cover
Contact Name
Dwi Nur Rikhma Sari
Contact Email
rikhmasari.dnrs@gmail.com
Phone
+6281333771681
Journal Mail Official
jurnalbiosapphire@gmail.com
Editorial Address
Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Argopuro Jember Jl. Jawa No. 10 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas
ISSN : -     EISSN : 28297571     DOI : https://doi.org/10.31537/biosapphire.v2i2
Biodiversity-Local Wisdom, Environment, Ecology, Microbiology, Physiology Animals and Plants, Biosystematics, Developmental Biology, Applied Biology including Biotechnology and other sciences derived from Biology.
Articles 73 Documents
Aktifitas Ekstrak Tangkai Daun Coloccasia esculanta Terhadap Staphylococcus aureus Putri, Retno Widyaqori Asyari; Sari, Dwi Nur Rikhma; Hanizar, Evi
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 1 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i1.643

Abstract

Taro leaf stems have antibacterial compounds, namely tannins, flavonoids, saponins and alkaloids that have anti-bacterial effects. The purpose of this study was to determine the antibacterial ability of the taro leaf stalk extract using the Staphylococcus aureus test bacteria. This research is an experimental study with samples using pure cultures of S. aureus. The treatments in this study were taro leaf stalk extract concentrations, including 0, 25, 50, 75 and 100 (%) concentrations and used diffusion and dilution methods. The results of the study were analyzed statistically with the Kruskal-Wallis test. The results obtained showed that the diameter of the clear zone of S. aureus at various treatment concentrations was 0% (0 mm); 25% (10.98 mm); 50% (11.93 mm); 75% (13.06 mm); 100% (13.14 mm) with significant results between treatments (5%). For the determination of MIC (Minimum Inhibitory Level) and MBC (Minimum Killing Level) there is a treatment with a concentration of 100%.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Mengenai Konsumsi Vitamin C Dan D Guna Meningkatkan Sistem Imunitasi Di Masa Pandemi Covid-19 Narayani, Kadek Berlia; Triloka, Ni Made Kharisma; Rianti, Emillia Devi Dwi
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.687

Abstract

Virus Covid-19 yang berwujud sekelompok virus RNA (asam ribonukleat) strain tunggal positif yang terenkapsulasi dan memiliki banyak varian. Kesembuhan penderita Covid-19 dipengaruhi oleh sistem imun tubuhnya, tindakan pencegahan menjadi faktor utama. Tujuan yaitu, mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai konsumsi Vitamin C dan D guna meningkatkan sistem imunitas di masa pandemik. Metode penelitian deskriptif secara online dengan menggunakan googleform dengan total sampel penelitian sebanyak 103 sampel. Hasil data tingkat pengetahuan mengenai konsumsi vitamin C dan D sebesar 82,52% untuk vitamin C dan vitamin D sebesar 86,4%. Simpulan dari penelitian adalah responden sebagin besar tidak positive covid-19, dan telah melakukan Vaksin covid-19 dosis pertama dan kedua. Untuk tingkat pengetahuan masyarakat terhadap mengkonsumsi vitamin C dan D masuk dalam kategori Baik , artinya masyarakat banyak yang sudah paham manfaat dari mengkonsumsi vitamin C dan D bagi tubuh di masa pandemi.
Potensi Keragaman Tumbuhan Bawah Di Lingkungan Kampus II Universitas PGRI Argopuro Jember Sari, Dwi Nur Rikhma; Anitasari, Septarini Dian; Uliyah, Intan Choirul
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.688

Abstract

Lingkungan Universitas PGRI Argopuro Jember merupakan kawasan perbukitan dengan keragaman flora yang bervariasi. Objek penelitian berupa tumbuhan bawah yang sering kali dianggap gulma sehingga dalam penelitian ini dikaji tentang potensi dari keragaman tanaman yang ada. Pengumpulan data menggunakan metode jelajah. Berdasarkan analisis data secara eksploratif didapatkan hasil bahwa keragaman tanah bawah memiliki potensi sebagai tanaman obat, tanaman herbisida, tanaman sayur, tanaman hias, tanaman aromatik dan kosmetik
Pengujian Stabilitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus Dari Eksrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) Dengan Perlakuan Suhu Penyimpanan Prayekti, Endah; Prayoga, Mirshall Abiedama
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.690

Abstract

Bawang dayak merupakan salah satu tanaman yang biasanya digunakan sebagai obat tradisional di daerah Kalimantan. Bawang dayak diketahui mengandungan bebebrapa senayawa fitokimia seperti alkaloid, tanin, flavonoid dan glikosida yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan secara in-vitro dengan teknik kertas cakram (Kirby- Bauer) dengan menguji ekstrak umbi bawang dayak terhadap salah satu faktor fisik yaitu suhu penyimpanan. Pengujian kemampuan antibakteri dilakukan pada Staphylococcus aureus. Konsentrasi ekstrak bawang dayak yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 40%. Suhu penyimpanan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4oC, 20oC, dan 40oC . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suhu 4oC didapatkan diameter zona hambat dengan rata-rata 25,33 mm, pada suhu 20oC didapatkan diameter zona hambat dengan rata-rata 32,5 mm dan pada suhu 40oC didapatkan diameter zona hambat dengan rata-rata 29,83 mm. Hasil uji Kruskal Wallis didapatkan nilai signifikansi 0,00 yang berarti suhu berpengaruh terhadap stabilitas ekstrak etanol bawang dayak dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Suhu penyimpanan yang paling optimal untuk menyimpan ekstrak umbi bawang dayak adalah pada suhu 20oC.
Analisis Cemaran Bakteri Coliform Dan Escherichia coli Dengan Metode MPN Pada Air Minum Isi Ulang Di Jalan Lunjuk Jaya Kota Palembang Finiarti, Finiarti; Rukmini, Rukmini; Febriansyah, Febriansyah
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.691

Abstract

Air ialah sumber energi alam yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup dan faktor yang dapat menentukan kesehatan serta kesejahteraan umat manusia. Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah air isi ulang di Jalan Lunjuk Jaya tercemar bakteri Coliform dan Escherichia coli. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa semua sampel A, sampel B, Sampel C, dan sampel D tidak memenuhi syarat baku mutu kualitas air minum. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode Most Probable Number pada air minum isi ulang didapatkan kesimpulan bahwa air isi ulang di jalan lunjuk jaya kota Palembang tidak layak di konsumsi karena tercemar bakteri Coliform dan Escherichia coli atau Coli tinja yang tidak memenuhi standar sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 kadar maksimum yang diperbolehkan untuk Coliform dalam air minum adalah 0
Efektivitas pemanfaatan Zinnia elegans dalam pengendalian hama hayati dengan teknik refugia pada tanaman cabe rawit (Capsicum frustescens) di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi Aswan, Mohammad Syaifudin; Nurmasari, Fitri
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.692

Abstract

Cabe atau cabai rawit adalah salah satu tanaman komoditas dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi di daerah Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Tanaman cabe rawit di Desa Sidowangi dibudidayakan di lahan persawahan dengan produktivitas baik dan pola pertanaman yang teratur berkala. Potensi dan nilai ekonomi cabe rawit yang relatif tinggi menyebabkan cabe rawit menjadi komoditas unggulan di kawasan Kecamatan Wongsorejo, selain jagung dan semangka. Pada kondisi ideal, produktivitas tanaman cabe stabil sepanjang tahun disertai dengan harga yang relatif stabil, meskipun terjadi fluktuasi di bulan-bulan tertentu. Namun keberadaan dan serangan hama pengganggu tanaman berpotensi menyebabkan penurunan produksi yang pada akhirnya akan mengganggu stabilitas persediaan serta kualitas cabe rawit di pasaran. Penanganan hama dengan menggunakan insektisida perlahan sudah mulai dikurangi mengingat efek yang ditimbulkan dari penggunaan insektisida dalam jangka panjang. Karena itu dibutuhkan adanya metode dan teknik penanganan hama yang lebih eco friendly, murah dan mudah diaplikasikan di level petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan tanaman Zinnia elegans sebagai pengendalian hayati dengan teknik refugia pada tanaman cabe rawit. Hasil pengamatan dan analisis data menunjukkan adanya tingkat keanekaragaman serangga yang signifikan pada pertanaman cabe dengan refugia dan pertanaman cabe tanpa refugia.
Aktivitas Antibakteri Streptomyces spp. Endofit Tanaman Obat Terhadap Pseudomonas aeruginosa Azizah, Siti Nur; Sabrina, Yurin; Pondineka R.A, Agnis; Riskha N, Dewi
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.693

Abstract

Streptomyces merupakan bakteri endofit yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri Streptomyces spp. terhadap Pseudomonas aeruginosa. Streptomyces spp dikultur di YMA dan Pseudomonas aeruginosa di NA. Aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar dengan parameter zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Streptomyces vellosus dan Streptomyces diastaticus memiliki aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa. Streptomyces vellosus dan Streptomyces diastaticus mampu menghasilkan zona hambat masing-masing sebesar 3,65 mm dan 3,76 mm
Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Tentang Penggunaan Obat Sariawan Pada Balita Dan Anak Di Desa Tumpeng Candipuro, Lumajang Devi, Prastiwi Rexa Cantika; Azizah, Siti Nur; Rohman, Anies; Siddiq, Barru Hakam Fajar
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang penggunaan obat sariawan pada balita dan anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif. Metode yang digunakan adalah cross-sectional dengan pengambilan sampel data secara accidental sampling yang dilakukan di Desa Tumpeng, Candipuro, Lumajang pada bulan Juni – Juli 2022 dengan menyebarkan kuesioner kepada 75 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan pendidikan tertinggi adalah SMP dan SMA sebesar 37,3%, responden berusia 26-35 tahun sebesar 45,3%, dan pekerjaan responden sebagai ibu rumah tangga sebesar 74,7%. Berdasarkan hasil rata-rata persentase pengetahuan ibu tentang obat sariawan sebesar 68,2% dengan kategori cukup. Melalui uji bivariat tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang cara penggunaan obat sariawan pada balita dan anak (sig = 0,078) memiliki nilai signifikansi 0,078 > 0,05. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan tentang cara penggunaan obat sariawan pada balita dan anak.
Cemaran Bakteri Pada Cincau Hijau Sebagai Bahan Utama Es Daluman Di Kecamatan Jajag Kabupaten Banyuwangi Al Disa, Firnia Nadine; Azizah, Siti Nur; Rashati, Dewi; Hidayah, Amaliyah Nurul
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.695

Abstract

Es daluman adalah minuman tradisional khas Bali yang terbuat dari cincau hijau (Cyclea barbata Miers) yang disajikan dengan gula aren, santan, dan es batu. Cincau hijau sebagai bahan utama es daluman memiliki manfaat bagi kesehatan manusia karena mengandung sumber energi dan nilai gizi yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah cemaran bakteri pada cincau hijau sebagai bahan utama es daluman di Kecamatan Jajag Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen kuasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu cincau hijau, diambil masing-masing satu sampel dari penjual es Daluman di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Jajag Kabupaten Banyuwangi. Uji cemaran bakteri dilakukan dengan metode Angka Lempeng Total Bakteri (ALTB) dengan metode pour plate pada media Nutrient Agar (NA) dan diuji sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cincau hijau dari tiga lokasi yaitu Jl. Teuku Umar, Jl. PB Sudirman, dan Jl. Banyuwangi di Kecamatan Jajag, Kabupaten Banyuwangi mengandung cemaran bakteri. Jumlah ALTB cincau hijau pada sampel A yaitu 7,7 koloni/g, pada sampel B yaitu 1,14 koloni/g, dan sampel C yaitu 7,66 koloni/g.
Pengaruh ZPT Alami dan Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan Stek Puring (Codiaeum variegatum) Tripama, Bagus; Junaedi, Ahmad Rizki; Murtiyaningsih, Hidayah; Suroso, Bejo; Arum, Laras Sekar
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek tanaman puring pada beberapa zat pengatur tumbuh alami dan macam komposisi media. Rancangan yang digunakan RAK faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan meliputi : faktor pertama ZPT alami (T) yaitu T0 (tanpa ZPT), T1 (ekstrak daun kelor 30%), T2 (ekstrak taoge kacang hijau 60%), dan T3 (ekstrak bawang merah 75%), sedangkan faktor kedua komposisi media (M) terdiri dari M0 (tanah), M1 (tanah + arang sekam 1 : 1), M2 (tanah + cocopeat 1 : 1), M3 (tanah + kompos daun bambu 1 : 1). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan T berpengaruh sangat nyata terhadap parameter persentase stek bertunas berakar, total persentase stek bertunas tak berakar, panjang tunas 4, 6 dan 8 mst, panjang akar, jumlah akar dan volume akar. Serta berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas 6 mst, sedangkan terhadap persentase stek hidup, persentase stek bertunas, dan jumlah tunas 4 dan 8 mst berpengaruh tidak nyata. Perlakuan M berpengaruh sangat nyata terhadap parameter persentase stek bertunas berakar dan tak berakar, jumlah akar, dan volume akar, serta berpengaruh nyata terhadap panjang tunas umur 4 mst, jumlah tunas 6 dan 8 mst dan panjang akar, sedangkan terhadap persentase stek hidup, persentase stek bertunas, panjang tunas 6 dan 8 mst, dan jumlah tunas 4 mst berpengaruh tidak nyata. Adapun interaksi antara T×M berbeda tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan, kecuali persentase stek bertunas berakar dan tak berakar berbeda sangat nyata. Secara keseluruhan zat pengatur tumbuh alami ekstrak daun kelor (T1) dan komposisi media tanah + arang sekam (M1) menunjukkan yang terbaik