cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,487 Documents
Shopee Paylater dalam Sorotan Hukum Ekonomi Islam: Analisis Kritis Berbasis Maslahah, Akad dan Impikasi Syariah Muhammad Imamul Muttaqin Arisandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.515

Abstract

Fenomena penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) seperti Shopee PayLater (SPayLater) semakin marak di tengah masyarakat, namun menimbulkan persoalan dalam konteks hukum ekonomi Islam, khususnya terkait kejelasan akad, potensi riba, dan implikasi perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis SPayLater dalam perspektif hukum ekonomi Islam dengan menelaah aspek maslahah, kepatuhan syariah, dan implikasinya secara teoritis dan empiris. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang didukung oleh temuan-temuan dari penelitian terdahulu serta opini kritis penulis. Hasil kajian menunjukkan bahwa SPayLater memberikan manfaat dari sisi inklusi keuangan dan kemudahan transaksi, namun mengandung risiko syariah seperti riba nasi’ah, gharar, dan bay’ al-‘inah karena ketidakjelasan akad dan denda keterlambatan. Kesimpulan dari kajian ini menyatakan bahwa SPayLater belum sepenuhnya memenuhi prinsip maqasid al-shari’ah dan memerlukan reformulasi skema akad agar sesuai dengan hukum ekonomi Islam. Oleh karena itu, disarankan adanya fatwa khusus dari otoritas syariah, edukasi literasi keuangan syariah bagi masyarakat, serta inovasi model pembiayaan digital yang berbasis akad-akad syariah secara eksplisit.
Peran Pelayanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) pada Perempuan di Provinsi Sumatera Selatan Eni Murdiati; Hartika Utami Fitri; Miko Elzar Pratama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh UPTD PPA guna meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan kasus KDRT pada perempuan di Provinsi Sumatera Selatan dan Untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi UPTD PPA dalam memberikan pelayanan kepada korban KDRT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwasanya KDRT memiliki berbagai bentuk (fisik, psikologis, penelantaran) dengan dampak signifikan pada korban. UPTD PPA berperan penting dalam penanganan KDRT melalui layanan komprehensif, termasuk penerimaan laporan, penjangkauan, pengelolaan kasus, mediasi, pendampingan hukum dan psikologis, serta penyediaan rumah perlindungan. Selain itu, UPTD PPA juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan kekerasan. Kendala utama meliputi kesulitan dalam pembuktian dan dokumentasi, kompleksitas dampak psikologis dan trauma korban, keterbatasan sumber daya dan koordinasi, serta kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat. Keterbatasan sumber daya dan koordinasi menghambat penyediaan layanan komprehensif, terutama bagi korban penelantaran fisik. Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat menyebabkan korban enggan melapor karena stigma sosial.
Implementasi Program Dinas Sosial dalam Penanganan Penyandang Masalah Kesejateraan Sosial Eni Murdiati; M. Perdiansah; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.518

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi program Dinas Sosial dalam menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Palembang. PMKS merupakan kelompok masyarakat yang menghadapi hambatan sosial dan ekonomi, seperti pengemis, gelandangan, serta anak jalanan, yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Dinas Sosial Kota Palembang memiliki peran penting dalam menangani permasalahan ini melalui berbagai program rehabilitasi, pemberdayaan sosial, serta perlindungan sosial.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai efektivitas program yang dijalankan oleh Dinas Sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan narasumber yang berasal dari pegawai Dinas Sosial serta pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penanganan PMKS di Kota Palembang telah memberikan dampak positif, terutama dalam hal penjangkauan dan pembinaan sosial bagi kelompok rentan. Namun, terdapat beberapa kendala dalam implementasi program ini, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya koordinasi antar instansi, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penanganan PMKS. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih optimal, termasuk peningkatan sinergi antar lembaga dan sosialisasi kepada masyarakat guna mendukung efektivitas program yang telah berjalan.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Intrinsik dengan Menggunakan Layanan Bimbingan Klasikal Teknik Talking The Talk Pada Kelas X E4 SMAN 2 Kudus Semester Gasal Tahun Ajaran 2024/2025 Eko Keswanto; Agung Slamet Kusmanto; Rina Aristiani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.519

Abstract

Tingkat motivasi belajar intrinsik anak dalam proses bimbingan klasikal dengan metode talking the talk dapat meningkat. Kesimpulan tersebut dapat dibuktikan dengan membandingkan data akhir siklus. Dari hasil skala motivasi belajar intrinsik pada akhir siklus. Dari data hasil skala motivasi belajar intrinsik pada akhir siklus diperoleh kenaikan nilai yang signifikan dengan memiliki rata-rata pra siklus (68%), siklus 1 (76%), dan siklus 2 (87%). Adanya peningkatan capaian skor motivasi belajar intrinsik antar siklus melalui layanan bimbingan klasikal dengan metode talking the talk. Dari hasil akhir pada siklus II diperoleh adanya peningkatan motivasi belajar intrinsik yang signifikan, peserta didik yang memiliki skor motivasi belajar intrinsik tinggi dengan presentase 54,5%, sedangkan peserta didik yang memiliki motivasi belajar intrinsik sedang dengan persentase 45,5%, dan peserta didik yang memiliki motivasi belajar rendah dengan persentase 0%.
Motif dan Perilaku Penonton pada Tayangan Ruang Guru Clash of Champions dan Academy of Champions Ulfa Erfendy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.520

Abstract

Ruang Guru sebagai salah satu bimbingan belajar terbesar di Indonesia, menyediakan platform dengan berbagai layanan pembelajaran termasuk salah satunya melalui Youtube. Pada Juni tahun 2024 Ruang Guru menayangkan game show melalui aplikasi Ruang Guru dan juga Youtube, yaitu Class of Champions (COC). Setelah sukses dengan COC, Ruang Guru kembali menayangkan versi lainnya yaitu Academy of Champions (AOC) di bulan Desember. Kedua game show ini berhasil menarik perhatian masyarakat. Tujuan penonton dalam menonton program ini dapat dianalisis dengan dengan menggunakan teori use and gratification, sekaligus dapat dikaji bagaimana perilaku dan motif penonton COC dan AOC. Sehingga dapat terurai perilaku beberapa penonton dan kebutuhan-kebutuhan apa yang diharapkan penonton dapat terpenuhi setelah menonton program Clash of Champions dan Academy of Champions ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek pada penelitian ini adalah perilaku penonton pada tayangan ruang guru Clash of Champions dan Academy of Champions. Subjek penelitian merupakan informan yang menjadi sumber penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive. Berdasarkan kriteria ini, penulis memilih 7 orang informan. Semua informan akun dilakukan proses pengumpulan data melalui beberapa teknik yaitu melalui teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penonton tayangan ini memiliki motif hiburan sebagai motif yang paling menonjol. Sedangkan motif terendah adalah integrasi dan interaksi sosial. Sedangkan perilaku penonton pada tayangan ini meliputi selectivity, intentionally, utilitarianism, involvement dan impreviousto influence. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa remaja dapat memilih tayangan yang bermaanfaat untuk mereka sekaligus dapat memenuhi kebutuhan mereka dalam menonton tayangan media.
Evaluasi Model CIPP pada Program Global Skill Training (GST) Melalui Pelatihan Fotografi di LPK Sonic Traning Center Kota Bengkulu Febi Febrianti; Dwi Ismawati; Wiwin Yunita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program Global Skill Training (GST) pada pelatihan fotografi menggunakan evalusi model CIPP pada LPK Sonic Training Center kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan metode evaluasi. Teknik penggumpulan data digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk validitas data penelitian dilakukan dengan cara triangulasi: triangulasi subjek, teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ditemukan: (1) Evaluasi konteks menunjukkan bahwa program GST merupakan respons terhadap kebutuhan keterampilan generasi muda usia produktif, khususnya siswa SMA/SMK dan mahasiswa tingkat akhir yang belum bekerja, untuk meningkatkan kemampuan hard skil dan soft skill yang relevan dengan perkembangan dunia fotografi. (2) Evaluasi input mengindikasikan bahwa program ini didukung oleh sistem yang terstruktur, melibatkan 16 peserta (13 laki-laki dan 3 perempuan), serta instruktur eksternal yang berpengalaman di bidangnya. (3) Evaluasi proses menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara sistematis dengan metode pembelajaran partisipatif, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta diakhiri dengan uji kompetensi oleh asesor dari LSP-BNSP. (4) Evaluasi produk memperlihatkan pengembangan keterampilan peserta dalam aspek teknis fotografi, penguatan sikap dan relasi kerja, serta perolehan sertifikat BNSP yang mendukung peluang kerja maupun usaha mandiri.
Pembelajaran Berbasis VBL (Vido Base Learning) Berbantuan Wordwall Untuk Mengingkatkan Hasil Belajar Siswa Materi IPA Gina Amelia; Wahyu Lestari; Deni Setiawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis Video Based Learning (VBL) yang dipadukan dengan aplikasi interaktif Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa Sekolah Dasar (SD) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Media video memberikan visualisasi nyata terhadap konsep-konsep IPA, sedangkan Wordwall menawarkan aktivitas kuis dan permainan edukatif untuk memperkuat pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan VBL dan Wordwall, serta kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi (85%) dibandingkan kelompok kontrol (72%). Selain itu, tingkat keterlibatan siswa dalam kelompok eksperimen juga lebih tinggi, ditunjukkan oleh peningkatan partisipasi dalam diskusi dan fokus terhadap materi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi VBL dan Wordwall dapat menjadi alternatif inovatif yang efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran IPA di tingkat Sekolah Dasar.
Pengelolaan Akun Media Sosial Instagram @arahenvironmental Sebagai Sarana Komunikasi Digital PT Arah Environmental Indonesia Farrel Wiratama Raisyah Nurman; Yusalina Yusalina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.523

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran media sosial, khususnya Instagram, dalam memperluas jangkauan edukasi, membangun citra positif, dan meningkatkan keterlibatan publik terhadap isu lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pengelolaan akun Instagram PT Arah Environmental Indonesia dengan menggunakan pendekatan The Circular Model of SoMe for Social Communication dari Luttrell, yang meliputi tahapan share, optimize, manage, dan engage. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan akun Instagram @arahenvironmental telah berjalan efektif pada setiap tahapan model. Pada tahap share, konten edukasi dan program perusahaan dibagikan secara konsisten sesuai karakteristik audiens. Tahap optimize dilakukan dengan pemanfaatan data analitik dan feedback audiens untuk menyesuaikan strategi konten, menghasilkan peningkatan reach, impression, dan engagement rate. Tahap manage dijalankan secara terstruktur melalui pembagian tugas, quality control, serta respons cepat terhadap interaksi audiens. Pada tahap engage, perusahaan mampu membangun hubungan dua arah yang erat, meningkatkan loyalitas, dan memperkuat komunitas audiens.. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan media sosial berbasis model circular sebagai strategi komunikasi digital yang adaptif dan berdampak, serta dapat menjadi acuan bagi perusahaan dan peneliti lain dalam menghadapi tantangan komunikasi lingkungan di era digital.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Dalam Meningkatkan Kemampuan Passing Bawah Bola Voli Pada Sekolah Menengah Atas: Indonesia syahrul zaum; Muhammad Faisal Lutfi Amri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap peningkatan kemampuan passing dalam permainan Bola Voli pada siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain true experiment. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Takalar yang terdiri dari dua kelas dan dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan passing Bola Voli sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT secara signifikan meningkatkan kemampuan passing siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan kooperatif melalui permainan dalam model TGT efektif digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah Menengah Atas.
The Influence of Core Self-Evaluation and Cyberloafing Behavior on Innovative Work Behavior Among Employees in the Creative Industry in Indonesia Adinda Nabela Putri; Habibullah Jimad; Nova Mardiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.526

Abstract

The creative industry in Indonesia has a significant contribution to the country's economy, so innovative work behavior is needed to be able to maintain and build the creative industry in order to adapt to changes or developments in its competitors. Many factors influence innovative work behavior, including core self-evaluation and cyberloafing behavior. This study aims to examine the effect of core self-evaluation and cyberloafing behavior on innovative work behavior. Data were collected using a questionnaire and obtained 165 employees of publishing companies and animation studios in Indonesia as respondents. The data that has been collected will be analyzed using multiple linear regression analysis tools with the help of the SPSS 30 application. The results of this study support the proposed hypothesis, namely that core self-evaluation and cyberloafing behavior have a positive and significant effect on innovative work behavior. The researcher's suggestion is that companies are expected to try to reduce employee stress levels and increase employee motivation. In addition, companies are required to manage the use of instant messaging applications properly so as not to interfere with productivity and employees are expected to increase self-control so that cyberloafing is still within reasonable limits and does not harm the company. Finally, provide support and training and innovation development or conduct brainstorming sessions to encourage employees to create and implement new innovations.