cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
kampusakademikjipm@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
kampusakademikjipm@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA
ISSN : 30257964     EISSN : 30255465     DOI : https://doi.org/10.61722/jipm.v1i2.9
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin Ilmu diantaranya yaitu: Ilmu Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Agama, Teologi, Keperawatan, Kebidanan, Pengabdian, EBisnis, Komputer Akuntansi, Bahasa, Sastra, Seni, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. Ekonomi: Ekonomi Publik, Ekonomi Internasional, Perbankan dan Lembaga Keuangan Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Keuangan. Manajemen bisnis dan perbankan: Manajemen keuangan dan kekayaan, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Strategis, Operasi, Kewirausahaan, Etika Perbankan, Operasi dan Manajemen Perbankan. Akuntansi: Akuntansi Sektor Publik, Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Auditing, dan Sistem Informasi Akuntansi Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 858 Documents
Ketahanan Keluarga pada Pernikahan Usia Dini Perspektif Kompilasi Hukum Islam: Studi Kasus di Desa Tugu Utara, Cisarua, Bogor Achmad Naufal Al Gina Yusuf; Alfikrul Akbar
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3155

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketahanan keluarga pada pasangan yang menikah di usia dini di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, serta meninjaunya berdasarkan Kompilasi Hukum Islam. Kajian terdahulu umumnya berhenti pada sebab dan dampak pernikahan usia dini, sementara kehidupan keluarga setelah akad dan kedudukan hukum perkawinan yang tidak tercatat belum banyak dijelaskan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan lima informan yang dipilih secara purposif, yaitu dua istri, dua suami, dan seorang amil desa, serta dokumentasi. Analisis dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan teknik serta pengecekan anggota. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola praktik, yaitu perkawinan tercatat menurut ketentuan usia yang berlaku ketika akad, perkawinan tercatat pada usia yang mendekati batas minimal, dan perkawinan tidak tercatat yang dilangsungkan di hadapan kiai. Ketahanan keluarga bersifat tidak merata: sistem keyakinan, dukungan sosial, dan pemenuhan ekonomi tergolong kuat, sedangkan komunikasi, pengelolaan emosi, dan kepastian hukum masih lemah. Penelitian ini juga menemukan efek pengalihan, yaitu berpindahnya praktik perkawinan ke ruang yang tidak diawasi negara setelah permohonan ditolak di tingkat desa, sehingga penegakan aturan perlu disertai pendampingan menuju dispensasi kawin dan isbat nikah.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN PENDIDIKAN DI TK YASYFA KOTA TANGERANG Afifah Nur Azizah; Muna Muna; Anjaludin Anjaludin
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3156

Abstract

Lembaga pendidikan anak usia dini swasta berskala kecil dituntut memberikan layanan bermutu di tengah keterbatasan anggaran, sarana, dan keterlibatan orang tua yang belum merata, sehingga kapasitas strategis kepala sekolah menjadi penentu utama peningkatan mutu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di TK Yasyfa Kota Tangerang yang mencakup tahap perumusan, implementasi, serta pengendalian dan evaluasi strategi, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan pada November 2025 sampai Juni 2026 melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi terstruktur dengan kepala sekolah, dua guru kelompok, dan dua wali murid, serta dokumentasi arsip sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan strategi diawali evaluasi diri sekolah menggunakan instrumen rapor pendidikan dan berujung pada penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah. Implementasi strategi mencakup peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum, pemenuhan sarana dan prasarana, serta program kolaboratif yang melibatkan orang tua. Pengendalian dilakukan melalui evaluasi berlapis, mulai dari checklist harian sampai laporan semester. Faktor pendukung bertumpu pada konsistensi dukungan kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat berakar pada keterbatasan anggaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu layanan pada lembaga dengan sumber daya terbatas lebih ditentukan oleh kapasitas kepala sekolah mengelola sumber daya yang ada daripada oleh besarnya pendanaan.
Bimbingan dan Konseling sebagai Upaya Pengembangan Potensi Peserta Didik di Era Digital Putra Susanto; Sandi Pratama
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3157

Abstract

Guidance and Counseling (GC) is an essential part of the education system that plays a role in helping students achieve optimal development. Student development is not only related to academic achievement, but also encompasses personal, social, learning, and career development. In the digital era, students face various changes and challenges due to the development of information and communication technology. Technology provides various conveniences in obtaining information and communicating, but improper use can also give rise to various problems, such as low learning concentration, excessive use of social media, cyberbullying, difficulty managing time, as well as issues in social and emotional development. Therefore, GC services need to adapt to the times through innovative, adaptive services that are tailored to students' needs. This article aims to discuss the role of Guidance and Counseling in developing students' potential in the digital era. The method used is a literature review by examining scientific journals and official sources relevant to guidance and counseling, student development, and the utilization of technology in GC services. The results of the review indicate that GC services have an important role in helping students understand themselves, develop their potential, improve learning abilities, build healthy social relationships, develop decision-making skills, and prepare for careers. The utilization of technology in GC services can also enhance service accessibility and innovation when carried out professionally while still adhering to ethical standards and confidentiality.
Pemanfaatan Gemini AI Sebagai Media Pendukung Pembelajaran Di SMKS Arroja Tasikmalaya Alicia Pramesti; Alfadl Habibie; Taofik Muhammad
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3158

Abstract

Advances in digital technology and the demands of 21st-century learning call for adaptive and personalised learning resources; however, at SMKS Arroja Tasikmalaya, Year 11 pupils still face difficulties in understanding abstract and complex subject matter, teachers have limited time for individual support, and pupils show little initiative in asking questions. This study aims to describe the utilisation of Gemini AI as a learning support tool at SMKS Arroja Tasikmalaya. The study employs a qualitative approach using a survey method. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews with IT teachers and students, and a questionnaire distributed to 50 Year 11 TKJ students. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, supplemented by triangulation of sources and techniques. The results of the study indicate that Gemini AI is utilised selectively and specifically for difficult topics such as subnetting, IP addresses, and network troubleshooting, with teachers acting as facilitators who guide students’ exploration and subsequently discuss the results in class. Students gave positive feedback: over 90 per cent found Gemini AI easy to use, 70 per cent considered it a useful learning resource, 64 per cent felt it helped them complete tasks more quickly, and 74 per cent felt it aided their learning. However, the benefits regarding in-depth understanding (around 46 per cent) and independent learning (38–52 per cent) were not yet optimal. The main constraints were limited internet connectivity (74 per cent) and the need for technical guidance (48 per cent). These findings suggest that the use of Gemini AI has the potential to enhance vocational learning provided it is supported by adequate internet infrastructure, teachers’ scaffolding strategies, and improved digital literacy amongst students so that the technology is used critically and does not lead to dependency.
Manajemen Ekstrakurikuler Hizbul Wathan Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Di MTS Muhammadiyah 1 Weleri Kendal Armalia Zuhrufa Putri Firgia; Misbakhudin Azka; Nur Azizah
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen ekstrakurikuler Hizbul Wathan dalam membentuk karakter disiplin siswa di MTs Muhammadiyah 1 Weleri, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekstrakurikuler Hizbul Wathan berjalan melalui empat fungsi manajemen yang saling menguatkan. Perencanaan dilakukan secara strategis dan partisipatif, mulai dari penetapan tujuan besar oleh kepala sekolah hingga penyusunan silabus teknis oleh pembina, dengan melibatkan pengurus dan siswa. Pengorganisasian tersusun jelas dan berjenjang, dengan pembagian peran yang dikoordinasikan melalui rapat, kalender kegiatan, dan grup digital. Pelaksanaan didukung pemantauan berkala serta metode pembinaan yang variatif disertai konsekuensi tegas, sehingga disiplin tertanam melalui pengalaman langsung. Evaluasi dilakukan secara komprehensif dan multisumber, ditindaklanjuti dengan konseling dan kontrak komitmen bersama orang tua, sehingga mendorong perubahan karakter siswa secara nyata dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini didukung oleh sarana prasarana yang memadai, kebijakan dan anggaran kepala sekolah, serta metode pembinaan yang kreatif dan kompetitif, sehingga disiplin diterima siswa sebagai tantangan, bukan beban. Namun demikian, program ini masih menghadapi hambatan struktural, hambatan keluarga, dan hambatan personal, sehingga keberhasilan program ke depan bergantung pada sinergi dukungan struktural, kreativitas pembinaan, keterlibatan keluarga, dan penguatan ketegasan pengurus dalam menegakkan disiplin.
Implementasi Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Dalam Membangun Jiwa Entrepreneur Pada Santriwati Kelas 6 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor Sadiah Sadiah; Misbakhudin Azka; Arizqi Ihsan Pratama
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3160

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan keterampilan hidup (life skills) dan kemandirian ekonomi bagi santri di tengah persaingan zaman yang semakin kompetitif. Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengembangkan pendidikan kewirausahaan dengan melibatkan santriwati kelas 6 TMI secara langsung dalam pengelolaan unit-unit usaha pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen pendidikan kewirausahaan dalam membangun jiwa entrepreneur pada santriwati serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilaksanakan melalui empat fungsi manajemen sejalan dengan teori POAC George R. Terry, yaitu perencanaan (visi-misi dan tujuan jangka pendek-panjang), pengorganisasian (struktur Departemen Usaha dengan penempatan berdasarkan potensi santriwati), pelaksanaan (praktik langsung berbasis experiential learning dengan pendampingan), serta pengawasan dan evaluasi (SOP, laporan harian, dan evaluasi mingguan melalui LPJM). Melalui keempat fungsi tersebut, tumbuh jiwa entrepreneur santriwati yang meliputi kreativitas, inovasi, kemandirian, keberanian mengambil risiko, kemampuan melihat peluang, dan kepercayaan diri. Faktor pendukungnya meliputi ketersediaan unit usaha, dukungan pimpinan pesantren, pendampingan pembimbing, dan sistem evaluasi yang terstruktur. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterlibatan santriwati yang belum menyeluruh, pelatihan yang belum merata, serta perlunya keseimbangan antara kegiatan usaha dengan kewajiban belajar dan ibadah.
STRATEGI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN MENDUKUNG PERKEMBANGAN SISWA Nur Aulia Annisa; Hanifah Intan Titisari; Atun Rina Pujisari; Fajar Dwi Kurniawan; Stevani Lusiana Putri; Khoirunnisa Milenia Tsalisa; Dimas Aryana Okgiftian; Ratna Wijayanti
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3161

Abstract

This study aims to analyze school management strategies for improving educational quality and supporting student development at SD Negeri 1 Karangmangu, Banjarnegara Regency. The study employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were obtained through semi-structured interviews, observations, and documentation involving school management and educational stakeholders. Data analysis consisted of data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was strengthened through source and technique triangulation. The findings show that school management strategies are implemented through planning, organizing, actuating, and controlling (POAC). Planning is directed toward programs that respond to school conditions and student needs. Organizing is conducted through division of responsibilities and coordination among teachers, although limited human resources require several teachers to undertake additional administrative duties. Program implementation includes literacy, numeracy, character-building activities, student assistance, and the utilization of available learning facilities. Monitoring and evaluation are carried out through periodic coordination and meetings. These strategies support educational quality and student development, particularly academic abilities, positive habits, discipline, responsibility, cooperation, and student engagement. The main constraint is limited human resources, which is addressed through task sharing, coordination, and optimization of available resources.
Strategi Tim Kurikulum Dalam Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Pengajar Kajian Kitab Amtsilati Di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal Rahma Alisia Balqis; Anjaludin Anjaludin; Nur Azizah
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3162

Abstract

Pendidikan Islam telah berkembang menjadi sistem yang lebih modern dan mandiri. Terdapat berbagai sumber belajar yang tersedia untuk penunjang pendidikan Islam, salah satunya adalah kitab kuning. Kitab kuning adalah sumber data penting dalam kajian Islam, berisi berbagai macam cabang ilmu agama Islam, seperti fiqih, aqidah, tasawuf, etika, dan tata bahasa. Pendidikan Islam tidak terlepas dari peran guru, sehingga kompetensi pedagogik guru sangat penting untuk melaksanakan tugas dalam mengajar dengan efektif dan efisien. Kasus yang sering terjadi di lingkungan lembaga pendidikan adalah banyak guru yang masih belum memahami metode pengajaran yang efektif dan inovatif, terutama pada metode pengajaran kitab kuning. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, didukung dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya dengan triangulasi yang menggabungkan berbagai sumber data untuk meningkatkan keabsahan dan validitas data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program peningkatan kompetensi pedagogik guru Amtsilati yang dilakukan oleh tim kurikulum sudah berjalan dengan baik dengan menerapkan standar yang disusun berdasarkan standar kompetensi yang telah ditetapkan dengan jelas, terukur, dan mengikat bagi pengajar. Para guru Amtsilati juga telah melalui evaluasi dan mempunyai sertifikasi, serta menerapakan berbagai langkah konkret seperti pembinaan berupa pelaksanaan BIMTEK, pelatihan berjenjang dan forum MGMP secara berkala. Selain itu, dilakukan pula peningkatan fasilitas pembelajaran dan pemerolehan dukungan dari pimpinan pesantren, sehingga beberapa penghambat yang dialami, seperti seringnya perubahan kebijakan dan kurikulum yang terjadi dan beberapa fasilitas yang belum memadai dapat teratasi.
Implementasi Manajemen POAC dalam Program Pembelajaran Bilingual Arab-Inggris untuk Peningkatan Kemampuan Berbahasa Santri di Pondok Modern Tazakka Millatunnajiyah Millatunnajiyah; M. Yogi Saputra; Arizqi Ihsan Pratama
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3163

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi program pembelajaran bilingual bahasa Arab dan bahasa Inggris di Pondok Modern Tazakka, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, serta kontribusinya terhadap peningkatan kemampuan berbahasa santri. Dengan kerangka fungsi manajemen George R. Terry (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) yang dipadukan dengan teori pendidikan bilingual dari Baker dan Wright, Cummins, serta Genesee, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh informan kunci, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program disusun secara berjenjang pada tataran harian, pekanan, dan tahunan; diorganisasikan melalui dua jalur struktur asatidz dan santri (Qism al-Lughah); dilaksanakan melalui rotasi dua pekanan bahasa Arab-Inggris yang ditopang quality control harian; serta diawasi melalui Update Language dan evaluasi semester. Rerata nilai Update Language kelas sampel berada pada kategori cukup hingga baik, skor rerata TOEFL ITP meningkat dari 406,94 (2018) menjadi 418,79 (2025), sementara tingkat kelulusan TOAFL baru mencapai 40,5 persen dengan kesenjangan capaian antarkelas paralel. Faktor pendukung meliputi kebijakan pimpinan, keberadaan native speaker, dan sistem SOP yang terstandardisasi, sedangkan faktor penghambat utama bersumber dari tumpang tindih jadwal dengan kegiatan Pramuka dan lemahnya keteladanan berbahasa dari santri senior. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi antardivisi dan program pendampingan psikologis bagi santri.
IMPLEMENTASI THORIQOH MUBASYIROH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB SISWA KELAS 6 MADRASAH IBTIDAIYAH (Studi Kasus di Lingkungan Pesantren) Muhammad Zaky Perdana; Aal Jalaludin; M. Abu Sobirin
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3164

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah (MI) kerap dihadapkan pada tantangan berupa metode yang kurang komunikatif dan lingkungan berbahasa yang minim, sehingga siswa cenderung memandang bahasa Arab sebagai pelajaran yang sulit. Thoriqoh Mubasyiroh (Direct Method) ditawarkan sebagai alternatif dengan menekankan penggunaan bahasa target secara langsung tanpa perantara bahasa ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Thoriqoh Mubasyiroh, mendeskripsikan pengalaman belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya pada siswa kelas 6 MI Darunnajah 2 Cipining, Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dipadukan dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, yaitu kepala madrasah, guru bahasa Arab kelas 6, serta tiga siswa yang mewakili kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Thoriqoh Mubasyiroh diterapkan secara terstruktur melalui penggunaan bahasa Arab sebagai pengantar utama pada 70–80% waktu pembelajaran, didukung teknik demonstrasi, tanya jawab, role play, drill, permainan bahasa, dan storytelling. Pengalaman belajar siswa berkembang melalui tiga tahap afektif, dari rasa malu dan takut salah menuju kepercayaan diri, dengan peningkatan paling menonjol pada maharah al-kalam dan maharah al-istima'. Keberhasilan penerapan metode ditopang oleh sinergi dukungan institusional, lingkungan bi'ah lughowiyyah pesantren, dan fasilitas pembelajaran, meskipun masih dihadapkan pada hambatan berupa heterogenitas kemampuan siswa dan keterbatasan jam pelajaran. Penelitian ini memperluas kajian Thoriqoh Mubasyiroh pada jenjang pendidikan dasar berbasis pesantren yang selama ini belum banyak dieksplorasi.