cover
Contact Name
Merry Pongdatu
Contact Email
merrypongdatu85@gmail.com
Phone
+6285299479260
Journal Mail Official
merrypongdatu85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. AH. Nasution, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93561 Telepon: (0401) 3191472 Email/Website:www.umw.ac.id Provinsi: Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28096762     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (Jakmw)adalah jurnal (Open Journal System) yang didirikan oleh Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mandala Waluya. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu Keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik Keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Januari-Juni dan Juli – Desember.
Articles 145 Documents
Pengaruh Pemberian Terapi Bermain Mewarnai Gambar Terhadap Penurunan  Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Pra Sekolah Di RSUD  Kota Baubau Wa Ode Aisa Zoahira; Dedi Krismiadi; Nazaruddin Nazaruddin; Hasniah Dina; Wa Ode Rahmadania
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1707

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu keadaan yang mengharuskan anak tinggal di rumah sakit untuk menjalani pengobatan dan perawatan. Masalah yang dapat terjadi pada anak prasekolah (3-6 tahun) yang mengalami hospitalisasi adalah kecemasan. Salah satu cara untuk menurunkan kecemasan yaitu dengan pemberian terapi bermain mewarnai gambar. Terapi bermain mewarnai gambar adalah salah satu jenis terapi bermain yang efektif untuk mengekspresikan perasaan anak yang mengalami hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi bermain mewarnai gambar terhadap penurunan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah di RSUD Kota Baubau. Jenis penelitian menggunakan pre experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan sampel sebanyak 20 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi faces anxiety scale (FAS) for children. Analisa data dengan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p= 0.000<0.05 menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan ada pengaruh pemberian terapi bermain mewarnai gambar terhadap penurunan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah di RSUD Kota Baubau tahun 2021. Diharapkan kepada para perawat dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya terapi bermain sebagai salah satu intervensi yang efektif untuk mengurangi tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Praktik Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia 6–12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Mangat Arista Ardilla; Zulkarnaini Zulkarnaini; Linur Steffi Harkensia; Novianti Novianti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1708

Abstract

Praktik pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu yang tidak tepat merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya malnutrisi dan gangguan tumbuh kembang pada bayi. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling terhadap 116 ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan dan memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05 dan estimasi kekuatan hubungan menggunakan Odds Ratio dengan interval kepercayaan 95 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40,5 persen ibu memiliki pengetahuan cukup dan 26,7 persen berpengetahuan kurang tentang makanan pendamping. Sebanyak 44,0 persen ibu menunjukkan sikap negatif, dan 63,8 persen ibu mempraktikkan pemberian makanan pendamping dalam kategori cukup hingga kurang. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan praktik pemberian makanan pendamping dengan nilai probabilitas 0,001 dan Odds Ratio 4,2 artinya Ibu dengan pengetahuan yang baik memiliki peluang 4,2 kali lebih besar untuk menerapkan praktik pemberian MP-ASI yang tepat. Terdapat pula hubungan bermakna antara sikap ibu dengan praktik pemberian makanan pendamping dengan nilai probabilitas 0,003 dan Odds Ratio 3,7. Disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap positif ibu merupakan strategi kunci dalam memperbaiki praktik pemberian makanan pendamping guna mendukung pertumbuhan bayi yang optimal di wilayah kerja Puskesmas Blang Mangat Kota Lhokseumawe.
Efektifitas Foot Spa Diabetic terhadap Peningkatan Perfusi Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Vania Aresti; Febby Irianti Deski
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1710

Abstract

Penderita DM tipe 2 umumnya mengalami komplikasi ulkus diabetikum yang sebagian besar muncul di tungkai kaki.  Peripheral artery disease (PAD) merupakan faktor resiko terjadinya ulkus, gangren, dan penyembuhan luka yang lambat akibat sirkulasi darah yang tidak lancar pada ekstermitas yang dapat menyebabkan amputasi ekteremitas bawah pada penderita DM. Intervensi keperawatan untuk pasien yang mengalami penurunan sensasi di kaki antara lain manajemen sensasi perifer dan perawatan kaki. Bentuk perawatan kaki antara lain adalah latihan kaki dan menggunakan air hangat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Foot Spa Diabetic terhadap nilai ankle brachial index pada pasien diabetes melitus (DM) tipe II Di Kelurahan Korong Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji. Jenis penelitian yang digunakan pre eksperimen dengan desain one group pre-post test design . Metode penelitian menggunakan design purposive sampling . Jumlah sample sebanyak 32 orang. Instrumen penelitian yaitu lembar observasi untuk mengobvservasi intervensi Spa kaki diabetik (senam kaki diabetes, skin cleansing, foot massage). Selain itu untuk mengukur sirkulasi darah perifer responden digunakan juga sphygmomanometer dan stetoskop. Data dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi data dan secara bivariat menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas. Selanjutnya digunakan uji paired sample t-test jika data berdistribusi normal atau uji wilcoxon signed rank test jika data tidak berdistribusi normal dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Penelitian ini dilakukan selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai ABI sebelum diberikan foot spa diabetic adalah 0,85. Rerata nilai ABI sesudah diberikan foot spa diabetic adalah 0,96. Ada pengaruh foot spa diabetic dengan nilai ABI pada pasien diabetes melitus tipe II Di Kelurahan Korong Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji . Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai ABI sebelum diberi perlakuan adalah 0,85 dan setelah diberikan perlakuan 0,96 didapatkan hasil selisih -0,104. Setelah dilakukan uji statistik Paired T-test didapatkan nilai p value (0,000) < 0,05. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh foot spa diabetic terhadap Nilai Ankle Brachial Index pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Kelurahan Korong Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji.
Terapi Non Farmakologi Untuk Menurunkan Ansietas: Literature Review Yusni Listiawati; Wa Ode Ines Sintia; Amelia Lia; Siti erlina Madi; Izafirah Nathania; Melan Novianti; Juliana Sari; Fitra Ayu; Muh Iwan; Aprillia syawal Bakri; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1713

Abstract

Ansietas merupakan kondisi psikologis yang banyak dialami oleh berbagai kelompok usia dan dapat berdampak terhadap kesehatan fisik, emosional, kognitif, serta fungsi sosial individu. Penatalaksanaan ansietas dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologi maupun nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi menjadi alternatif yang banyak digunakan karena relatif aman, mudah diterapkan, serta memiliki efek samping yang minimal. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai terapi nonfarmakologi dalam menurunkan tingkat ansietas berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel pada database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Proses seleksi dilakukan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, meliputi artikel penelitian asli berbahasa Indonesia dan Inggris dengan teks lengkap yang membahas intervensi nonfarmakologi pada individu dengan ansietas. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam kajian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa relaksasi napas dalam, mindfulness, terapi musik, aromaterapi, relaksasi otot progresif, yoga, terapi spiritual, dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) secara signifikan menurunkan tingkat ansietas pada berbagai kelompok responden. Di antara berbagai intervensi tersebut, mindfulness, CBT, relaksasi napas dalam, dan terapi musik merupakan terapi yang paling konsisten dilaporkan efektif dalam menurunkan tingkat ansietas. Simpulan kajian ini menunjukkan bahwa terapi nonfarmakologi efektif sebagai intervensi pendukung dalam penatalaksanaan ansietas serta dapat diterapkan sebagai intervensi mandiri maupun kolaboratif oleh perawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas hidup pasien.
Penerapan Terapi Modalitas Keperawatan Pada Pasien Depresi Di Rumah Sakit Jiwa : Literature Review St.Tridecyanthi A.U; Zahra Putri Anaway Banowu; Sri Ayu Puti; Jumriah Ningsi; Celsa Celsa; Nurmin H.I Karim; Nurlaeli Nurlaeli; Nur Diana Melamba; Nurlela Nurlela; Zulfikar Zulfikar; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1750

Abstract

Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan jiwa yang memerlukan penanganan komprehensif untuk mendukung proses pemulihan dan mencegah kekambuhan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi modalitas keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan terapi modalitas keperawatan pada pasien depresi di rumah sakit jiwa melalui kajian literatur. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed menggunakan kata kunci "terapi modalitas", "pasien depresi" "modality therapy" dan “depression patients” pada artikel yang dipublikasikan tahun 2020–2025. Hasil temuan 152 jurnal ilmiah berhasil diidentifikasi, kemudian dilakukan proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga 10 artikel memenuhi syarat dan direview. Artikel yang dianalisis terdiri atas berbagai desain penelitian, meliputi Randomized Controlled Trial (RCT), quasi-experimental, qualitative study, systematic review, integrative rewiew, dan implementation study. Hasil telaah menunjukkan bahwa berbagai terapi modalitas keperawatan, seperti terapi kelompok konstruktif, behavioral activation, terapi mewarnai, konseling psikologis, serta cognitive Behavioral Therapy ( CBT)  berbasis digital mampu menurunkan gejala depresi dan kecemasan, meningkatkan fungsi psikososial, meningkatkan  kualitas hidup, memperbaiki kepatuhan terapi, serta memperkuat interaksi sosial pasien. Dengan demikian, terapi modalitas keperawatan direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam mendukung perawatan pasien depresi di rumah sakit jiwa.