cover
Contact Name
Merry Pongdatu
Contact Email
merrypongdatu85@gmail.com
Phone
+6285299479260
Journal Mail Official
merrypongdatu85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. AH. Nasution, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93561 Telepon: (0401) 3191472 Email/Website:www.umw.ac.id Provinsi: Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28096762     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (Jakmw)adalah jurnal (Open Journal System) yang didirikan oleh Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mandala Waluya. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu Keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik Keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Januari-Juni dan Juli – Desember.
Articles 145 Documents
Efektivitas Modern Dressing dalam Mempercepat Penyembuhan Ulkus Diabetikum pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Literature Review Nadia Mulya; Nurul Aprianti; Anisa Anisa; Suci Indah Sari; Fahril Fahri; Isnaeni Amanda; Nur Jannah Hamsin; Muhamad Junaiddin Aana; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1665

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis diabetes melitus yang sering menyebabkan infeksi, gangren, hingga amputasi ekstremitas bawah. Ketika kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang, pembuluh darah besar maupun kecil mengalami perubahan struktural yang membuat aliran darah ke jaringan semakin berkurang. Kondisi ini menyebabkan kulit, otot, dan jaringan di sekitarnya tidak mendapatkan oksigen serta nutrisi yang cukup untuk mempertahankan kekuatan dan kemampuan regenerasi. Ulkus diabetikum salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang dapat menyebabkan infeksi berat hingga amputasi apabila tidak ditangani secara tepat, perawatan luka telah dikembangkan untuk mempercepat proses penyembuhan, salah satunya adalah penggunaan balutan modern (modern dressing) yang menerapkan prinsip moisture balance telah banyak digunakan karena mampu mempertahankan kelembaban luka dan mempercepat proses penyembuhan. Tujuan :  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan modern dressing terhadap proses penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetikum. Metode : Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest menggunakan kata kunci "Diabetic Foot Ulcer", "Modern Dressing", dan "Wound Healing" dengan menggunakan operator Boolean AND dan OR. Artikel yang digunakan merupakan penelitian asli, tersedia dalam bentuk full text, dipublikasikan pada tahun 2021–2026, serta berbahasa Indonesia maupun Inggris.  Hasil : Berdasarkan proses identifikasi, skrining, eligibility, dan inclusion menggunakan diagram PRISMA diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa modern dressing lebih efektif dibandingkan balutan konvensional dalam meningkatkan pembentukan jaringan granulasi dan mempercepat epitelisasi luka. Kesimpulan : Penggunaan modern dressing efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka ulkus diabetikum dibandingkan metode konvensional. Modern dressing efektif dalam mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum melalui mekanisme moist wound healing yang mampu mempertahankan kelembaban luka serta menurunkan risiko infeksi dan amputas.
Efektivitas Dressing Modern Dan Terapi Topikal Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat II: Literature Review Silvino Benny Saputra; Risma Yanti; Rispa Fuspita Sari; Waode Zamrina; Maria Veronika Taa; Damayani Damayani; Khusnul Fadillah; Sam'arif Sam'arif; Muh Yusuf Alamsyah; Nur Asanti Lestari; Eva Julianas; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1666

Abstract

Latar belakang: Luka bakar derajat II memerlukan perawatan yang efektif untuk mencegah infeksi, mempercepat penyembuhan, dan meminimalkan bekas luka. Tujuan: literatur review ini adalah menilai efektivitas dressing modern dan terapi topikal pada luka bakar derajat II. Metode: dilakukan dengan analisis naratif terhadap 10 jurnal utama, mencakup studi pre-klinis, uji klinik, dan review literatur terkait hydrogel, kombinasi wet dressing dengan chitosan, serta BFS Lactobacillus plantarum. Hasil: menunjukkan BFS L. plantarum efektif mengurangi kolonisasi bakteri dan mencegah penolakan graft, kombinasi wet dressing-chitosan mempercepat penyembuhan dan menurunkan infeksi, sedangkan hydrogel menjaga kelembapan, menyerap eksudat, dan mendukung regenerasi kulit. Kesimpulan: dressing modern dan terapi topikal terbukti meningkatkan hasil penyembuhan luka bakar derajat II.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dispepsia di Wilayah Kerja Puskesmas Walengkabola Kabupaten Muna Geby Wulandari; La Ode Saltar; Wa Ode Rahmadania
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1669

Abstract

Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang ditandai nyeri atau rasa tidak nyaman di perut bagian atas dan masih banyak dialami masyarakat.Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dispepsia di wilayah kerja Puskesmas Walengkabola Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih dengan teknik random sampling. Variabel independen meliputi pola makan, stres, usia, dan jenis kelamin, sedangkan variabel dependen adalah kejadian dispepsia. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pola makan (p=0,000) dan stres (p=0,041) berhubungan dengan dispepsia, sedangkan usia (p=0,379) dan jenis kelamin (p=0,612) tidak berhubungan. Disimpulkan bahwa pola makan dan stres merupakan faktor penting dalam kejadian dispepsia. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada edukasi pola makan teratur dan manajemen stres.
Hubungan Edukasi Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Fisik dan Perubahan Pola Tidur pada Remaja di MTs DDI 2 Bungkutoko Kendari Hasriyuli Hasriyuli; Ari Novitasari; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1670

Abstract

Penggunaan media sosial yang intensif telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan remaja, namun dampaknya terhadap kesehatan fisik dan pola tidur masih menjadi perhatian serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan fisik dan pola tidur remaja di MTs DDI 2 Bungkutoko Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional (non-eksperimental tanpa intervensi). Sampel penelitian berjumlah 51 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling dari total populasi 104 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, meliputi kuesioner intensitas media sosial, kuesioner SF-36 untuk kesehatan fisik, dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk pola tidur. Analisis statistik bivariat dilakukan menggunakan uji non-parametrik Spearman Rank Correlation (alpha = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan arah korelasi negatif yang kuat antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan fisik remaja (r = -0,730; p = 0,000). Selain itu, ditemukan hubungan signifikan dengan arah korelasi negatif yang cukup kuat antara intensitas penggunaan media sosial dengan pola tidur remaja (r = -0,577; p = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang nyata di mana semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, maka semakin buruk kondisi kesehatan fisik dan kualitas pola tidur remaja. Pihak sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan edukasi literasi digital secara bijak sebagai strategi preventif dalam menjaga kesehatan remaja.
Pengaruh Gel Aloe Vera Terhadap Pencegahan Pressure Injuries Pada Pasien yang dirawat di Bangsal Ortopedi Rumah Sakit Yukum Medical Center Lampung Tengah Tahun 2026 Selvi Martinda; Sandra Andini; Budi Antoro
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1673

Abstract

Latar Belakang: Pressure injury merupakan komplikasi umum pada pasien dengan keterbatasan mobilitas, termasuk pasien ortopedi. Kondisi ini dapat memperpanjang lama rawat, meningkatkan risiko infeksi, dan menurunkan kualitas hidup. Aloe vera memiliki kandungan yang dapat menjaga kelembapan kulit dan mendukung integritas jaringan, sehingga berpotensi sebagai upaya pencegahan pressure injury. Tujuan: Mengetahui pengaruh gel Aloe vera terhadap pencegahan pressure injury pada pasien ortopedi di Rumah Sakit Yukum Medical Center Lampung Tengah. Metode: Penelitian pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest pada 13 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen menggunakan Braden Scale Score dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil: Terdapat penurunan rata-rata skor risiko pressure injury dari 2,54 menjadi 1,23 setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh signifikan pemberian gel Aloe vera (p < 0,05). Kesimpulan: Gel Aloe vera efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam pencegahan pressure injury pada pasien ortopedi.
Pengaruh Pijat Refleksi Laktasi Marmet Terhadap Kelancaran Air Susu Ibu Menyusui Mutiara Surya; Dewi Yuliana; Richta Puspita Haryanti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1674

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi terbukti mampu memenuhi kebutuhan nutrisi serta meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap infeksi penyakit. Selain itu, Air Susu Ibu (ASI) membantu membangun ikatan psikologis antara ibu dan bayi serta mendukung pencapaian target SDGs. Data cakupan ASI eksklusif di Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Lampung Tengah masih dibawah target yaitu sebesar 76,9%. Kegagalan pemberian ASI dipengaruhi oleh berbagai faktor sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi ASI, salah satunya adalah teknik pijat refleksi laktasi marmet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat refleksi laktasi marmet terhadap kelancaran air susu ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Poncowati Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sampel berjumlah 28 ibu menyusui pasca bersalin yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner produksi ASI. Intervensi pijat refleksi laktasi marmet diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore) selama 10-15 menit. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.  Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh pijat refleksi laktasi marmet terhadap kelancaran air susu ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Poncowati Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 (ρ-value=0,000). Dapat disimpulkan bahwa pijat refleksi laktasi marmet efektif dalam membantu ibu menyusui meningkatkan produksi ASI secara optimal. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian dengan menambah jumlah sampel dan mempertimbangkan karakteristik paritas responden sebagai variabel yang dianalisis secara lebih mendalam.
Pengaruh Senam Kaki Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Dan risiko Neuropati Perifer Pada Diabetesi Di Puskesmas Karang Anyar Lampung Selatan Tahun 2026 Selatan Tahun 2025 Deswansyah Hafid Albari; Sandra Andini; Novika Andora
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1675

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang dapat memicu komplikasi serius seperti neuropati perifer dan ulkus kaki apabila kadar gula darah tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah sewaktu (GDS) dan risiko neuropati perifer pada diabetesi di Puskesmas Karang Anyar Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest design terhadap 20 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran GDS menggunakan glukometer dan penilaian sensitivitas kaki menggunakan tes monofilamen 10 g. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar GDS dari 212,15 mg/dL menjadi 191,4 mg/dL serta peningkatan rata-rata nilai tes monofilamen dari 7,65 menjadi 9,75 setelah intervensi. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value < 0,05, yang menunjukkan bahwa senam kaki berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah dan risiko neuropati perifer. Kesimpulan penelitian ini adalah senam kaki efektif sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas saraf perifer pada pasien diabetes melitus. Implikasi keperawatan dari temuan ini adalah senam kaki dapat diintegrasikan ke dalam program edukasi kesehatan dan asuhan keperawatan promotif-preventif di puskesmas sebagai upaya pencegahan komplikasi neuropati perifer dan peningkatan kualitas hidup diabetesi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat pada ODGJ di Komunitas: Literature Review Novi Dwiyanti; Tazkiyah Nur Ramadhani; Gita Putri Aditya; Hikma; Amelia Sari; Amanda Sari; Nur Iftitah; Juhani Harman; Aziz Harman; Sela Safitri; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1689

Abstract

Salah satu aspek krusial dalam pengobatan gangguan kesehatan jiwa adalah kepatuhan pasien terhadap konsumsi obat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada ODGJ. Metode penelitian ini adalah literature review dengan mengakses data dari database Google Scholar dengan hasil temuan 152 jurnal ilmiah menggunakan kombinasi kata kunci: “Faktor,” “Kepatuhan Minum obat” dan ODGJ. Kriteria inklusi inklusi berupa jurnal ilmiah yang memiliki akses terbuka yang bersumber dari Google Scholar pada terbitan 5 tahun terakhir yaitu 2022 sampai 2026. Metode yang digunakan adalah Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis (PRISMA). Sebanyak enam artikel dimasukkan dalam analisis terakhir. Kesimpulan yang dtemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat ODGJ meliputi status ekonomi keluarga, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, pengetahuan atau pendidikan, efek samping obat dan aksesibilitas layanan kesehatan.
Gambaran Stigma Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa di Kalangan Mahasiswa Kesehatan: Literature Review Juninda P; Indah Ayu Astuti; Saajidah; Hikma Yanti; Vela Kartika; Safiadin; Muh. Adit; Dwi Rahmi Destami Amiruddin; Rifka Sandrayani; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1693

Abstract

Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menjadi permasalahan yang mempengaruhi kualitas pelayanan Kesehatan jiwa. Mahasiswa Kesehatan sebagai calon tenaga Kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang professional dan bebas stigma. Oleh karena itu, pemahaman mengenai gambran stigma pada mahasiswa kesehatan perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa di kalangan mahasiswa kesehatan. Penelitian menggunakan metode systematic literature review dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel dilakukan melakukan basis data Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci yang telah ditentukan. Dari 92 artikel yang teridentifikasi, setelah proses penghapusan duplikasi dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 13 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Penilaian kualitas artikel dilakukan menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist sesuai dengan desain penelitian masinng-masing. Hasil sintesis menunjukkan bahwa stigma mahasiswa kesehatan terhadap ODGJ  masih didominasi oleh stereotip negative, prasangka, rasa takut, serta kecenderungan menjaga jarak social. Tingkat stigma dipengaruhi oleh pengetahuan, pengalaman kontak dengan ODGJ, Pendidikan kesehatan jiwa, serta faktor social dan budaya. Pendidikan kesehatan jiwa yang komprehensif, pengalaman klinik, dan program anti stigma terbukti berkontribusi dalam menurunkan stigma mahasiswa terhadap ODGJ.
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kesehatan Mental Remaja: Literatur Review Diana Siti sahira; Nurul Fadillah; Ananda Ayuandira; Hardianti Hardianti; Juwita; Amelia Amelia; Agustina Agustina; Zansabil Zansabil; Elsa Elsa; Alzadrid Dwi Raffi Islam; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1704

Abstract

Penggunaan gadget pada remaja meningkat pesat seiring perkembangan teknologi digital. Penggunaan gadget yang berlebihan diduga berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, depresi, gangguan tidur, serta penurunan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, Scopus, dan MDPI terhadap artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2026. Strategi pencarian menggunakan kombinasi kata kunci terkait penggunaan gadget, remaja, dan kesehatan mental dengan operator Boolean. Sebanyak 50 artikel berhasil diidentifikasi pada tahap awal. Setelah dilakukan penghapusan artikel duplikat, proses screening berdasarkan judul, abstrak, tahun publikasi, penilaian full text, serta quality assessment menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist, diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan digunakan dalam sintesis akhir. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan berhubungan dengan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja, meliputi peningkatan kecemasan, depresi, stres, gangguan tidur, gangguan emosi, penurunan fungsi kognitif dan konsentrasi belajar, kecanduan gadget, serta menurunnya interaksi sosial. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan orang tua, durasi penggunaan gadget yang tinggi, dan rendahnya literasi digital memperburuk dampak tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja. Pengawasan orang tua, peningkatan literasi digital, pengelolaan waktu penggunaan gadget, serta penggunaan gadget yang seimbang diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif tersebut dan mendukung kesehatan mental remaja.