cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN BANJIR DAN LONGSOR MELALUI COMMUNITY DRILL DI DESA SUCI, JEMBER Faris Yudarmawan; Eko Prasetyo Susanto; Saiful Rizal; Rhezty Nur Apridiana Berliyanti; Cipto Susilo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gw4ahx59

Abstract

Desa Suci, Kabupaten Jember, merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana banjir dan tanah longsor. Kondisi geografis serta faktor lingkungan menjadikan masyarakat setempat harus memiliki kapasitas respons awal yang memadai, terutama sebelum bantuan eksternal tiba. Dalam konteks ini, komunitas relawan lokal berperan sebagai pilar utama dalam penanganan kegawatdaruratan. Namun, hasil pre-test terhadap 30 partisipan menunjukkan bahwa sebanyak 43,3% relawan masih memiliki tingkat pengetahuan Kurang Baik terkait keterampilan kegawatdaruratan, khususnya dalam penanganan korban trauma. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktik komunitas dalam bidang Triase, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pertolongan Pertama, serta evakuasi korban trauma menggunakan spinal board dan neck collar. Metode yang digunakan adalah desain One-Group Pre-test–Post-test dengan intervensi berupa pelatihan praktik intensif yang diakhiri dengan Community Drill terintegrasi. Populasi sasaran terdiri dari 30 anggota aktif, yang mayoritas berasal dari DESTANA/TAGANA (93,3%). Hasil evaluasi post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana kategori Baik meningkat dari 6,7% menjadi 40,0%, sementara kategori Kurang Baik menurun menjadi 16,7%. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan praktik dan community drill efektif dalam memperkuat kapasitas respons awal komunitas Desa Suci, khususnya dalam penanganan korban trauma akibat longsor dan evakuasi banjir.
SOSIALISASI ANTI BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF KEKERASAN SOSIAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN Moh. Syifauddin; Dwi Ananda Mega Yuniar; Nico Dwi Putra; Muhammad Labibun A.
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/93dm2375

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan bentuk kekerasan sosial yang mengganggu lingkungan belajar dan berdampak buruk pada perkembangan psikologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan dan efektivitas sosialisasi anti perundungan sebagai upaya preventif di MI Nurul Huda, Desa Leran, Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas 3 selama masa program pengabdian masyarakat (KKN). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dengan pendekatan ceria dan interaktif, penggunaan media audiovisual berupa pemutaran film pendek edukatif, serta teknik refleksi tertulis (reflective writing). Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai jenis-jenis perundungan; perspektif siswa meluas dari yang semula hanya memahami perundungan sebagai kekerasan fisik menjadi mencakup aspek verbal, sosial, dan psikologis. Selain itu, hasil refleksi tertulis mengungkapkan tumbuhnya empati yang mendalam pada peserta didik, di mana mayoritas mengekspresikan perasaan sedih dan takut yang mendalam jika berada di posisi korban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi yang interaktif dan partisipatif berfungsi sebagai instrumen preventif yang efektif dalam menekan kekerasan sosial serta membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Hasil ini mengimplikasikan bahwa intervensi dini melalui metode edukasi yang menarik sangat krusial untuk membangun kecerdasan emosional dan kesadaran sosial pada siswa tingkat dasar.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN DALAM KASUS PENELANTARAN DAN KEKERASAN Suhaimi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/p95a0852

Abstract

Penelantaran dan kekerasan dalam rumah tangga merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia karena berdampak langsung pada keselamatan, martabat, dan keberlangsungan hidup korban, khususnya perempuan dan anak. Negara Indonesia telah membangun kerangka hukum yang relatif komprehensif melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, dan peraturan mengenai pemulihan dan bantuan hukum bagi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi korban penelantaran dan kekerasan serta menilai efektivitas implementasinya dalam praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analisis literatur jurnal hukum nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara normatif korban telah diposisikan sebagai subjek hukum yang berhak atas perlindungan, pemulihan, dan keadilan, dalam praktik perlindungan tersebut masih menghadapi berbagai hambatan, seperti dominasi pendekatan pelaku-sentris dalam peradilan, lemahnya koordinasi layanan pemulihan, keterbatasan akses bantuan hukum, serta stigma sosial terhadap korban. Oleh karena itu, penguatan perlindungan hukum bagi korban harus diarahkan pada pendekatan yang lebih korban-sentris, terintegrasi, dan berorientasi pada pemulihan yang nyata.
IMPLEMENTASI PERMENDIKBUDRISTEK NOMOR 55 TAHUN 2024 DALAM PERSPEKTIF GOOD UNIVERSITY GOVERNANCE MELALUI PERAN SATUAN TUGAS DI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Dian Putri Winarno
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/z1m8by68

Abstract

Pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi merupakan bagian dari kewajiban negara dan institusi pendidikan tinggi dalam menjamin perlindungan hak asasi manusia dan rasa aman sivitas akademika. Penguatan kebijakan tersebut diwujudkan melalui Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 yang mewajibkan perguruan tinggi menyelenggarakan pencegahan dan penanganan kekerasan secara sistematis melalui pembentukan Satuan Tugas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 melalui peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Universitas Trunojoyo Madura serta menilai pelaksanaannya dalam perspektif Good University Governance. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan observasi dan studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa Universitas Trunojoyo Madura telah mengimplementasikan kebijakan tersebut melalui program sosialisasi, penguatan kapasitas kelembagaan, s erta mekanisme penanganan laporan yang dijalankan oleh Satuan Tugas. Pelaksanaan tersebut mencerminkan upaya penerapan prinsip Good University Governance melalui kejelasan peran, keterbukaan prosedur, dan tanggung jawab institusional dalam perlindungan sivitas akademika. Meskipun demikian, keberlanjutan dan konsistensi implementasi kebijakan masih memerlukan penguatan agar sistem perlindungan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
POTENSI PENGOLAHAN DAN PEMASARAN JAGUNG BERBASIS E-COMMERCE TIKTOK SHOP DALAM PENGUATAN EKONOMI KREATIF DESA PAKA’AN LAOK Safriudin Rifandi; Matahari Zaman; Afrowi; Bagus Maulidhani Triatmaja; Faradiva Alifia Sabrina
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7d49xh97

Abstract

Sektor pertanian merupakan pilar utama perekonomian perdesaan, namun komoditas jagung di Desa Paka’an Laok selama ini masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga memiliki nilai tambah yang rendah. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi pengolahan dan strategi pemasaran berbasis digital guna memperkuat ekonomi kreatif desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengolahan jagung menjadi produk bernilai tambah serta pemanfaatan e-commerce TikTok Shop sebagai media pemasaran dalam penguatan ekonomi kreatif Desa Paka’an Laok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai ekonomi jagung mentah dan produk olahan, serta mengkaji efektivitas strategi pemasaran digital berbasis social commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan jagung menjadi kerupuk jagung mampu meningkatkan keuntungan secara signifikan dibandingkan penjualan jagung mentah. Integrasi pemasaran melalui TikTok Shop, khususnya melalui konten video pendek dan fitur live shopping, terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pasar, membangun kepercayaan konsumen, dan mendorong keputusan pembelian. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan literasi digital dan biaya logistik. Secara keseluruhan, sinergi antara inovasi produk dan pemanfaatan e-commerce TikTok Shop berpotensi menjadi model penguatan ekonomi kreatif desa yang inklusif dan berkelanjutan.
LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE BERDASARKAN MANUAL MUSCLE TESTING (MMT) Eki Nurhakiki; Taofiq Hidayat; Ida Rosidawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/yw8v5h54

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab kecacatan utama di dunia dan sering menimbulkan kelemahan otot yang berdampak pada penurunan kemampuan fungsional pasien. Di Indonesia, tingginya angka kejadian stroke menunjukkan perlunya intervensi rehabilitatif yang efektif untuk meningkatkan kekuatan otot. Latihan Range of Motion (ROM) merupakan tindakan keperawatan yang banyak digunakan untuk mempertahankan mobilitas sendi dan memperbaiki fungsi neuromuskular, sedangkan Manual Muscle Testing (MMT) merupakan alat ukur standar untuk menilai kekuatan otot. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke berdasarkan penilaian MMT. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri artikel lima tahun terakhir melalui database Google Scholar dan Portal Garuda menggunakan kata kunci “stroke”, “Range of Motion (ROM) ”, “muscle strength”, dan “Manual Muscle Testing”. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi melalui analisis isi dan ekstraksi data. Hasil kajian menunjukkan bahwa latihan ROM, baik aktif maupun pasif, secara konsisten meningkatkan skor MMT 1–2 tingkat dan memperbaiki kemampuan motorik pasien. Peningkatan ini terjadi melalui mekanisme stimulasi neuromuskular, peningkatan aliran darah, dan pemeliharaan elastisitas jaringan. Simpulan dari kajian ini adalah bahwa latihan ROM efektif meningkatkan kekuatan otot berdasarkan pengukuran MMT dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan dasar dalam rehabilitasi pasien stroke. Penelitian lanjutan dengan desain eksperimen yang lebih kuat diperlukan untuk memperkuat bukti yang ada.
ANALISIS UJI BEDA BERPASANGAN ANTARA MOBIL PENUMPANG B DAN C DI JL. PB SUDIRMAN-JL. DAHLIA MENGGUNAKAN METODE WILCOXON Dimas Adi Saputra; Amri Gunasti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/etfwxp25

Abstract

Ruas Jalan PB Sudirman hingga Jalan Dahlia di Kabupaten Jember merupakan salah satu jalur utama yang memiliki volume lalu lintas cukup padat, dengan dominasi kendaraan berupa mobil penumpang dari berbagai kategori. Perbedaan karakteristik antara mobil penumpang tipe B dan tipe C diperkirakan berpengaruh terhadap kinerja lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan nilai satuan mobil penumpang (smp) antara mobil penumpang tipe B dan tipe C serta menguji tingkat signifikansi perbedaannya menggunakan pendekatan statistik nonparametrik. Data yang dianalisis merupakan data primer yang diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan dan dicatat secara berpasangan pada lokasi serta waktu yang sama. Uji normalitas data dilakukan dengan metode Shapiro–Wilk, sementara analisis perbedaan dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mobil penumpang tipe C cenderung memiliki nilai smp yang lebih besar dibandingkan mobil penumpang tipe B. Akan tetapi, berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,074 yang lebih tinggi dari taraf signifikansi 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, meskipun terdapat kecenderungan perbedaan nilai smp antara kedua jenis mobil penumpang, perbedaan tersebut belum dapat dibuktikan secara ilmiah pada lokasi penelitian yang ditinjau.
FAKTOR PENGHAMBAT PERAMPASAN ASET HASIL TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PRAKTIK PENEGAKAN HUKUM Muhammad Gilang Pratama; Diah Gustiniati M.; Muhammad Farid
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/bqda9s27

Abstract

Perampasan aset merupakan salah satu instrumen strategis dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang bertujuan untuk memulihkan kerugian keuangan negara serta mencegah pelaku menikmati hasil kejahatannya. Meskipun secara normatif perampasan aset telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, dalam praktik penegakan hukum pelaksanaannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat perampasan aset hasil tindak pidana korupsi dalam praktik penegakan hukum di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan empiris. Pendekatan yuridis normatif dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemberantasan tindak pidana korupsi dan mekanisme perampasan aset, sedangkan pendekatan empiris dilakukan untuk melihat implementasi perampasan aset oleh aparat penegak hukum dalam praktik. Data diperoleh melalui studi kepustakaan serta data lapangan yang relevan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor utama yang menjadi penghambat dalam perampasan aset hasil tindak pidana korupsi, yaitu faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana dan prasarana, faktor  masyarakat, serta faktor kebudayaan. Faktor hukum menjadi hambatan yang paling dominan karena belum adanya regulasi yang komprehensif dan operasional mengenai perampasan aset, khususnya perampasan aset tanpa pemidanaan (non-conviction based asset forfeiture). Selain itu, keterbatasan kemampuan aparat penegak hukum dalam  penelusuran aset, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat turut memperlambat proses perampasan aset hasil korupsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi perampasan aset hasil tindak pidana korupsi memerlukan pembaruan regulasi yang lebih progresif, penguatan kapasitas dan profesionalisme aparat penegak hukum, serta penerapan pendekatan follow the money secara konsisten agar pemulihan kerugian negara dapat terlaksana secara efektif dan berkeadilan.
SOSIALISASI HUKUM TERHADAP KENAKALAN REMAJA DAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI SMAN 1 PLAOSAN Haryo Triajie; Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama; Sodikin
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dz5t4918

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap perilaku menyimpang akibat belum matangnya kontrol emosi dan pemahaman hukum. Kenakalan remaja dan tindak pidana kekerasan seksual menjadi permasalahan serius yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, termasuk pada tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa SMAN 1 Plaosan terkait kenakalan remaja dan tindak pidana kekerasan seksual, mengidentifikasi problematika pemahaman hukum remaja dalam relasi personal, serta menganalisis peran sosialisasi hukum dalam meningkatkan kesadaran hukum dan sikap preventif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi selama kegiatan sosialisasi hukum, diskusi dan tanya jawab dengan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai batasan persetujuan (consent) dan unsur paksaan menurut hukum masih terbatas, sehingga menimbulkan kebingungan dalam membedakan perilaku yang dianggap wajar dengan perbuatan yang melanggar hukum. Selain itu, masih terdapat miskonsepsi bahwa pernikahan dapat menghapus pertanggungjawaban pidana dan bahwa kekerasan dalam rumah tangga merupakan urusan privat. Sosialisasi hukum terbukti berperan dalam menumbuhkan kesadaran hukum awal siswa, meningkatkan pemahaman mengenai risiko dan konsekuensi hukum, serta mendorong sikap preventif terhadap kenakalan remaja dan tindak pidana kekerasan seksual.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA DI DESA LANTEK BARAT: PERAN MAHASIWA MENUJU DESA MANDIRI SEJAHTERA Mujib Wahyudi; Imelda Ayu Angelina; Sefrida Inria Siregar; Imadatul Fitriani; Imam Segoro
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wwnj9b90

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada aspek pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 07 Universitas Trunojoyo Madura di Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Program pengabdian dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan dan potensi desa, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola desa. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, sosialisasi, praktik langsung, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi informasi. Adapun program yang dilaksanakan meliputi sosialisasi pembuatan pupuk kompos berbasis limbah organik, pelatihan pembuatan popcorn, pemetaan dan penyusunan denah desa, sosialisasi dunia perkuliahan, penguatan perilaku berpancasila pada siswa sekolah dasar, serta pengembangan website Sistem Informasi Desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya lokal, peluang ekonomi kreatif, pentingnya pendidikan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan desa.

Filter by Year

2023 2026