cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
subservejournal@gmail.com
Phone
+6285157033918
Journal Mail Official
subservejournal@gmail.com
Editorial Address
RT/RW 002/001 Dsn. Dresi, Ds. Wagir Kidul, Kec. Pulung Kab. Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal
Published by Prime Identity House
ISSN : -     EISSN : 30217059     DOI : https://doi.org/10.36728/scsej.v2i1
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal is concerned and published articles related to the practice and processes of community service and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024" : 17 Documents clear
SKILL TRAINING RELAWAN KONSELOR SEBAYA BAGI KORBAN BENCANA KABUPATEN MAGELANG Anggraini, Weni; Prasetyaning Utami, Ferisa
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.6

Abstract

Bencana, baik akibat alam, non alam, atau tindakan manusia, mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat dengan dampak serius, termasuk korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Kabupaten Magelang memiliki risiko sedang terhadap bencana dengan skor 71,16. Potensi bencana di wilayah ini termasuk erupsi Merapi, angin kencang, tanah longsor, dan banjir. BPBD Magelang telah membentuk tim tanggap cepat dan relawan serta melakukan pelatihan untuk menghadapi bencana. Bencana tidak hanya memberikan dampak fisik tetapi juga psikologis, menuntut bantuan ahli dan relawan terlatih, khususnya bagi remaja dan anak-anak. Sehingga pada kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan konselor sebaya bagi remaja, program ini menggunakan pelatihan praktek dengan tahapan identifikasi, perencanaan, pelaksanaan (penyajian materi dan praktik), dan evaluasi (selama dan pasca kegiatan) untuk meningkatkan keterampilan konselor sebaya dalam membantu korban bencana. Program layanan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 5,21 poin dan pengembangan keterampilan praktis. Pelatihan memberikan dampak positif, termasuk peningkatan kemampuan membentuk hubungan empati dan kesiagaan menghadapi bencana. Sehingga dapat disimpulkan pelatihan konselor sebaya di Kabupaten Magelang berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, memberikan persiapan yang lebih baik dalam menghadapi bencana, dan menyediakan dukungan psikososial kepada remaja korban.
PERAN MUSIKALISASI PUISI DALAM MENINGKATKAN KOSAKATA SISWA TUNARUNGU DI SLB-B FROBEL MONTESSORI Havita Perempuanku; Alinda Dwi Agustin; Annisa Cessarani; Sinta Pebriyanti; Ayu Bandu Retnomurti
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.7

Abstract

Kurangnya perbendaharaan kosakata dan ketidakmampuan dalam mengucapkan suatu kata merupakan tantangan signifikan bagi siswa tunarungu, dimana keduanya menjadi elemen krusial dalam proses komunikasi. Tujuan dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dalam bidang pengabdian kepada masyarakat ini adalah memanfaatkan musikalisasi puisi untuk meningkatkan kosakata siswa tunarungu di SLB-B Frobel Montessori yang dibantu dengan media ajar berbentuk flashcard. Metode yang digunakan berupa ceramah, demonstrasi, dan praktik serta penggunaan media ajar flashcard. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimental Design dengan jenis One Group Pretest-Posttest. Hasil menunjukkan bahwa pengujian data melibatkan uji hipotesis telah sesuai diterapkan pada siswa tunarungu dan diharapkan dapat efektif meningkatkan kosakata mereka. Dengan demikian, program PKM pengabdian masyarakat berhasil memecahkan masalah siswa tunarungu dalam meningkatkan kosakata.
INISIASI ALTERNATIF PENGEMBANGAN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK-ANAK SEKOLAH MINGGU DAN PRA REMAJA GEREJA Hartini, Sri; Palimbong, Viladelvia; Bauronga, Kristin Efalin; Wangko, Jesica Putri Injilia; Erlangga, Azor Raphael Laurent
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.8

Abstract

Kurang percaya diri terhadap eksistensi serta peran serta dalam pelayanan di gereja menjadi permasalahan utama di kalangan anak-anak sekolah minggu sampai pra remaja. Strategi untuk memupuk dan menumbuh kembangkan rasa percaya diri sangat penting untuk dilakukan. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di GpdI Siloam Salatiga adalah mengembangkan rasa percaya diri mulai dari kelompok sekolah minggu, remaja dan dewasa melalui pemberian gift dan kegiatan seminar untuk motivasi diri. Metoda yang digunakan adalah dengan keterlibatan di pelayanan sekolah minggu serta pemberian gift. Selain itu juga dilakukannyaseminar untuk Motivasi dan Percaya Diri. Dari hasil Pengabdian di GpdI Siloam dapat disimpulkan bahwa pemberian gift dan pelaksanaan seminar Pengenalan Diri Who Am I? dan Speak To Change For Confidence memberikan motivasi yang nyata serta membangkitkan rasa percaya diri pada anak-anak sekolah minggu dan pra remaja.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PEMERIKSAAN KEHAMILAN UNTUK MENDETEKSI ADANYA KOMPLIKASI PADA IBU HAMIL Irmadani, Andi Syarifah; Puspita, Winda Dwi; Musdalifah, Musdalifah
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.9

Abstract

Antenatal care memiliki peran penting dalam memberikan perawatan yang berkualitas karena dalam antenatal care mengandung komponen promosi kesehatan, skrining, diagnosis dan pencegahan penyakit. Kunjungan antenatal care adalah kunjungan yang dilakukan oleh ibu hamil selama kehamilannya yang merupakan upaya pencegahan dan penanggulangan adanya penyakit bahkan gangguan yang dapat membahayakan ibu dan kandungannya. Antenatal care merupakan program yang mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Standar frekuensi kunjungan antenatal care berdasarkan rekomendasi WHO pada tahun 2016 adalah 8 kali. Berdasarkan survei yang dilakukan kepada masyarakat setempat diperoleh masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan ibu hamil secara teratur, sementara angka kejadian komplikasi kehamilan dan persalinan di wilayah tersebut masih cukup tinggi yang pada dasaranya dapat dicegah dan diatasi secara dini. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan maka dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas bagi ibu dan bayi. Metode yang dilaksanakan dalam membantu masyarakat yaitu dengan melakukan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan ibu hamil dan melakukan pemeriksaan ibu hamil yaitu pemeriksaan tanda-tanda vital dan pemeriksaan fisik ibu hamil. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul pendampingan masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan ibu hamil, tujuan pemeriksaan ibu hamil, jadwal pemeriksaan ibu hamil dan dimana saja ibu hamil dapat mendapatkan pelayanan ibu hamil. Sehingga diharapkan melalui kegiatan ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pmeriksaan ibu hamil secara teratur.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSIAL LOKAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET JAMUR DI DESA TLOGOWARU Rustyawati, Dian; Siswoyo , Siswoyo; Solaini, Solaini
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.13

Abstract

Kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan perekonomian di Indonesia. Keberagaman potensi sumber daya alam di Indonesia menunjukkan bahwa keberagaman potensi di Indonesia sangat tinggi. Begitu pula dengan keberagaman produk dari berbagai wilayah yang menjadi faktor pendukung berkembangnya ekonomi kreatif. Dalam pengembangan ekonomi kreatif diperlukan adanya Kerjasama dan kolaborasi hexahelix dari sektor akademisi, sektor industry,komunitas, pemerintah, media, dan regulasi. Dalam hal ini perguruan tinggi mengambil peran penting pada pengembangan ekonomi kreatif, di mana melalui tri dharma perguruan tinggi, dapat memfasilitas munculnya kemajuan di bidang Pendidikan, sosial, ekonomi, dan bidang lainnya yang berpengaruh pada kehidupan bermasyarakat. Pun sama dengan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban, di mana melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mulai memberikan peran nyata di masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Tuban. Desa Tlogowaru merupakan desa yang memiliki potensi pertanian Jamur, sehingga dilakukan pendampingan untuk pengembangan produk olahan Jamur sebagai salah satu produk unggulan desa. Dalam upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Desa Tlogowaru, dilakukan pelatihan pembuatan Nugget Jamur untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam proses produksi olahan jamur yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi di pasar. Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana Upaya pendampingan yang mencakup pelatihan teknis, pemantauan dan evaluasi. Hasilnya mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta produksi produk unggulan desa. Diperlukan pendekatan kolaboratif dan menyeluruh. Artikel ini menganalisis pengalaman peneliti dan dampaknya terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan sumbangan positif terkait pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi local melalui kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Desa Tlogowaru.
PENINGKATAN KUALITAS WUDHU DENGAN FOKUS PADA KESADARAN AKAN KEBERSIHAN SPIRITUAL DAN KESEHATAN PADA SISWA SMA N.1 MATAULI Siti Kholidah Marbun; Novita Sari, Ira
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.14

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Hidayatullah yang beralamat di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 1, Kecamatan Pandan, Provinsi Sumatera Utara Pada Tanggal 15 s/d 16 Desember 2023. Sasaran dari kegiatan ini adalah Siswa SMA N. 1 Matauli Pandan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan praktik langsung (demonstrasi), dengan beberapa tahapan. Pertama, tahap persiapan meliputi koordinasi tim pengabdian Masyarakat bersama guru-guru MGMP. Kedua, melakukan survey untuk mengumpulkan data awal tentang permasalahan yang dialami oleh siswa SMA N. 1 Matauli Pandan yang berkaitan dengan wudhu dan tayammum. Ketiga, menyiapkan materi pelatihan. Keempat, tahap pelaksanaan meliputi pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan ceramah atau memberikan materi dan tanya jawab serta praktik langsung (demonstrasi) dan diakhiri dengan tahapan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini telah sesuai dengan target yang ditentukan yaitu para Siswa SMA N. 1 Matauli telah memahami dalil Alquran dan Hadis tentang berwudhu dan manfaat wudhu terhadap kesehatan sehingga mereka dapat mengaplikasikan wudhu dengan benar sesuai dengan dalil Alquran dan Hadis.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK DAN BAHAYA PLASTIK Saila, Nurul; Hasanah, Uswatun; Misdiyanto, Misdiyanto
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.18

Abstract

Plastik merupakan bahan yang selalu dipakai dalam kehidupan kita sehari-hari, karena plastik salah satu bahan yang digunakan untuk membungkus sesuatu, baik itu makanan ataupun barang. Masyarakat zaman sekarang memilih plastik sebagai pembungkus dikarenakan lebih praktis tanpa mengetahui dampak atau bahaya dari plastik itu sendiri. Kesadaran masyarakat atas bahaya plastik masih rendah, maka sangat diperlukan sosialisasi pengurangan sampah plastik dan bahayanya. Tujuan pelaksanaan sosialisasi atau edukasi tentang pentingnya pengurangan sampah plastik dan bahaya plastik adalah untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat khusus nya ibu rumah tangga untuk dapat mengurangi sampah plastik dan mengetahui bahaya plastik untuk kesehatan dan bahaya sampah plastik pada lingkungan. Kegiatan ini sangat penting dilakukan, karena untuk menyadarkan masyarakat harus dilakukan berulang-ulang khususnya untuk merubah perilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga tidak mencemari lingkungan yang berdampak pada kesehatan juga. Sudah saat nya masyarakat sadar untuk menjaga lingkungan agar selalu bersih dan rapi dari sampah plastic
SOSIALISASI PEMANFAATAN BOTOL AIR MINERAL BEKAS SEBAGAI WADAH MEDIA TANAM DI PANTI ASUHAN AISYIYAH BEKONANG, SUKOHARJO Santhyami, Santhyami; Roziaty, Efri; Aryani, Ima; Sari, Siti Kartika; Kusumadani, Annur Indra; Utami, Dian Putri; Swari, Azzahra Amay Ririh; Agyuni, Khurotul
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.19

Abstract

Mitra kegiatan pengabdian yang diajukan adalah Panti Asuhan Keluarga Aisyiyah, Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah. Panti asuhan ini menampung 26 orang anak dengan rentang pendidikan sekolah menengah dan atas. Berdasarkan hasil survey, panti ini menggunakan air mineral dengan kemasan 15-liter dimana botol bekas tersebut belum dimanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian ini adalah sosialisasi pemanfaatan botol air mineral bekas sebagai wadah media tanam di Panti Asuhan Keluarga Aisyiyah Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah. Belum dimanfaatkannya botol bekas air kemasan mineral, terutama dengan ukuran 15-liter dan adanya potensi edukasi pengetahuan lingkungan terkait konsep recycle pada anak panti asuhan sehingga berpotensi dijadikan sasaran mitra menuju panti asuhan berbasis lingkungan atau dikenal dengan istilah green orphanage. Melakukan sosialisasi pemanfaatan botol air mineral bekas sebagai wadah media tanam diperuntukkan bagi anak panti di bawah pembinaan pengurus panti Aisyiyah. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode sosialisasi dan praktek langsung. Pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu sosialisasi sampah inorganik dan sosialisasi pemanfaatan botol bekas sebagai wadah tanam dilakukan pada tanggal 5 November 2023. Kegiatan ini dihadiri oleh 29 anak panti dan satu orang pembina panti sebagai perwakilan pihak panti. Peserta diminta membuat 6 kelompok dengan masing-masing anggota 4-5 orang. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk simulasi pembuatan media tanam. Setiap kelompok mendapatkan 15 galon bekas, sehingga total media tanam yang siap untuk digunakan dari hasil kegiatan ini berjumlah sebanyak 90 buah. Kegiatan ini menghasilkan wadah media tanam yang siap digunakan.
PELATIHAN RESPECTING PERSONAL SPACE BERBANTUAN ART THERAPY Nur Rahmawati, Ajeng Intan; Ariffudin, Imam
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.20

Abstract

Hidup bertetangga tidak lepas dari komunikasi dan interaksi antar individu satu dengan yang lain. Mengacu pada hal terebut maka perlu adanya kesadaran individu untuk saling menghargai dan menghormati peran dan kehidupan keluarga lain. Respecting personal space menjadi keterampilan yang perlu dimiliki individu untuk bermasyarakat sehingga individu mengerti batasan yang bisa mereka lampaui dan tidak. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk memiliki rasa respectfull pada personal space individu lain agar keterampilan sosial terus berkembang secara optimal. Agar kegiatan pemberian edukasi ini dapat mencapai target yang diinginkan, proses interaksi dalam pelatihan mempergunakan metode a) discussion, b) tanya jawab, c) pelatihan respecting personal space, dan d) art therapy. Pelaksanaan pelatihan respecting personal space ini meningkatkan kesadaran individu bahwa terdapat area public dan area pribadi dimana masing-masing area itu membutuhkan perlakuan yang berbeda
PEMBERDAYAAN LANJUT USIA POTENSIAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN HERBAL DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA (LKSLU) PAYUNG BESUREK KOTA BENGKULU Osira, Yessilia; Sriwanty, Hilda
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.23

Abstract

Lanjut Usia merupakan tahapan perkembangan kehidupan manusia pada usia 60 tahun keatas, yang ditandai dengan berbagai permasalahan dan kerentanan hidup baik aspek kesehatan fisik, mental, sosial, maupun aspek ekonomi. Meskipun demikian, tidak semua lansia hanya menjalani hidup sebagai beban keluarga maupun masyarakat, terbukti para lansia dampingan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) Payung Besurek Kota Bengkulu masih banyak yang potensial untuk melakukan kegiatan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilaksanakanlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul; “Pemberdayaan Lanjut Usia Potensial Melalui Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) Payung Besurek Kota Bengkulu”. Kegiatan dilakukan dengan mendatangkan narasumber dari Republik SLE, yang bertugas memberikan pengetahuan dan keterampilan pembuatan minuman herbal kepada para lansia potensial. Bahan pembuatan herbal berasal dari bumbu dapur yang gambang didapati, seperti jahe, kapulaga, cengkeh, jeruk purut, nenas dan kayu manis. Serta gula aren. Melalui kegiatan ini para lansia yang hadir bersepakat akan menindaklanjuti pelatihan ini dengan cara membuat minuman herbal, selain untuk konsumsi sendiri tapi juga diproduksi untuk dijual. Hasil penjualan akan digunakan untuk dana pengembangan komunitas mereka. Kegiatan ini juga dapat memberikan aktifitas produktif bagi lansia potensial, selain bermanfaat bagi kesehatan lansia dan juga bagi peningkatan ekonomi produktif lansia.

Page 1 of 2 | Total Record : 17