cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Keuangan Negara Sebagai Cerminan Prioritas Bangsa Dari Anggaran Hingga Realisasi Ellisa Chandra Tio; Natasha Louisa; Syahla Atsylah Iskandar; Moody Rizqy Syahleindra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5457

Abstract

Keuangan negara merupakan salah satu instrumen fundamental dalam menggerakkan roda pemerintahan sekaligus mencerminkan prioritas pembangunan suatu bangsa. Melalui proses perencanaan, penganggaran, hingga realisasi, keuangan negara menjadi medium yang memperlihatkan sejauh mana komitmen pemerintah dalam mencapai tujuan kesejahteraan masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana pengelolaan keuangan negara tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga politis, karena setiap alokasi anggaran mencerminkan pilihan strategis dalam menentukan sektor prioritas. Selain itu, realisasi anggaran sering kali menghadapi tantangan berupa keterbatasan fiskal, potensi penyimpangan, hingga rendahnya efektivitas penyerapan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, artikel ini menyoroti keterkaitan antara anggaran dan realisasi sebagai indikator nyata transparansi serta akuntabilitas pemerintah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keuangan negara tidak sekadar kumpulan angka dalam dokumen APBN, melainkan sebuah cermin yang memperlihatkan arah pembangunan, stabilitas fiskal, serta kualitas tata kelola pemerintahan di Indonesia.
Evaluasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus di Apotek Margahusada 1 Kota Semarang Atma Rulin Dewi nugrahaini; Visi Ashari Anhar; Putri Rizky Nurriyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5459

Abstract

Latar Belakang: Di Apotek Margahusada 1 Kota Semarang, kasus diabetes melitus masih tergolong tinggi dan terus mengalami peningkatan. Di fasilitas pelayanan kefarmasian ini, masih ditemukan pasien diabetes melitus yang tidak patuh dalam meminum obat. Kepatuhan pasien minum obat memegang peran sangat penting dalam keberhasilan terapi untuk menjaga kadar glukosa darah tetap normal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus di Apotek Margahusada 1 Kota Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling pada pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang terkumpul diolah melalui tahapan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan karakteristik mayoritas responden adalah perempuan (60%) , berusia $\ge$ 56 tahun (56,7%) , berpendidikan terakhir SLTA (60%) , dan bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (53%). Berdasarkan analisis kepatuhan, mayoritas pasien memiliki tingkat kepatuhan yang rendah. Sebanyak 29 responden (96,7%) berada dalam kategori kepatuhan rendah, 1 responden (3,3%) pada kepatuhan sedang, dan 0% pada kepatuhan tinggi. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Apotek Margahusada 1 Semarang masuk dalam kategori rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan pekerjaan
Evaluasi Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Sungai Durian Joni Herman; Yolanda Montessori; Wagiran; Yolanda Mentessori; Sohibun; Novin Yetiani; Akhmad Hasan; Nurul Khoirun Nisa; Uray Bilchairi Jakti; Barliy Brasila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5461

Abstract

Rekam medis elektronik merupakan sistem informasi yang menyimpan catatan medis pasien dalam format digital, menggantikan rekam medis berbasis kertas. Pelaksanaan rekam medis elektronik terdapat beberapa kendala seperti jaringan internet lelet, masih terbatasnya sumber daya manusia yaitu tenaga lulusan rekam medis, petugas rekam medis belum sepenuhnya menguasai pengunaan rekam medis elektronik, computer di ruangan rekam medis hanya dua. Tujuan: Mengetahui bagaimana evaluasi pelaksanaan rekam medis elektronik di Puskesmas Sungai Durian Tahun 2025. Metode: jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif dengan subjek penelitian yaitu petugas pendaftaran dan kepala instalasi rekam medis sedangkan objek penelitian pelaksanaan rekam medis elektronik. Hasil penelitian kendala ketika melakukan pendaftaran pasien yaitu mengakses fitur-fitur yang jarang digunakan, Proses pengajuan melalui bendahara nanti dari pihak puskesmas yang akan membelikan kebutuhan sesuai dengan pengajuan. peningkatan kapasitas jaringan wifi. computer di unit rekam medis puskesmas tersedia 2 unit, computer yang digunakan sering error. Belum ada penambahan unit computer. Kesimpulan: pelaksanaan rekam medis di puskesmas sesuai dengan kebutuhan pengguna, hanya saja beberapa aspek yang perlu penambahan sesuai dengan kebutuhan pengguna rekam medis elektronik.
Analisis Dampak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap Konsumsi Rumah Tangga Masnawaty Sangkala
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5463

Abstract

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan salah satu instrumen utama dalam sistem perpajakan Indonesia yang berperan penting dalam penerimaan negara. Namun, sebagai pajak konsumsi yang bersifat regresif, PPN berpotensi membebani rumah tangga berpendapatan rendah secara tidak proporsional. Artikel ini menganalisis dampak PPN terhadap konsumsi rumah tangga dengan meninjau bagaimana perubahan tarif memengaruhi daya beli, pola konsumsi, serta kesejahteraan masyarakat. Ditemukan bahwa kenaikan tarif PPN dapat menurunkan konsumsi, terutama pada kelompok pendapatan rendah yang sebagian besar pengeluarannya dialokasikan untuk kebutuhan pokok. Pemerintah telah berupaya menyeimbangkan dampak ini melalui kebijakan pengecualian pajak dan program bantuan sosial. Artikel ini merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap struktur PPN dan efektivitas kebijakan kompensasi agar tujuan fiskal dapat tercapai tanpa mengorbankan keadilan sosial dan perlindungan masyarakat rentan.
Pengaruh Digital Marketing dan Market Place terhadap Pendapatan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Sorong Andrei Maryen; Lili Sarce Joi Sapari; Felikss Domss Wattimury
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5467

Abstract

Sorong City has a large number of MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) and is growing rapidly. The number of MSMEs in Sorong City is 50 (data source from Bank Indonesia, 2023). The dominant types of businesses are culinary, service, and manufacturing businesses. However, we can still see the existence of established MSMEs struggling to survive. The purpose of this study was to determine the influence of digital marketing and marketplaces on MSME revenues in Sorong City. The research used descriptive quantitative analysis techniques using SPPS software. The results showed that MSME revenues in Sorong City were not significantly impacted by digital marketing and marketplaces.
Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak Serta Penegakan Hukum Dan Dampaknya Elisabeth Niuflapu; Urbanisasi Urbanisasi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5468

Abstract

Perkawinan anak merupakan salah satu permasalahan multidimensi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia, kesehatan reproduksi, pendidikan, serta perlindungan anak di Indonesia. Meskipun telah terjadi perubahan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang menaikkan batas usia minimal perkawinan, praktik perkawinan anak masih kerap terjadi akibat faktor sosial, budaya, ekonomi, dan lemahnya penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas PPA) sebagai kerangka kebijakan pemerintah, mengevaluasi pelaksanaan penegakan hukum di tingkat pusat dan daerah, serta menilai dampak penerapannya terhadap penurunan angka perkawinan anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan sosiologis untuk menganalisis efektivitas regulasi serta kondisi empiris di masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa Stranas PPA memiliki peran strategis melalui tiga pilar utama: (1) pemberdayaan anak dan keluarga, (2) penguatan layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial, dan (3) penguatan kerangka regulasi serta koordinasi lintas sektor. Namun demikian, implementasi di lapangan masih menghadapi kendala berupa disparitas pemahaman budaya, akses pendidikan yang belum merata, dan inkonsistensi aparat dalam menerapkan aturan pencegahan dispensasi kawin. Dampaknya, meskipun terdapat tren penurunan angka perkawinan anak di beberapa wilayah, efektivitasnya belum optimal secara nasional. Penelitian ini merekomendasikan penguatan penegakan hukum yang lebih tegas, peningkatan edukasi publik, integrasi data antar-instansi, serta perluasan program pemberdayaan ekonomi keluarga agar pencegahan perkawinan anak dapat berjalan lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Metode Belajar Halaqah Dan Sorogan: Relevansi Penggunaannya Di Pondok Pesantren Erly Zahara; Titi Oktarina Sambadha; Uswatun Hasanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi metode belajar halaqah dan sorogan dalam dunia pendidikan pondok pesantren di era modern. Kedua metode tersebut merupakan sistem pembelajaran tradisional yang telah menjadi fondasi utama pendidikan Islam di Indonesia selama berabad-abad. Namun, perkembangan teknologi dan globalisasi pendidikan menuntut pesantren untuk beradaptasi tanpa kehilangan identitas keilmuannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data sekunder yang dikumpulkan dari berbagai publikasi daring, termasuk artikel ilmiah, laporan berita, dan brosur pondok pesantren yang aktif mengimplementasikan pembelajaran berbasis tradisi di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode halaqah dan sorogan tetap memiliki relevansi tinggi dalam proses pembelajaran di pesantren, karena keduanya tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter, kedisiplinan, dan spiritualitas santri. Metode halaqah memberikan ruang bagi santri untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi ilmiah yang menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, sedangkan metode sorogan menekankan kedekatan personal antara guru dan murid, yang memperkuat nilai tanggung jawab dan kejujuran akademik. Adaptasi metode tradisional dengan teknologi juga telah terjadi di berbagai pesantren. Sejumlah lembaga pendidikan Islam kini menerapkan halaqah online atau sorogan daring menggunakan platform digital seperti Zoom dan Google Meet, tanpa mengurangi nilai-nilai adab dan sanad keilmuan. Dengan demikian, tradisi pendidikan pesantren terbukti memiliki fleksibilitas tinggi dan dapat disinergikan dengan paradigma pendidikan abad ke-21 yang berbasis kolaborasi dan literasi digital. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan teori pendidikan Islam dengan menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada inovasi teknologi, tetapi juga pada kemampuan mempertahankan nilai-nilai fundamental dalam proses belajar mengajar. Temuan ini merekomendasikan agar pesantren terus mengintegrasikan metode tradisional dengan pendekatan modern untuk memastikan keberlanjutan nilai-nilai keilmuan Islam di tengah perubahan zaman.
Notary Ethics in the Transfer of Fictitious Land Rights: The Role of Notaries in Preventing Property Fraud in the Case of Nirina Zubir Fake Certificates Dito Aditia Darma Nst; Nabilah Syaharani; Lucas Medianov Grand; Citra Nurdiana; Ziqra Elfhadjri; Defri Dwi Saputra; Rizki Nanda Fauzi Harahap
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5476

Abstract

The land mafia case involving forged certificates belonging to Nirina Zubir’s family highlights weaknesses in the integrity, professionalism, and supervision of notary practices in the transfer of land rights. The involvement of notaries in preparing deeds and legalizing false documents shows that their function as public officials responsible for ensuring the authenticity of identities and the formal validity of documents was not carried out according to legal and ethical standards. This situation causes significant losses for landowners and threatens public legal certainty, making an in-depth study of notary ethical accountability necessary. This research uses a normative juridical method with three approaches. First, a legislative approach to examine notary obligations, authority, and limits of responsibility under the Notary Law, Notary Code of Ethics, PPAT regulations, and land laws. Second, a case approach analyzing the chronology and role of notaries in the forgery of Nirina Zubir’s land certificates. Third, a conceptual approach using Hans Kelsen’s theory of legal liability and Gustav Radbruch’s theory of legal certainty. The findings show that notaries who facilitate fictitious land transfers commit ethical, administrative, and criminal violations by ignoring prudence, integrity, objectivity, and identity verification duties. According to Kelsen, violating legal norms results in sanctions as normative accountability. Radbruch’s perspective emphasizes that such practices undermine legal certainty. Strengthening ethics, improving supervision, and enforcing strict verification are essential to prevent property fraud.
Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Status Gizi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik Di Puskesmas Tolangohula Lusiana Masri Mantali; Zuriati Muhamad; Ani Retni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5478

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang berisiko tinggi terhadap kesehatan ibu dan janin, seperti persalinan lama dan bayi berat badan lahir rendah. Puskesmas Tolangohula melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk meningkatkan status gizi ibu hamil KEK. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program PMT serta mengetahui pengaruhnya terhadap perubahan status gizi ibu hamil KEK. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik terhadap 30 ibu hamil serta petugas puskesmas yang berperan pada program PMT yaitu bidan, kader dan petugas gizi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan pengukuran antropometri Lingkar Lengan Atas (LILA). Hasil menunjukkan 60% pelaksanaan program termasuk kategori baik. Proporsi ibu hamil dengan status gizi baik meningkat setelah intervensi PMT. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa program PMT memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil KEK, meskipun masih terdapat aspek pelaksanaan yang perlu perbaikan.  
Strategi Pengelolaan Usaha Kuliner Berbasis Kearifan Lokal di Kelong Ciuyong Kabupaten Bintan Tria Juregi; Heri Nuryanto; Tirta Mulyadi; Agung Arif Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5482

Abstract

Sektor kuliner berperan penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata daerah. Kabupaten Bintan dikenal dengan hasil laut dan budaya pesisirnya. Kelong Ciuyong Seafood menjadi salah satu ikon kuliner yang mengangkat kearifan lokal melalui sajian laut segar dengan cita rasa Melayu dan Chinese. Usaha ini menghadapi kendala berupa keterbatasan tenaga kerja saat musim ramai, ketergantungan pada pasokan bahan baku dari nelayan lokal, serta fasilitas dan promosi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan usaha, menjelaskan penerapan nilai kearifan lokal, dan mengidentifikasi tantangan dalam menjaga keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelong Ciuyong memiliki kekuatan pada penggunaan bahan baku segar dari nelayan setempat, penerapan nilai budaya seperti gotong royong dan kesederhanaan, serta suasana pesisir yang menarik bagi wisatawan. Kelemahan yang muncul meliputi keterbatasan fasilitas, ketergantungan pada kondisi cuaca, dan promosi yang belum optimal. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang disarankan adalah memperkuat kerja sama dengan nelayan lokal, meningkatkan promosi berbasis budaya daerah, dan melakukan inovasi yang tetap menjaga identitas tradisional. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan usaha kuliner berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bintan.