluasi keberhasilan dilakukan secara kuantitatif dengan membandingkan tingkat pengetahuan sebelum (pre-test) dan dua minggu sesudah intervensi (post-test) menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil: Sebelum dilakukan edukasi, mayoritas keluarga memiliki tingkat pengetahuan yang kurang yaitu sebesar 60% (12 orang). Setelah mendapatkan intervensi edukasi terstruktur dari kader, tingkat pengetahuan keluarga mengalami peningkatan signifikan dengan 80% (16 orang) keluarga berhasil mencapai kategori pengetahuan yang baik. Kesimpulan: Edukasi berbasis pemberdayaan kader hipertensi melalui kunjungan rumah terbukti efektif meningkatkan pengetahuan keluarga secara signifikan dalam upaya pencegahan stroke di tingkat komunitas.
Persiapan Produksi Program Televisi dengan Teknik Multi Camera: Penelitian Winda Kustiawan; Putri Nabila; Nadia Maharani; Fadhillah Amanda; Fahira Salsabila; Muhammad Reihan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6948

Abstract

Kemajuan industri penyiaran televisi di Indonesia telah mendorong lahirnya berbagai format program yang semakin kompleks dan beragam. Salah satu pendekatan teknis yang paling umum diterapkan dalam produksi program televisi, khususnya program non-drama, adalah teknik multi camera. Teknik ini memungkinkan pengambilan gambar dari berbagai sudut secara bersamaan menggunakan lebih dari satu kamera yang terhubung dalam satu sistem terintegrasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam tahapan persiapan produksi program televisi dengan menggunakan teknik multi camera, mencakup pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap buku, jurnal ilmiah, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan produksi program televisi dengan teknik multi camera sangat bergantung pada kualitas perencanaan di tahap pra produksi, yang meliputi penyusunan naskah, floor plan, camera script, serta penentuan peralatan teknis dan sumber daya manusia. Tahap produksi memerlukan koordinasi tinggi antara pengarah acara (PD/PA), operator kamera, dan seluruh kru di lantai studio maupun ruang kontrol. Sementara tahap pasca produksi mencakup proses editing, mixing audio, serta distribusi program ke platform siaran. Integrasi ketiga tahapan tersebut menjadi kunci utama dalam menghasilkan program televisi yang berkualitas, dinamis, dan kompetitif.
Analisi Struktuk Pasar Oligopoli pada Industri Telekomunikasi di Indonesia: Penelitian Rizka Fauziah; Yusrina; Evifanie Simbolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6949

Abstract

Penelitian ini menganalisis struktur pasar oligopoli pada industri telekomunikasi di Indonesia serta dampaknya terhadap perilaku harga dan tingkat konsentrasi pasar. Fokus penelitian diarahkan pada karakteristik persaingan antaroperator telekomunikasi, pengukuran tingkat konsentrasi pasar menggunakan Indeks Herfindahl-Hirschman (HHI), serta implikasinya terhadap efisiensi pasar dan kesejahteraan konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder periode 2018–2023 yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan telekomunikasi, Badan Pusat Statistik (BPS), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), dan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI). Data dianalisis melalui penghitungan pangsa pasar masing-masing operator, perhitungan nilai HHI untuk mengukur tingkat konsentrasi pasar, serta analisis perilaku harga berdasarkan karakteristik pasar oligopoli menggunakan Model Sweezy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri telekomunikasi Indonesia memiliki struktur pasar oligopoli dengan tingkat konsentrasi yang sangat tinggi, ditunjukkan oleh nilai HHI sebesar 3.409,3 pada tahun 2023. Tiga operator utama, yaitu Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XL Axiata, secara kolektif menguasai 88,3% pangsa pasar pelanggan. Selain itu, perilaku harga dalam industri ini menunjukkan adanya fenomena kekakuan harga (price rigidity), sehingga persaingan lebih banyak terjadi melalui peningkatan kualitas jaringan, inovasi layanan digital, dan strategi non-harga lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur pasar oligopoli mampu mendorong investasi infrastruktur telekomunikasi yang besar, namun juga berpotensi menyebabkan harga layanan data relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa negara di kawasan ASEAN.
Evaluasi Pengetahuan, Sikap, dan Kebutuhan Guru Pasca Workshop Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran: Pengabdian Entit Puspita; Siti Fatimah; Dyah Lyesmaya; Siti Wahyuni; Lia Yulianti; Tatag Yudha Pranahadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6950

Abstract

Artificial Intelligence (AI) berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran, namun kesiapan guru dalam mengintegrasikannya masih beragam. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam pemanfaatan AI serta mengevaluasi pengetahuan, sikap, dan kebutuhan guru terkait implementasi AI di sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui model training–practice–mentoring yang melibatkan 20 guru SD dan SMP di Kecamatan Cibadak, Sukabumi. Data dikumpulkan menggunakan pre-test dan post-test, angket skala Likert, serta pertanyaan terbuka, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan N-Gain dan analisis tematik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan guru dengan nilai N-Gain sebesar 0,667 (kategori sedang) serta sikap yang sangat positif terhadap penggunaan AI dengan rata-rata skor 4,44 dari skala 5,00. Guru juga mengharapkan pelatihan berbasis praktik, pendampingan berkelanjutan, dan dukungan infrastruktur untuk mendukung implementasi AI. Temuan ini menunjukkan bahwa guru memiliki kesiapan yang baik untuk mengadopsi AI dalam pembelajaran dan memerlukan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.
Penguatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan AI ChatGPT dalam Penyusunan Modul Ajar di MI Selopanggung: Pengabdian Arum Putri Rahayu; Anam Besari; Ahmad Wahib
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6951

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi guru MI Selopanggung dalam memanfaatkan ChatGPT sebagai alat bantu penyusunan modul ajar. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif yang memadukan pengenalan AI, demonstrasi penggunaan ChatGPT, praktik penyusunan prompt, pendampingan pembuatan draft modul ajar, serta refleksi hasil. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya perubahan pemahaman guru dari penggunaan teknologi yang bersifat umum menuju pemanfaatan AI sebagai asisten pedagogis. Guru mampu menyusun instruksi yang lebih spesifik, menelaah keluaran ChatGPT, dan mengadaptasikannya ke dalam komponen modul ajar sesuai konteks madrasah. ChatGPT terbukti membantu mempercepat perancangan awal modul ajar, namun kualitas akhir tetap bergantung pada profesionalisme guru sebagai pengambil keputusan pembelajaran. Program ini berimplikasi pada pentingnya pelatihan berkelanjutan, penyusunan bank prompt, dan pendampingan komunitas guru agar pemanfaatan AI tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menjadi praktik reflektif dalam perencanaan pembelajaran madrasah. Temuan ini memperlihatkan bahwa penguatan kompetensi guru melalui ChatGPT dapat menjadi model pendampingan sederhana bagi madrasah dasar yang ingin mengembangkan perangkat ajar secara mandiri, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Analisis Permasalahan Lingkungan Sekolah dan Proses Pembelajaran Berdasarkan pengamatan Guru dan Siswa di SMA Negeri 10 Medan: Penelitian Axdel Septina Sagala; Christianto Ginting; Rimma Damayanti Br Malau; Tazliyah Tazliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6956

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi masalah lingkungan sekolah dan kendala pembelajaran di SMA Negeri 10 Medan berdasarkan pengalaman guru dan siswa. Fokus kajian meliputi kondisi lingkungan fisik, pengaruh fasilitas terhadap kenyamanan belajar, kedisiplinan siswa, serta respons guru terhadap berbagai dinamika tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed-methods). Data diperoleh melalui observasi, wawancara guru, dokumentasi, dan angket kepada siswa. Sebanyak 56 siswa dan guru utama menjadi responden untuk memberikan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan sekolah sangat memengaruhi kenyamanan dan efektivitas pembelajaran. Keterbatasan sarana seperti minimnya kipas angin, daya listrik terbatas, internet tidak stabil, dan gangguan suara dari luar menjadi hambatan utama. Ruang kelas yang gerah menurunkan konsentrasi, memicu pelanggaran disiplin seperti penggunaan ponsel saat pelajaran, serta membuat siswa kurang aktif. Untuk mengatasinya, guru menerapkan pendekatan personal, menegakkan aturan secara konsisten, dan menciptakan pembelajaran yang interaktif. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan mutu pendidikan memerlukan perbaikan fasilitas, pembaruan strategi pembelajaran berpusat pada siswa, serta kolaborasi antara sekolah, komite, dan orang tua.
Pemeliharaan Fungsi Kognitif Lansia melalui Stimulasi Permainan Berbasis Aktivitas dengan Pengukuran Mini Mental State Evaluation (MMSE) di Panti Werdha Wisma Mulia Jelambar: Pengabdian Eillen Regina Young; Leony Elvina Nathanial; Amanda Nurhasanah; Willy Tasdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6957

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan perubahan yang umum terjadi pada lansia dan dapat memengaruhi kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti memori, perhatian, konsentrasi, dan pemahaman informasi. Oleh karena itu, diperlukan stimulasi kognitif untuk membantu mempertahankan fungsi kognitif lansia. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan perubahan fungsi kognitif lansia setelah mengikuti program stimulasi kognitif melalui permainan interaktif di Panti Werdha Wisma Mulia. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, serta pre-test dan post-test menggunakan Mini-Mental State Examination (MMSE) pada tujuh lansia. Program stimulasi dilakukan melalui permainan Tebak Kata dari Huruf Teracak, Berhitung Bersama, Membuat Bentuk dari Clay, Memasukkan Pom-Pom Sesuai Warna, dan Meletakkan Bola Sesuai Urutan. Hasil pre-test menunjukkan 2 lansia (28,6%) memiliki fungsi kognitif normal, 2 lansia (28,6%) mengalami gangguan kognitif ringan, dan 3 lansia (42,9%) mengalami gangguan kognitif sedang. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan 4 lansia (57,1%) berada pada kategori normal dan 3 lansia (42,9%) pada kategori gangguan kognitif sedang. Hasil ini menunjukkan adanya perubahan fungsi kognitif setelah pemberian stimulasi kognitif melalui permainan interaktif. Dengan demikian, stimulasi kognitif berbasis permainan dapat menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis untuk membantu mempertahankan fungsi kognitif lansia.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 - Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue