cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh Aplikasi Tiktok Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMA Zahratus Safara; Yasirina Yasirina; Anggi Fadila; Cut Hanum Salsabila; Yuliana Nelisma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1499

Abstract

Penggunaan aplikasi Tiktok dan tingkat motivasi belajar para siswa di tingkat SMA menjadi fokus dalam penelitian ini. Tiktok merupakan satu dari banyaknya contoh penggunaan media social yang sangat popular di kalangan para remaja, sehingga tidak menutup kemungkinan hal ini akan sangat berpengaruh pada aktivitas belajar siswa. Dampak dari prnggunaan Tiktok oleh para remaja pada dasarnya bisa saja berdampak positif maupun negative tergantung dari bagaimana mereka mengatur jadwal belajar dan menggunakan aplikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signikfikan antara motivasi belajar dan penggunaan aplikasi Tiktok yang membuat motivasi belajar cenderung menurun. Adanya korelasi tersebut dapat memberikan gambaran kepada kita tentang bagaimana nantinya penggunaan media social salah satunya Tiktok perlu diberikan perhatian khusus terutama dari orang tua agar dapat dikelola dengan bijak dan tidak mengganggu motivasi belajar dan lebih fokus dalam proses pembelajaran
Analisis Self Control Siswa Pelaku Bullying: Penelitian Harmalis Harmalis; Jafni Nawawi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1500

Abstract

Bullying merupakan tindakan negatif yang dilakukan oleh orang lain kepada individu secara terus menerus dan berulang-ulang dengan jangka waktu yang lama. Tindakan negatif tersebut bisa dalam bentuk bullying verbal, bullying fisik dan bullying sosial, namun sangat disayangkan dalam kehidupan dewasa ini banyaknya terjadi bullying di lingkungan sekolah, yang seharusnya sekolah itu merupakan tempat menuntut ilmu dan membentuk karakter yang baik bagi siswa. Bullying melibatkan interaksi dinamis antara pelaku dan korban. Pelaku bullying berorientasi meningkatkan kekuatan, dan korban bullying cenderung kehilangan kekuatan, salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku bullying adalah kontrol diri, dimana melalui kontrol diri individu dapat menurunkan agresi dengan mempertimbangkan aspek aturan yang berlaku, artinya melalui kontrol diri individu dapat mengatur perilakunya secara positif dan mempertimbangkan konsekuensi yang dihadapi sehingga menghindari untuk melakukan tindakan bullying terhadap orang lain. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kuantitatf dengan desain kuantitatif deskriptif. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan angket untuk memperoleh keterangan yang langsung dari responden. Tujuan penelitian untuk menganalisis self control siswa pelaku bullying (Self discipline, Deliberate/non impulsive, Healthy habits, Work ethic,dan Reliability). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Self discipline siswa pelaku bullying berada pada kategori tinggi, Deliberate/non impulsive siswa pelaku bullying berada pada kategori tinggi, Healthy habits siswa pelaku bullying berada pada kategori sedang, Work ethic siswa pelaku bullying berada pada kategori tinggi, dan Reliability siswa pelaku bullying berada pada kategori sedang.
Playful Pedagogy for German Speaking Skills: A Case Study on Game Integration in University Language Courses Nursalam Nursalam; Nurming Saleh; Agung Rinaldy Malik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1501

Abstract

Developing speaking skills remains a persistent challenge in foreign language education, often limited by students’ anxiety and low engagement. This study investigates how integrating playful pedagogy through structured game-based activities can enhance German speaking proficiency in a university context. Employing a qualitative case study approach, the research involved 20 intermediate-level German language students at a public university. Data were collected through classroom observations, student reflection journals, and structured interviews. Various games, including digital quizzes, role-playing scenarios, storytelling dice, and collaborative speaking tasks, were implemented progressively over one semester. The results show a significant increase in active participation, with speaking turns per student tripling compared to conventional sessions. Interview responses revealed high agreement that games reduced speaking anxiety (M = 4.76) and boosted confidence (M = 4.59), while observational data indicated improved utterance length and syntactic complexity. Despite these benefits, challenges such as limited time, dominant speakers in competitive settings, and occasional technical issues were noted. The study concludes that carefully designed game-based activities create a supportive, low-anxiety environment that encourages spontaneous language production and peer interaction. To maximize pedagogical impact, instructors should balance competitive and cooperative games, provide clear instructions, and allocate sufficient time for debriefing. These findings offer practical insights for enhancing communicative competence in German language courses at the university level through playful pedagogy.
Peran Kurikulum Moderasi Beragama untuk Membentuk Harmoni Peserta Didik Koko Adya Winata; Muhammad Mufid Muafii; Laesti Nurishlah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi peran kurikulum moderasi beragama untuk membentuk harmoni peserta didik. Konflik sosial berbasis agama, intoleransi dan radikalisme merupakan tantangan yang sering kali muncul akibat kurangnya pemahaman dan penghormatan terhadap perbedaan. Untuk mengantisipasi fenomena tersebut, pendidikan memegang peranan penting dalam membangun harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Peserta didik merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial. Pemahaman moderasi beragama di kalangan peserta didik menjadi fondasi dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan damai. Moderasi beragama bukanlah upaya untuk menyamakan semua agama atau mengaburkan keyakinan masing-masing, tetapi merupakan cara untuk menempatkan agama dalam konteks sosial secara bijak. Melalui kurikulum yang mengedepankan moderasi beragama, peserta didik dapat belajar untuk menghargai perbedaan agama, keyakinan, dan budaya di masyarakat yang heterogen. Peserta didik diajarkan bahwa perbedaan adalah hal yang wajar dan indah, bukan ancaman. Metode yang digunakan dalam peneltian ini deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kurikulum moderasi beragama dapat menumbuhkan harmoni peserta didik yang ditandai dengan: 1) sikap toleransi yang tinggi, 2) kolaborasi dengan yang berbeda agama, 3) peningkatan literasi keagamaan, 4), kepedulian sosial dan empati, 5) penolakan terhadap ekstrimisme dan radikalisme.
Penerapan Kepemimpinan Partisipatif Kepala Desa dalam Pengambilan Keputusan di Desa Hutadaa Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo Novita Roni Sahi; Jusrin Kadir; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kepemimpinan partisipatif oleh Kepala Desa Hutadaa dalam proses pengambilan keputusan, dengan memfokuskan pada tiga aspek utama yaitu sikap dan kesadaran, komunikasi, serta keterampilan partisipatif masyarakat. Partisipasi masyarakat desa merupakan indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun budaya musyawarah mufakat telah mengakar kuat, partisipasi warga belum sepenuhnya aktif karena masih rendahnya keterampilan memahami substansi musyawarah, kurangnya kepercayaan diri untuk menyampaikan pendapat, serta komunikasi yang belum sepenuhnya terbuka. Kepala desa telah berupaya menerapkan pola kepemimpinan yang inklusif, namun masih diperlukan penguatan melalui strategi edukatif dan peningkatan kapasitas warga. Kesimpulannya, keberhasilan kepemimpinan partisipatif sangat bergantung pada kombinasi tiga aspek: sikap kolektif, komunikasi dua arah yang efektif, serta keterampilan warga dalam mengekspresikan aspirasi dan mengambil peran dalam proses pengambilan keputusan desa.
Upaya Perbaikan Pelayanan Publik Berdasarkan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat: Sebuah Tinjauan Literatur Yoga Maulana Putra; Nora Eka Putri; Genius Umar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1505

Abstract

Pelayanan publik di Indonesia masih menghadapi berbagai problematika struktural dan kultural yang menghambat tercapainya layanan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meninergikan penyelesaian problematika pelayanan publik dengan pembuatan kebijakan yang berdasarkan data dari pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai instrumen strategis dalam merespon persoalan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori harapan dan disconfirmation sebagai dasar analisis kepuasan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa SKM memiliki potensi besar dalam menjadi alat evaluatif sekaligus dasar kebijakan perbaikan layanan publik. Namun, tantangan yang diharapi seperti pelaksanaan yang formalitas, bias data, dan minimnya partisipasi masyarakat masih menjadi hambatan nyata. Penelitian ini merekomendasikan penerapan prinsip-prinsip SKM secara ketat sesuai PermenPANRB No. 14 Tahun 2017 serta integrasi teknologi untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pelaksanaan SKM. Kesimpulannya, SKM harus diposisikan tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai pilar reformasi pelayanan publik berbasis data dan partisipasi Masyarakat.
Pemanfaatan Standing Informasi Desa (SID) dalam Digitalisasi Pelayanan Publik di Kantor Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Fitri Tanua; Ellys Rachman; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pemanfaatan standing Information Desa (SID) di Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yang mengacu pada 3 fokus antara lain Pengelolaan SID, Sarana dan Prasarana dan Sumber Daya Manusia. Berdasarkan hasil penelitian ditinjau dan dilihat dari segi aspek Pengelolaan belum berjalan secara optimal, menyebabkan pemanfaatan dalam Digitalisasi Pelayanan Publik terbatas dan belum sepenuhnya mendukung pelayanan publik yang mandiri dan efisien. Dilihat dari aspek sarana dan prasarana belum sepenuhnya memadai, sehingga berdampak pada pemanfaatannya dalam Digitalisasi Pelayan Publik. Dilihat dari aspek sumber daya manusia pemahaman belum merata, mempengaruhi penggunaannya Adapun hal-hal yang disarankan dalam penelitian ini yakni perlunya pelatihan dan sosialisasi secara rutin kepada aparat dan masyarakat. Perlunya melakukan perbaikan dan pemeliharaan rutin terhadap peralatan seperti screen SID dan perangkat lainnya. Perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara menyeluruh melalui pelatihan teknis dan pendampingan berkelanjutan.
Efektivitas Jus Kelor dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia di Kabupaten Muna Barat Wahidah Rohmawati; Wa Ode Megasari; Fitri Diana Astuti; Mika Sugarni; Bety Anisa Wulandari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1509

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama yang sering terjadi pada remaja putri, terutama di wilayah pedesaan. Salah satu pendekatan penanganan anemia secara alami adalah dengan memanfaatkan tanaman lokal yang kaya zat besi seperti daun kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia di Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari tujuh remaja putri yang mengalami anemia ringan hingga sedang. Data kadar hemoglobin diukur sebelum dan setelah intervensi pemberian jus kelor selama beberapa hari berturut-turut. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk melihat perubahan nilai hemoglobin. Rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi adalah 10,1 g/dL dan meningkat menjadi 12,29 g/dL setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 2,19 g/dL. Seluruh responden menunjukkan peningkatan kadar Hb, termasuk responden dengan kadar awal rendah (7,8 g/dL menjadi 12 g/dL). Pemberian jus kelor terbukti efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia dalam waktu singkat. Jus kelor dapat dijadikan intervensi nutrisi lokal yang murah dan mudah dijangkau dalam upaya penanggulangan anemia di masyarakat.
Pengaruh Kredit Usaha Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Nasabah (Studi Kasus Nasabah PT. Bank Bri Unit Pongtiku) M. Yusuf Saleh; Muh. Rum; Basri Basir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap peningkatan pendapatan usaha nasabah di PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pongtiku. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan statistik Anova dua arah. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 350 nasabah KUR, yang dibagi berdasarkan jenis pembiayaan (Modal Kerja dan Investasi) dan skala usaha (Usaha Mikro dan Usaha Kecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUR berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan usaha baik pada skala mikro maupun kecil. Secara khusus, KUR Modal Kerja dan KUR Investasi masing-masing memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan nasabah. Temuan ini mengindikasikan bahwa program KUR yang disalurkan oleh BRI merupakan instrumen kebijakan yang efektif dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha kecil dan mikro di wilayah penelitian. Oleh karena itu, optimalisasi penyaluran KUR perlu terus ditingkatkan guna memperluas dampak ekonomi di sektor UMKM.
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Mengurangi Perilaku Impulsive Buying Siswa Di Sekolah Nila Salsabila; Khairiyah Khadijah; Donal Donal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1512

Abstract

Perilaku impulsive buying merupakan tindakan pembelian yang dilakukan secara tiba-tiba tanpa pertimbangan rasional, umumnya dipicu oleh dorongan emosional atau pengaruh eksternal. Fenomena ini semakin marak di kalangan remaja, terutama di era digital yang penuh dengan promosi daring, media sosial, dan tren barang instan. Perilaku ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang, seperti kesulitan mengelola keuangan, pemborosan, penyesalan setelah pembelian, serta gangguan fokus belajar dan kestabilan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring dalam menurunkan perilaku impulsive buying pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah sembilan siswa dengan skor impulsive buying tertinggi berdasarkan hasil pretest. Instrumen yang digunakan berupa skala impulsive buying yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan N-Gain dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian layanan, dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,009 (< 0,05). Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,56 termasuk kategori sedang, yang menunjukkan bahwa teknik cognitive restructuring cukup efektif dalam menurunkan perilaku impulsif. Temuan ini menegaskan bahwa layanan ini dapat menjadi strategi intervensi yang tepat dalam membantu remaja membentuk pola pikir rasional dan mengembangkan kontrol diri dalam pengambilan keputusan pembelian.