JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin Ilmu diantaranya yaitu: Ilmu Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Agama, Teologi, Keperawatan, Kebidanan, Pengabdian, EBisnis, Komputer Akuntansi, Bahasa, Sastra, Seni, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. Ekonomi: Ekonomi Publik, Ekonomi Internasional, Perbankan dan Lembaga Keuangan Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Keuangan. Manajemen bisnis dan perbankan: Manajemen keuangan dan kekayaan, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Strategis, Operasi, Kewirausahaan, Etika Perbankan, Operasi dan Manajemen Perbankan. Akuntansi: Akuntansi Sektor Publik, Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Auditing, dan Sistem Informasi Akuntansi Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Articles
858 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN TANAMAN REFUGIA TERHADAP POPULASI HAMA, INTENSITAS SERANGAN ULAT GRAYAK DAN BIODIVERSITAS SERANGGA PADA TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt)
Sri Purnama Makmur;
Angry P. Solihin;
Silvana Apriliani;
Rida Iswati;
Zulzain Ilahude
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3124
Tingginya serangan hama serangga pada pertanaman jagung manis sering mendorong penggunaan insektisida kimia secara intensif, yang berpotensi menurunkan keberagaman dan keseimbangan komunitas serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tanaman refugia terhadap populasi hama dan biodiversitas serangga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret sampai dengan bulan juni 2024, di Desa Helumo Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang digunakan dengan tiga perlakuan; P0 = Kontrol, P1 = Tanaman Refugia dan P2 = Insektisida Kimia, masing-masing diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati adalah jenis-jenis hama yang menyerang pada tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt), populasi hama, indeks keanekaragaman dan intensitas serangan ulat grayak (Spodoptera frugipeda). Data jenis hama dianalisis secara deskriptif kualitatif selanjutnya populasi hama, indeks keanekaragaman dan intensitas serangan ulat grayak (Spodoptera frugipeda) dianalisis secara statistik dengan menggunakan Analisis Varian (ANOVA) dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penggunaan tanaman refugia tidak terdapat perbedaan antara populasi hama pada perlakuan refugia dengan kontrol dan insektisida kimia. Perlakuan refugia mampu menurunkan intensitas serangan hama ulat grayak dibandingkan perlakuan kontrol, meskipun penurunan tersebut tidak sebesar pada perlakuan insektisida kimia. serta mampu mempertahankan biodiversitas serangga yang lebih beragam dibandingkan perlakuan insektisida.
Kontrol Diri sebagai Mediator antara Gaya Hidup dan Perilaku Konsumtif Remaja
Aliyyah Putri Salsabilah;
Isrida Yul Arifiana;
Suroso Suroso
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3125
Meningkatnya paparan media sosial dan platform belanja daring pada remaja diduga berkaitan dengan meningkatnya perilaku konsumtif, yaitu pembelian yang lebih didasarkan pada keinginan daripada kebutuhan. Gaya hidup dipandang sebagai salah satu faktor psikologis yang berkontribusi pada pola tersebut, sedangkan kontrol diri diyakini dapat menahan dorongan pembelian impulsif, meskipun temuan empiris mengenai peran ini masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara gaya hidup dengan perilaku konsumtif yang dimediasi oleh kontrol diri pada siswa sekolah menengah atas. Desain penelitian kuantitatif korelasional digunakan pada 169 siswa kelas XII sebuah SMA negeri di Surabaya yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen skala Likert yang mengukur gaya hidup, kontrol diri, dan perilaku konsumtif, kemudian dianalisis menggunakan regresi mediasi dengan macro PROCESS Hayes Model 4 disertai bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berhubungan positif dengan kontrol diri, kontrol diri berhubungan positif dengan perilaku konsumtif, serta gaya hidup berhubungan positif dengan perilaku konsumtif baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kontrol diri, yang menunjukkan adanya mediasi parsial. Temuan ini mengindikasikan bahwa gaya hidup yang lebih terarah memperkuat kontrol diri remaja, namun kontrol diri yang tinggi tidak selalu menurunkan kecenderungan konsumtif remaja pada lingkungan belanja digital.
Tinjauan Yuridis Penegakan Hukum terhadap Kenakalan Remaja akibat Minuman Keras berdasarkan UU No. 2 Tahun 2015 di Kota Mojokerto
Muhammad Zumar;
Rusydi Rusydi;
Dewi Nawang Wulan
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3126
This study is motivated by the problem of juvenile delinquency triggered by the consumption of alcoholic beverages and its impact on public order and security in Mojokerto City. The continued circulation of and access to alcoholic beverages, including through unofficial channels, presents a challenge to efforts aimed at protecting adolescents and enforcing the law. This study aims to analyze the legal regulations and law enforcement mechanisms concerning juvenile delinquency caused by alcohol consumption based on Mojokerto City Regional Regulation Number 2 of 2015, examine the obstacles encountered in its implementation, and analyze the preventive and repressive measures taken to address the issue. This study employs a normative juridical research method using statutory and case approaches. Legal materials are analyzed descriptively and analytically using a deductive reasoning method. The results indicate that Mojokerto City Regional Regulation Number 2 of 2015 is oriented toward controlling the distribution of alcoholic beverages by limiting adolescents' access through regulations on sales zoning, prohibitions on consumption at sales locations, and restrictions on the production and distribution of illegal alcoholic beverages. Law enforcement is carried out through administrative measures by the local government and the Civil Service Police Unit, as well as legal action against violations through applicable legal mechanisms. Its implementation faces several obstacles, including sanctions that have not fully created a deterrent effect, limited investigative authority, the covert distribution of alcoholic beverages, inadequate family supervision, and limitations in personnel and budget. Countermeasures are implemented through preventive efforts, such as socialization and patrols, and repressive efforts, including raids, confiscation, and legal proceedings. This study implies the importance of strengthening synergy among law enforcement agencies, local governments, families, schools, and communities to create a safer environment for adolescents.
Penerapan Keadilan Restoratif pada Tindak Pidana Pencurian Ringan Berdasarkan UU No. 1/2023 di Polres Jombang
Dicky Indra Setiawan;
Rusydi Rusydi;
Dewi Nawang Wulan
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3127
The implementation of the concept of restorative justice in handling minor criminal cases is a concrete example of the shift in the national criminal law enforcement paradigm, which originally focused on retribution, towards restoring the original state (restitutio in integrum) for victims, perpetrators, and society. This study aims to comprehensively examine the operational mechanisms of applying restorative justice in resolving minor theft cases and to analyze the determining factors that affect its success at the Jombang Police Resort, from the perspective of Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code. This empirical legal research uses a juridical-sociological approach. Primary data was obtained through in-depth interviews with investigators from the Criminal Investigation Unit, the Head of Women and Children Protection Unit, and the Head of Community Guidance at the Jombang Police, which were then compared with secondary legal materials. The research results show that the mechanism for resolving minor theft cases at the Jombang Police is carried out through a penal mediation process outside the formal court system (out-of-court settlement). This process emphasizes a deliberation-based approach involving the victim, the perpetrator, their families, and community leaders, which leads to a written peace agreement, compensation for the victim, and the issuance of an Investigation Termination Order. The success of implementing restorative justice is supported by the clarity of legal substance (Police Regulation Number 8 of 2021 and Law Number 1 of 2023) as well as the local wisdom of the community. However, its application still faces practical obstacles, such as strong desires for revenge from some victims, investigators being cautious in using their discretionary powers, and the lack of uniform technical understanding among law enforcement agencies. Therefore, it is necessary to prepare integrated technical guidelines between institutions to optimize this criminal law reform.
INTEGRASI TEKNOLOGI DAN AI DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Adha Rian Akbar;
Ali Nafiah
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3128
The rapid development of information and communication technology has significantly transformed the field of education, including Islamic education. The emergence of Artificial Intelligence (AI) provides new opportunities to improve learning quality, expand educational access, and enhance the effectiveness of teaching and learning processes. This study aims to analyze the integration of technology and AI in Islamic education, identify potential opportunities, and examine the challenges arising from their implementation. This research employs a library research method with a descriptive qualitative approach. Data were collected from various academic sources, including books, journals, articles, and other relevant documents. The data were analyzed using content analysis techniques to gain a comprehensive understanding of the utilization of technology and AI in Islamic education. The findings indicate that technology and AI can improve educational quality through broader access to learning resources, more interactive learning experiences, and personalized learning systems tailored to students' needs. Furthermore, AI assists educators in preparing instructional materials and conducting evaluations more efficiently. However, the implementation of technology and AI still faces challenges such as limited digital literacy, inadequate infrastructure, information validity issues, and the necessity of magintaining Islamic values in technological utilization. Therefore, the integration of technology and AI in Islamic education should be carried out wisely while maintaining the Qur'an and Sunnah as the primary foundations of the educational process.
PERANAN PUBLIC RELATIONS DALAM MENANGANI KRISIS DIGITAL BANKING JENIUS PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Putti Mumtazza Salsabila Syhar;
Euis Heryati
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3131
Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan Public Relations (PR) dalam menangani krisis komunikasi pada layanan digital banking Jenius PT Bank SMBC Indonesia Tbk, menyusul berulangnya kasus hilangnya dana nasabah akibat social engineering dan phishing pada periode 2021 hingga 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dalam paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan, yaitu pihak internal perusahaan, praktisi komunikasi, dan nasabah terdampak, disertai observasi partisipatif dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Analisis data menggunakan tiga perspektif teori, yaitu Situational Crisis Communication Theory (SCCT), tipologi peran Public Relations Grunig dan Hunt, serta Image Restoration Theory Benoit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis Jenius berawal dari insiden teknologi dan berkembang menjadi krisis reputasi ketika kepercayaan publik terhadap keamanan layanan dipertanyakan. Public Relations menjalankan peran terintegrasi sebagai pusat koordinasi komunikasi, penerjemah pesan teknis, dan edukator keamanan. Strategi respons krisis mengombinasikan klarifikasi, permintaan maaf, dan penguatan citra (bolstering), sementara pemulihan reputasi ditopang oleh tindakan korektif, mortifikasi, dan komunikasi proaktif, meski masih dihadapkan pada hambatan riwayat krisis dan keterbatasan transparansi data. Penelitian ini memperluas SCCT dan Image Restoration Theory melalui konsep cluster transition dynamics dan trust debt amplifier pada konteks bank digital murni.
IMPLEMENTASI INDOBERT DENGAN AUGMENTASI DATA SINTETIS BERBASIS LARGE LANGUAGE MODEL UNTUK PENILAIAN ESAI OTOMATIS BAHASA INDONESIA
Nick Engelbert Mongkol;
Ryan Putranda Kristianto
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3132
Penilaian esai secara manual membutuhkan waktu yang lama dan rentan terhadap inkonsistensi antarpenilai, sementara pengembangan sistem Automated Essay Scoring (AES) untuk Bahasa Indonesia masih terkendala keterbatasan dataset berlabel. Penelitian ini mengimplementasikan model IndoBERT dengan pendekatan regresi untuk menilai jawaban esai siswa dan menerapkan augmentasi data sintetis berbasis Large Language Model (LLM) guna mengatasi ketidakseimbangan kelas pada kategori skor rendah. Dataset primer terdiri atas 556 jawaban esai siswa kelas VII pada empat butir soal mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang dinilai oleh guru, dan menyisakan 551 data setelah pembersihan. Augmentasi menggunakan GPT-4o-mini menghasilkan 160 jawaban sintetis pada kategori skor 0 dan 1 sehingga dataset meningkat menjadi 711 data. Model dievaluasi menggunakan 5-fold cross-validation dengan metrik Quadratic Weighted Kappa (QWK), Mean Absolute Error (MAE), dan korelasi Spearman pada empat kondisi pengujian yang membedakan butir soal terlatih dan tidak terlatih. Hasil menunjukkan model hasil augmentasi memperoleh QWK 0,8942 dan Spearman 0,9063, meningkat dari 0,7884 dan 0,8199 pada model tanpa augmentasi, meskipun MAE sedikit memburuk dari 0,3931 menjadi 0,4113. Namun, ketika model yang sama diuji pada 1.000 jawaban dari 100 butir soal yang belum pernah dilatihkan, QWK turun menjadi 0,4832. Temuan ini menunjukkan bahwa ketersediaan butir soal pada data latih merupakan penentu performa yang lebih dominan dibandingkan sumber maupun jumlah data latih..
Implementasi Program Fisik Mental Dan Disipilin Sebagai Upaya Pengelolaan Stres Kerja Pegawai Di Rumah Tahanan X
Siti Faridah Suhendri Nurputri;
M. Nur Iman Ridwan;
Tomi Oktavianor;
Muhammad Riduansyah Syafari
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3133
Work-related stress is one of the challenges in human resource management within correctional institutions, where employees face high job demands, requiring systematic stress management to support their psychological well-being and the continuity of their duties. This study aims to analyze the implementation of the Physical, Mental, and Discipline (FMD) Program as an effort to manage employee work stress and to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation at the X Depreciation House This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Program implementation was analyzed based on communication, resources, implementers’ disposition, and bureaucratic structure. The findings show that the FMD Program has been implemented and positively received by employees. The program provides physical and psychological refreshment, enhances work morale, and strengthens interpersonal relationships among employees. Its implementation is supported by effective communication, leadership support and commitment, and employee participation. However, implementation remains suboptimal due to limited resources, the absence of work stress measurement instruments, informal evaluation mechanisms, and the lack of specific standard operating procedures and internal regulations governing work stress management through the FMD Program. Program continuity also remains dependent on leadership commitment and budgetary support, while the benefits experienced by employees tend to be short-term. The findings imply the need to strengthen regulations, standard operating procedures, measurement and evaluation instruments, division of responsibilities, and follow-up mechanisms so that the FMD Program can be sustainably integrated into the employee development system and contribute to psychological well-being and public service quality.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L) DI KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO
Jekob Adrian Ndaong;
Charles Kapioru;
Santhy Chamdra
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3135
Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam meningkatkan pendapatan petani. Meskipun demikian, tingginya biaya produksi serta fluktuasi harga jual menyebabkan tingkat keuntungan usahatani bawang merah menjadi tidak pasti. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan serta kelayakan finansial usahatani bawang merah di Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian dilaksanakan pada Februari–April 2026 menggunakan metode survei terhadap 173 petani yang dipilih dengan teknik proportional purposive sampling dari populasi sebanyak 1.153 petani. Data dianalisis menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, Break Even Point (BEP), dan Revenue Cost Ratio (R/C Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi petani sebesar 1.345 kg per musim tanam dengan harga jual rata-rata Rp20.618/kg. Rata-rata penerimaan mencapai Rp27.731.210 per petani per musim tanam. Nilai Break Even Point produksi sebesar 667 kg dan Break Even Point harga sebesar Rp10.232/kg, sedangkan nilai R/C Ratio Rp2,01 lebih besar dari satu. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produksi dan harga jual aktual telah berada di atas titik impas sehingga usahatani bawang merah di Kecamatan Rote Barat Daya layak secara finansial untuk dikembangkan. Peningkatan efisiensi penggunaan input produksi serta penguatan sistem pemasaran diperlukan untuk meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi risiko akibat fluktuasi harga.
SIMPKL SEBAGAI INSTRUMEN MANAJEMEN PEMBIMBINGAN BERBASIS TEKNOLOGI DAN KEMITRAAN DI LINGKUNGAN BELAJAR SMKN 3 BOJONEGORO
Firman Andik Saputro;
Khayatul Khasanah
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3136
Field Work Practice (PKL) is an important part of vocational education learning as it provides students with the opportunity to connect the competencies acquired at school with real-world experience in the workplace. However, the implementation of PKL mentoring still faces a number of obstacles, particularly in monitoring, documentation, communication between schools and industry partners, and the limited time available for supervisors to conduct direct monitoring. This study aims to describe the implementation of the Field Work Practice Management Information System (SIMPKL) as a technology- and partnership-based mentoring monitoring strategy at SMKN 3 Bojonegoro. The study employs a descriptive approach with collaborative inquiry stages including Assess, Design, Implement, as well as Measure, Reflect, and Change. Data were obtained through observation, interviews, documentation, and monitoring and evaluation instruments using a Likert scale. The implementation results show that SIMPKL helps integrate data collection, reporting, monitoring, communication, and evaluation of PKL activities in a more structured manner. The reflection results also indicate an improvement in documentation regularity and student discipline in activity reporting, as well as support for communication between supervising teachers and industry partners. Nevertheless, the implementation still faces obstacles in the form of network instability at several PKL locations, variations in users' digital literacy skills, and the still suboptimal utilization of all features by industry partners. These findings suggest that the success of digital transformation in PKL mentoring is determined not only by the availability of technology but also by human resource readiness, infrastructure, collaboration, and continuous evaluation.