cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Manajemen Jalan Napas Pada Pasien Pneumonia dengan Pola Napas Tidak Efektif di Ruangan Melati Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma Sari, Ovita Permata; Annisa , Rahma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7236

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi akut pada parenkim paru yang menyebabkan gangguan pertukaran gas dan sering menimbulkan masalah keperawatan berupa pola napas tidak efektif. Intervensi nonfarmakologis berbasis keperawatan, seperti posisi semi-Fowler, teknik pursed lip breathing, dan teknik batuk efektif, berpotensi memperbaiki ventilasi dan oksigenasi pasien, namun implementasinya di ruang rawat masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan manajemen jalan napas pada pasien pneumonia dengan pola napas tidak efektif di Ruang Melati RSUD Tais Kabupaten Seluma. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif terhadap dua pasien pneumonia dengan diagnosis keperawatan pola napas tidak efektif. Intervensi yang diberikan meliputi posisi semi-Fowler, teknik pursed lip breathing, dan teknik batuk efektif selama 3×24 jam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis, serta dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan tanda-tanda respirasi. Setelah tiga hari intervensi, kedua pasien menunjukkan perbaikan status respirasi yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas hingga mencapai rentang normal, berkurangnya penggunaan otot bantu pernapasan, menghilangnya napas cuping hidung dan pemanjangan fase ekspirasi, berkurangnya bunyi napas tambahan ronkhi, serta peningkatan kenyamanan pasien dalam bernapas. Teknik pursed lip breathing menunjukkan penurunan frekuensi napas yang paling konsisten dibandingkan intervensi lainnya. Manajemen jalan napas melalui posisi semi-Fowler, teknik pursed lip breathing, dan teknik batuk efektif efektif dalam memperbaiki pola napas pada pasien pneumonia. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari praktik keperawatan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas asuhan dan hasil klinis pasien pneumonia.
Scoping Review: Prevalensi, Faktor Risiko, dan Intervensi Pencegahan Stunting di Indonesia Haryanto, Haryanto; Barus, Lindawati Br; Bhakti, Wida Kuswida; Puspita, Dinarwulan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7237

Abstract

Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti literatur mengenai stunting di Indonesia dalam konteks kesehatan, mencakup prevalensi, faktor penyebab, dan intervensi pencegahan. berdasarkan pencarian sistematis pada database seperti PubMed, Google Scholar, dan sumber terkait, ditemukan bahwa prevalensi stunting di Indonesia menurun dari kurang lebih 30,8% pada 2018 menjadi 19,8% di 2024, meskipun masih di atas target WHO. Faktor primer meliputi status ekonomi rendah, akses air bersih yang buruk, sanitasi tidak memadai, dan kurangnya imunisasi. hegemoni yg efektif termasuk kenaikan pangkat menyusui tertentu, suplementasi nutrisi, dan penggunaan aplikasi mobile. Review ini menekankan perlunya pendekatan holistik buat mengurangi stunting, dengan penekanan di faktor sosial dan lingkungan. sebanyak 18 artikel utama diekstrak asal periode 2010-2025.
Peran Kearifan Lokal dalam Praktik Pencegahan Penyakit Menular di Komunitas Adat Achmad Hilal; Sapnita; Lili Amaliah; Baso Witman Adiaksa; Yermi; Yanti mustarin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7238

Abstract

Kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan praktik sosial yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu komunitas adat. Dalam konteks kesehatan masyarakat, kearifan lokal berperan penting sebagai bentuk adaptasi sosial terhadap lingkungan dan upaya mempertahankan keseimbangan hidup, termasuk dalam pencegahan penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran kearifan lokal dalam praktik pencegahan penyakit menular di komunitas adat, serta mengevaluasi potensinya untuk diintegrasikan dengan strategi kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, serta dokumentasi kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berperan dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat melalui ritual adat, pantangan sosial, serta penggunaan tanaman obat tradisional. Selain itu, struktur kepemimpinan adat berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang menjaga konsistensi penerapan nilai-nilai kesehatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan program kesehatan berbasis masyarakat dapat meningkatkan efektivitas pencegahan penyakit menular, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan medis formal. Oleh karena itu, pengakuan dan pemberdayaan sistem pengetahuan lokal menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Pengaruh Reels Dan Postingan Instagram Terhadap Minat Kunjung Di Hwaga.Id Tiban Lama Masril, Febriani; Silitonga, Frangky; Mulyadi, Tirta; Puspita, Rosie Oktavia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7240

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, telah mendorong pelaku usaha kuliner memanfaatkan konten visual sebagai strategi pemasaran digital untuk meningkatkan minat kunjung konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Reels Instagram dan Postingan Instagram terhadap Minat Kunjung konsumen di Hwaga.id Tiban Lama, Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 381 responden dari pengunjung yang pernah melihat konten Instagram Hwaga.id dan melakukan kunjungan, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5 persen. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item pernyataan memiliki nilai signifikansi < 0,05 dan dinyatakan valid, sedangkan uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,750 yang menandakan instrumen reliabel. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa Reels Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Kunjung dengan koefisien regresi sebesar 0,296 (sig. 0,000), dan Postingan Instagram juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,509 (sig. 0,000). Hasil uji simultan memperoleh nilai F hitung sebesar 222,467 dengan signifikansi 0,000, yang menegaskan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Minat Kunjung. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,518 menunjukkan bahwa 51,8 persen variasi Minat Kunjung dapat dijelaskan oleh Reels dan Postingan Instagram, sedangkan 48,2 persen dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Reels dan Postingan Instagram merupakan media promosi digital yang efektif dalam meningkatkan Minat Kunjung konsumen ke Hwaga.id Tiban Lama, dengan Postingan Instagram memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan Reels. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi empiris bagi pelaku usaha kuliner dalam merancang strategi pemasaran digital berbasis konten visual yang lebih optimal.
Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Endemis Eyastuti Azis; Masrikat Maya Diana Claartje; Syafruddin; Yermi; Khalikul Fadli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7241

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis. Faktor lingkungan, seperti genangan air dan kondisi sanitasi, serta perilaku masyarakat, seperti penggunaan kelambu dan pengelolaan sampah, diduga memengaruhi kejadian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan perilaku terhadap kasus DBD di daerah endemis. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 150 rumah tangga di wilayah endemis DBD, yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner perilaku masyarakat, pengamatan kondisi lingkungan, dan catatan kasus DBD dari puskesmas setempat. Analisis data menggunakan regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan dengan genangan air permanen (OR=3,45; 95% CI: 1,72–6,92) dan perilaku tidak rutin membersihkan lingkungan (OR=2,78; 95% CI: 1,34–5,78) secara signifikan meningkatkan risiko kasus DBD. Faktor lain seperti penggunaan kelambu dan penutup bak air juga berpengaruh, namun tidak signifikan secara statistik. Faktor lingkungan dan perilaku masyarakat berperan penting dalam kejadian DBD. Intervensi promotif dan preventif yang menyasar perubahan perilaku serta perbaikan lingkungan dapat menurunkan risiko penyakit.
Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Pencarian Informasi Kesehatan pada Generasi Z Nursinah; Henry A. Ruagadi; I Ketut Swastika; Rezqiqah Aulia Rahmat; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap pola pencarian informasi kesehatan pada Generasi Z. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial, terjadi pergeseran perilaku dalam memperoleh informasi, termasuk mengenai kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 200 responden Generasi Z (usia 18–25 tahun) di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pola pencarian informasi kesehatan. Platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube menjadi sumber utama bagi Generasi Z untuk memperoleh pengetahuan seputar gaya hidup sehat, nutrisi, dan kesehatan mental. Namun, tingkat kepercayaan terhadap informasi tersebut masih bergantung pada kredibilitas sumber dan tingkat literasi digital pengguna. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi kesehatan digital agar Generasi Z mampu menyaring informasi yang valid di tengah banjir konten kesehatan di media sosial.
Efektivitas Tele-Nursing dalam Manajemen Nyeri Pasien Pasca Operasi Bedah Abdomen Serly Sani Mahoklory; Ulul Asmy; Lili amaliah; Viyan Septiyana Achmad; Noyumala
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7243

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah utama yang dialami pasien pasca operasi bedah abdomen. Manajemen nyeri yang tidak optimal dapat berdampak pada proses penyembuhan dan kualitas hidup pasien. Perkembangan teknologi kesehatan memberikan peluang penerapan tele-nursing sebagai alternatif intervensi keperawatan dalam memantau, mengedukasi, dan mendukung pasien dari jarak jauh. Mengetahui efektivitas tele-nursing dalam manajemen nyeri pada pasien pasca operasi bedah abdomen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 40 pasien pasca operasi bedah abdomen yang dibagi menjadi kelompok intervensi (tele-nursing) dan kontrol (perawatan konvensional). Instrumen pengukuran menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji t-test berpasangan dan independent t-test. Rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi sebelum tele-nursing adalah 6,8 (kategori nyeri sedang–berat), menurun menjadi 3,2 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, penurunan nyeri hanya dari 6,9 menjadi 5,4. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Tele-nursing efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pasien pasca operasi bedah abdomen dibandingkan dengan perawatan konvensional.
Efektivitas Mobile Health (mHealth) dalam Mendukung Continuity of Care Kebidanan pada Ibu Hamil Trimester III Adisty Dwi Treasa; Sitti Nur Intang; Aisyah Vitariani; Fanny Astuti; Ni Luh Gede Sri Wahyudianti; A. Eka Ridha Suhartini Yusuf
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7244

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan telah membuka peluang baru dalam meningkatkan pelayanan kebidanan, salah satunya melalui mobile health (mHealth). Penggunaan aplikasi berbasis ponsel dapat memperkuat kesinambungan asuhan kebidanan (continuity of care) dengan memberikan pemantauan dan edukasi yang berkelanjutan kepada ibu hamil. Pada trimester III, kebutuhan akan pemantauan yang intensif menjadi penting untuk mendeteksi dini komplikasi dan meningkatkan kesiapan persalinan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mHealth dalam mendukung continuity of care kebidanan pada ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas X Kabupaten Y. Sebanyak 60 responden ibu hamil trimester III dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (menggunakan aplikasi mHealth selama 4 minggu) dan kelompok kontrol (pelayanan konvensional). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, kepatuhan ANC, dan kepuasan ibu, kemudian dianalisis dengan paired t-test dan independent t-test pada taraf signifikansi 0,05. Terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan ibu hamil (p < 0,001), kepatuhan antenatal care (p = 0,02), serta kepuasan terhadap pelayanan kebidanan (p = 0,03) pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Penggunaan aplikasi mHealth efektif dalam meningkatkan continuity of care kebidanan pada ibu hamil trimester III melalui peningkatan pengetahuan, kepatuhan pemeriksaan kehamilan, dan kepuasan terhadap pelayanan. Implementasi mHealth perlu dikembangkan lebih luas di pelayanan kebidanan sebagai inovasi pendukung digitalisasi kesehatan ibu dan anak.
Analisis Rekomendasi Promosi Instagram Ads Pada Umkm Fashion Berdasarkan Tanggapan Konsumen dan Penilaian Expert (Studi pada UMKM Brader Mkr dan Nais) Fagar Fertiwi Fardah Tunisa Ahmad; Widi Samsudin; Efrina Masdaini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7245

Abstract

Pola promosi UMKM pada masa kini lebih berfokus pada pemanfaatan media sosial atau internet. Seiring berkembangnya teknologi, Instagram dikenal sebagai salah satu media sosial terpopuler yang digunakan oleh kalangan UMKM, terutama dari sektor fashion. Dari segi brand image dan kekinian, instagram menjadi wadah yang sangat potensial untuk mengembangkan pemasaran UMKM. Karena tergolong baru dibanding media lain pada umumnya, instagram dilengkapi dengan berbagai fitur promosi berbayar (dikenal sebagai iklan) seperti instagram ads. Di antara banyak fitur lain, promosi dengan instagram ads cukup umum karena dinilai lebih optimal. Namun, tidak semua UMKM menerapkan fitur ini secara maksimal dikarenakan beberapa faktor seperti ketepatan target market, konten yang sesuai, dan pesan yang disampaikan sesuai dengan karakteristik konsumen. Karenanya, penelitian ini bertujuan menyusun rekomendasi promosi instagram ads berdasarkan respon konsumen pada UMKM fashion, yaitu Brader Mkr dan Nais, serta penilaian ahli dalam totalaby length. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan prosedur depth interview pada pemilik UMKM, konsumen, dan expert iklan instagram Ads. Simpan data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil simpulan menunjukkan bahwa strategi promosi instagram ads paling efektif dilihat dari penggunaan video informatif, penjelasan deskripsi produk yang rinci dan konsisten, serta promosi diskon dengan addicted yang singkat. Strategi tersebut mempengaruhi purchase intention, image positif, dan word of mouth konsumen. Expert menilai optimalitas media ditentukan target audience, kejelasan pesan, serta kesesuaian konten iklan dengan karakter produk. Diharapkan praktisi dapat memahami upaya ini dan dapat menjadi motivasi bagi peneliti-praktisi selanjutnya.
Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Era Digital: Validitas dan Praktikalitas YouTube sebagai Media Pembelajaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi Sabila, Aura Sufi; Hamzah, Afif; Verbrianto, Rian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7246

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran, termasuk pemanfaatan platform digital sebagai media pembelajaran. YouTube, sebagai platform berbagi video yang populer, memiliki potensi besar untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik, fleksibel, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji validitas dan praktikalitas YouTube sebagai media pembelajaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods) dengan desain deskriptif-analitis. Subjek penelitian meliputi 45 guru dan 200 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen RPP. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube memiliki tingkat validitas yang tinggi dari aspek isi, konstruk, dan tampilan, serta praktikalitas yang baik dalam implementasi pembelajaran. Penggunaan YouTube terbukti meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, kemandirian belajar siswa, serta variasi metode mengajar guru, khususnya pada mata pelajaran IPA. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kompetensi literasi digital, dan manajemen konten. Secara keseluruhan, YouTube dinilai layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran dengan dukungan perencanaan pedagogis, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan pendidikan yang berkelanjutan