cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,732 Documents
INTERDEPENDENSI DOSEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM  MENJAWAT PROFESI ADVOKAT GUNA KEPENTINGAN  JUSTICIABELEN Kadek Sista Pradnya Pramita; Devi Marlita Martana
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/6rj1ms69

Abstract

Menganalisis tanggung jawab dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) ialah tujuan dari penelitian ini diperuntukan kepada individu seraya menjalankan profesi advokat berdasarkan Putusan Nomor 150/PUU-XXII/2024. Penerapan penelitian hukum normatif dipergunakan melalui pendekatan perundang-undangan dan studi kasus digunakan sebagai metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen memiliki tanggung jawab akademik yang mencakup Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuk pengabdian yang dapat dilakukan adalah memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun, regulasi yang berlaku, seperti dalam Undang-Undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003 Pasal 3 ayat (1) huruf c dan Pasal 20 ayat (2), melarang advokat untuk merangkap jabatan sebagai pegawai negeri. Ketidakjelasan regulasi ini menyebabkan hambatan bagi dosen yang ingin menjalankan profesi advokat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 150/PUU-XXII/2024 telah mempertimbangkan hal ini dan memberikan ruang bagi dosen PNS untuk menjalankan profesi advokat dengan syarat tertentu, strategi lainnya yaitu dengan menjadikan aspek pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) guna memastikan transparansi. Dengan demikian, diperlukan revisi regulasi untuk memastikan keseimbangan antara tugas akademik dan profesionalisme advokat bagi dosen PNS.
SIKAP MAHASISWA FISIP TERHADAP KAMPANYE DAN POLEMIK PROGRAM MAKAN SIANG GRATIS PASANGAN PRABOWO GIBRAN DI MEDIA SOSIAL Velani Nova Amanda; Dr. Endah Siswati S.I,P., M.S.W.; Novi Catur Muspita, S.Pd., M.Si.
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/m051hj95

Abstract

Melihat perkembangan media sosial, dapat digunakan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, hiburan, sosial, hingga politik. Salah satunya hingga mencakup lembaga pemerintah pusat dan daerah serta kementerian. Contoh nyata adalah pasangan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Prabowo menggunakan media sosial untuk menyebarkan program kerjanya, tentang "Makan Siang Gratis". Meski program ini  berhasil menarik dukungan publik, namun juga muncul berbagai polemik yang berkembang ke berbagai lapisan masyarakat. Berdasarkan latar belakang ini, tujuan peneliti ingin mengeksplorasi secara mendalam tentang bagaimana sikap mahasiswa FISIP terhadap kampanye dan polemik yang terjadi di media sosial tentang program makan siang gratis pasangan Prabowo Gibran, ditinjau menggunakan tiga komponen kognitif, afektif, dan konatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dengan populasi seluruh mahasiswa FISIP berjumlah 521, penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling sehingga diketahui 104 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner melalui google form. Kemudian setiap item pernyataan diukur dengan Skala Likert. Data kemudian di analisis dengan menggunakan analisis univariat karena hanya terdapat satu variabel yaitu sikap. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa FISIP sebagian besar setuju dan kurang setuju dengan kampanye dan polemik tentang program makan siang gratis. Akibatnya, untuk mengurangi keraguan terhadap program makan siang gratis, transparansi yang lebih besar, dan komunikasi publik yang lebih jelas diperlukan. Pemerintah juga harus memastikan bahwa program dijalankan secara adil. 
MODEL KONSELING QUR’ANI DAN NABAWI: LANDASAN TEORITIS DAN APLIKATIF DALAM PENDIDIKAN Yuvita Nila Rahayu; Mu’alimin
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5baa4b82

Abstract

Artikel ini merupakan kajian literature review yang membahas konseling Islami dengan fokus pada pendekatan Qur’ani, Nabawi, serta integrasi dengan metode psikologi modern. Konseling Qur’ani mengacu pada kisah-kisah nabi yang sarat dengan nilai pendidikan spiritual dan moral, seperti nasihat Nabi Ya’qub kepada anak-anaknya yang menekankan keteguhan iman dan kesabaran. Konseling Nabawi menyoroti metode Rasulullah SAW dalam memberikan bimbingan melalui dialog, empati, dan hikmah, yang relevan dengan prinsip komunikasi konseling kontemporer. Sementara itu, model integratif berupaya menggabungkan teknik psikologi modern, misalnya Cognitive Behavioral Therapy (CBT), dengan praktik religius seperti doa, dzikir, dan tadabbur ayat, guna mencapai keseimbangan antara penyelesaian masalah psikologis dan penguatan spiritual. Hasil telaah menunjukkan bahwa konseling Islami tidak hanya berorientasi pada pemecahan masalah jangka pendek, melainkan juga menekankan pembentukan ketenangan batin, peningkatan kualitas iman, dan penguatan karakter religius. Dengan demikian, konseling Qur’ani dan Nabawi yang dikombinasikan dengan pendekatan modern berpotensi menjadi paradigma strategis dalam pendidikan, dakwah, dan bimbingan keluarga. Penelitian lebih lanjut dianjurkan untuk mengeksplorasi implementasi empiris model integratif ini agar dapat diaplikasikan secara lebih efektif dalam konteks masyarakat kontemporer.
PENGARUH PENGGUNAAN FITUR CARDLESS WITHDRAWAL DAN KEPUASAN NASABAH TERHADAP LOYALITAS GEN Z PENGGUNA BSI MOBILE DI BANDAR LAMPUNG Beza Marsanda Aprilia; Heni Noviarita; Yulistia Devi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jpebkj10

Abstract

Fitur Cardless Withdrawal merupakan transaksi tarik tunai tanpa menggunakan kartu sama sekali, pada saat bertransaksi yang diperlukan nasabah hanya perlu mengingat PIN bahkan bisa menggunakan sidik jari yang lebih personality. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan fitur cardless withdrawal dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas nasabah Generasi Z Pengguna BSI Mobile di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah sampel 100 responden yang menggunakan layanan Fitur Cardless Withdrawal pada nasabah Bank Syariah Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penggunaan Fitur Cardless Wihdrawal dan Kepuasan Nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Gen Z Pengguna BSI Mobile di Bandar Lampung. Selain itu, dari sudut pandang perbankan syariah penggunaan fitur Cardless Withdrawal sah selama memenuhi prinsip-prinsip syariah, seperti kejelasan akad, perlindungan data, serta tidak mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) dan riba. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa tingkat penggunaan layanan Fitur Cardless Withdrawal di kalangan Generasi Z Pengguna BSI Mobile di Kota Bandar Lampung tergolong tinggi. Hal ini mencerminkan adanya penerimaan positif terhadap layanan Fitur Cardless Withdrawal. Dalam membentuk loyalitas dengan didukung faktor kualitas layanan, kepercayaan terhadap prinsip syariah, serta inovasi layanan digital yang konsisten memberikan manfaat. Hasil penelitian penelitian ini tidak hanya penting secara akademis untuk mengisi kesenjangan pengetahuan, tetapi juga sangat relevan dan mendesak bagi industri perbankan untuk menghadapi tantangan loyalitas di era digital yang semakin kompetitif.
PENDEKATAN MULTIDISIPLIN DALAM MENANGANI KASUS CYBERSTALKING: PERLINDUNGAN KORBAN DAN PENERAPAN DOUBLE TRACK SYSTEM TERHADAP PELAKU Kadek Mas Devina Aulia Maharani; I Dewa Gede Dana Sugama
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/q54b8s65

Abstract

Tujuan dari adanya kajian ini adalah menelaah mengenai kasus cyber-stalking, mengenai bagaimana perlindungan terhadap korban nantinya, terutama apabila kejahatan tersebut berkaitan dengan kejahatan berbasis gender online, serta bagaimana tindakan otoritas yang berwenang terhadap pelaku kejahatan cyber-stalking yang mempunyai gangguan jiwa, terutama pada konsep Double Track System yang diregulasikan di dalam Kitab Undang – Undang Hukum Pidana terbaru, yakni dalam Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2023. Kajian ini menggunakan metodologi hukum normatif, dimana interpretasi masalah berlandaskan pada ketentuan hukum atau regulasi yang berlaku. Kajian ini menggunakan pendekatan UU “statue approach” dan pendekatan analisis “Analitical approach”. Metode penelitian hukum normatif dan kedua jenis pendekatan tersebut akan menjawab rumusan masalah yang diteliti dalam studi ini. Temuan dari kajian ini mengindikasikan bahwa menangani permasalahan tersebut, sangat disarankan sekali adanya aturan khusus mengenai cyberstalking dalam hukum positif di Indonesia, kemudian sudah terdapat beberapa aturan mengenai bagaimana perlindungan terhadap korban, diharapkan dengan keberadaan KUHP yang baru, pelaku kejahatan, terutama pada cyberstalking mendapat penjatuhan pidana serta tindakan yang tepat atau yang sering disebut sebagai sistem dua jalur (double track system). Melalui mekanisme ini diharapkan bagi para pelaku kejahatan mendapatkan hukuman dan tindakan yang tepat agar pelaku dihukum setimpal dan juga tidak memicu terjadinya pengulangan tindak pidana (residive).
PERAN ULASAN KONSUMEN DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PEMBELI PADA TRANSAKSI C2C DI PLATFORM SHOPEE BAROKAH Mochamad Firman Ardiansyah; Ana Sofiya; Ikmalur Rizal; Lailatun Nuroniyah; Afaful Ummah, M. E.
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/qrmwt739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ulasan konsumen dalam meningkatkan kepercayaan pembeli pada transaksi Consumer-to-Consumer (C2C) di platform Shopee Barokah. Perkembangan e-commerce di Indonesia telah menciptakan peluang baru bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas jual beli secara daring. Namun, salah satu tantangan utama pada transaksi C2C adalah persoalan kepercayaan antara penjual dan pembeli yang umumnya tidak saling mengenal. Ulasan konsumen, baik berupa rating maupun komentar pengalaman berbelanja, diyakini berfungsi sebagai sinyal keandalan dan kredibilitas penjual. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei online terhadap pengguna aktif Shopee Barokah. Hasil analisis menunjukkan bahwa ulasan konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan pembeli, terutama pada aspek kejujuran informasi produk, kualitas layanan penjual, serta kepuasan pengalaman bertransaksi. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa ulasan positif mampu meningkatkan minat pembelian ulang, sedangkan ulasan negatif cenderung menurunkan persepsi terhadap reputasi penjual. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pelaku usaha C2C dalam memanfaatkan ulasan konsumen sebagai strategi peningkatan kepercayaan, sekaligus menjadi dasar pengembangan teori perilaku konsumen dalam konteks ekonomi digital.
BLOCKCHAIN DAN PENGELOLAAN FINANSIAL CRYPTOCURRENCY TERHADAP REMAJA GENERASI Z Cindy; Cintya Chan; Sally Hong; Elyssa Utomo; Nichen Elsis Putri Zagoto; Joosten
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/h1s1np64

Abstract

Keuangan digital, termasuk Cryptocurrency, menjadi pembicaraan hangat beberapa tahun terakhir terutama di kalangan remaja Generasi Z. Blockchain memungkinkan kepemilikan dan otoritas terhadap aset (Cryptocurrency) berada di tangan masing-masing individu yang membuat teknologi blockchain disebut sebagai salah satu inovasi terbesar di abad ke-21. Fenomena ini berkaitan dengan teknologi Blockchain yang menjadi dasar dari layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran keuangan digital, khususnya Cryptocurrency, terhadap cara remaja Generasi Z mengelola uangnya dengan menggunakan metode kualitatif berupa Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa Blockchain memiliki potensi untuk memperluas akses ke layanan keuangan dan memperkenalkan konsep pengelolaan aset digital kepada remaja. Namun, efektivitas penggunaan teknologi ini sangat bergantung pada upaya meningkatkan pemahaman tentang keuangan digital di lingkungan sekolah dan keluarga, serta kebijakan dan pelaku industri untuk memastikan penggunaan yang bertanggung jawab. Kesimpulan menekankan pentingnya adanya program pendidikan dan kebijakan yang khusus ditujukan kepada pengguna muda agar manfaat dari teknologi Blockchain dapat dimaksimalkan sekaligus mengurangi risiko yang mungkin terjadi.
ANALISIS PENERAPAN NILAI-NILAI SYARIAH DALAM STRATEGI DIGITAL MARKETING PADA E-COMMERCE Alfiana Yustia; Siti Muflihah; Moh. Rizky Mulyadi; Afaful Ummah, M.E.
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/s0d1q811

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan pengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya pada sektor bisnis. Salah satu dari hasil kemajuan tersebut adalah munculnya E-Commerce. Kehadiran E-Commerce mampu mengubah pola bisnis tradisional dengan menawarkan berbagai kemudahan, seperti akses yang lebih cepat, waktu yang efisiensi, serta kemampuan memperluas pasar tanpa dibatasi oleh wilayah geografis. Kondisi ini menjadikan E-Commerce sebagai salah satu pilar penting dalam perekonomian modern, sekaligus peluang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dengan lebih fleksibel dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif (literatur review). Perkembangan E-Commerce memberikan dampak besar bagi perekonomian modern karena mampu menghadirkan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta perluasan pasar tanpa batas geografis. Namun, kemajuan ini tidak lepas dari tantangan etis seperti potensi penipuan, promosi berlebihan, dan kurangnya transparansi informasi, sehingga penerapan nilai-nilai syariah menjadi sangat penting. Prinsip-prinsip syariah dalam etika bisnis Islam, yaitu tauhid, keseimbangan, kebebasan, tanggung jawab, dan ikhsan, terbukti relevan untuk diterapkan dalam strategi digital marketing. Dengan penerapan nilai-nilai syariah tersebut, strategi digital marketing dalam E-Commerce tidak hanya meningkatkan daya saing bisnis dan membangun kepercayaan konsumen, tetapi juga memastikan keberlanjutan usaha sesuai dengan maqashid syariah.
PERAN AFFILIATE MARKETING DALAM MEMEDIASI PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN DISKON TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI SEKTOR FASHION PADA TIKTOK SHOP DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Kharisma Aulia Anggun Rahayu; Syahmardi Yacoh; Sigit Indrawijaya
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tby4tb51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran affiliate marketing dalam memediasi pengaruh kualitas produk dan diskon terhadap keputusan pembelian konsumen pada sektor fashion di TikTok Shop, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan e-commerce berbasis media sosial, yang menuntut pelaku usaha untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok Shop. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan diskon memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, serta terhadap keberhasilan affiliate marketing. Namun, affiliate marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, pengaruh kualitas produk dan diskon terhadap keputusan pembelian melalui affiliate marketing juga tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas produk dan diskon memberikan pengaruh langsung yang lebih dominan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman strategi pemasaran digital, khususnya dalam konteks pemanfaatan TikTok Shop oleh pelaku usaha fashion lokal.
IMPLEMENTATION OF HUMAN RIGHTS PRINCIPLES IN PATANI Anton Minardi; Mohd Kamarulnizam Abdullah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/k5j5w118

Abstract

This research is describing what is the core crisis in Patani. Until the author came back from the location, there are happening of searching, capturing, imprisonment, tortures and killing. There are more than 2000 military Posts in this region. Military patrols and guards are often seen at several points. Even the passing cars were made by military personnel not by the police. There were several bomb explosions in several regions which indicate prolonged conflict. The research method used is qualitative with descriptive analysis. Direct data obtained from the source through interviews and direct discussions with Patani residents. They consisted of scholars, teachers, journalists, activists, women activists, youth, young women and lawyers. The results obtained that Patani was weakened after the 1909 treaty when several of its territories were devided between British and Siam. there are violations of human rights against thousands of people lasted today. While international institutions such as United Nations, Organization of Islamic Cooperation and  Association of South East Asean Nations (ASEAN) seemed not interested in participating in completing this humanitarian tragedy. There was a wide desire to be independent from them even though there were also those under the pressure of the regime who wanted autonomy.