cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Pengembangan Media Buku Fabel Bergambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas II Sekolah Dasar Azzah Putri Agustin; Wahyu Sukartiningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5169

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Buku Fabel Bergambar untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas II SDN Pakis III/370 Surabaya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ASSURE. Validasi ahli materi memperoleh skor 100% dan ahli media sebesar 86,6%, menunjukkan media berada dalam kategori sangat valid. Aspek kepraktisan dinilai sangat baik berdasarkan respon guru sebesar 97,5% dan siswa sebesar 86,5%. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan keterampilan membaca melalui perbandingan nilai pre-test dan post-test dengan N-Gain sebesar 0,94 kategori tinggi. Media Buku Fabel Bergambar terbukti mampu meningkatkan minat, pemahaman, dan kelancaran membaca siswa. Dengan demikian, media ini layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai pendukung pembelajaran membaca pemahaman pada siswa sekolah dasar kelas rendah..
Solusi Pemanfaatan Bahan Rijek Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Sisa dari CV Panca Karya Sejatera Oktavia Puspita Sari; Muhammad Syihabuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5170

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis bahan rijek yang dihasilkan dalam proses produksi percetakan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan bahan sisa di CV Panca Karya Sejahtera. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali fenomena secara mendalam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan rijek yang paling dominan adalah cetak jelek yang muncul pada tahap awal proses penyetelan mesin. Kemunculan bahan rijek dipengaruhi oleh gangguan mesin, kualitas bahan baku yang tidak sesuai standar, serta ketidaktepatan prosedur kerja. Penelitian juga menemukan bahwa perusahaan belum memiliki sistem penanganan dan pemanfaatan bahan rijek yang terstruktur, sehingga sebagian besar limbah hanya dikembalikan kepada pelanggan atau dijual ke pengepul tanpa melalui proses pengolahan nilai tambah. Temuan ini memperkuat relevansi teori manajemen mutu dan konsep 3M (man, machine, material) serta menegaskan pentingnya penerapan prinsip circular economy dan value added dalam proses produksi. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan rijek dapat menjadi strategi efisien untuk mengurangi limbah, meningkatkan citra perusahaan, dan menciptakan peluang nilai ekonomi baru. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur mengenai manajemen limbah industri percetakan, khususnya pada perusahaan berskala menengah yang jarang menjadi fokus studi sebelumnya. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi model pemanfaatan bahan rijek, melakukan studi komparatif antarindustri percetakan, dan mengkaji potensi kolaborasi dengan UMKM atau komunitas daur ulang untuk menciptakan ekosistem pemanfaatan limbah yang berkelanjutan.
Penerapan Model Inkuiri Berbasis Lingkungan Mata Pelajaran Ipas Untuk Meningkatkanketerampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD IT Bunayya Pekanbaru Rosari fitri; Dea Mustika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model inkuiri terbimbing berbasis lingkungan pada mata pelajaran IPAS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD IT Bunayya Pekanbaru. Masalah penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat, menganalisis informasi, serta menarik kesimpulan selama pembelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan siswa, tes keterampilan berpikir kritis, serta dokumentasi pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbasis lingkungan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih aktif bertanya, mampu menganalisis fenomena, serta dapat menyimpulkan hasil pengamatan berbasis lingkungan secara mandiri. Dengan demikian, model inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dapat dijadikan alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar IPAS di sekolah dasar
Pengendalian Mutu Keripik Pisang dengan Check Sheet, Diagram Pareto, dan Diagram Fishbone pada Keripik Pisang Abah Abud, Sukabumi Rangga Prasetya; Abdul Rifky Ilham; Naila Khairunnisa; Sanny Nata Liany; Kharisma Fitri Hapsari; Hassa Nur Syamsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5173

Abstract

Keripik Pisang Abah Abud adalah usaha yang bergerak pada bidang agribisnis pisang yang diolah menjadi hasil pangan yaitu keripik. Dalam Proses produksinya UMKM ini masih menghadapi tantangan berupa defect pada hasil produksi baik karena faktor internal maupun eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis defect dengan menggunakan Tools Statistical Process Control (SPC) yaitu Check Sheet, Pareto Diagram, dan Fishbone Diagram untuk mengetahui apa penyebab defect dan bagaimana solusinya. Hasil analisis data dengan menggunakan Check Sheet pada lima kali proses produksi, tampak bahwa ada lima jenis kerusakan utama. Jenis kerusakan dengan jumlah unit terbanyak adalah ukuran potongan tidak sesuai dengan standar, yaitu 136 unit, diikuti oleh keripik hancur sejumlah 90 unit. Kedua jenis kerusakan ini secara kumulatif telah mencapai 88,63% dari total cacat produk. Dengan analisis menggunakan Fishbone Diagram, masalah "Keripik tidak memenuhi standar kualitas" dapat diidentifikasi penyebabnya dalam enam kategori: Material, Metode, Mesin, Lingkungan, Measurement, dan Tenaga Kerja. Kurangnya standarisasi dan kontrol proses menjadi penyebab utama kerusakan unit seperti pada metode pemotongan yang belum konsisten dan tenaga kerja yang belum memahami Standar Operasional Prosedur (SOP). Harapannya penelitian ini dapat memberikan rekomendasi perbaikan proses produksi dan menjadi contoh bagi UMKM lain dalam penerapan pengendalian mutu yang efektif dengan basis awal yaitu pencatatan.
Transformasi Bimbingan dan Penyuluhan Islam di Era Digital: Peluang dan Tantangan bagi Konselor Muslim Apriani Apriani; Ibnu Hajar; Abd Rahman; Nurlailah Nurlailah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5174

Abstract

The digital era has brought significant changes to various aspects of life, including the field of Islamic guidance and counseling. Advances in information technology have opened new opportunities for Muslim counselors to expand their service reach and enhance the effectiveness of guidance through digital media. However, these developments also present several challenges, such as ethical issues, source authenticity, and the degradation of personal relationships between counselors and clients. This study aims to analyze the forms of transformation in Islamic guidance and counseling in the digital era, as well as to identify the opportunities and challenges faced by Muslim counselors. The research employs a library research method with a descriptive qualitative approach. The results indicate that digital transformation has shifted the paradigm of Islamic guidance from traditional face-to-face methods to a more flexible and interactive technology-based approach. Nevertheless, Muslim counselors are still required to uphold spiritual values, ethical principles, and the authenticity of Islamic teachings throughout the guidance process.
Pelabuhan Natal Sebagai Penopang Ekonomi Residentie Tapanoeli 1850-1937 Dendy Reza Juliansyah Siregar; Siti Sara; Pujiati Pujiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5178

Abstract

Penelitian ini membahas peranan Pelabuhan Natal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di wilayah Residentie Tapanoeli pada masa kolonial Belanda antara tahun 1850 hingga 1937. Sebagai pelabuhan yang terletak strategis di pesisir Samudera Hindia dan berdekatan dengan jalur distribusi komoditas dari Mandailing dan Angkola, Pelabuhan Natal menjadi simpul utama dalam perdagangan regional, khususnya pada masa booming kopi pertengahan abad ke-19. Melalui kajian historis dengan menelaah arsip kolonial, laporan resmi pemerintahan, serta literatur sejarah maritim dan ekonomi, penelitian ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Natal berfungsi sebagai pusat pengumpulan dan pengangkutan kopi menuju Pelabuhan Padang. Infrastruktur jalan dan jaringan sungai yang mendukung turut memperkuat posisi pelabuhan ini dalam dinamika perdagangan Tapanoeli. Namun, sejak tahun 1882 peran Pelabuhan Natal mengalami kemunduran akibat perubahan jalur transportasi, pemindahan pusat pemerintahan Residentie Tapanoeli, serta kebijakan kolonial yang memusatkan ekspor komoditas ke Sibolga. Reorganisasi administratif tahun 1918 dan 1937 menandai semakin merosotnya kedudukan Natal sebagai pusat pelabuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun mengalami kemunduran pada awal abad ke-20, Pelabuhan Natal memiliki kontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi Tapanoeli, khususnya dalam jaringan perdagangan kopi pada masa kolonial Belanda. Penulisan artikel ini menggunakan Metode Sejarah lewat tahapan Heuristik, Verifikasi, Interpretasi dan Historiografi, penulisan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan studi arsip dengan menggunakan arsip-arsip kolonial Belanda.
Ingatan Kolektif dan Pelestarian Tradisi Keislaman di Dayah Malikussaleh Aceh Utara Dendy Reza Juliansyah Siregar; Siti Sara; Pujiati Pujiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5179

Abstract

Dayah merupakan salah satu institusi Islam tradisional yang memainkan peran penting dalam pembentukan identitas keagamaan dan sosial masyarakat Aceh. Penelitian ini mengkaji fungsi dayah di Panton Labu, Aceh Utara, sebagai ruang sosial dan budaya yang menjadi wadah penyimpanan serta pewarisan memori kolektif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara dengan dewan guru atau pengurus Dayah Malikussaleh, penelitian ini menganalisis bagaimana ritual, praktik keagamaan, dan tradisi lisan berfungsi sebagai mekanisme reproduksi ingatan komunitas. Kerangka teori Maurice Halbwachs tentang memori kolektif dan Pierre Nora tentang lieux de mémoire digunakan untuk memahami peran dayah sebagai situs ingatan yang menghubungkan masa lalu dan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan seperti haul, wirid rutin, pengajian kitab, serta kisah keteladanan ulama tidak hanya memperkuat dimensi spiritual, tetapi juga menjaga kesinambungan nilai-nilai Islam Aceh. Dayah di Panton Labu terbukti menjadi lembaga yang tidak hanya mendidik secara religius, melainkan juga memelihara identitas budaya dan solidaritas sosial masyarakat di tengah tantangan modernitas.
Bank Sebagai Institusi Publik Analisis Hukum Atas Pendirian Dan Mekanisme Pembubaran Di Indonesia Herliana Heltaji; Ayyub Kadriah; Dimas Aditya Pamungkas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5181

Abstract

This study examines the relationship between the public functions of banks and the legal regime governing their establishment and dissolution in Indonesia. Banks are not merely commercial entities; they also serve as public institutions that safeguard financial system stability, protect public funds, and ensure the smooth operation of payment systems. The research employs a normative analysis method with conceptual and critical approaches, utilizing primary, secondary, and tertiary legal sources, as well as literature and online sources. The study focuses on: first, how the public functions of banks shape the legal framework for their establishment, distinguishing them from private corporations; second, how the systemic nature of banks necessitates authoritative dissolution mechanisms through resolution and special liquidation regimes. Findings indicate that bank establishment and dissolution regulations in Indonesia are inseparable from the objectives of economic stability and public trust, and that domestic legal literature requires stronger integration of macroeconomic and juridical perspectives. This study offers practical contributions for regulators and the banking industry while enriching academic discourse on bank intermediation as a public instrument.
Peran Mediasi Kompetensi Wirausaha Dalam Hubungan Pemberdayaan Mahasiswa Dan Minat Berwirausaha Mahasiswa Politeknik Negeri Manado Cindy Sandra Lumingkewas; Djibrael Djawa; Arthur L M Karwur; Marthen Pua
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemberdayaan mahasiswa memengaruhi minat mereka untuk berwirausaha, dengan kompetensi wirausaha sebagai faktor penghubung, di kalangan mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis di Politeknik Negeri Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 100 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 1-5 dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan mahasiswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi wirausaha (β = 0,768; p < 0,001) dan minat berwirausaha (β = 0,289; p = 0,001). Kompetensi wirausaha juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat berwirausaha (β = 0,590; p < 0,001). Selain itu, kompetensi wirausaha terbukti memediasi hubungan antara pemberdayaan mahasiswa dan minat berwirausaha (efek tidak langsung = 0,453; VAF = 61,05%). Model penelitian ini menunjukkan kemampuan prediksi yang baik dengan R² = 0,697 untuk minat berwirausaha dan nilai Q² = 0,502.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Bakso Ikan Tuna pada PD. Anugrah Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) Nazwa Alya Izabella; Muhammad Naufal Fajar Siddiq; Dipta Fathin Abiyu; Gelbina Setianisa; Eci Mahera; Kharisma Fitri Hapsari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5185

Abstract

Quality control is an important aspect in ensuring consistent product quality in the food processing industry, as consistency is a key requirement for maintaining consumer trust. Every food processing company, including PD. Anugrah, is required to minimize quality issues in its products and reduce wasteful activities that do not provide added value. PD. Anugrah is a company engaged in the production of fish-based meatballs made from tuna. In its production process, several types of defects are found, such as inconsistent size, color defects, texture defects, leaking packaging, and insufficient filling. This research aims to analyze waste in the production process and identify the most dominant product defects in order to formulate effective corrective actions. The analytical methods used include the Lean Manufacturing and Statistical Process Control approaches, employing eight key tools in Lean Manufacturingtransportation, inventory, motion, waiting, overproduction, overprocessing, defects, and safety/health injuries and three tools from the Seven Tools of Quality: check sheet, Pareto diagram, and fishbone diagram as instruments to determine the root causes of problems. Based on the results of the Pareto diagram analysis, the main problems reached 87.58%, with the four highest defect factors being inappropriate product size at 24.31%, texture defects at 22.87%, leaking packaging at 20.40%, and color defects at 20.0%. Analysis using the Fishbone Diagram showed that the causes of these defects included human factors, work methods, machinery, materials, environmental conditions, and measurement systems. To reduce the defect rate, improvements are needed in workforce management, machine technology, standardization of methods and measurement, as well as environmental condition management.