cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Kejadian TB Paru di Puskesmas Lembak Kabupaten Muara Enim Despa Susanti; Chairil Zaman; Erma Gustina; Ali Harokan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2970

Abstract

TB masih menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia, meskipun jumlahnya menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tuberkulosis (TB) kembali menjadi penyebab kematian disebabkan penyakit menular tertinggi di dunia pada tahun 2023, melampaui COVID-19 setelah sebelumnya berada di posisi kedua selama masa pandemi. Menurut data Puskesmas Lembak, dari hasil studi pendahuluan di Puskesmas Lembak Kabupaten Muara Enim diperoleh data jumlah kasus TB Paru yaitu pada tahun 2022 sebanyak 32 (49,2%), pada tahun 2023 sebanyak 34 (47,2%) dan meningkat pada tahun 2024 sebanyak 46 (60,5%), dimana target penemuan kasus TB di Kecamatan Lembak 90% berjumlah 75. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran kejadian TB Paru di Puskesmas Lembak Kabupaten Muara Enim tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien terduga TB Paru yang terdaftar di Puskesmas Lembak bulan Januari-Maret 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 124 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Mei - Juni 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi square dan multivariat dengan menggunakan uji logistik berganda. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara usia, riwayat kontak, pengetahuan dan sikap dengan kejadian TB Paru. Tidak ada hubungan antara jeni kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan riwayat merokok dengan kejadian TB Paru. Disarankan kepada pihak puskesmas meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang pencegahan penyakit TB Paru.
Implementasi Mobilitas Dini pada Post Operasi Fraktur Femur dengan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Aktifitasdi Rumah Sakit Vita Insani Pematang Siantar Rani Romaito Rajagukguk; Lismawati Lismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2971

Abstract

Pendahuluan: Fraktur femur pasca operasi sering menyebabkan gangguan mobilitas fisik yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan aktivitas pasien. Mobilisasi dini merupakan intervensi nonfarmakologis yang bertujuan meningkatkan kemandirian dan mempercepat pemulihan pasca operasi. Tujuan: Menjelaskan implementasi mobilisasi dini terhadap peningkatan kemampuan aktivitas pasien post operasi fraktur femur di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif studi kasus terhadap dua pasien laki-laki yang menjalani perawatan pasca operasi fraktur femur. Intervensi mobilisasi dini dilakukan selama 3 hari dengan durasi 10–15 menit per sesi, berfokus pada pengaturan posisi semi fowler dan peningkatan pergerakan mandiri. Hasil: Setelah tiga hari intervensi, kedua pasien menunjukkan peningkatan kemampuan mobilitas, penurunan rasa cemas dan nyeri, serta peningkatan kualitas tidur. Klien mampu berpindah posisi secara mandiri tanpa bantuan, dengan skala nyeri menurun dari 6 menjadi 1. Kesimpulan: Mobilisasi dini efektif dalam meningkatkan kemandirian, menurunkan kecemasan dan nyeri, serta memenuhi kebutuhan aktivitas pasien pasca operasi fraktur femur. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan post operasi.  
Pengaruh Jenis Pelarut (Etanol 96%, Etil Asetat, Dan Kombinasinya) Pada Ekstraksi Daun Alpukat (Persea Americana Mill) Terhadap Aktivitas Antibakteri Staphylococcus Areus Secara In Vitro Yeni Zakiyatul Ibriyah; Hasriyani Hasriyani; Fahrudin Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2972

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang sering ditemukan pada kulit manusia dan dapat menyebabkan berbagai infeksi, seperti infeksi kulit hingga sistemik. Salah satu cara mengatasi infeksi adalah dengan penggunaan antibiotik, namun jika tidak digunakan secara tepat, dapat menyebabkan resistensi. Oleh karena itu, pengobatan tradisional berbasis bahan alam menjadi alternatif yang lebih aman. Daun alpukat (Persea americana Mill.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis pelarut dalam ekstraksi daun alpukat terhadap aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, etil asetat, kombinasi etanol 96% & etil asetat. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram menggunakan konsentrasi ekstrak 6%, 8%, dan 10%. Kontrol positif menggunakan antibiotik siprofloksasin, dan kontrol negatif menggunakan akuades steril. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun alpukat memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus, dengan daya hambat meningkat seiring peningkatan konsentrasi. Rata-rata zona hambat terbesar ditunjukkan oleh ekstrak etanol 96% pada konsentrasi 10%, yaitu sebesar 7,23 mm. Daya hambat ini lebih tinggi dibandingkan ekstrak etil asetat (7,06 mm) dan kombinasi (6,03 mm). Tingginya daya hambat ekstrak etanol 96% disebabkan oleh kelarutan senyawa aktif seperti alkaloid dan flavonoid yang lebih optimal dalam pelarut polar seperti etanol. Hasil analisis statistik ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p < 0,05).
Model Manajemen Komplain Dalam Pelayanan Di Rumah Sakit Tri Wahyudi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2973

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari kegelisahan pasien yang merasa bahwa layanan manajemen komplain di rumah sakit tidak responsif dan tidak memadai. Keluhan yang sering muncul adalah keterlambatan dalam respons terhadap permasalahan yang disampaikan oleh pasien, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya koordinasi antar unit terkait serta ketidakjelasan standar operasional prosedur yang berlaku. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan model manajemen komplain yang lebih efektif, guna membantu rumah sakit dalam meningkatkan manajemen komplain pasien dengan cara yang lebih cepat, jelas, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi, yang menekankan pemahaman terhadap fenomena yang terjadi di lapangan seperti keterlambatan memberikan feedback ke pasien atas keluhan pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga kategori informan, yaitu informan kunci, informan utama, dan informan pendukung, serta observasi langsung terhadap situasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model manajemen komplain yang ada saat ini belum cukup efektif dalam mengatasi permasalahan respons dan komunikasi antar bagian. Selain itu, belum adanya mekanisme feedback yang jelas atau solusi terhadap komplain yang diajukan pasien menjadi salah satu kendala utama. Kesimpulan dari penelitian ini, pentingnya pengembangan model manajemen komplain yang lebih terintegrasi, yang tidak hanya memperbaiki proses internal tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan melalui manajemen komplain. Banyak pasien merasa diabaikan atau tidak mendapatkan tindak lanjut yang jelas terhadap komplain mereka menunjukkan bahwa masalah utama bukan terletak pada sistem penerimaan keluhan, tetapi lebih kepada sistem respons yang terfragmentasi.
Analisis Penyelesaian Perkara Melalui Perdamaian Antara Terdakwa Dan Korban Dalam Penyelesaian Perkara Penganiayaan di Pengadilan Negeri Kotabumi (Studi Pada Perkara No.1/Pid.C/2021/Pn.Kbu) Abdurrachman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2974

Abstract

The study purpose was. The peace settlement made by the Panel of Judges for the victim and the perpetrator somewhat alleviated the heartache experienced by the family and the victim. The resulting mediation stated that the violent act committed by Mahendra Kusuma bin Suherman was an act that was not commendable and caused unrest in the community. The perpetrator was willing to pay compensation intended to cover the victim's medical treatment during the recovery period. The application of restorative justice through peace mediation serves as a catalyst for realizing judicial principles that are straightforward, swift, and cost-effective, while also upholding legal certainty and social justice. Mediation, as a core mechanism within the restorative justice framework, offers a resolution pathway in which the involved parties collaboratively define the sense of justice they seek. This study aims to: 1) Examine the implementation of peace agreements in minor assault cases at the Kotabumi District Court, and 2) Analyze the legal implications for the defendant following reconciliation with the victim, as reflected in the court’s ruling. Materials and methods. The research adopts a normative legal approach, which involves identifying legal norms, principles, and doctrines to resolve legal issues. Results. Findings from the research indicate that the defendant has met the requirements of the restorative peace framework. Conclusions. The penal objective—protecting life—illustrates the practical application of restorative justice in cases involving proven assault, shifting the focus away from punitive measures and toward identifying appropriate legal remedies that restore harmony within the community.
Investasi Emas Sebagai Alternatif Instrumen Keuangan Jangka Panjang Di Kabupaten Banjar Nur Habibah; Iin Muyasarah; Sri Anafarhanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2975

Abstract

This study aims to explore the perceptions, motivations, and practices of the Banjar Regency community regarding gold as an investment instrument. Using a qualitative approach through interviews with respondents from various backgrounds, it was found that the majority of the community views gold as a safe, stable, and easily liquidated asset. Gold investment is chosen because its value is resistant to inflation, can be inherited, and aligns with Islamic economic principles. The results of this study provide insight into how local traditions and socio-economic conditions shape Islamic investment patterns.
Implementasi Pemberian Air Rebusan Daun Seledri untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Anggota Keluarga dengan Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Martimbang Pematangsiantar Tracy Angelica Pardede; Lismawati Lismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2977

Abstract

Pendahuluan: Keluarga adalah sekelompok orang yang hidup bersama dan saling bergantung. WHO memperkirakan jumlah penderita hipertensi sekitar 1,28 miliar didunia. Tanda dan gejala hipertensi terdapat sakit kepala, jantung berdebar, dan pengelihatan buram. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah pada anggota keluarga yang terkena hipertensi yaitu dengan pemberian air rebusan daun seledri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak dua orang penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Martimbang Pematangsiantar. Data dikumpulkan melalui format pengkajian keluarga, SOP pemberian air rebusan daun seledri, lembar observasi tekanan darah dan observasi defisit pengetahuan. penelitian dilakukan pada klien I tanggal 1sampai 3 Mei 2025, klien II tanggal 6 sampai 8 Mei 2025. Hasil: hasil implementasi, keluarga kurang memahami pentingnya menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Setelah diberikan edukasi dan terapi air rebusan daun seledri selama tiga hari, tekanan darah menunjukkan penurunan. Klien I dari 150/90 menjadi 130/90 mmHg, dan Klien II dari 140/90 menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Pemberian air rebusan daun seledri efektif sebagai non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran: keluarga disarankan untk mengkonsumsi air rebusan daun seledri pada anggota keluarga penderita hipertensi
The Role of Human Resources in Improving Higher Education Quality at Universitas Tangerang Raya Endang Hermawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2979

Abstract

This study analyzes the role of human resources (HR) in enhancing the quality of higher education at Universitas Tangerang Raya. As a critical component of institutional development, HR comprising academic staff, administrative personnel, and university leadership plays a central role in supporting educational innovation, improving learning outcomes, and ensuring organizational effectiveness. The research employs a qualitative descriptive method to examine how HR planning, capacity building, professional training, and performance evaluation contribute to academic excellence. The findings indicate that strategic HR development at Universitas Tangerang Raya has positively influenced the quality of teaching, research productivity, and student services. Strengthening human resource capabilities, aligned with the university’s vision and mission, is essential to achieving sustainable quality improvements in higher education.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat Di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara Abida Ardelia; Zaenal Fanani; Galih Kurniawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2980

Abstract

Antibotik merupakan obat untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sekitar 41,0% hasil dari SurveiKesehatan Indonesia, masyarakat menggunakan antibiotik tanparesep dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmeningkatkan pemahaman publik tentang penggunaan antibiotikyang tepat dan untuk mengurangi resistensi. Tujuan umumnyayaitu dapat mengidentifikasi Hubungan antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara. Peran pengobatan antibiotik yang dapat menginfeksi bakteri dan pentingnya penggunaan rasional untuk mencegah resistensi. Metode penelitian termasuk desain observasional denganpendekatan Cross-sectional untuk mengumpulkan data melaluikuesioner. Studi ini dilakukan di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara, dengan populasi penduduk sebanyak 872 jiwa dan sampelsebanyak 90 responden yang diambil menggunakan Rumus Slovin dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melaluikuesioner. Analisis data mengunakan uji analisis univariat untukmenjelaskan pengetahuan dan perilaku, dan uji analisis bivariatmenggunakan uji Chi-square yang telah diusulkan sebagai metodeanalisis yang tepat untuk meneliti tentang hubungan antarapengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik pada masyarakatdi Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara. Studi ini diharapkan dapatmemberikan wawasan yang lebih baik tentang hubungan antarapengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik dalammasyarakat.
Penerapan Aplikasi Sicantik Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di DPMPTSP Kota Gorontalo Fatma Djama; Yahya Antu; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan untuk Publik (SiCantik) dalam meningkatkan pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu sumber daya manusia (SDM), infrastruktur teknologi, dan strategi sosialisasi. Lokasi penelitian dilakukan di kantor DPMPTSP Kota Gorontalo dengan melibatkan tujuh informan yang terdiri dari pejabat struktural, staf teknis, dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SiCantik telah membawa dampak positif dalam mempercepat dan mempermudah pelayanan perizinan. Kualitas SDM dinilai cukup baik, terutama karena didominasi oleh pegawai muda yang adaptif terhadap teknologi, meskipun masih ditemukan tantangan pada sisi keterampilan teknis dan pembaruan sistem. Infrastruktur pendukung seperti komputer, jaringan internet, dan server telah tersedia, namun stabilitas koneksi dan kapasitas sistem masih perlu ditingkatkan. Di sisi lain, sosialisasi telah dilakukan melalui berbagai media, tetapi keterbatasan literasi digital dan akses internet menjadi kendala utama. Oleh karena itu, pendampingan langsung, pelatihan teknis, dan penguatan infrastruktur menjadi strategi penting dalam mendukung implementasi layanan perizinan berbasis digital secara optimal.