cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Tingkat Kepuasan Layanan Aplikasi Mobile Jkn Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024 Jagentar P. Pane; Samfriati Sinurat; Erlinien Telaumbanua
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3666

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN merupakan inovasi BPJS Kesehatan yang diluncurkan pada 15 November 2017 untuk memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta JKN-KIS. Namun, data menunjukkan tren penurunan kepuasan peserta BPJS Kesehatan dalam periode 2014-2016, dari 81% pada 2014 menurun menjadi 78,60% pada 2016, sehingga perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap tingkat kepuasan layanan digital ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan layanan aplikasi Mobile JKN di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024.Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 90 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert 1-5 berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa puas dengan layanan aplikasi Mobile JKN sebanyak 88 orang (97,8%), sedangkan yang tidak puas hanya 2 orang (2,2%). Berdasarkan dimensi kualitas pelayanan, dimensi tangibles dan empathy menunjukkan tingkat kepuasan tertinggi (97,8%), diikuti dimensi reliability dan assurance (96,7%), sedangkan dimensi responsiveness memiliki tingkat kepuasan terendah namun tetap tinggi (94,4%). Faktor-faktor yang menyebabkan ketidakpuasan antara lain kesulitan penggunaan aplikasi bagi pengguna baru, keterbatasan pemahaman teknologi pada kelompok lansia, masalah konektivitas internet, dan persepsi diskriminasi pelayanan.Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kepuasan layanan aplikasi Mobile JKN di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan mencapai tingkat yang sangat tinggi. Meskipun demikian, masih diperlukan upaya perbaikan melalui sosialisasi intensif, peningkatan literasi digital, dan perbaikan infrastruktur teknologi untuk mencapai kepuasan optimal bagi seluruh pengguna dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan.
Peran Destination Image Terhadap Visit Intention Melalui Perceived Value Pada Pariwisata Pantai Ajeng Sekar Pratiwi; Elistia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3667

Abstract

Pariwisata di Indonesia, seperti Kepulauan Seribu memberikan potensi pengembangan objek wisata bahari yang menjadi salah satu keunggulan wisata di DKI Jakarta. Visit intention menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur perilaku wisatawan karena dapat memprediksi potensi kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh destination image terhadap visit intention melalui peran perceived value sebagai variabel mediasi. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang sudah pernah mengunjungi Kepulauan Seribu, berdomisili di wilayah Jakarta. Metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Diperoleh sebanyak 200 sampel sebagai responden yang sudah pernah mengunjungi wisata pantai Kepulauan Seribu. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner online kemudian diolah dengan menggunakan Structural Equation Model - Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa destination image mampu meningkatkan perceived value, namun destination image belum berdampak terhadap visit intention. Namun demikian, destination image dapat meningkatkan visit intention melalui perceived value sebagai mediasi. Temuan ini menjelaskan bahwa membangun citra destinasi guna meningkatkan nilai yang dirasakan oleh wisatawan, sehingga mendorong niat berkunjung kembali. Berdasarkan hasil temuan tersebut, pengelola pariwisata Kepulauan Seribu disarankan untuk tidak hanya fokus membentuk citra destinasi yang menarik, tetapi juga secara aktif meningkatkan nilai yang dirasakan oleh wisatawan melalui pengalaman yang menyeluruh, seperti kualitas pelayanan, fasilitas, dan kemudahan akses. Penelitian ini diharapkan mampu memperluas pemahaman serta literatur di ranah manajemen pemasaran serta memberikan kontribusi praktis bagi industri pariwisata.
Pengembangan Modul Pengelolaan Emosi Siswa SMP Kelas 9 Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Soraya Khomsah; Tri Umari; Donal Donal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3671

Abstract

Pengelolaan emosi merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa, terutama di usia remaja yang rentan terhadap perubahan psikologis. Masa remaja disebut sebagai periode badai dan tekanan, yaitu ketika ketegangan emosi meninggi karena akibat dari perubahan fisik dan lingkungan yang tidak mendukung perkembangan emosionalnya. Siswa SMP khususnya kelas 9, mengalami berbagai perubahan fisik, emosional dan sosial yang signifikan. Perubahan ini seringkali menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam mengelola emosi mereka yang dapat berdampak pada prestasi akademik, hubungan sosial dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pengelolaan emosi untuk siswa kelas 9 melalui layanan bimbingan klasikal. Modul ini dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada penelitian ini, model pengembangan dibatasi hanya sampai tahap development atau tahap pengembangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development atau R & D. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya masalah yang ditemukan yaitu tingginya frekuensi siswa kelas 9 yang mengalami kesulitan mengelola emosi, khususnya emosi negatif seperti mudah marah. Oleh karena itu, topik yang dipilih berdasarkan dengan permasalahan siswa yang mengalami kesulitan mengelola emosi, terkhusus emosi negatif yaitu mudah marah. Modul yang dikembangkan telah divalidasi oleh ahli materi, desain, dan bahasa. Uji validitas menunjukkan bahwa tingkat validitas modul berada pada kategori sangat tinggi atau sangat layak digunakan dengan hasil skor rata-rata yaitu 3.57 dan hasil rata-rata persentase yaitu 89.29%. Hal ini menunjukkan bahwa modul dapat digunakan dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan syarat diperbaiki sesuai saran dan masukan oleh para validator ahli. Modul ini diharapkan menjadi alat bantu efektif bagi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan klasikal serta membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan pengelolaan emosi.
Analysis of the Influence of Job Demand, Task Repetitiveness, and Role Ambiguity on Employee Boredom in Startup Companies Sri Purwati; Susanto; Sofia Maulida; Roy Setiawan; Sonya Sidjabat; Mohammad Azharie Hamdany
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3676

Abstract

This study aims to explore how job demand, task repetitiveness, and role ambiguity influence employee boredom among Generation Z employees in startups in Indonesia. Using a quantitative approach, data were collected through a survey of 150 purposively selected respondents. Respondent criteria included Generation Z employees who had worked for at least one year and held staff positions in startups operating in five major cities in Indonesia. Data collection was conducted using a questionnaire with a five-point Likert scale, and analysis was conducted through multiple linear regression. The results show that collectively, job demand, task repetitiveness, and role ambiguity have a significant influence on employee boredom. Individually, all three variables also show a positive influence, meaning that the higher the job demands, the more frequently tasks are repeated, and the more unclear the employee's role, the greater the likelihood of boredom at work. These findings contribute to the organizational behavior literature and provide practical recommendations for startup management to develop more effective human resource management strategies, such as balancing workloads, creating variety in tasks, and clarifying each employee's role to reduce the risk of boredom and increase overall team productivity.
Pengaruh Variasi Topping, Harga, dan Lokasi terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Warung Seblak Kuali Kotapinang Ade Finky KF; Elida Florentina Sinaga Simanjorang; Anita Sri Rejeki Hutagaol
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi topping, harga, dan lokasi terhadap kepuasan pelanggan pada Warung Seblak Kuali Kotapinang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang pernah berkunjung. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan software IBM-SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi topping dan lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Namun, harga tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,201, yang berarti variasi topping, harga, dan lokasi bersama-sama mampu menjelaskan 20,1% variasi kepuasan pelanggan, sedangkan 79,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemilik warung seblak disarankan untuk fokus pada pengembangan variasi topping dan pemilihan lokasi yang strategis dengan fasilitas pendukung yang memadai. Meskipun harga tidak signifikan, penetapan harga tetap perlu dipertimbangkan agar tetap kompetitif. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan usaha kuliner khususnya Seblak Kuali di Kotapinang.
ANALISIS LINGKUNGAN KERJA, KETERSEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD), MOTIVASI KERJA, DAN PENGAWASAN TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN APD DI PT. HERFINTA Farm & Plantation Tanjung Medan Ramayani Ramayani; Mulkan Ritonga; Zufrie Zufrie
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan kerja, ketersediaan alat pelindung diri (APD), motivasi kerja, dan pengawasan terhadap kepatuhan dalam penggunaan APD di PT. Herfinta Farm & Plantation Tanjung Medan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kuesioner yang disebarkan secara online menggunakan Google Form. Sampel penelitian terdiri dari 99 karyawan dari total populasi sebanyak 130 orang. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, motivasi kerja (X3) dan pengawasan (X4) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD (Y), sementara lingkungan kerja (X1) memberikan pengaruh positif namun tidak signifikan. Ketersediaan APD (X2) justru menunjukkan pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD (Y). Secara simultan, keempat variabel tersebut secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD (Y) dengan kontribusi sebesar 39,1%. Kesimpulannya, motivasi dan pengawasan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepatuhan, sehingga disarankan agar perusahaan meningkatkan pelatihan, memperbarui APD, serta memperkuat motivasi dan pengawasan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif
Tren dan Tantangan Partisipasi Ibu Hamil ke Posyandu di Indonesia: Tinjauan Literatur 2019–2025 Elfira Buamona; Nasrullah; Nini Sahrianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3680

Abstract

Partisipasi ibu hamil ke posyandu merupakan indikator penting dalam upaya peningkatan kesehatan maternal dan neonatal di Indonesia. Namun, hingga kini, capaian kehadiran ibu hamil ke posyandu masih fluktuatif dan belum merata di seluruh wilayah. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur terhadap 12 jurnal nasional dan internasional terbitan 2019–2025 yang membahas tren, pendorong, dan tantangan partisipasi ibu hamil ke posyandu. Hasil review menunjukkan bahwa faktor pengetahuan ibu, dukungan keluarga, peran aktif kader, serta kemudahan akses merupakan pendorong utama partisipasi. Di sisi lain, hambatan budaya, ekonomi, geografis, serta stigma sosial masih menjadi kendala besar, terutama di wilayah terpencil dan komunitas adat. Pandemi COVID-19 juga berdampak negatif terhadap angka kehadiran ibu hamil ke posyandu, meski mendorong beberapa inovasi layanan seperti edukasi daring dan home visit. Implikasi hasil review menggarisbawahi perlunya penguatan edukasi, pelatihan dan insentif kader, serta transformasi digital yang inklusif agar partisipasi ibu hamil dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis kearifan lokal direkomendasikan untuk memastikan intervensi berjalan efektif dan berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang inovasi layanan serta pemetaan tren partisipasi di tingkat mikro sebagai dasar perumusan kebijakan kesehatan masyarakat.
Pengaruh Konseling Terhadap Pemahaman Pengobatan Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Pringsewu Yurike Elanda; Iga Mayola Pisacha; Wina Safutri; Nanggroe Logawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3681

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Kepatuhan dan pemahaman pasien terhadap pengobatan memegang peranan penting dalam keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap pemahaman pengobatan pasien tuberkulosis di Puskesmas Pringsewu. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan rancangan one group pre–post test design. Sampel penelitian berjumlah 51 pasien TB yang memenuhi kriteria inklusi, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah pemberian konseling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pemahaman sebelum konseling adalah 5,59 (SD = 1,682) dan meningkat menjadi 6,91 (SD = 0,920) setelah konseling, dengan selisih mean 1,32. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan konseling terhadap peningkatan pemahaman pengobatan pasien TB. Kesimpulannya, pemberian konseling efektif meningkatkan pemahaman pasien mengenai pengobatan TB di Puskesmas Pringsewu. Disarankan tenaga kesehatan rutin memberikan konseling yang komprehensif guna mendukung keberhasilan terapi.
Efektivitas Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital Flipbook Terhadap Peningkatan Karakter Siswa Pada Materi Aku Berperilaku Pancasila Di UPTD SD Negeri 122345 Junita Hutagalung; Asister Fernando Siagian; Debby Yuliana Sinaga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Flipbook terhadap Peningkatan Karakter Pada Materi Aku Berperilaku Pancasila Siswa Kelas II di UPTD SD Negeri 122345. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif. Populasi di dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Kelas II di UPTD SD Negeri 122345 Kota Pematangsiantar yang berjumlah 32 orang siswa. Sampel pada penelitian ini merupakan total populasi yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini yakni lembar obervasi dan wawancara yang diuji melalui validator. Teknik analisis data menggunakan skala likert kemudian diinterpretassi menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa media pembelajaran digital berupa flipbook terbukti memberikan dampak positif terhadap perubahan karakter peserta didik di sekolah dasar. Flipbook tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan lima aspek karakter utama. Aspek religius berkembang melalui integrasi nilai-nilai keagamaan dalam konten dan kegiatan refleksi spiritual. Nasionalisme tumbuh melalui penguatan materi yang menumbuhkan rasa cinta tanah air. Karakter mandiri terasah saat siswa mengelola proses belajarnya secara aktif dan bertanggung jawab. Nilai gotong royong muncul melalui aktivitas kolaboratif yang dapat diintegrasikan dalam tugas berbasis digital. Sementara itu, integritas terlihat dalam peningkatan sikap jujur dan disiplin dalam menyelesaikan tugas. Terakhir, aspek tanggung jawab juga berkembang karena siswa dilatih untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
Juridical Analysis Of The Role Of The Wage Board In Determining The Minimum Wage In Batam City Hendri Hendri; Fadlan Fadlan; Lagat Parroha Patar Siadari; Erniyanti Erniyanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3683

Abstract

The determination of minimum wage is one of the instruments of state policy to realise social justice for workers, especially in guaranteeing a decent income and protecting weak economic groups. The Wage Council, as a tripartite institution consisting of elements of government, employers, and labour unions, has a strategic role in formulating minimum wage recommendations to regional heads. This research is motivated by the reality that although legal arrangements on the role of the Wage Council have been regulated in various regulations, the implementation in the field, especially in Batam City, has not fully reflected the principles of social justice as referred to in Articles 27 and 28D of the 1945 Constitution. This research aims to juridically analyze the role and function of Wage Council in the process of determining minimum wage for workers in Batam City, assess the obstacles faced, and provide solutions based on the theoretical approach of justice, legal system, and legal certainty. The research methods used are normative juridical and empirical juridical, with primary data obtained through interviews with government elements, trade unions, and employers, as well as secondary data in the form of legislation and legal literature. The results show that normatively the role of the Wage Board has a clear legal basis, but in its implementation there are still obstacles such as imbalance in bargaining position, political intervention, and weak supervision of the application of wage structures and scales. Solutions offered include strengthening regulations based on legal certainty, increasing the technical capacity of Council members, and participatory strategies that involve workers more actively. The research recommends institutional reform and strengthening transparency to ensure a fairer and more sustainable wage system.

Page 8 of 215 | Total Record : 2141