cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Hubungan Budaya Lokal dengan Praktik Perawatan Kehamilan dan Persalinan pada Masyarakat Tradisional Sri Nuriana; Achmad Hilal; Nahdah; Hartati; Riska Sabriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7233

Abstract

Budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk perilaku kesehatan masyarakat, termasuk dalam praktik perawatan kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai, norma, dan kepercayaan budaya lokal dengan praktik perawatan ibu hamil serta proses persalinan pada masyarakat tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap ibu hamil, dukun beranak, dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki pengaruh signifikan terhadap pola perawatan kehamilan dan pilihan tempat persalinan. Faktor kepercayaan terhadap kekuatan spiritual, pantangan makanan, dan peran dukun beranak masih menjadi elemen dominan dalam proses tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai budaya lokal dalam program kesehatan ibu dan anak agar pelayanan kesehatan menjadi lebih kontekstual dan diterima oleh masyarakat.
Mikrobiologi Lingkungan: Studi tentang Mikroorganisme pada Ekosistem Muhammad Hanif; Rizky Rahadian Wicaksono; Lusia Eka Putri; Misnarliah; Resky Dwiyanti Risa.B
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman mikroorganisme yang terdapat pada berbagai ekosistem (tanah, air, dan udara) serta menganalisis peran ekologisnya dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Studi ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif dengan pengambilan sampel di tiga lokasi berbeda: tanah pertanian organik, danau air tawar, dan area vegetasi alami. Isolasi mikroorganisme dilakukan menggunakan media selektif (Nutrient Agar, Sabouraud Dextrose Agar, dan BG-11 medium) diikuti dengan pengamatan morfologi koloni, uji biokimia, dan identifikasi molekuler berbasis gen 16S rRNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroorganisme dominan yang ditemukan meliputi Bacillus subtilis, Pseudomonas aeruginosa, Rhizobium sp., Nitrosomonas sp., Actinomyces sp., dan Chlorella vulgaris. Mikroba-mikroba tersebut berperan penting dalam proses dekomposisi bahan organik, siklus biogeokimia (terutama nitrogen dan karbon), serta bioremediasi polutan organik dan anorganik. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa keanekaragaman mikroba tertinggi ditemukan pada ekosistem tanah dengan indeks keanekaragaman Shannon sebesar 3,12, diikuti oleh air (2,74) dan udara (1,89). Hasil studi ini menegaskan bahwa mikroorganisme merupakan komponen kunci dalam menjaga stabilitas ekosistem dan kualitas lingkungan. Temuan ini juga membuka peluang pemanfaatan mikroorganisme dalam bidang bioteknologi lingkungan seperti biofertilizer, bioremediasi, dan bioindikator ekologis.
Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Pendekatan Six Sigma dalam Menurunkan Angka Kesalahan Medik Latifah; Rini Herdiani; Riswan; Devin Mahendika; Musiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7235

Abstract

Kesalahan medik (medical error) merupakan salah satu isu krusial dalam mutu pelayanan kesehatan yang berdampak pada keselamatan pasien. Upaya peningkatan mutu layanan memerlukan pendekatan sistematis, salah satunya melalui metode Six Sigma yang menekankan pengendalian variasi proses dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan manajemen mutu pelayanan kesehatan dengan pendekatan Six Sigma dalam menurunkan angka kesalahan medik. Metode penelitian menggunakan desain literature review sistematis terhadap 25 artikel nasional dan internasional yang relevan (2015–2024). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Six Sigma pada proses pelayanan klinis, manajemen obat, serta dokumentasi medis mampu menurunkan tingkat kesalahan medik hingga 40–70% pada beberapa fasilitas kesehatan. Pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, and Control (DMAIC) terbukti efektif dalam mengidentifikasi akar masalah, mengurangi variasi prosedur, serta meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasional. Disimpulkan bahwa Six Sigma berperan signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Saran bagi manajemen rumah sakit adalah mengintegrasikan Six Sigma ke dalam kebijakan mutu pelayanan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan.
Manajemen Jalan Napas Pada Pasien Pneumonia dengan Pola Napas Tidak Efektif di Ruangan Melati Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma Ovita Permata Sari; Rahma Annisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7236

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi akut pada parenkim paru yang menyebabkan gangguan pertukaran gas dan sering menimbulkan masalah keperawatan berupa pola napas tidak efektif. Intervensi nonfarmakologis berbasis keperawatan, seperti posisi semi-Fowler, teknik pursed lip breathing, dan teknik batuk efektif, berpotensi memperbaiki ventilasi dan oksigenasi pasien, namun implementasinya di ruang rawat masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan manajemen jalan napas pada pasien pneumonia dengan pola napas tidak efektif di Ruang Melati RSUD Tais Kabupaten Seluma. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif terhadap dua pasien pneumonia dengan diagnosis keperawatan pola napas tidak efektif. Intervensi yang diberikan meliputi posisi semi-Fowler, teknik pursed lip breathing, dan teknik batuk efektif selama 3×24 jam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis, serta dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan tanda-tanda respirasi. Setelah tiga hari intervensi, kedua pasien menunjukkan perbaikan status respirasi yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas hingga mencapai rentang normal, berkurangnya penggunaan otot bantu pernapasan, menghilangnya napas cuping hidung dan pemanjangan fase ekspirasi, berkurangnya bunyi napas tambahan ronkhi, serta peningkatan kenyamanan pasien dalam bernapas. Teknik pursed lip breathing menunjukkan penurunan frekuensi napas yang paling konsisten dibandingkan intervensi lainnya. Manajemen jalan napas melalui posisi semi-Fowler, teknik pursed lip breathing, dan teknik batuk efektif efektif dalam memperbaiki pola napas pada pasien pneumonia. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari praktik keperawatan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas asuhan dan hasil klinis pasien pneumonia.
Scoping Review: Prevalensi, Faktor Risiko, dan Intervensi Pencegahan Stunting di Indonesia Haryanto Haryanto; Lindawati Br Barus; Wida Kuswida Bhakti; Dinarwulan Puspita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7237

Abstract

Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti literatur mengenai stunting di Indonesia dalam konteks kesehatan, mencakup prevalensi, faktor penyebab, dan intervensi pencegahan. berdasarkan pencarian sistematis pada database seperti PubMed, Google Scholar, dan sumber terkait, ditemukan bahwa prevalensi stunting di Indonesia menurun dari kurang lebih 30,8% pada 2018 menjadi 19,8% di 2024, meskipun masih di atas target WHO. Faktor primer meliputi status ekonomi rendah, akses air bersih yang buruk, sanitasi tidak memadai, dan kurangnya imunisasi. hegemoni yg efektif termasuk kenaikan pangkat menyusui tertentu, suplementasi nutrisi, dan penggunaan aplikasi mobile. Review ini menekankan perlunya pendekatan holistik buat mengurangi stunting, dengan penekanan di faktor sosial dan lingkungan. sebanyak 18 artikel utama diekstrak asal periode 2010-2025.
Peran Kearifan Lokal dalam Praktik Pencegahan Penyakit Menular di Komunitas Adat Achmad Hilal; Sapnita; Lili Amaliah; Baso Witman Adiaksa; Yermi; Yanti mustarin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7238

Abstract

Kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan praktik sosial yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu komunitas adat. Dalam konteks kesehatan masyarakat, kearifan lokal berperan penting sebagai bentuk adaptasi sosial terhadap lingkungan dan upaya mempertahankan keseimbangan hidup, termasuk dalam pencegahan penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran kearifan lokal dalam praktik pencegahan penyakit menular di komunitas adat, serta mengevaluasi potensinya untuk diintegrasikan dengan strategi kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, serta dokumentasi kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berperan dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat melalui ritual adat, pantangan sosial, serta penggunaan tanaman obat tradisional. Selain itu, struktur kepemimpinan adat berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang menjaga konsistensi penerapan nilai-nilai kesehatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan program kesehatan berbasis masyarakat dapat meningkatkan efektivitas pencegahan penyakit menular, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan medis formal. Oleh karena itu, pengakuan dan pemberdayaan sistem pengetahuan lokal menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Pengaruh Reels Dan Postingan Instagram Terhadap Minat Kunjung Di Hwaga.Id Tiban Lama Febriani Masril; Frangky Silitonga; Tirta Mulyadi; Rosie Oktavia Puspita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7240

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, telah mendorong pelaku usaha kuliner memanfaatkan konten visual sebagai strategi pemasaran digital untuk meningkatkan minat kunjung konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Reels Instagram dan Postingan Instagram terhadap Minat Kunjung konsumen di Hwaga.id Tiban Lama, Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 381 responden dari pengunjung yang pernah melihat konten Instagram Hwaga.id dan melakukan kunjungan, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5 persen. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item pernyataan memiliki nilai signifikansi < 0,05 dan dinyatakan valid, sedangkan uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,750 yang menandakan instrumen reliabel. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa Reels Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Kunjung dengan koefisien regresi sebesar 0,296 (sig. 0,000), dan Postingan Instagram juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,509 (sig. 0,000). Hasil uji simultan memperoleh nilai F hitung sebesar 222,467 dengan signifikansi 0,000, yang menegaskan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Minat Kunjung. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,518 menunjukkan bahwa 51,8 persen variasi Minat Kunjung dapat dijelaskan oleh Reels dan Postingan Instagram, sedangkan 48,2 persen dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Reels dan Postingan Instagram merupakan media promosi digital yang efektif dalam meningkatkan Minat Kunjung konsumen ke Hwaga.id Tiban Lama, dengan Postingan Instagram memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan Reels. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi empiris bagi pelaku usaha kuliner dalam merancang strategi pemasaran digital berbasis konten visual yang lebih optimal.
Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Endemis Eyastuti Azis; Masrikat Maya Diana Claartje; Syafruddin; Yermi; Khalikul Fadli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7241

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis. Faktor lingkungan, seperti genangan air dan kondisi sanitasi, serta perilaku masyarakat, seperti penggunaan kelambu dan pengelolaan sampah, diduga memengaruhi kejadian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan perilaku terhadap kasus DBD di daerah endemis. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 150 rumah tangga di wilayah endemis DBD, yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner perilaku masyarakat, pengamatan kondisi lingkungan, dan catatan kasus DBD dari puskesmas setempat. Analisis data menggunakan regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan dengan genangan air permanen (OR=3,45; 95% CI: 1,72–6,92) dan perilaku tidak rutin membersihkan lingkungan (OR=2,78; 95% CI: 1,34–5,78) secara signifikan meningkatkan risiko kasus DBD. Faktor lain seperti penggunaan kelambu dan penutup bak air juga berpengaruh, namun tidak signifikan secara statistik. Faktor lingkungan dan perilaku masyarakat berperan penting dalam kejadian DBD. Intervensi promotif dan preventif yang menyasar perubahan perilaku serta perbaikan lingkungan dapat menurunkan risiko penyakit.
Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Pencarian Informasi Kesehatan pada Generasi Z Nursinah; Henry A. Ruagadi; I Ketut Swastika; Rezqiqah Aulia Rahmat; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap pola pencarian informasi kesehatan pada Generasi Z. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial, terjadi pergeseran perilaku dalam memperoleh informasi, termasuk mengenai kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 200 responden Generasi Z (usia 18–25 tahun) di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pola pencarian informasi kesehatan. Platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube menjadi sumber utama bagi Generasi Z untuk memperoleh pengetahuan seputar gaya hidup sehat, nutrisi, dan kesehatan mental. Namun, tingkat kepercayaan terhadap informasi tersebut masih bergantung pada kredibilitas sumber dan tingkat literasi digital pengguna. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi kesehatan digital agar Generasi Z mampu menyaring informasi yang valid di tengah banjir konten kesehatan di media sosial.
Efektivitas Tele-Nursing dalam Manajemen Nyeri Pasien Pasca Operasi Bedah Abdomen Serly Sani Mahoklory; Ulul Asmy; Lili amaliah; Viyan Septiyana Achmad; Noyumala
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7243

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah utama yang dialami pasien pasca operasi bedah abdomen. Manajemen nyeri yang tidak optimal dapat berdampak pada proses penyembuhan dan kualitas hidup pasien. Perkembangan teknologi kesehatan memberikan peluang penerapan tele-nursing sebagai alternatif intervensi keperawatan dalam memantau, mengedukasi, dan mendukung pasien dari jarak jauh. Mengetahui efektivitas tele-nursing dalam manajemen nyeri pada pasien pasca operasi bedah abdomen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 40 pasien pasca operasi bedah abdomen yang dibagi menjadi kelompok intervensi (tele-nursing) dan kontrol (perawatan konvensional). Instrumen pengukuran menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji t-test berpasangan dan independent t-test. Rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi sebelum tele-nursing adalah 6,8 (kategori nyeri sedang–berat), menurun menjadi 3,2 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, penurunan nyeri hanya dari 6,9 menjadi 5,4. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Tele-nursing efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pasien pasca operasi bedah abdomen dibandingkan dengan perawatan konvensional.