cover
Contact Name
Lalu Jaswadi Putera
Contact Email
elputra@unram.ac.id
Phone
+6283830259411
Journal Mail Official
darmadiksani@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27986918     EISSN : 27986799     DOI : https://doi.org/10.29303/darmadiksani
Core Subject : Education, Social,
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora merupakan wahana untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil dari program pengabdian atau layanan kepada masyarakat dalam pengembangan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, atau hasil penelitian yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan dua nomor dalam setiap volume atau dua kali terbit dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 337 Documents
Workshop Prinsip Green Chemistry dalam Praktikum Kimia Berbasis Kemaritiman: Upaya Mewujudkan Pendidikan Berkelanjutan: Workshop on Green Chemistry Principles in Maritime-Based Chemistry Practicum: A Mission to Realize Sustainable Education Muhamad Al Rasyid; Fitriah Khoirunnisa; Nina Adriani; Fadhliyah Idris; Haziqah Nurrahmah; Nextto Krisman Warruwu; Selsah Syabillah; Desti Viola Safitri
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11518

Abstract

  Green chemistry sebagai pendekatan pembelajaran sangat membantu pelaku pendidikan untuk merancang produk dan pencegahan limbah kimia yang berlebihan. Pendekatan ini sangat relevan untuk diterapkan dalam praktikum Kimia berbasis kemaritiman. Fakta di lapangan ditemukan bahwa belum optimalnya guru Kimia dalam mengintegrasikan green chemistry dalam praktikum Kimia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan siswa mengenai green chemistry dan praktikum Kimia berbasis kemaritiman. Kegiatan pengabdian ini mengadopsi pendekatan experiential learning melalui eksperiman sederhana dengan pemanfaatan sumber daya alam wilayah pesisir. Metode yang dirancang bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif, rasa ingin tahu, serta keberanian siswa untuk mencoba, bertanya, dan menjelaskan kembali konsep yang telah dipelajari. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman konsep mengenai green chemistry, potensi alam wilayah pesisir, dan teknik dasar laboratorium kimia. Serta keterampilan dalam praktikum dengan kategori baik. Dengan demikian, workshop penerapan green chemistry dalam praktikum Kimia berbasis kemartiman dapat menjadi solusi alternatif menciptakan pendidikan berkelanjutan.
Hilirisasi Tempe Lokal melalui Pengembangan Tepung Tempe dan Produk Bakery Inovatif Berbasis Smart Packaging Berkelanjutan: Downstream Processing of Local Tempeh through the Development of Tempeh Flour and Innovative Bakery Products with Sustainable Smart Packaging Ani Wilujeng Suryani; Tatas Ridho Nugroho; Arzendy Berlian Sabrina; Gracia Natali Adonia; Fortunata Fatria
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11536

Abstract

UMKM berbasis tempe memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi, namun masih terkendala keterbatasan teknologi pengolahan, standardisasi mutu, tata kelola usaha, dan diferensiasi pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah, kapasitas produksi, dan keberdayaan UMKM Keripik Tempe Rohani melalui pengembangan tepung tempe sebagai bahan baku intermediate (setengah jadi), diversifikasi produk roti dan pastry (patiseri), penguatan manajemen usaha, serta penerapan smart packaging (pengemasan pintar) berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penjaminan keberlanjutan. Ketercapaian dievaluasi menggunakan before–after analysis terhadap lima indikator keberdayaan berskala Likert 1–5. Kapasitas produksi meningkat dari 5 kg menjadi 10 kg per hari atau 100%, sedangkan waktu proses berkurang 25%. Substitusi tepung tempe menghasilkan dua varian baru, yaitu roti dan pastry. Penerapan smart packaging memperpanjang pendugaan umur simpan menjadi 95 hari atau 58,3%. Skor keberdayaan mitra 63,9%, dari kategori kurang berdaya menjadi berdaya. Program ini berpotensi menjadi model hilirisasi tempe yang aplikatif dan dapat direplikasi pada UMKM sejenis. Tindak lanjut yang disarankan mencakup penyelesaian legalitas PIRT lini produk baru, penambahan kapasitas mesin pengering, serta pendampingan pascaprogram untuk menjaga konsistensi mutu dan keberlanjutan penerapan teknologi.
Penguatan Pembelajaran STEAM melalui Kegiatan Ecoprint Ramah Lingkungan bagi Anak Usia Dini: STEAM Learning Development through Environmentally Friendly Ecoprint Activities for Early Childhood Learners Naili Rohmah; Edi Waluyo; Renistiara Medilianasari; Arini Dwi Cahyani; Alyna Salsabila; Alya Marsha Andini; Fahada Zahra Asi As Fadh; Sasta Istiqomah Diah Saputri
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11585

Abstract

Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) pada anak usia dini perlu dikembangkan melalui kegiatan yang konkret, kreatif, dan dekat dengan lingkungan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat penerapan pembelajaran STEAM melalui kegiatan ecoprint ramah lingkungan pada peserta didik RA Al Asror. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan dan pelatihan bagi guru, demonstrasi teknik ecoprint, praktik bersama peserta didik, pembilasan dan pengeringan hasil karya, serta pemberian apresiasi berupa hasil karya kepada peserta didik. Sebelum kegiatan utama, guru memperoleh pelatihan mengenai teknik dasar ecoprint dan praktik pembuatan serta evaluasi hasil karya sebagai bekal pendampingan kepada peserta didik. Kegiatan utama dilaksanakan pada 8 Mei 2026 dengan melibatkan peserta didik yang dibagi menjadi empat kelompok dan didampingi oleh guru serta tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ecoprint dapat menjadi media pembelajaran yang mengintegrasikan unsur Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Matematika secara sederhana dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Peserta didik terlibat aktif dalam memilih dan menyusun tumbuhan, menggunakan alat, menghasilkan motif, serta bekerja sama dalam kelompok. Kegiatan juga memberikan stimulasi terhadap kreativitas, keterampilan motorik, kemampuan kognitif, interaksi sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Bagi guru, kegiatan ini memberikan pengalaman dan alternatif dalam mengembangkan pembelajaran STEAM berbasis bahan alam. Dengan demikian, ecoprint berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan pembelajaran kreatif, kontekstual, dan ramah lingkungan bagi anak usia dini.
Dari Drilling ke Bermain: Integrasi Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Literasi Awal PAUD: From Drilling to Playing: Integrating Traditional Games into Early Literacy Learning in Early Childhood Education Salma Aulia Khosibah; Naila Nasywa; Zainab Azizah; Cleoputri Ananda Maska; Safina Nasya Afida
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11762

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini di KB–TK Bahrul Khair Zeet Gee dalam merancang pembelajaran berbasis bermain, belum terintegrasinya permainan tradisional ke dalam kegiatan belajar, capaian literasi awal anak usia lima hingga enam tahun yang masih berada pada skor rata-rata 78 dari 100, serta terbatasnya fasilitas literasi berbasis budaya lokal. Kondisi ini diperparah oleh minimnya guru berlatar belakang pendidikan anak usia dini secara formal, sehingga sebagian besar pendidik mengalami kesulitan menyusun kegiatan bermain yang terstruktur dan bermakna. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran literasi berbasis permainan tradisional, meningkatkan capaian literasi awal anak, serta membangun ekosistem literasi yang ramah anak dan berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif dengan melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan sosialisasi dan pemetaan kebutuhan, pelatihan dan lokakarya penyusunan rencana pembelajaran, simulasi pembelajaran berbasis bermain, penyediaan sudut literasi budaya beserta alat permainan edukatif berbasis kearifan lokal, serta pendampingan dan evaluasi melalui praktik kelas dan pengukuran perkembangan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran berbasis permainan tradisional, penerapan rutin beberapa jenis permainan tradisional dalam pembelajaran, tersedianya sudut literasi budaya dan alat permainan edukatif, tersusunnya modul pembelajaran literasi berbasis budaya, serta peningkatan capaian literasi awal anak menuju skor rata-rata 85 dari 100. Dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan guru melalui pemanfaatan permainan tradisional efektif meningkatkan kompetensi pedagogik guru, sekaligus meningkatkan capaian literasi awal anak, serta melestarikan nilai budaya lokal secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak usia dini. Tindak lanjut diarahkan pada pendampingan berkala, pengembangan media literasi berbasis budaya, dan monitoring keberlanjutan program.
Optimalisasi Pemanfaatan Bayam sebagai Obat Herbal Pendukung Pencegahan Anemia Remaja Desa Ngadirejo Kecamatan Reban Kabupaten Batang: Optimizing the Use of Spinach as a Herbal Food to Support Anemia Prevention Program among the Teenagers in Ngadirejo Village Reban District of Batang Regency Erin Efrilia; Nur Cholis Endriyatno; Aditya Dimas S Wahyu; Gilang Putra Ramadhan; Muhammad Zakki; Masyan Amrulloh; Kenyar Taffani Nibras; Amelia Reza Agustyne; Wiranto Dwi Nugroho
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11763

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi pada remaja akibat kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta rendahnya kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat. Remaja putri memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia karena kehilangan darah saat menstruasi, sedangkan remaja putra rentan mengalami gangguan kesehatan akibat kebiasaan begadang dan kurangnya pemenuhan gizi. Di sisi lain, pemanfaatan bayam sebagai herbal pendukung pencegahan anemia di desa Ngadirejo, kecamatan Reban, kabupaten Batang masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan program pemberdayaan yang mengintegrasikan aspek kesehatan dan kreativitas melalui pemanfaatan bayam untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pemutaran video animasi mengenai anemia, penyampaian materi oleh tim pengabdian, diskusi dan tanya jawab, serta post-test. Materi yang diberikan meliputi pengertian dan faktor risiko anemia, peran zat besi dalam pembentukan hemoglobin, risiko anemia pada remaja, kandungan zat besi dalam bayam, peran vitamin C dalam membantu penyerapan zat besi non-heme, serta pemanfaatan bayam sebagai pangan pendukung pencegahan anemia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditunjukkan dengan persentase jawaban benar yang meningkat dari 50% pada pre-test menjadi 90% pada post-test, atau meningkat sebesar 40 poin persentase. Peserta juga menunjukkan antusiasme selama penyampaian materi dan sesi diskusi, terutama ketika materi dikaitkan dengan kebiasaan sehari-hari serta potensi bayam yang mudah ditemukan di lingkungan desa Ngadirejo. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dengan kombinasi media video, penyampaian materi, dan diskusi interaktif dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia dan pemanfaatan pangan lokal. Bayam dapat dikenalkan sebagai salah satu sumber pangan pendukung pemenuhan zat besi, namun bukan sebagai pengganti Tablet Tambah Darah maupun terapi medis anemia.
PESI Hijau: Pelestarian Ekosistem Pesisir melalui Penanaman Mangrove di Desa Banjar Tabulu dan Desa Taddan Sampang: Green PESI: A Coastal Ecosystem Conservation through Mangrove Planting in Banjar Tabulu and Taddan Villages of Sampang Regency Anita Permata Indah; Lailatul Mobarokah; Moh. Rizal Sugianto; Sahrul Muzekki; Linda Ramadhanty
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11787

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi belum optimalnya pelestarian ekosistem pesisir melalui rehabilitasi kawasan mangrove di desa Banjar Tabulu dan desa Taddan, kecamatan Camplong, kabupaten Sampang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove sekaligus mendorong partisipasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, koordinasi, persiapan, pelaksanaan penanaman, serta pendampingan dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Pemerintah Desa Banjar Tabulu, Pemerintah Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kapolsek Camplong, Koramil Camplong, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep, Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sampang, STKIP PGRI Sampang, mahasiswa KKN, tokoh agama, masyarakat pesisir, komunitas lingkungan, mitra kolaborasi, dan sponsorship. Kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, di kawasan pesisir Pantai Desa Taddan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya partisipasi aktif dari berbagai unsur dalam proses penanaman serta meningkatnya pemahaman mengenai fungsi mangrove sebagai pelindung kawasan pesisir, habitat biota, dan bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Kegiatan PESI Hijau memperoleh respons positif dari masyarakat dan mitra yang terlibat serta menjadi langkah konkret dalam mendukung rehabilitasi kawasan pesisir. Dengan demikian, gerakan penanaman mangrove berbasis kolaborasi dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kepedulian masyarakat dan mendukung pelestarian ekosistem pesisir secara berkelanjutan. Disarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendampingan, pemantauan pertumbuhan mangrove, dan penguatan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, serta pihak-pihak terkait.
Penguatan Kapasitas Pengajar Pesantren dalam Membangun Motivasi Akademik Santri Berbasis Academic Spiritual Task Value: Strengthening the Capacity of Islamic Boarding School Teachers to Foster Students’ Academic Motivation Based on Academic Spiritual Task Value Edy Purwanto; Achmad Miftachul 'Ilmi; Dyah Ayu Rahmawati; Sunawan Sunawan; Bayu Wiratama; Ahmad Miftahuddin; Janu Tri Wibowo; Dita Isna Maulida Khulwa; Mutiara Cahyani
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11795

Abstract

Motivasi akademik santri perlu dikembangkan melalui pendekatan yang selaras dengan karakteristik pendidikan pesantren yang mengintegrasikan pembelajaran, karakter, dan nilai keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengajar dalam memahami dan menerapkan pendekatan Academic Spiritual Task Value (ASTV) untuk mendukung motivasi akademik santri. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Kota Semarang dengan melibatkan 14 ustaz dan ustazah pengajar MTs dan MA. Pelaksanaan menggunakan pendekatan Community Service Learning melalui tahap persiapan, pelatihan, refleksi dan evaluasi, serta tindak lanjut. Materi mencakup Nilai Iman (Faith Values), Nilai Ibadah (Worship Values), dan Nilai Keterhubungan (Connectedness Values), strategi fasilitasi reflektif, serta pemanfaatan perangkat ASTV. Evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test 20 butir. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta pelatihan dari 68,14 menjadi 86,71, dengan perbedaan signifikan berdasarkan Uji Wilcoxon (Z = -3,296; p = 0,001). Kegiatan difasilitasi dengan perangkat yang telah dikembangkan tim pengabdi, yaitu Buku Model ASTV, Panduan Pelaksanaan ASTV, dan Buku Santri. Pengajar diharapkan menerapkan ASTV secara berkelanjutan, sedangkan evaluasi lanjutan perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dampaknya terhadap motivasi akademik santri.