cover
Contact Name
Putra
Contact Email
putra@akipba.ac.id
Phone
+6281368191992
Journal Mail Official
jits@akipba.ac.id
Editorial Address
Jl. Bukit Munggu No. 1 Tanjung Enim, Kec. Lawang Kidul, Kab. Muara Enim, Sumatera Selatan
Location
Kab. muara enim,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
ISSN : -     EISSN : 30258871     DOI : https://doi.org/10.62278/jits
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Teknik dan Sains namun tak terbatas secara implisit. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) merupakan jurnal elektronik dan cetak yang menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup bidang Teknik dan Sains namun tak terbatas secara implisit. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) menerima artikel ilmiah dengan lingkup penelitian pada: 1) Teknik Pertambangan; 2) Teknik Geologi; 3) Teknik Survei dan Pemetaan; 4) Teknik Kimia; 5) Teknik Elektro; 6) Teknik Mesin dan Industri; 7) Komputer Sains; 8) Bidang teknik terkait lainnya.
Articles 75 Documents
Analisa Pengaruh Kontaminasi oli Dalam Sirkulasi Oli Hydraulic Power Unit Pada Train Loading Station (TLS 101) di Tambang Air Laya Tanjung Enim Joniken Lesmana; Zhakendry Zhakendry
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 2 No. 3 (2025): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v2i3.59

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh kontaminasi oli dalam sirkulasi Hydraulic Power Unit (HPU) pada Train Loading Station (TLS 101) di Tambang Air Laya Tanjung Enim. Permasalahan utama yang diangkat adalah faktor-faktor penyebab kontaminasi oli serta dampaknya terhadap kinerja sistem hidrolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kontaminasi, dampak kontaminasi terhadap operasional, dan langkah pencegahan untuk meminimalisir risiko. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung, wawancara dengan supervisor, serta studi literatur dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontaminasi oli berdampak signifikan pada penurunan efisiensi sistem, menyebabkan kerusakan komponen seperti pompa dan katup, serta meningkatkan risiko overheating dan kavitasi. Selain itu, kontaminasi oli juga memicu peningkatan biaya perawatan dan downtime operasional, yang pada akhirnya mengganggu produktivitas. Berdasarkan analisis, sumber utama kontaminasi adalah kebersihan lingkungan kerja yang kurang terjaga, kurangnya frekuensi perawatan, serta prosedur penggantian oli yang tidak sesuai standar. Rekomendasi yang diusulkan termasuk penerapan jadwal perawatan yang lebih ketat, peningkatan pengawasan kebersihan di sekitar sistem hidrolik, dan pelatihan bagi operator terkait dengan prosedur penanganan oli yang benar. Kesimpulan utama menyarankan pentingnya perawatan rutin dan tindakan pencegahan seperti pergantian oli yang tepat, penggunaan filter berkualitas, serta pengelolaan lingkungan kerja yang lebih bersih untuk menjaga performa sistem hidrolik secara optimal dan meminimalisir risiko kerusakan di masa mendatang
Melting dan Pengaruhnya pada Sistem Boiler Circulating Fluidized Bed Triana Prihatin; Adi Solihin
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 2 No. 3 (2025): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v2i3.60

Abstract

Fenomena melting pada sistem boiler Circulating Fluidized Bed (CFB) di PLTU 3X10 MW PT. BEST Tanjung Enim merupakan masalah penting yang mampu mempengaruhi performa dan keberlangsungan operasional unit pembangkit listrik. Kejadian ini umumnya disebabkan oleh suhu operasional yang melebihi batas kritis, di mana material pasir silica maupun fly ash dari pembakaran batubara mengalami perubahan keadaan dari padat menjadi cair, akibat suhu tinggi yang tidak dikendalikan secara optimal. Faktor penyebab meliputi ukuran bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi, penyumbatan nozzle furnace, serta proses pembakaran yang tidak sempurna. Dampak langsung dari melting mencakup gangguan proses fluidisasi, peningkatan tekanan, kebuntuan jalur drain abu, serta potensi kerusakan komponen furnace yang jika tidak ditangani secara tepat dapat menurunkan efisiensi dan mengganggu kelangsungan operasional unit. Oleh karena itu, pengendalian parameter proses seperti suhu dan tekanan serta penerapan langkah preventif sangat diperlukan untuk memitigasi kejadian melting dalam sistem boiler CFB.
Pengelolaan Limbah B3 IUP Banko Barat PT. Bukit Asam Tbk. Site Tanjung Enim Astrid Fadhilah; Putra Putra; Nanda Fathurrahman; Andrawina Andrawina
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.76

Abstract

Kegiatan penambangan batubara di PT. Bukit Asam Tbk. IUP Banko Barat, menghasilkan berbagai jenis limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber dan jenis limbah B3, menganalisis mekanisme pengelolaan di Tempat Penyimpanan Sementara Terpadu (TPST) Blok Timur, serta mengkaji pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar Ammonium Nitrate Fuel Oil (ANFO) dan kesiapsiagaan sistem tanggap darurat. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi data primer serta sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah B3 didominasi oleh oli bekas, aki bekas, dan limbah padat terkontaminasi, yang dikelola melalui proses pengumpulan, pengemasan, pelabelan, penyimpanan, transportasi, dan penyerahan ke pihak ketiga. Pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar ANFO terbukti mengurangi volume limbah sekaligus menekan biaya operasional, namun memerlukan proses penyaringan dan izin lingkungan. Sistem tanggap darurat di TPST telah dilengkapi sarana keselamatan, prosedur evakuasi, dan peralatan penanggulangan insiden. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan limbah B3 yang terencana dan sesuai regulasi untuk mendukung keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan.
Penanganan Swabakar Batubara dengan Menggunakan Metode Injeksi Kimia dan Metode Konvensional di PT. X Andrawina Andrawina
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.78

Abstract

Fenomena swabakar (spontaneous combustion) pada batubara merupakan salah satu permasalahan utama yang sering terjadi pada area stockpile, terutama akibat pengelolaan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya swabakar serta mengevaluasi efektivitas penanganan menggunakan dua metode berbeda, yaitu metode injeksi kimia dan metode konvensional di PT. X. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab swabakar di stockpile adalah ketinggian timbunan yang melebihi standar (23 meter), sistem drainage yang tidak berfungsi dengan baik, serta kurangnya pengawasan terhadap suhu dan ukuran partikel batubara. Metode injeksi kimia terbukti lebih efektif dalam menurunkan suhu dan menghambat reaksi oksidasi batubara dibandingkan metode konvensional, karena bahan kimia dapat menembus hingga ke titik panas batubara. Sementara itu, metode konvensional seperti pembongkaran dan pemadatan ulang hanya bersifat sementara dan tidak mampu mencegah terulangnya swabakar. Dengan demikian, penerapan metode injeksi kimia yang terencana, disertai manajemen stockpile yang baik dan pemantauan suhu secara berkala, dapat menjadi solusi efektif dalam upaya pencegahan dan penanganan swabakar pada batubara di PT. X.
Analisis Spasial Tingkat Ancaman Banjir di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Menggunakan Metode Overlay Berbasis Sistem Informasi Geografis Luliana
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ancaman banjir di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, dengan memanfaatkan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode overlay. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan enam parameter fisik utama, yaitu curah hujan, penggunaan lahan, elevasi, kemiringan lereng, kerapatan sungai, dan jenis tanah. Setiap parameter diberi skor dan bobot sesuai tingkat pengaruhnya terhadap potensi banjir, kemudian diproses secara spasial untuk menghasilkan peta tingkat ancaman banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Baturaja Timur terbagi dalam tiga kategori tingkat ancaman, yaitu rendah (5,23%), sedang (70,10%), dan tinggi (24,67%). Area dengan ancaman tinggi didominasi oleh kawasan permukiman padat ber-elevasi rendah dan berada dekat jaringan sungai, khususnya di Desa Sukaraya, Baturaja Lama, Kemelak Bindung Langit, dan sekitarnya. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan penggunaan lahan, kondisi topografi, dan distribusi jaringan sungai sangat berperan dalam meningkatkan risiko banjir. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan tata ruang, penguatan kebijakan mitigasi bencana, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman banjir di wilayah tersebut.
Karakterisasi Komposisi Kimia dan Homogenitas Paduan Al–Mg–Si Hasil Squeeze Casting untuk Aplikasi Pertambangan Venty Lestari
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.80

Abstract

Paduan aluminium Al-Mg-Si dikenal sebagai material struktural ringan dengan ketahanan korosi yang tinggi dan kemampuan penguatan melalui mekanisme presipitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi kimia aktual serta implikasi metalurgi dari paduan Al–Mg-Si yang diproduksi menggunakan metode squeeze casting. Proses pengecoran dilakukan pada temperatur peleburan 850 °C, temperatur cetakan 300 °C, dan tekanan 76 MPa selama 10 menit, kemudian dilakukan perlakuan homogenisasi. Pengujian komposisi kimia menggunakan metode Optical Emission Spectroscopy (OES) dilakukan pada dua titik sampel (atas dan bawah) untuk menilai keseragaman distribusi unsur. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan Mg (1,06%) dan Si (0,63%) berada dalam rentang nilai yang ditargetkan, menandakan tingkat homogenitas yang baik. Kandungan unsur pengotor seperti Fe, Cu, dan Mn berada di bawah 0,1 %, yang mengindikasikan rendahnya risiko pembentukan fasa intermetalik getas seperti Al₅FeSi. Komposisi ini memungkinkan terbentuknya fasa Mg₂Si sebagai presipitat penguat utama dan memberikan stabilitas mikrostruktur yang diperlukan untuk aplikasi struktural. Dengan karakteristik tersebut, paduan ini berpotensi diterapkan pada aplikasi struktural di lingkungan ekstrem, seperti industri pertambangan, di mana dibutuhkan material yang ringan, tahan korosi, dan memiliki kestabilan mekanik jangka panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan paduan aluminium melalui teknik squeeze casting untuk memenuhi kebutuhan material pada sistem monitoring tambang, casing instrumen, serta komponen ringan di lingkungan kerja yang ekstrem.
Nilai Peak Ground Acceleration Pada Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman Adelia Saras Nugraheni
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.81

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas seismik tinggi akibat keberadaannya pada zona pertemuan lempeng tektonik. Kecamatan Berbah, yang dilalui oleh Sesar Opak sebagai struktur aktif utama, memiliki tingkat kerawanan gempabumi yang signifikan. Untuk memahami potensi bahaya seismik di wilayah tersebut, penelitian ini mengestimasi nilai percepatan tanah maksimum (Peak Ground Acceleration/PGA) pada batuan dasar dan permukaan menggunakan rumus atenuasi McGuire (1977), yang sesuai untuk zona subduksi dan wilayah dengan dominasi gempa dangkal hingga menengah. Estimasi dilakukan menggunakan 110 titik pengamatan dengan jarak antar titik ±900 meter, berdasarkan parameter gempabumi Yogyakarta tahun 2006 bermagnitudo 6,3 Mw. Hasil pemodelan menunjukkan nilai PGA berkisar antara 32,3 hingga 37,4 gal dengan pola gradasi yang meningkat dari utara ke selatan. Bagian selatan Berbah memiliki nilai PGA tertinggi akibat kedekatannya dengan Sesar Opak serta keberadaan sedimen permukaan yang lebih lepas sehingga memperkuat amplifikasi gelombang seismik. Sementara itu, bagian utara menunjukkan nilai PGA lebih rendah karena didominasi litologi vulkanik muda Merapi yang lebih kompak. Temuan ini menegaskan pentingnya kajian geologi lokal dalam pemetaan bahaya seismik serta perlunya prioritas mitigasi pada wilayah selatan Kecamatan Berbah.
Analisis Proksimat dan Ultimat Batubara Pada Sumur Bor AR_29 Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan Ridho Rizky Amanda
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi parameter kualitas batubara pada tiga lapisan (Seam A, B, dan C) yang terpotong oleh sumur bor AR_29 di Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan, yang dikenal sebagai salah satu sentral penghasil batubara terbesar di Indonesia. Kualitas batubara ditentukan melalui analisis proksimat dan ultimat untuk mengukur Total Moisture (TM), Volatile Matter (VM), Fixed Carbon (FC), Ash Content (Ash), Total Sulfur (TS), dan Calorific Value (CV). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang saling berkaitan antara parameter kualitas dengan nilai kalor batubara. Ditemukan bahwa nilai Total Moisture (TM) , Volatile Matter (VM) , dan Ash Content (Ash) berbanding terbalik dengan nilai kalor (CV). Sebaliknya, Fixed Carbon (FC) dan Total Sulfur (TS) berbanding lurus dengan nilai kalor. Lapisan batubara Seam A memiliki kualitas terendah dengan nilai kalor 6395 kkal/kg. Hal ini disebabkan oleh kandungan TM (13,7%), VM (40,9%), dan Ash (5%) tertinggi, serta FC (44,2%) dan TS (0,23%) terendah. Sementara itu, lapisan Seam C memiliki kualitas terbaik dengan nilai kalor 6423 kkal/kg. Nilai kalor yang tinggi ini didukung oleh kandungan TM (10,4%), VM (38,7%), dan Ash (2,3%) yang paling rendah, serta kandungan FC (45,2%) dan TS (0,87%) yang paling tinggi. Perbedaan kualitas ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor kedalaman lapisan batubara.
Optimalisi Kinerja dan Keselamatan Kerja Melalui Implementasi Prosedur Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) Unit Wheel Loader WA-200-5 di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. Sarmidi Sarmidi; Muhammad Faisal; Yulius Mases; Nurbaiti Nurbaiti; Indra Nuryanneti
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.83

Abstract

Penelitian ini dilakukan melalui praktik langsung di Pabrik Briket dengan tujuan untuk mendapatkan Prosedur Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) pada unit Wheel Loader WA 200-5 yang rutin digunakan di pabrik tersebut. Selain praktik lapangan, proses penelitian juga mencakup sesi tanya jawab dan wawancara langsung dengan operator serta staf yang bekerja di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mendetail mengenai prosedur pemeriksaan dan pengecekan yang diterapkan pada unit Wheel Loader WA 200-5. Selain itu, dilakukan pengamatan dan pengambilan data terkait durasi operasional, khususnya untuk membedakan waktu standby on dan standby off pada unit Wheel Loader tersebut. Pengumpulan data ini berlangsung sejak tanggal 2 Juni 2025 hingga 25 Juli 2025. Dengan demikian, diperoleh data yang valid mengenai Prosedur Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) untuk unit Wheel Loader yang kemudian diterapkan secara rutin dan berkala di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. Penelitian ini memberikan gambaran jelas terkait efisiensi dan pelaksanaan prosedur pemeriksaan harian alat tersebut.
Studi Literatur: Pengaruh Nilai UCS Dalam Menentukan Faktor Keamanan Lereng Batuan Di Indonesia Arief Pambudi Nugraha
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.84

Abstract

Kestabilan lereng batuan merupakan aspek kritis dalam rekayasa geoteknik, khususnya di Indonesia yang memiliki topografi kompleks dengan dominasi batuan vulkanik. Nilai Uniaxial Compressive Strength (UCS) merupakan parameter fundamental yang mempengaruhi perhitungan faktor keamanan lereng. Penelitian ini bertujuan melakukan tinjauan literatur sistematis terhadap pengaruh nilai UCS dalam menentukan faktor keamanan lereng batuan vulkanik di Indonesia, dengan fokus pada potongan jalan dan lereng alami periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan nilai UCS batuan vulkanik Indonesia berkisar 50-100 MPa dengan korelasi positif terhadap faktor keamanan, dimana peningkatan UCS sebesar 10 MPa dapat meningkatkan faktor keamanan hingga 0.14. Kombinasi UCS dengan parameter GSI (65-85) menghasilkan prediksi faktor keamanan yang lebih akurat (FS = 1.2-2.6). Pelapukan tropis menyebabkan degradasi UCS hingga 60-70% pada zona permukaan (0-3 m). Kondisi hidrologi menunjukkan pengaruh dominan dimana peningkatan muka air tanah 70 m dapat menurunkan faktor keamanan hingga di bawah 1.2. Implikasi praktis menekankan pentingnya pengujian UCS representatif, klasifikasi massa batuan terintegrasi, dan prioritas manajemen hidrologi untuk meningkatkan faktor keamanan lereng batuan vulkanik di Indonesia.