cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jurnalpharmaciamw@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kambu, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28296850     DOI : https://doi.org/10.54883/jpmw
Core Subject : Health,
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) Merupakan Jurnal dengan system Open Journal untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Bidang ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) antara lain Farmakologi, Teknologi Sediaan Farmasi, Farmakognosi-Fitokimia, Mikrobiologi, Kimia Farmasi, dan Farmasi Klinik-Komunitas.
Articles 132 Documents
Analisis Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas “X” Kota Kendari Periode Juli-Desember 2022 Jannah, Miftahul; Himaniarwati; Lolok, Nikeherpianti
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.221

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit menahun yang dalam penanganannya tidak lepas dari tindakan terapi obat, sehingga obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinis yang optimal. Dampak DRPs yang terjadi yaitu tidak mencapai hasil terapi yang dinginkan, menyebabkan bertambahnya masalah masalah baru pada pasien, seperti pemilihan obat tidak tepat menimbulkan interaksi obat, efek samping semakin banyak, dosis terlalu tinggi menyebabkan overdosis, pemberian dosis terlalu rendah menyebabkan tidak tercapainya hasil terapi yang dingikan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis kategori kejadian Drug Related Problems (DRPs) pada pasien rawat inap Diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas “X” Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain analisis deskriptif yakni mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya dengan pengambilan data secara retrospektif yaitu dengan cara mengumpulkan data pada waktu yang lalu dari rekam medik pasien rawat jalan Diabetes melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta di Puskesmas “X” Kota Kendari periode bulan Juli hingga Desember 2022. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ditemukan bahwa ada Kejadian DRPs pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta di Puskesmas “X” Kota Kendari pada Kategori interaksi Obat. Sementara itu temuan lain menunjukan bahwa tidak ada keadian DRPs pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta di Puskesmas “X” Kota Kendari pada Kategori indikasi Tanpa Obat, kategori obat tanpa indikasi, dosis Obat terlalu tinggi, kategori obat dosis terlalu rendah dan kategori obat tidak efektif.
Analisis Drug Related Problems Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak dengan Diare di BLU RSUD Kabupaten Bombana Periode Januari – Juli Tahun 2023 Amelia, Rizki; Hasanuddin, Silviana; Herlina Nasir, Nur
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.244

Abstract

Diare masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama. Kategori umur yang paling rawan terkena diare adalah kelompok anak. Pengobatan diare yang tidak sesuai dengan pedoman dapat menyebabkan Drug Related Problems. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian Drug Related Problems pada pasien diare di BLU RSUD Kabupaten Bombana periode Januari-Juli 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan dilakukan secara retrospektif dengan data rekam medis pasien. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 53 sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling kemudian di analisis dengan  teknik analisis deskriptif analitik. Hasil penelitian pasien anak yang menderita diare akut memperoleh terapi lacto B sebanyak 46 pasien (20,62%) zinc sebanyak 53 pasien (23,76%) dan 48 pasien menggunakan obat golongan antibiotik (gentamicin, ceftriaxone dan cefixime). Hasil analisa data deskriptif menunjukan sebanyak 5 pasien (25%) yang mengalami indikasi tanpa obat. 5 pasien (25%) memperoleh dosis obat rendah.7 pasien (35%) yang mendapat terapi obat melebihi dosis terapi. 3 pasien (15%) mengalami DRPs interaksi obat. Kesimpulan penelitian ini bahwa jenis DRPs pasien diare adalah DRPs pada kategori indikasi tanpa obat, dosis obat rendah, dosis obat tinggi dan interaksi obat. Sementara DRPs pada kategori yang lain tidak terjadi
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Selama Masa Kehamilan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Atari Jaya Suriana; Ifaya, Mus; Ridwan, Bai Athur; Andriani, Rina
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.314

Abstract

Tingginya angka stunting akan berakibat buruk pada anak-anak, seperti tingginya angka morbiditas dan mortalitas, buruknya perkembangan anak dan kemampuan belajar, meningkatnya risiko terkena infeksi dan penyakit tidak menular pada usia dewasa. Uji statistik memperlihatkan bahwa ada sebanyak 2890 (39,3%) anak tidak stunting dari ibu yang mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) ≥ 90 Tablet. Sedangkan diantara ibu yang mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) <90 tablet ada 62306 (62,8%) yang anaknya stunting. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Selama Masa Kehamilan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Atari Jaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional, yaitu pengumpulan data yang diperoleh dalam waktu yang bersamaan satu kali pada saat pembagian kuesioner. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Atari Jaya. Sampel pada penelitian ini adalah Ibu balita di Wilayah kerja Puskesmas Atari Jaya yang telah memenuhi kriteria inklusi yaitu 109 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah selama masa kehamilan di Puskesmas Atari Jaya beberapa ibu tidak patuh. Kejadian stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Atari Jaya masih terbilang tinggi.Tidak ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah selama masa kehamilan dengan kejadian stunting di Puskesmas Atari Jaya dengan nilai P=0,205 > 0,05. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat meneliti faktor lain yang dapat berhubungan dengan penggunaan tablet tambah darah dan stunting, dan menggunakan beberapa variabel lain
Pengaruh Variasi Basis Gel Terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Masker Gel Peel Off dari Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Jumariati, Siti; Juliansyah Putri, Risky; Baco, Juliana; Awaliyah Halid, Nur Hatidjah
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.330

Abstract

Penyebab timbulnya jerawat adalah produksi kelenjar minyak berlebih yang menyebabkan pori-pori penuh sehingga menimbulkan terjadinya tempat tumbuh bakteri Propionibacterium acnes. Zat aktif yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut adalah daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) karena mengandung senyawa flavanoid yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Masker gel peel off adalah sediaan kosmetik yang dapat dipilih sebagai perawatan kulit untuk mencegah timbulnya jerawat. Salah satu komponen masker gel peel off yang berperan dalam menentukan sifat fisik sediaan adalah basis gel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi basis gel terhadap karakteristik sediaan masker gel peel off dari ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Penelitian ini adalah penelitian secara eksperimental laboratorium. Ekstraksi sampel dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelaarut etanol 96%. Kemudian dilakukan skrining fitokimia dengan menggunakan reaksi kimia (warna dan endapan). Ekstrak kemudian diformulasikan dalam sediaan masker gel peel off dengan menggunakan tiga basis gel yaitu basis gelatin konsentrasi 0,8%, 1%, 1,2%, HPMC konsentrasi 2%, 3%, 4%, dan Carbomer 940 pada konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5%. Evaluasi karakteristik fisik sediaan yang dilakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, dan waktu mengering. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh variasi dan konsentrasi basis yang digunakan. Dimana, basis gel terbaik yang memenuhi semua uji karakteristik sediaan adalah basis carbomer 940. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh variasi dan konsentrasi basis gel terhadap karakteristik sediaan masker gel peel off ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.).
Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa- sinensis L.) Terhadap Candida albicans dan Malassezia furfur Ratte, Regina Aurelia; Nur Herlina Nasir; Silviana Hasanuddin
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i3.141

Abstract

Penyakit infeksi disebabkan oleh jamur, ada beberapa jamur yang dapat menyebabkan penyakit infeksi pada manusia diantaranya Candida albicans dan Malassezia furfur. Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa - sinensis L.) memiliki efek antijamur karena mengandung flavanoid, fenol dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengetahui aktivitas antijamur ekstrak etanol bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa -sinensis L.) dengan konsentrasi 60%, 70%, dan 80% terhadap Candida albicans dan Malassezia furfur. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik eksperimental. Sampel penelitian ini adalah bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) yang diekstraksi menggunakan etanol 96% dengan hasil randemen 19% serta dilakukan skrining fitokimia yang positif flavanoid, fenol dan alkaloid. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antijamur menggunakan metode sumuran menggunakan jamur Candida albicans dan Malassezia furfur dengan konsentrasi ekstrak 60%, 70%, 80% dengan pembanding positif ketokonazol dan pembanding negatif DMSO. Serta analisis data yang digunakan yaitu One-Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antijamur ekstrak etanol bunga kembang sepatu dengan konsentrasi 60% memiliki zona hambat 14,7 mm, konsentrasi 70% memiliki zona hambat 15,2 mm dan konsentrasi 80% memiliki zona hambat 15,1 mm dengan kategori kuat, pada jamur Candida albicans. Sedangkan Aktivitas antijamur ekstrak etanol bunga kembang sepatu dengan konsentrasi 60%, 70% dan 80% pada jamur Malassezia furfur memiliki zona hambat 0,00 mm dengan kategori lemah. Diharapkan untuk penelitian lebih lanjut menggunakan bakteri dan jamur yang berbeda, serta pengujian fraksi bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa- sinensis L.).
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Terhadap Kepatuhan Konsumsi Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Melai Kota Baubau Safiana; Lolok, Nike Herpianti; Marsidin
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i3.155

Abstract

Hipertensi merupakan masalah utama kesehatan global yang menjadi penyebab kematian nomor satu pada jutaan orang setiap tahun yang ditandai dengan tekanan darah sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg. Pengetahuan akan kesehatan dapat berpengaruh pada sikap sehingga kepatuhan berhubungan dengan pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan konsumsi obat pada pasien hipertensi di puskesmas Melai Kota Baubau. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 76 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan cara memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi obat pada pasieen hipertensi dipuskesmas melai kota baubau dengan menggunakan uji chi square diperoleh nilai signifikan yaitu 0,000 < 0,05 dengan nilai phi 0.648 yang berarti memiliki tingkat hubungan kuat, dan ada hubungan sikap dengan kepatuhan konsumsi obat pada pasien hipertensi dipuskesmas melai kota baubau dengan menggunakan uji chi square diperoleh nilai signifikan yaitu 0,000 < 0,05 dengan nilai phi 0.705 yang berarti memiliki tingkat hubungan kuat. Diharapkan harus lebih aktif dalam upaya promosi kesehatan dengan mengadakan penyuluhan kepada masyarakat guna untuk meningkatkan pengetahuan, sikap terhadap kepatuhan konsumsi obat.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Gel Facial Wash Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheuma spinosum J. Agardh) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis Rizkiana, Wa Ode; Muhammad Isrul; Wa Ode Ida Fitriah
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i3.181

Abstract

Jerawat merupakan penyakit yang sering ditemui dipermukaan kulit, wajah, leher atau punggung yang biasanya disebabkan oleh kelenjar minyak yang berlebihan. Salah satu pengobatan jerawat dengan menggunakan bahan alam yang memiliki khasiat antibakteri salah satunya ekstrak rumput laut merah (Eucheuma spinosum) yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas fisik sediaan gel facial wash Eucheuma spinosum serta mengetahui aktivitas formulasi gel facial wash ekstrak rumput laut merah (Eucheuma spinosum) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Jenis penelitian ini adalah eksperimental-laboratorium. Rumput laut merah dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Evaluasi stabilitas fisik meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji viskositas, uji daya sebar dan uji stabilitas busa serta metode cycling test selanjutnya dilakukan penguuji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan metode sumuran. Analisa data dilakukan dengan metode ANOVA one way mann whitteney (sig. p<0,05). Hasil uji evaluasi stabilitas fisik metode cycling test sediaan formula gel facial wash ekstrak rumput laut merah FI, FII, dan FIII yang meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji viskositas, uji daya sebar dan uji stabilitas busa yaitu memenuhi kriteria dan persyaratan. Hasil uji aktivitas antibakteri gel facial wash rumput laut merah terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 20% (14,33mm ± 0,11), konsentrasi 25% (16,6mm) dan konsentrasi 30% (19,46mm ± 0,57) dikategorikan kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sediaan gel facial wash ekstrak rumput laut merah memenuhi kriteria sediaan selama 6 siklus serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan, Etil Asetat dan Air Dari Daun Bidara Arab (Ziziphus spina christi (L..) Desf) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes Penyebab Jerawat Risda; Herlina Nasir, Nur; Athur Ridwan , Bai
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i3.203

Abstract

Jerawat adalah salah satu gangguan kulit yang paling umum terjadi pada remaja dan dewasa muda. Jerawat (acne) merupakan gangguan pada kulit yang ditandai dengan adanya peradangan yang di sertai penyumbatan pada saluran kelenjar minyak dalam kulit. Bakteri Propionibacterium acnes merupakan agen utama inflamasi pada jerawat. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-Heksan, etil asetat dan air daun bidara arab (Ziziphus spina christi (L.) Desf) terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Metode analisis uji statistik non parametrik yaitu uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Sampel di esktraksi menggunakan metode maserasi. Pengujian skrining fitokimia pada fraksi n-heksan positif mengandung tanin, saponin, steroid, triterpenoid. Fraksi etil asetat positif mengandung flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid. Dan fraksi air positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Hasil Uji antibakteri Fraksi etil asetat dan fraksi air dari daun bidara arab terhadap bakteri Propionibacterium acnes pada konsentrasi 20% menunjukkan aktivitas kuat pada fraksi etil asetat 11,7 mm, pada fraksi air 12,64 mm. Sedangkan pada fraksi n-heksan pada konsentrasi 20% menunjukkan aktivitas masih tergolong sedang dengan rata-rata diameter zona hambat 7,58 mm. Berdasarkan Hasil dari pengujian aktivitas antibakteri pada fraksi n-heksan, etil asetat dan air dari daun bidara arab pada konsentrasi 5%, 10%, dan 20% terbukti menghambat pertumbuhan bakteri.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Sheet Mask Fitosom Ekstrak Etanol Kulit Buah Pisang Ambon (Musa paradisiaca Var. Sapientum (L.) Kunt.) Sebagai Pelembab Sahrun, Satriani; Fristiohady L, Adryan; Andriani, Rina
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i3.222

Abstract

Kulit buah pisang ambon (Musa paradisisaca Var. Sapientum L. Kunt) adalah salah satu tumbuhan yang mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid dan mineral kalsium dan protein yang dapat digunakan untuk melembutkan dan melembabkan kulit wajah. Kulit buah pisang ambon dipreparasi dalam sediaan sheet mask fitosom untuk meningkatkan penetrasi obat ke dalam kulit. Sheet mask adalah lembaran kain yang bertentuk wajah terbuat dari non-woven, kertas dan bioselulosa yang direndam dalam larutan nutrisi yang disebut cairan atau serum. Penggunaan masker sheet mask hanya membutuhkan waktu 15-20 menit tanpa perlu dibilas setelah penggunaan. Tujuan penelitian untuk membuat formula fitosom dan evaluasi fisik sediaan sheet mask ekstrak kulit buah pisang ambon (Musa paradisiaca Var. Sapientum L. Kunt) serta mengetahui efektivitas kelembapan sediaan sheet mask ekstrak kulit buah pisang ambon (Musa paradisiaca Var. Sapientum L. Kunt). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode eksperimental yaitu melakukan dengan melakukan ekstraksi simplisia kulit buah pisang ambon secara maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pengujian stabilitas fisik sheet mask dilakukan dengan menggunakan cycling test meliputi pengamatan organoleptik, pH, viskositas, homogen dan parameter kelembapan. Sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah pisang ambon (Musa paradisiaca Var. Sapientum L. Kunt) dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan sheet mask dan memiliki evaluasi fisik yang baik yang ditinjau dari parameter organoleptik dengan konsistensi sediaan semi solid, berwarna coklat, beraroma khas kulit buah pisanga ambon, pH 4,5, viskositas 20 dPas, homogen dan memiliki kemampuan dengan meningkatkan efektivitas kelembapan kulit dengan persentasi nilai kelembapan 58,4%
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan, Etil Asetat dan Air pada Daun Keji Beling (Strobilanthes crispa) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa Wangloan, Melany Sapoetri; Yuliastri, Wa Ode; Ridwan, Bai Athur
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i2.232

Abstract

Penyakit infeksi disebabkan oleh mikroorganisme yang bersifat patogen, diantaranya ialah bakteri, virus, fungi atau parasit. Menurut data World Health Statistics lebih dari 70% kematian disebabkan karena penyakit infeksi (WHO, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri fraksi N-Heksan, Etil Asetat dan Air pada daun keji beling (Strobilanthes crispa) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Dalam penelitian uji perbandingan fraksi N-Heksan, Etil Asetat, dan Air Daun Keji Beling (Strobilanthes crispa) sebagai antibakteri terhadap bakteriStaphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa. Populasi tanaman keji beling diperoleh dari Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode analisis uji statistik non parametrik yaitu uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann Whitney dengan taraf signifikasi P < 0,05.Hasil skrining fitokimia pada fraksi N-Heksan positif mengandung tanin, saponin, dan triterpenoid. Fraksi Etil Ssetat dan fraksi AiSr positif mengandung flavanoid, alkaloid, tanin, saponin, dan triterpenoid.Berdasarkan hasil pengujian dari kelima replikasi aktifitas antibakteri daun keji beling terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosamemiliki aktivitas antibakteri paling optimal pada konsentrasi 25 % dengan masing-masing diameter zona hambat 12,78 mmdan 12,64 mm. Sedangkan fraksi Air terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomona aeruginosa memiliki aktivitas antibakteri paling optimal pada konsentrasi 25 % dengan masing-masing diameter zona hambat 12,92 mmdan 12,78 mm.Diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitia lanjutan terhadap bakteri jenis lain dan dapat dikembangkan formulasi sediaan dari fraksi daun keji beling.  

Page 11 of 14 | Total Record : 132