cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Optimalisasi Peran Manajemen Pendidik dalam Meningkatkan Inovasi Pembelajaran Siti Aimah; Ahmad Dzofron; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.947

Abstract

Manajemen pendidik memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran manajemen pendidik dalam meningkatkan inovasi pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus di Sekolah Menengah Terpadu Darussalam Tulungagung yang mempunyai keunikan dalam penglolaan inovasi pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi guna memperoleh informasi yang komprehensif terkait strategi manajemen pendidik dalam mengelola lingkungan belajar. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran manajemen pendidik masih didominasi oleh tugas administratif yang mengurangi waktu dan energi untuk mendorong inovasi pembelajaran. Selain itu, ketergantungan inovasi pada arahan kepala sekolah dan keterbatasan pelatihan inovatif bagi guru menjadi hambatan signifikan. Namun, melalui penerapan strategi partisipatif dan peningkatan kolaborasi antar guru, manajemen pendidik mampu menciptakan iklim kerja yang lebih kondusif bagi lahirnya inovasi pembelajaran. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan model pengelolaan manajemen pendidikan yang adaptif dan partisipatif, sekaligus menjadi referensi praktis bagi sekolah menengah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran secara berkelanjutan. Kata kunci: Peran, Manajemen Pendidik, Inovasi Pembelajaran
The Effect Of Alternative Relaxation Aromatherapy On Labour Pain Hetty A Panggabean; Juana Linda Simbolon; Emilia Silvana Sitompul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.949

Abstract

Childbirth is a natural process and every mother has the right to receive safe and satisfactory services. Pain, anxiety and fatigue accumulate during labor, causing increased release of catecholamine and steroid hormones that result in decreased uterine contractions, reduced blood flow and oxygen to the uterus, resulting in uterine ischemia which results in increased pain impulses. Midwives need to develop strategies in this regard. Lemon aromatherapy contains limonene compounds that can inhibit the prostaglandin system. The scent of lemon can stimulate endorphins that function as pain relievers and make mothers happy. This study aimed to examine the impact was to analyze the effect of aromatherapy on labor pain with experimental pre and post test and control group design research types. The number of samples in this study was 34 mothers in labor consisting of 17 intervention groups and 17 control groups. This study used the Mann-Whitney test to analyze with a 95% confidence level. The results of this study showed a significant difference in pain levels in mothers who received aromatherapy and did not receive aromatherapy: p value 0.006 <0.05. Conclusion: There is an effect of aromatherapy on the level of pain in the first stage of labor in the active phase. Suggestion: Providing lemon aromatherapy to mothers in labor can be an option to reduce pain levels. This can also develop non-pharmacological therapeutic midwifery care.
Revitalisasi Pendidikan Karakter di Pedesaan Melalui Pembelajaran Islam Luar Sekolah Ainur Rofiq; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes; Denny Bhekti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.950

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam kehidupan, karena berfungsi sebagai dasar dalam membentuk karakter anak yang baik sejak usia dini.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pendidikan Islam luar sekolah berkontribusi dalam pembentukan karakter anak di lingkungan pedesaan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk meneliti peran pendidikan Islam nonformal, seperti TPQ, dan madrasah diniyyah dalam membentuk perilaku positif di pedesaan. Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan model interaktif Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data melibatkan partisipasi pengelola pendidikan Islam luar sekolah, orang tua, serta anak-anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam luar sekolah di pedesaan berperan signifikan dalam pembentukan karakter anak, terutama dalam aspek moral, sosial, dan agama, meskipun ada tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan pengaruh lingkungan yang memengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan Islam luar sekolah di pedesaan sebagai salah satu strategi dalam membentuk karakter anak.
Menakar Mutu dan Kesetaraan dalam Urgensi Standarisasi Penilaian Hasil Belajar M. Imam Khaudli; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.951

Abstract

  Dalam konteks upaya peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan, penilaian hasil belajar yang terstandar menjadi komponen krusial yang perlu mendapat perhatian khusus. Ketidakterpaduan sistem penilaian antar sekolah sering kali menjadi sumber ketimpangan dalam pengukuran capaian belajar siswa. Hal ini tidak hanya berdampak pada mutu pendidikan, tetapi juga mencerminkan ketidaksetaraan akses terhadap standar evaluasi yang adil dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi dan peran standarisasi penilaian hasil belajar dalam memastikan keadilan dan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Sekolah Menengah Terpadu Darussalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, observasi proses penilaian, serta analisis dokumen kebijakan dan hasil penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakterpaduan sistem penilaian antarsekolah menyebabkan perbedaan signifikan dalam pengukuran capaian belajar siswa yang berimplikasi pada ketimpangan mutu pendidikan. Standarisasi penilaian diidentifikasi sebagai solusi strategis yang dapat menyelaraskan kriteria evaluasi, meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung kebijakan pendidikan yang berkeadilan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan rekomendasi berbasis data untuk pengembangan kebijakan penilaian nasional yang lebih terintegrasi dan efektif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam meningkatkan sistem evaluasi pembelajaran sehingga tercipta standar penilaian yang adil, valid, dan berkelanjutan di Indonesia.
Peran Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Dicky Hikam Azzuhdi; Putri Nur Shovia; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.952

Abstract

Motivasi merupakan faktor penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam upaya peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan pengaruh motivasi terhadap peningkatan kinerja karyawan di lingkungan organisasi. Motivasi yang diberikan secara tepat dan berkesinambungan diyakini mampu mendorong semangat kerja, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan kepuasan kerja yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik berperan sebagai pendorong utama yang memengaruhi perilaku dan etos kerja karyawan. Hasil studi menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat motivasi yang diberikan, maka semakin signifikan peningkatan kinerja yang dicapai oleh karyawan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi manajerial dalam membangun sistem motivasi yang efektif guna mendukung pencapaian tujuan organisasi secara optimal.
Bentuk Harga Diri pada Remaja Pasca Kematian Ayah Wan Mariah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.953

Abstract

Remaja merupakan masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai usia 12 tahun dan berakhir pada usia 20 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran harga diri pada remaja pasca kematian ayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini merupakan dua remaja yang berstatus mahasiswa yang berdomisili di Kota Pekanbaru yang digunakan berdasarkan prosedur purposive sampling. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjsukkan bahwa kedua informan memiliki harga diri yang positif maupun negative berdasarkan aspek-aspek harga diri. Adapun aspek harga diri dari kedua informan dapat dilihat dari aspek keberartian yang mana informan menjadi pribadi pesimis. Pada aspek kebajikan informan menjadi pribadi yang sulit mengekspresikan perasaan nya kepada orang lain, dan informan menjadi sulit mengendalikan diri. Pada aspek kekuasan informan merupakan pribadi yang pandai dalam bergaul. Pada aspek keberartian kedua informan memiliki penilaian bahwa ketika menghadapi masalah diselesaikan dengan cara menyendiri, dan informan mencari ketenangan dengan mengkonsumsi obat terlarang. Pada aspek kemampuan informan ada yang merasa bahwa kesuksesan merupakan target utama dalam kehidupannya, dan informan kedua merasa bahwa sulit untuk menentukan masa depannya sendiri karena tidak diberikan kebebasan
Analisis Sumber Daya Kesehatan di Puskesmas Wapoga Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah Elisabeth Cecilia Dimara; Novita Medyati; Septevanus Rantetoding; Semurl Piter Irab; Hasmi; Rosmin M. Tingginehe
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.954

Abstract

Sumber daya kesehatan merupakan komponen utama dalam sistem kesehatan yang berperan penting dalam menentukan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Ketersediaan sumber daya kesehatan yang optimal sangat diperlukan untuk menjamin pelayanan kesehatan yang efektif, merata, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan sumber daya kesehatan di Puskesmas Wapoga, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2025. Informan dalam penelitian ini berjumlah 21 orang, yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan, pengelola data pelayanan kesehatan, pengelola data ketenagaan, Kepala UPTD Farmasi Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas Wapoga, staf Puskesmas Wapoga, pasien, dan tokoh masyarakat setempat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan guna memastikan validitas dan reliabilitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kekurangan signifikan pada tujuh aspek utama sumber daya kesehatan, yaitu: fasilitas pelayanan yang belum memenuhi standar dan alat transportasi yang rusak; tenaga kesehatan yang belum mencukupi sesuai standar Permenkes; ketersediaan obat dan peralatan medis yang terbatas; sistem informasi kesehatan yang belum optimal dengan pelaporan yang tidak rutin; teknologi kesehatan yang minim dan kurangnya pelatihan; pendanaan yang tidak lancar terutama dana kapitasi dan transportasi obat; serta dampak keterbatasan sumber daya tersebut pada menurunnya kualitas dan cakupan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Kondisi ini menuntut perencanaan strategis dan kebijakan efektif untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Analisis Pendekatan Rasional Emotif Behavior Therapy (REBT) Untuk Mengatasi Anxiety Siswa Moh. Kamil Fikri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.955

Abstract

  Pendidikan  tidak  hanya  berfokus  pada  pengembangan  aspek  kognitif  siswa, tetapi   juga   pada   pengelolaan   emosional, masalah gangguan Anxiety menjadi salah satu isu Kesehatan mental yang paling prevelen di seluruh dunia. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2024, hampir 275 juta individu mengalami gangguan kecemasan, Tujuan dari Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam mengatasi anxiety (kecemasan) siswa adalah untuk membantu siswa mengidentifikasi, menantang, dan mengubah pola pikir irasional yang menyebabkan atau memperburuk kecemasan mereka. Metode  penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kualitatif  dengan  metode studi literatur untuk menganalisis penerapan Rasional Emotif Behavior Therapy (REBT) dalam meningkatkan kestabilan anxiety siswa di lingkungan Pendidikan Berdasarkan hasil kajian literatur yang telah dijelaskan jika penerapan layanan konseling melalui teknik behavior efektif dalam mengatasi anxiety terhadap siswa.
Penerapan Konseling Kelompok dengan Metode Mauizatul Hasanah dalam Meningkatkan Perilaku Sopan Santun Pada Anak di TPA Al-Hidayah Duwik Lestari; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.956

Abstract

Penelitian ini berjudul “penerapan konseling kelompok dengan metode mauizatul hasanah dalam meningkatkan perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah”. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu, pertama, untuk mengetahui gambaran perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah sebelum diberikan konseling kelompok melalui metode mauizatul hasanah, Kedua, untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan metode mauizatul hasanah dalam meningkatkan perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah, Ketiga, untuk mengetahui perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah sesudah diberikan konseling kelompok melalui metode mauizatul hasanah, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan penelitian field research atau penelitian dilapangan secara langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil yang didapat menunjukkan bahwa sebelum melakukan konseling anak-anak masih belum mampu untuk berperilaku sopan kepada orang tidak sering mengucapkan salam, dan juga tidak membiasakan mengucapkan kata-kata yang baik atau tolong, maaf dan terima kasih, namun setelah dilaksanakannya konseling kelompok menggunakan metode mauizatul hasanah anak-anak memulai untuk paham cara berperilaku sopan kepada orang dari cara berbicara seperti terbiasa mengucapkan salam ketika hendak masuk rumah atau bertemu dan menggunakan kata-kata yang sopan dan baik. Penerapan konseling kelompok ini dilakukan sebanyak empat kali pertemuan dengan subjek yang dipilih tujuh orang anak-anak dengan menggunakan empat tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan dan tahap pengakhiran. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan metode mauizatul hasanah ini mampu anak-anak untuk aktif dalam kegiatan konseling kelompok selama kegiatan berlangsung.
Keefektifan Konseling Kelompok Dengan Teknik Guided Imagery Untuk Mengurangi Future Anxiety Pada Mahasiswa Sevila Askarellinse; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.957

Abstract

Future anxiety yang tidak dikelola dengan baik dapat berkembang menjadi gangguan yang menghambat aktivitas sehari-hari. Berdasarkan observasi awal, beberapa mahasiswa di Program Studi Sejarah Peradaban Islam menunjukkan bahwa terdapat sejumlah mahasiswa mengalami future anxiety. Hal ini terlihat dari beberapa tanda, seperti sering merasa cemas atau takut bahwa masa depan mereka tidak akan sesuai dengan harapan. Kecemasan ini muncul karena berbagai faktor, seperti ketidakpastian akan pekerjaan setelah lulus, hingga tekanan dari ekpetasi keluarga dan lingkungan sekitar. Sehingga perlu upaya dalam mengurangi future anxiety melalui layanan konseling kelompok dengan teknik guided imagery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui future anxiety pada mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok dengan teknik guided imagery, dan untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok dengan teknik guided imagery untuk mengurangi future anxiety. Metodologi dalam penelitian yaitu kuantitatif, jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan 7 orang mahasiswa yang mengalami fuure anxiety yang ditentukan dengan cara purposive sampling dari 67 mahasiswa. hasil penelitian menunjukkan pertama, uji TSR (tinggi, sedang, rendah) diperoleh tingkat future anxiety pada mahasiswa meningkat (tinggi, sedang, rendah) berpesentase 85,8% setelah diterapkan konseling kelompok dengan teknik guided imagery, future anxiety pada mahasiswa menurun menjadi 71,5%. Kedua, diketahui dari hasil uji wilcoxson bahwa diperoleh Aysmp.sig (2-tailed) bernilai 0.018. Nilai 0.018 <0,05, dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak, berarti memiliki sebuah perbedaan dari hasil pretest dan posttest. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa konseling kelompok dengan teknik guided imagery efektif untuk mengurangi future anxiety pada mahasiswa.