cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
Lobi Dan Negosiasi Dalam Komunikasi Bisnis (Studi Kasus Talent Agency Rens Management) Rindana Intan Emeilia; Novalia Novalia; Arina Muntazah; Rosiana Andhikasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1814

Abstract

Industri penyedia jasa tenaga kerja event seperti talent agency menghadapi tantangan kompleks dalam membangun dan mempertahankan kerja sama bisnis. Menyikapi hal tersebut, komunikasi bisnis melalui lobi dan negosiasi memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik lobi dan negosiasi dalam komunikasi bisnis talent agency Rens Management. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rens Management menerapkan strategi lobi secara langsung (direct lobbying) dengan pendekatan networking, cognitive problem, dan cost and benefit. Lobi dilakukan sebagai upaya awal membangun kepercayaan dan menyampaikan nilai layanan kepada klien. Sementara itu, proses negosiasi dilakukan melalui enam tahap yaitu perencanaan, persiapan, pengumpulan informasi, bidding, penutupan bidding, dan penerapan kesepakatan. Strategi negosiasi yang digunakan adalah pendekatan win-win, dengan fleksibilitas penawaran sesuai kebutuhan klien tanpa mengorbankan kualitas layanan. Praktik lobi dan negosiasi yang dilakukan Rens Management menunjukkan penerapan komunikasi bisnis berbasis hubungan sosial, profesionalisme, dan keberlanjutan relasi.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Reframing untuk Mengurangi Inferiority Feeling Siswa Korban Bullying Shavira Safa Oktaviona; Non Syafriafdi; Khairiyah Khadijah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1815

Abstract

Inferiority feeling yang merupakan kondisi seseorang merasa bahwa dirinya tidak berharga, tidak mampu, dan rendah dibandingkan orang lain. Hal ini dapat muncul akibat pengalaman negatif yang dialaminya seperti tindakan bullying. Inferiority feeling yang dialami siswa korban bullying dapat berdampak buruk untuk perkembangan sosial, emosional, dan akademis. Untuk itu diperlukannya upaya membantu siswa dalam mengurangi inferiority feeling yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi Inferiority Feeling siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik reframing, mengetahui perbedaan inferiority feeling siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik reframing, dan pengaruh layanan konseling kelompok teknik reframing untuk mengurangi inferiority feeling siswa korban bullying. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yakni siswa yang memiliki inferiority feeling dan merupakan korban bullying. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: (1) Kondisi inferiority feeling siswa korban bullying sebelum diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing sebagian besar berada pada kategori tinggi dan setelah diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing sebagian besar berada pada kategori rendah. (2) Terdapat penurunan inferiority feeling siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing. (3) Layanan konseling kelompok teknik reframing berpengaruh untuk mengurangi inferiority feeling siswa korban bullying.
Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya Kognitif Dan Budaya (PMGB) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu Ohtovia Shanita; Isnaniah Isnaniah; Junaidi Junaidi; Imamuddin Imamuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1816

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di Fase E SMA N 1 Banuhampu bahwa rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan penilaian dari sumatif tengah semester (STS). Berdasarkan persentase nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan penilaian sumatif tengah semester, siswa dengan kategori rendah memiliki persentase sebesar 72%. Ini menunjukkan bahwa masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB). Rumusan masalah dalam penelitianini adalah apakah terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa menggunakan Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) lebih baik dari pada pembelajaran konvensional siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Jenis penelitian ini adalah dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa E.6 sebagai kelas eksperimen dan siswa E.4 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dari tes akhir (post-test). Berdasarkan analisis data kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menggunakan uji-t dan Sofware Minitab taraf nyata α = 0,05, diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 3,12 > 1,66 dan P-value = 0,001.Sehingga ditolak dan diterima. Sehingga diterima yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Fase E SMA N 1 Banuhampu. Dikarenakan ditolak dan diterima dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu
Implikasi Syariah atas Pendanaan Beasiswa Melalui Bank Konvensional di Lembaga Pendidikan Islam Niswahtul Hasanah; Aslati Aslati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keabsahan penggunaan bank konvensional dalam penyaluran dana beasiswa dari perspektif fiqh muamalah. Masalah utama yang diangkat adalah potensi keterlibatan unsur riba dalam proses distribusi dana beasiswa melalui sistem perbankan konvensional, yang secara prinsip bertentangan dengan syariat Islam. Dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), data diperoleh dari literatur klasik seperti Al-Mughni karya Ibnu Qudamah dan Al-Majmu’ karya An-Nawawi, serta literatur kontemporer seperti Fatawa al-Mu‘ashirah karya Yusuf al-Qaradawi dan fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional MUI. Analisis dilakukan dengan pendekatan analisis isi dan triangulasi sumber melalui perbandingan pandangan ulama lintas mazhab dan pendekatan maqashid al-shariah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bank konvensional dapat ditoleransi dalam kondisi darurat dengan syarat ketat, seperti tidak adanya unsur riba dan penggunaan akad wakalah yang sah secara syariah. Namun, solusi ini bersifat temporer dan bukan ideal dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan strategi transisi menuju sistem penyaluran beasiswa berbasis keuangan syariah, baik melalui kemitraan dengan bank syariah maupun pemanfaatan teknologi keuangan digital syariah (sharia fintech). Literasi fiqh muamalah, tata kelola dana yang amanah, serta penguatan regulasi syariah menjadi kunci dalam mewujudkan sistem penyaluran beasiswa yang tidak hanya efisien, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip Islam
Konflik Lingkungan Akibat Pembuangan Limbah Tempe Dan Tahu Perspektif Politik Lingkungan ( Studi Kasus Kecamatan Kalidoni Kelurahan Bukit Sangkal Kota Palembang ) Dimas Fajar Ali; Ryllian Chandra Eka Viana; Najmi Muhammad Fadli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konflik lingkungan yang timbul akibat pembuangan limbah cair dari industri rumahan tempe dan tahu di Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, ditinjau dari perspektif politik lingkungan. Permasalahan ini muncul karena limbah cair hasil produksi tempe dan tahu dibuang langsung ke saluran air tanpa melalui proses pengolahan, sehingga menimbulkan pencemaran air, bau menyengat, penyumbatan saluran air, serta potensi pencemaran air tanah yang digunakan warga. Kondisi ini memicu ketegangan sosial antara pelaku usaha dan masyarakat terdampak, yang mengeluhkan gangguan kesehatan dan penurunan kualitas hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat setempat dan pelaku usaha, serta dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan teori anthroposentrisme yang dikemukakan oleh Helen Kopnina (2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya penegakan hukum lingkungan, minimnya sosialisasi dan edukasi dari pemerintah, serta belum adanya kebijakan pengelolaan limbah yang memadai menjadi faktor utama berlanjutnya pencemaran. Dari perspektif politik lingkungan, masalah ini merefleksikan lemahnya komitmen pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan perlindungan lingkungan, di mana pelaku usaha kecil lebih mengutamakan efisiensi produksi dibanding tanggung jawab ekologis. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya penegakan hukum yang lebih tegas, penyediaan fasilitas pengolahan limbah skala kecil, peningkatan edukasi lingkungan bagi pelaku usaha, dan komitmen politik pemerintah untuk menjadikan perlindungan lingkungan sebagai prioritas kebijakan agar konflik lingkungan ini tidak terus berlanjut dan merugikan masyarakat.
Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Daun Anting-Anting (Acalypha Indica L.) Pada Sediaan Hair Tonic Adisti Maulina Firdaus; Eko Retnowati; Fahrudin Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1820

Abstract

Ketombe adalah pengelupasan kulit kepala yang disertai dengan rasa gatal, kemerahan dan rasa tidak nyaman. Penyebab timbulnya ketombe yaitu kulit kepala yang lembab dan produksi kelenjar keringat yang berlebihan, disamping hal tersebut munculnya ketombe juga disebabkan adanya peran mikrooganisme. Mikroorganisme penyebab timbulnya ketombe adalah jamur Pityrosporum ovale, jamur tersebut diklasifikasikan kedalam genus Malassezia. Menurut beberapa penelitian sekitar 50% populasiorang dewasa di seluruh dunia mengalami permasalahan kulitkepala yaitu ketombe, sedangkan prevalensi penderita ketombe di Indonesia mencapai 45%. Ketombe dapat dikurangi dengan menggunakan senyawa zat aktif pada tumbuhan. Senyawa fitokimia yang digunakan sebagai antijamur adalah alkaloid, saponin, tanin, flavonoid dan triterpenoid. Senyawa tersebut dapat ditemukan pada salah satu tanaman, yaitu tanaman anting-anting (Acalypha indica L.) termasuk dalam suku Euphorbiaceae. Teknologi sediaan farmasjyang digunakan pada penelitian ini dalah sediaan hair tonic. Pembuatan sediaan hair tonic menggunakan bahan aktif ekstrakdaun anting-anting dengan konsentrasi 5%, 15% dan 25%. Terdapatbeberapa pengujian pada penelitian ini meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji iritasi kulit dan pengujianterhadap jamur. Pengujian antijamur pada penelitian inimengggunakan metode difusi cakram. Hasil dari beberapapengujian pada penelitian ini menunjukkan mutu fisik organoleptik, kejernihan, pH, viskositas sediaan yang baik. Pengujian iritasi kulityang melibatkan manusia sebagai responden menunjukkan tidak adareaksi mengiritasi yang terjadi terhadap responden. Pengujianaktivitas antijamur sediaan hair tonic didapatkan nilai zona hambatF1 0 mm; F2 1,56 mm; F3 3,07 mm; control negative 0 dan control positif 2,8 mm.
Hipotesis dan Uji Hipotesis dalam Bidang Pendidikan Siti Halimah; M. Duskri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1821

Abstract

This research discusses the concept and application of hypotheses and hypothesis testing in the field of education. Hypotheses have an important role in directing the research process, especially in quantitative approaches. However, many novice researchers still do not thoroughly understand how to formulate hypotheses and choose appropriate testing methods, so there are often errors in data interpretation. This research uses a qualitative approach with a literature study method of relevant literature on statistical hypotheses, types of hypotheses, common errors in testing, and their application in educational research. This article emphasizes the importance of understanding how to formulate and test hypotheses appropriately to increase the validity of research results. Examples of application in education are presented to demonstrate the role of hypothesis testing in assessing learning methods and student behavior. It concludes that mastery of hypothesis formulation and application is essential for researchers and educators in supporting data-driven decision-making and is beneficial in improving the quality of learning.
Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pangkal Pinang Teuku Muhammad Bangka Muda Wali; M. Hasbi; Dian Safitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1823

Abstract

Pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dalam meningkatkan efektivitas pelayanan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pangkal Pinang” bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan baik dari sumber daya manusia, organisasi birokrasi, serta ketepatan waktu untuk menilai efektif tidaknya dari sebuah pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatakan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi pelaksanaan sistem tersebut.Teknik pengiumpulan data yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) memberikan kontribusi yang signifikan terhadap bidang pelayanan, seperti memangkas waktu, menghindari dana liar yang tidak diperlukan, dan mewujudkan pelayanan publik yang cepat, terbuka, serta efektif. Sistem ini dilaksanakan secara terstruktur dengan dukungan dari pemerintah dengan kebijakan yang mendukung dari PTSP ini, sarana yang memadai, tatakelola manajemen yang baik, serta anggaran yang didukung. Kendala yang dihadapi juga meliputi sumber daya manusia yang belum cukup baik, organisasi birokrasi yang masih kurang baik, serta keterbatasan waktu dalam melayani dari pihak kepala madrasah
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Rahida Cookies Di Kota Gorontalo Siti Rosmiaty; Ellys Rachman; Yahya Antui
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan penjualan produk UMKM Rahida Cookies di Kota Gorontalo. Fokus penelitian mencakup penggunaan platform media sosial, strategi promosi produk, dan promosi harga sebagai instrumen pemasaran digital. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas media sosial Rahida Cookies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM telah aktif memanfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk membangun eksistensi digital. Namun, keterlibatan pengguna (engagement) dalam bentuk like, komentar, dan share masih rendah. Promosi produk dilakukan secara visual, namun belum konsisten dan belum menyasar segmen pasar yang spesifik. Promo harga seperti diskon telah diterapkan, namun belum terkomunikasi secara efektif melalui media sosial. Secara keseluruhan, pemanfaatan media sosial oleh Rahida Cookies telah berada di jalur yang benar, tetapi masih memerlukan peningkatan dalam strategi konten, frekuensi promosi, dan integrasi pesan pemasaran. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi digital marketing berbasis data dan algoritma platform untuk meningkatkan keterlibatan dan konversi penjualan. Temuan ini memberikan gambaran kontekstual tentang tantangan dan peluang transformasi digital pada UMKM di daerah.
Analisis Pengaruh Employee Advocacy, Work-Life Balance dan Iklim Organisasi terhadap Komitmen Kerja Karyawan Generasi Z Shinta Dwi Handayanti; Victor Lamboy Sinaga; Isnawati Osman; Iwan Henri Kusnadi; Dominica Maria Ratna Tungga Dewa; Josef Hernawan Nudu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana employee advocacy, work-life balance, dan iklim organisasi memengaruhi komitmen kerja karyawan generasi Z yang bekerja di sektor swasta maupun pemerintahan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan mendalam terhadap 30 informan yang merupakan karyawan generasi Z dan telah bekerja minimal satu tahun di organisasi mereka saat ini. Proses analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik, sementara uji validitas diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keakuratan dan konsistensi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki dampak positif terhadap komitmen kerja. Employee advocacy mendorong rasa memiliki dan kebanggaan terhadap organisasi, work-life balance berkontribusi pada kepuasan kerja dan mencegah kelelahan mental (burnout), sedangkan iklim organisasi yang mendukung mampu meningkatkan keterlibatan dan loyalitas karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran manajemen dalam membangun lingkungan kerja yang memberdayakan, seimbang, dan suportif, agar generasi Z merasa dihargai dan termotivasi untuk berkontribusi secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih adaptif dan selaras dengan kebutuhan serta karakteristik generasi tenaga kerja muda saat ini.