cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,419 Documents
Analisis Kesiapan Standar Akuntansi Keuangan Etittas Privat (SAK EP) Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Al Baitul Amien Jember Munir Is’adi; Roni Permana Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1834

Abstract

Koperasi sudah berkembang luas di masyarakat Indonesia. Untuk itu diperlukan pengelolaan yang baik agar lebih meningkatkan tujuan dari koperasi tersebut yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggotanya. Salah satu aspek tata kelola koperasi yang baik adalah transparansi dan akuntabilitas. Dimana koperasi diminta untuk mengedepankan prinsip transparasi dalam pengelolaan keuangan, operasional, dan pengambilan keputusan. Pada tanggal 30 Juni 2021 DSAK IAI telah mengesahkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP), dimana tanggal efektif penerapan dimulai atau setelah 1 Januari 2025. Penyusunan Standar Akuntansi Untuk Entitas Privat merupakan tindak lanjut dari penelaahan menyeluruh atas penerapan SAK Indonesia untnuk Entitas Tanpa Akuntabilitas (ETAP), dengan mempertimbangakan dinamika aktivitas bisnis entitas privat serta kebutuhan Standar Akuntansi Keuangan yang lebih konprehensif dari pada SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas (ETAP). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat disusun untuk memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan bagi entitas privat yaitu entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum bagi pengguna eksternal. Penelitian ini mengambil tempat di Koperasi Al Baitul Amien Jember dengan metode penelitian kualitatif. Koperasi Al Baitul Amien belum sepenuhnya memahami secara rinci adanya perubahan standar pelaporan keuangan berdasarkan SAK Entitas Privat dan mengahadapi perubahan standar akuntansi dalam pelaporan keuangan pada Koperasi Al Baitul Amien strategi guna bisa memahami lebih akurat Standar Entitas Privat dengan cara sebagai berikut: peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas software.
Model Penguatan Budaya Organisasi untuk Menyukseskan Inovasi Manajerial Ahmad Sunafis Al Haziz; Jefri Andriadi; Danny Andrian; Syafwandi Syafwandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1835

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu elemen fundamental dalam membentuk perilaku kolektif yang mendukung pencapaian tujuan organisasi. Dalam konteks manajemen modern, budaya organisasi yang kuat mampu menjadi pondasi bagi keberhasilan inovasi manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penguatan budaya organisasi yang efektif guna menunjang keberhasilan inovasi di tingkat manajerial, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan yang semakin cepat. Studi ini dilatarbelakangi oleh realitas di banyak organisasi Indonesia yang memiliki struktur manajerial mapan, namun kurang mampu mengadopsi inovasi karena lemahnya internalisasi nilai budaya organisasi. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik studi kasus pada beberapa organisasi sektor publik dan swasta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga elemen utama dalam penguatan budaya organisasi untuk mendukung inovasi manajerial, yaitu kepemimpinan transformasional, komunikasi nilai budaya secara berkelanjutan, dan integrasi budaya dalam sistem manajemen sumber daya manusia. Ketiga elemen ini membentuk sinergi yang mampu mendorong keterbukaan terhadap ide baru dan keberanian mengambil risiko secara terukur. Penelitian ini menghasilkan model konseptual berbasis praktik yang dapat dijadikan pedoman dalam menyusun strategi penguatan budaya organisasi. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pimpinan organisasi dan manajer sumber daya manusia dalam mengelola perubahan serta menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan adaptif.
Manajemen Perubahan dan Tantangan Budaya Organisasi pada Masa Krisis Anggella Chandini; Finola Fiftem Eka Putri; Mardifa Wahyu Putri; Syafwandi Syafwandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1836

Abstract

Masa krisis seperti pandemi global, krisis ekonomi, maupun disrupsi teknologi memaksa organisasi untuk melakukan perubahan signifikan agar dapat bertahan dan beradaptasi terhadap lingkungan yang dinamis dan tidak stabil. Dalam konteks ini, manajemen perubahan menjadi suatu kebutuhan strategis yang mendesak untuk diterapkan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana proses manajemen perubahan dijalankan dalam organisasi selama masa krisis, serta mengidentifikasi tantangan budaya organisasi yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka yang komprehensif serta wawancara mendalam dengan sejumlah manajer dari organisasi sektor jasa yang mengalami dampak langsung dari krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen perubahan sangat dipengaruhi oleh kesiapan budaya organisasi, karakter kepemimpinan yang transformatif, serta pola komunikasi internal yang terbuka dan adaptif. Organisasi yang memiliki nilai-nilai budaya fleksibel dan kolaboratif cenderung lebih cepat menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan. Di sisi lain, tantangan utama yang dihadapi mencakup resistensi terhadap perubahan yang berasal dari individu maupun kelompok, ketegangan antara nilai-nilai budaya lama dengan nilai baru yang dibawa oleh perubahan, serta lemahnya kohesi sosial dalam tim akibat ketidakpastian dan tekanan kerja yang meningkat selama krisis. Temuan ini menekankan pentingnya peran budaya organisasi sebagai fondasi dalam menyukseskan agenda perubahan, serta perlunya strategi komunikasi yang inklusif dan pendekatan kepemimpinan yang empatik dan partisipatif. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi praktisi manajemen dan pengambil kebijakan organisasi dalam merancang strategi perubahan yang responsif dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan dimensi budaya yang melekat dalam struktur dan dinamika organisasi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Swamedikasi Jerawat (Acne Vulgaris) Pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Aisyah Pringsewu Mona Lavenia; Mida Pratiwi; Vicko Suswidiantoro; Riza Dwiningrum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1837

Abstract

Jerawat (Acne vulgaris) merupakan salah satu masalah kulit yang umum dialami, terutama pada usia remaja dan dewasa muda. Salah satu penanganan jerawat yang sering dilakukan adalah swamedikasi, yaitu pengobatan mandiri tanpa resep dokter. Keberhasilan swamedikasi sangat bergantung pada pengetahuan dan sikap individu terhadap penyakit dan pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap swamedikasi jerawat pada mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Aisyah Pringsewu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian tingkat pengetahuan Mahasiswa Farmasi Universitas Aisyah Pringsewu diperoleh hasil dengan kategori baik (47,3%), cukup (38,9%) dan kurang (13,8%). Sikap swamedikasi diperoleh hasil dengan kategori positif (93,8%) dan cukup (6,2%). Uji normalitas menunjukkan data tidak terdistribusi normal (p = 0,000). Uji homogenitas menunjukkan data pengetahuan homogen berdasarkan usia (p = 0,332) dan jenis kelamin (p = 0,979), sedangkan sikap tidak homogen berdasarkan usia (p = 0,017) dan homogen berdasarkan jenis kelamin (p = 0,162). Analisis data menggunakan uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap swamedikasi jerawat pada Mahasiswa Farmasi Universitas Aisyah Pringsewu didapatkan nilai P-Value 0,01. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan mahasiswa, maka semakin baik pula sikap mereka dalam melakukan swamedikasi jerawat.
Disiplin Pegawai dalam Meningkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe Irma Yanti; Sitti Rahmatyah; Nartin Nartin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1838

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui Tingkat Disiplin Pegawai Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Kantor Camat Anggaberi serta faktor yang mempengaruhi disiplin pegawai dalam memberikan kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe. Hasil Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif ,teknik pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, studi dokumen dan observasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan kunci (Key Informan) penelitian yaitu camat Anggaberi 1 orang, sekretaris camat, dan 2 pegawai. Informan pendukung terdiri dari 2 masyarakat kecamatan anggaberi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Disiplin pegawai di Kecamatan Anggaberi telah berupaya meningkatkan tingkat disiplin para pegawai dapat dilihat dari tingkat kehadiran, pelaksanaan tata cara kerja sesuai SOP,taat pada dan bertanggung jawab dalam bekerja, walau terdapat beberapa kendala seperti lokasi kecamatan yang jauh, akses jalan yang kurang baik serta tidak adanya jaringan yang mendukung absensi daring/online para pegawai. Untuk kualitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Anggaberi pegawai berusaha memberikan keandalan, ketanggapan,jaminan empati dan berwujud dengan sebaik mungkin, walau masih kurang maksimal. Adapun untuk faktor yang mempengaruhi disiplin pegawai dalam memberikan kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Anggaberi adalah kurangya sarana prasana, SDM (Sumber Daya Masyarakat) ini mencakup beberapa pegawai yang tidak datang tepat waktu, kompensasi dan rumenerasi yang layak menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan kerja dan perhatian pemimpin terhadap karyawan.
Improving Students’ Writing Abilyty In Narrative Text Through Short Animated Stories At Grade VIIID OF SMPN 1 Uepai Iin wahyudi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1839

Abstract

This research was aimed to improve the writing ability through Short Animated Stories at grade VIIID of SMPN 1 Uepai, in the academic year of 2023/2024. This particular research was categorized as action research. The actions were implemented in two cycles based on the class schedule. This research involved the 25 students of class VIIID of SMPN 1 Uepai in the academic year of 2023/2024 and the English teacher as the research collaborator. The data of the study were in the forms of qualitative and quantitative data. The qualitative data were obtained by observing the teaching and learning process of writing, interviewing the students of class VIIID and the English teacher, holding a discussion with the English teacher and taking figures. Meanwhile, the quantitative data were acquired through the pre-test, the progress test, and the post test. The research findings showed that the use of Short Animated Stories combined with the use of some supporting activities and classroom was proven to be effective to improve the students’ writing ability. It could get students’ attention and increased their learning motivation. It can help the students understand the story better as the picture that can help imagining the real situation in the story. In the result of pre-test, the students’ score was 54.32 with the percentage was 16%. In the cycle I, the students’ score was 64.88 with the percentage was 44%, it means that it do not get standard indicator of successfulness. Then the researcher continues the research at the cycle II, the students’ score was 70.44 with the percentage was 72%, it means that they get standard indicator of successfulness. The distance of percent between cycle I and cycle II was 28%. On the next test on post-test, the students’ score was 76.16 with the percentage was 80%. Based on the score of obtained students who analyzed by using qualitative and quantitative showed the score was very significant, thus short animated stories fit in this learning and can improve students’ writing ability.
Cyber Notary Dan Legalitas Rups Elektronik Di Indonesia: Analisis Normatif Tantangan Dan Kepastian Hukum I Kadek Kharisna Gamentra; I Gede Yusa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1841

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam praktik hukum di Indonesia, khususnya pada pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara elektronik. Salah satu inovasi penting adalah penerapan konsep Cyber Notary, di mana notaris dapat menjalankan tugas kenotariatan melalui media digital. Namun, pelaksanaan RUPS elektronik masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait disharmonisasi regulasi antara Undang-Undang Jabatan Notaris, Undang-Undang Perseroan Terbatas, dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Artikel ini menganalisis tantangan normatif dan kepastian hukum atas legalitas akta elektronik yang dibuat dalam pelaksanaan RUPS digital. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta analisis konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah mengakomodasi digitalisasi, masih terdapat kekosongan hukum dan potensi sengketa terkait kekuatan pembuktian akta elektronik. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan penguatan standar teknis agar implementasi Cyber Notary dalam RUPS elektronik dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi para pihak.
Pengembangan E-LKPD IPS Kelas V Berbasis Model Pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) Materi Letak dan Kondisi Geografis Indonesia Windy Anisa Dewi; Aquami Aquami; Ayu Nur Shawmi; Yulia Tri Samiha; Siti Fatimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1842

Abstract

This study aims to develop E-LKPD social studies class V based on RADEC learning model (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) material location and geographical conditions of Indonesia that is valid and practical. The type of research used is research and development model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data collection techniques, namely questionnaires, observations, interviews, and documentation. The results of data analysis of the media validation level, namely design expert validation is categorized as very valid with a percentage of 90%, linguist validation is categorized as valid with a percentage of 80%, and material expert validation is categorized as very valid with a percentage of 90%. From the validation results, a total percentage of 86.66% was obtained in the valid category. The results of data analysis on the level of practicality of the media, namely the one to one trial obtained a percentage of 88.75% with a very practical category, and the small group trial obtained a percentage of 91.5% with a very practical category. From the trial results, a total percentage of 90.12% was obtained in the very practical category. Based on the research results, the E-LKPD social studies class V based on the RADEC learning model developed is suitable for use in the learning process.
UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN SELF-ESTEEM SISWA DI MTsN 4 ACEH BESAR Muhammaad Nazar; Wanty Khaira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1843

Abstract

This study aims to examine in depth the efforts of Guidance and Counseling teachers in enhancing students' self-esteem at MTsN 4 Aceh Besar. Self-esteem is a crucial aspect of students’ psychological development, significantly influencing their self-confidence, learning motivation, and social interaction. The study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews and direct observation. The findings show that Guidance and Counseling teachers implement various personal and responsive strategies, such as individual counseling, group counseling, monitoring student development, and collaborating intensively with homeroom teachers and parents. These strategies are tailored to the characteristics and needs of students with low self-esteem. Teachers also create a supportive environment and provide positive reinforcement to help boost students' self-esteem. The challenges faced include students’ reluctance to open up, limited counseling facilities, and lack of parental involvement. Nevertheless, the interventions carried out have proven to positively impact the improvement of students' self-esteem, particularly in aspects of social interaction, confidence in self-expression, and engagement in learning processes. This study emphasizes the importance of a holistic and collaborative approach in school-based counseling services to support students' psychological well-being and optimal personal development
Kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota Dalam Pengelolaan Pendidikan: Studi Implementasi Di Daerah Otonom Tamaulina Br Sembiring; Dhea Lova Br Surbakti; Fitra Khaira Daulay; Ananda Eka Cahyani Silalahi; Dandi Prayoga Nasution; Gracelia Rotua Simanjuntak
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1845

Abstract

Desentralisasi melalui otonomi daerah memberikan kewenangan kepada pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan pendidikan, dengan tujuan meningkatkan kualitas dan akses pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal. Studi ini mengkaji implementasi kewenangan tersebut berdasarkan regulasi utama seperti UU No. 32 Tahun 2004 dan UU No. 23 Tahun 2014. Pemerintah kabupaten/kota bertanggung jawab atas pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan nonformal, termasuk aspek manajerial seperti rekrutmen guru, pengembangan kurikulum muatan lokal, serta pengelolaan anggaran pendidikan. Pelaksanaan otonomi pendidikan memungkinkan fleksibilitas dalam penyusunan kurikulum dan pengelolaan anggaran, namun dihadapkan pada tantangan seperti kesenjangan kualitas antar daerah, kapasitas manajerial yang bervariasi, serta koordinasi yang kurang optimal antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Studi ini juga menyoroti pentingnya peran gubernur sebagai pengawas pelaksanaan kebijakan pendidikan agar tetap sesuai standar nasional. Akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran serta partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjamin keberhasilan otonomi pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai dinamika pengelolaan pendidikan di daerah otonom dan rekomendasi untuk memperkuat sistem desentralisasi pendidikan agar lebih efektif dan berkeadilan