cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
Pengembangan Aplikasi Mobile Company Profile Untuk Branding Dan Pemasaran Pada Industri Kecantikan Army Margaretha; Sefta Hermizan; Ahmad Soderi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1826

Abstract

Menjadi pusat layanan kecantikan di era digital menuntut strategi yang tepat dalam mempertahankan identitas merek dan memperkuat pemasaran. Media promosi saat ini dinilai belum mampu merepresentasikan citra perusahaan secara efektif. Kebutuhan akan platform digital yang dapat diakses melalui perangkat mobile meningkat. Penelitian ini merancang dan membangun aplikasi company profile berbasis Android menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), dengan alat pengembangan Android Studio dan basis data MySQL. Perancangan aplikasi menggunakan pendekatan Unified Modelling Language (UML) dan diuji melalui metode Black Box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi berjalan dengan baik sesuai fungsinya. Aplikasi ini dinilai mampu mendukung aktivitas branding dan pemasaran digital perusahaan, serta diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi sekaligus memperkuat citra merek secara berkelanjutan
Restorative Justice In The Settlement Of Agrarian Crimes: Alternative Or Threat To Law Enforcement? Sri Herlina; Imam Syafa'i
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1827

Abstract

Konflik agraria di Indonesia seringkali menimbulkan permasalahan hukum yang kompleks dan tidak terselesaikan secara tuntas melalui pendekatan pidana konvensional. Restorative Justice (RJ) muncul sebagai tawaran alternatif yang berorientasi pada pemulihan hubungan sosial dan keadilan substantif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah penerapan RJ dalam tindak pidana agraria dapat menjadi instrumen transformasi hukum pidana menuju penyelesaian yang lebih adil, atau justru berpotensi melemahkan akuntabilitas hukum terhadap pelaku yang memiliki kekuatan ekonomi dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan menganalisis kebijakan hukum dan praktik penyelesaian konflik agraria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RJ memiliki potensi menjadi pendekatan yang adil dan transformatif dalam kasus agraria yang bersifat horizontal atau berintensitas rendah. Namun, dalam konflik yang berintensitas tinggi dan sarat muatan politik, pendekatan ini memerlukan pengendalian yang ketat terhadap transparansi dan akuntabilitas agar tidak menjadi sarana impunitas bagi aktor dominan. RJ dapat menjadi strategi penyelesaian yang efektif apabila diposisikan bukan sebagai pengganti mutlak pemidanaan, melainkan sebagai pelengkap yang berlandaskan prinsip keadilan substantif, partisipasi masyarakat, dan pemulihan hubungan sosial. Dengan demikian, penerapan RJ dalam konteks agraria memerlukan kerangka kebijakan yang selektif, adil, dan tetap berorientasi pada perlindungan hak-hak kelompok rentan.
Neuroembriologi Dan Perkembangan Otak Firdaus Firdaus; Hendri Hendri; Ahmad Lahmi; Dasrizal Dahlan; Rosniati Hakim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1828

Abstract

Neuroembriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan sistem saraf sejak tahap awal kehidupan embrio hingga pembentukan struktur otak yang kompleks. Pada tahap pra‑kelahiran, proses gastrulasi membentuk tiga lapisan germinal (ektoderm, mesoderm, endoderm), di mana ektoderm selanjutnya berdiferensiasi menjadi neuroektoderm dan memulai neurulasi, yakni pembentukan tabung saraf yang akan berkembang menjadi otak dan medula spinalis . Selama minggu ke‑3 hingga ke‑8 kehamilan terjadi pembentukan vesikel otak primer (prosensefalon, mesensefalon, rombensefalon), proliferasi dan migrasi neuronal, sinaptogenesis, serta mielinisasi awal yang menjadi fondasi struktur jaringan saraf pusat. Setelah lahir, otak terus berkembang melalui fase arborisasi dendritik, konsolidasi sinaps, dan mielinisasi yang berlangsung hingga masa anak sekolah dan remaja, memungkinkan terjadinya neuroplastisitas yang tinggi. Pemahaman mendalam terhadap tahapan‑tahapan ini sangat penting untuk menangani gangguan perkembangan (misalnya cacat tabung saraf) dan memaksimalkan potensi kognitif individu.Implikasi praktis bagi pendidikan mencakup desain kurikulum yang selaras dengan periode kritis perkembangan otak, penggunaan strategi multisensori (misalnya permainan dan aktivitas gerak), serta optimalisasi kecerdasan melalui stimulasi yang mengaktifkan area‑area otak secara seimbang (otak kiri–kanan dan tiga lapis triune: logika, emosi, motorik) . Pendekatan berbasis neurosains ini bertujuan meningkatkan daya ingat, fokus, dan kreativitas peserta didik melalui pengalaman pembelajaran yang menyenangkan, aktif, dan kontekstual .
Perilaku Organisasi Dalam Kajian Literature Review Muhamad Eka Nugraha; Tri Wuryaningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku organisasi melalui metode literature review yang komprehensif, dengan fokus pada perkembangan teori dan praktik terkini yang relevan dengan tantangan organisasi modern. Kajian ini menganalisis delapan artikel terpilih yang diterbitkan pada tahun 2024 di ScienceDirect dengan kata kunci organizational behavior, yang terbit dalam Social Science and Humanities Open. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku organisasi merupakan disiplin ilmu multidimensi yang tidak hanya membahas perilaku individu dan kelompok di tempat kerja, tetapi juga erat kaitannya dengan budaya organisasi, kepemimpinan, transformasi digital, modal sosial, serta dinamika eksternal seperti globalisasi dan perubahan teknologi. Temuan utama dalam kajian ini meliputi pentingnya transformasi digital dalam mendorong efisiensi dan model kerja hybrid, peran budaya organisasi dan norma kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan, urgensi keseimbangan work-life balance dan program kesehatan mental, serta manfaat penerapan nilai inklusivitas dan keberagaman untuk mendukung inovasi. Selain itu, kajian ini menyoroti pentingnya pembangunan modal sosial internal seperti kepercayaan dan jejaring kerja lintas departemen, serta bagaimana perilaku prososial seperti kebaikan hati dapat memperkuat kohesi sosial dan loyalitas karyawan. Pendekatan interdisipliner yang memadukan psikologi, sosiologi, antropologi, dan manajemen juga diidentifikasi sebagai kunci untuk menghasilkan kebijakan organisasi yang lebih adaptif dan berbasis bukti. Secara keseluruhan, pemahaman mendalam tentang perilaku organisasi tidak hanya bermanfaat sebagai teori akademis, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pemimpin dan manajer dalam merancang strategi yang responsif, inklusif, dan berkelanjutan. Kajian ini merekomendasikan agar organisasi lebih proaktif dalam membangun budaya kerja yang humanis, memperkuat modal sosial, mengintegrasikan teknologi digital secara etis, serta mendorong perilaku prososial untuk meningkatkan kinerja dan ketahanan organisasi di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Cakrawala Pendidikan Islam :Isu-Isu Kurikulum, Minimnya Sdm, Keterbatasan Akses, Aspek Management Dan Daya Saing Yang Rendah Firdaus Firdaus; Hendri Hendri; Rusydi AM; Riki Saputra; Sri Wahyuni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1830

Abstract

Problematika utama dalam penyelenggaraan pendidikan Islam di Indonesia, meliputi beban kurikulum yang masih bersifat konformis dan kurang responsif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat, serta minimnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia pendidik yang belum sepenuhnya memenuhi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan social. Selain itu, keterbatasan akses—baik secara geografis di daerah terpencil maupun keterbatasan infrastruktur teknologi informasi—menyebabkan kesenjangan kesempatan belajar bagi santri dan peserta didik. Dari sisi manajemen kelembagaan, regulasi dan tata kelola pendanaan yang belum terintegrasi serta kapasitas manajerial pimpinan lembaga Islam yang terbatas menghambat optimalisasi sarana‑prasarana dan inovasi kurikulum. Akibat kumulatif dari faktor‑faktor tersebut adalah rendahnya daya saing lulusan lembaga pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional, ditandai oleh rendahnya kemampuan literasi sains dan teknologi serta produktivitas riset keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dan analisis kebijakan untuk mengidentifikasi akar permasalahan, lalu menawarkan rekomendasi berupa penyusunan kurikulum berbasis kompetensi kontekstual, program peningkatan kapasitas guru (termasuk training manajerial), perluasan akses digital melalui kemitraan publik‑swasta, serta mekanisme akreditasi yang mendorong inovasi dan kolaborasi lintas institusi
Pengaruh Suhu Ekstraksi Metode Ultrasonic Assisted Extraction Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Andong (Cordyline Fruticosa (L.) A. Cheval) Helda Dwi Lestari; Rohama; Dede Mahdiyah; Kunti Nastiti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1832

Abstract

Radikal bebas dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit, sehingga diperlukan antioksidan untuk menetralkannya. Daun andong merah diketahui mengandung senyawa flavonoid yang bersifat sebagai antioksidan dan telah digunakan secara tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit, salah satunya inflamasi atau peradangan dengan cara mengkonsumsi rebusan daunnya. Metode ekstraksi dapat mempengaruhi aktivitas antioksidan suatu tanaman, penelitian ini menggunakan metode ultrasonik dengan variasi suhu untuk mengoptimalkan ekstraksi senyawa aktif dari daun andong merah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh suhu dan optimalisasi suhu terhadap aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol daun andong merah. Metode penelitian ini menggunakan metode ekstraksi ultrasonik dengan variasi suhu menggunakan pelarut etanol 70%. Metode ultrasonik adalah proses ekstraksi dengan bantuan gelombang ultrasonik. Dilakukan pembuatan ekstrak kental, kemudian dilakukan skrining fitokimia dengan pereaksi warna dan dilanjutkan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil penelitian ini , berdasarkan uji kualitatif ekstrak daun andong positif mengandung flavonoid, steroid, triterpenoid, saponin, tanin pada berbagai suhu. Sedangkan uji kuantitatif menunjukkan nilai IC50 aktivitas antioksidan pada suhu 50℃, 60℃ dan 70℃ selama 20 menit secara berurutan adalah 44,25 ppm (sangat kuat), 46,70 ppm (sangat kuat), dan 50,83 ppm (kuat). Nilai aktivitas antioksidan pada suhu 50℃ menghasilkan aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 44,25 ppm
Representasi Akidah, Syariah dan Akhlak dalam Film Makmum (Analisis Semiotika John Fiske) Alreyhan Dafarrel Efendi; Lisa Mardiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1833

Abstract

Penggunaan platform digital menjadi strategi yang penting bagi berbagai organisasi dakwah untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah mereka. Fenomena berkembangnya film horor religi di Indonesia menjadi menarik untuk diteliti, salah satunya melalui film Makmum (2019) yang tidak hanya menyajikan cerita menegangkan, tetapi juga memuat nilai-nilai keislaman yang terselip dalam alur naratif dan visualnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi nilai-nilai Islam—meliputi akidah, syariah, dan akhlak—dikonstruksi dalam film tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah \ kualitatif dengan pendekatan semiotika John Fiske, yang memerinci tanda ke dalam tiga level: realitas, representasi, dan ideologi. Teori utama yang digunakan adalah semiotika media Fiske untuk membaca bagaimana simbol-simbol keagamaan dan praktik ibadah dimaknai dalam konteks budaya populer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan menonton ulang film secara intensif, mencatat adegan-adegan penting, serta mengkaji dialog dan visual yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya hadir sebagai atribut formal, tetapi dikonstruksi secara estetis melalui pencahayaan redup, musik latar, sudut kamera close-up, serta konflik batin para tokoh. Pada akhirnya, film ini memuat pesan ideologis bahwa keimanan dan ketaatan terhadap ajaran Islam menjadi fondasi utama dalam menghadapi ketakutan maupun gangguan yang bersifat metafisis, sekaligus menjadi refleksi moral bagi penonton.
Analisis Kesiapan Standar Akuntansi Keuangan Etittas Privat (SAK EP) Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Al Baitul Amien Jember Munir Is’adi; Roni Permana Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1834

Abstract

Koperasi sudah berkembang luas di masyarakat Indonesia. Untuk itu diperlukan pengelolaan yang baik agar lebih meningkatkan tujuan dari koperasi tersebut yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggotanya. Salah satu aspek tata kelola koperasi yang baik adalah transparansi dan akuntabilitas. Dimana koperasi diminta untuk mengedepankan prinsip transparasi dalam pengelolaan keuangan, operasional, dan pengambilan keputusan. Pada tanggal 30 Juni 2021 DSAK IAI telah mengesahkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP), dimana tanggal efektif penerapan dimulai atau setelah 1 Januari 2025. Penyusunan Standar Akuntansi Untuk Entitas Privat merupakan tindak lanjut dari penelaahan menyeluruh atas penerapan SAK Indonesia untnuk Entitas Tanpa Akuntabilitas (ETAP), dengan mempertimbangakan dinamika aktivitas bisnis entitas privat serta kebutuhan Standar Akuntansi Keuangan yang lebih konprehensif dari pada SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas (ETAP). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat disusun untuk memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan bagi entitas privat yaitu entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum bagi pengguna eksternal. Penelitian ini mengambil tempat di Koperasi Al Baitul Amien Jember dengan metode penelitian kualitatif. Koperasi Al Baitul Amien belum sepenuhnya memahami secara rinci adanya perubahan standar pelaporan keuangan berdasarkan SAK Entitas Privat dan mengahadapi perubahan standar akuntansi dalam pelaporan keuangan pada Koperasi Al Baitul Amien strategi guna bisa memahami lebih akurat Standar Entitas Privat dengan cara sebagai berikut: peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas software.
Model Penguatan Budaya Organisasi untuk Menyukseskan Inovasi Manajerial Ahmad Sunafis Al Haziz; Jefri Andriadi; Danny Andrian; Syafwandi Syafwandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1835

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu elemen fundamental dalam membentuk perilaku kolektif yang mendukung pencapaian tujuan organisasi. Dalam konteks manajemen modern, budaya organisasi yang kuat mampu menjadi pondasi bagi keberhasilan inovasi manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penguatan budaya organisasi yang efektif guna menunjang keberhasilan inovasi di tingkat manajerial, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan yang semakin cepat. Studi ini dilatarbelakangi oleh realitas di banyak organisasi Indonesia yang memiliki struktur manajerial mapan, namun kurang mampu mengadopsi inovasi karena lemahnya internalisasi nilai budaya organisasi. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik studi kasus pada beberapa organisasi sektor publik dan swasta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga elemen utama dalam penguatan budaya organisasi untuk mendukung inovasi manajerial, yaitu kepemimpinan transformasional, komunikasi nilai budaya secara berkelanjutan, dan integrasi budaya dalam sistem manajemen sumber daya manusia. Ketiga elemen ini membentuk sinergi yang mampu mendorong keterbukaan terhadap ide baru dan keberanian mengambil risiko secara terukur. Penelitian ini menghasilkan model konseptual berbasis praktik yang dapat dijadikan pedoman dalam menyusun strategi penguatan budaya organisasi. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pimpinan organisasi dan manajer sumber daya manusia dalam mengelola perubahan serta menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan adaptif.
Manajemen Perubahan dan Tantangan Budaya Organisasi pada Masa Krisis Anggella Chandini; Finola Fiftem Eka Putri; Mardifa Wahyu Putri; Syafwandi Syafwandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1836

Abstract

Masa krisis seperti pandemi global, krisis ekonomi, maupun disrupsi teknologi memaksa organisasi untuk melakukan perubahan signifikan agar dapat bertahan dan beradaptasi terhadap lingkungan yang dinamis dan tidak stabil. Dalam konteks ini, manajemen perubahan menjadi suatu kebutuhan strategis yang mendesak untuk diterapkan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana proses manajemen perubahan dijalankan dalam organisasi selama masa krisis, serta mengidentifikasi tantangan budaya organisasi yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka yang komprehensif serta wawancara mendalam dengan sejumlah manajer dari organisasi sektor jasa yang mengalami dampak langsung dari krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen perubahan sangat dipengaruhi oleh kesiapan budaya organisasi, karakter kepemimpinan yang transformatif, serta pola komunikasi internal yang terbuka dan adaptif. Organisasi yang memiliki nilai-nilai budaya fleksibel dan kolaboratif cenderung lebih cepat menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan. Di sisi lain, tantangan utama yang dihadapi mencakup resistensi terhadap perubahan yang berasal dari individu maupun kelompok, ketegangan antara nilai-nilai budaya lama dengan nilai baru yang dibawa oleh perubahan, serta lemahnya kohesi sosial dalam tim akibat ketidakpastian dan tekanan kerja yang meningkat selama krisis. Temuan ini menekankan pentingnya peran budaya organisasi sebagai fondasi dalam menyukseskan agenda perubahan, serta perlunya strategi komunikasi yang inklusif dan pendekatan kepemimpinan yang empatik dan partisipatif. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi praktisi manajemen dan pengambil kebijakan organisasi dalam merancang strategi perubahan yang responsif dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan dimensi budaya yang melekat dalam struktur dan dinamika organisasi.