cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
The Influence of Word of Mouth and Service on Tourist Interest in Visiting Ujong Seuke Beach in Bireuen Regency Liza April Nabila; Denny Firmansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7702

Abstract

The analysis of the influence of Word of Mouth and service quality on tourist interest in visiting Ujong Seuke Beach, Bireuen Regency, has important relevance in the development of regional tourism destinations. Increased interest in visiting is not only determined by the physical attractiveness of the destination, but also by information disseminated among tourists and the quality of service directly experienced. Word of Mouth acts as a source of information that is considered more credible because it comes from real experiences, while service quality reflects the interaction of tourists with the management and available facilities. A quantitative approach with a survey method was used to measure the relationship between variables numerically by distributing questionnaires to 100 respondents. The data obtained were analyzed using multiple linear regression to test the partial and simultaneous effects of the variables studied. The results of the analysis indicate that Word of Mouth has a positive and significant effect on tourist interest in visiting, evidenced by the calculated t-value of 2.956 which is greater than the t-table of 1.984 and a significance value of 0.004. Service quality also has a positive and significant effect with a more dominant influence, indicated by the calculated t-value of 9.580 which exceeds the t-table of 1.984 and a significance value of 0.000. Simultaneously, Word of Mouth and service quality explain 56.6% of the variation in tourist visit interest, while the remaining 43.4% is influenced by other factors outside the model. This finding confirms that strengthening communication between tourists and improving service quality are key strategies in increasing visit interest in coastal tourist destinations
IMPLEMENTASI PRINSIP KEPENTINGAN (BEST INTEREST OF THE CHILD) DALAM TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK (Studi Putusan Nomor : 24/Pid.Sus-Anak/2025/PN TJK) Yudari Risma Pertiwi; Endang Prasetyawati; Intan Nurina Seftiniara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7705

Abstract

Latar Belakang: Perlindungan anak di Indonesia menghadapi tantangan implementasi prinsip Kepentingan Terbaik Anak dalam peradilan pidana anak, khususnya kasus pencabulan anak, ditunjukkan peningkatan laporan KPAI dan kesenjangan prosedural penerapan keadilan restoratif. Tujuan Penelitian: Menganalisis implementasi Best Interest of the Child pada kasus pencabulan anak Putusan Nomor 24/Pid.Sus-Anak/2025/PN Tjk dan mengevaluasi apakah sanksi peradilan mencerminkan prinsip tersebut. Jenis dan Metode Penelitian: Penelitian yuridis normatif dengan dukungan empiris melalui purposive sampling satu putusan pengadilan, wawancara semi-terstruktur dengan lima narasumber kunci (penyidik polisi, jaksa, hakim, staf LPKA, pekerja sosial LPKS), dan analisis deskriptif-analitik. Populasi dan Sampel: Seluruh putusan pencabulan anak di Pengadilan Negeri Tanjung Karang; sampel: Putusan 24/Pid.Sus-Anak/2025/PN Tjk. Instrumen dan Teknik Analisis Data: Dokumen putusan, pedoman wawancara, laporan LITMAS; analisis deduktif triangulasi norma hukum dan realitas lapangan. Hasil Penelitian: Implementasi meliputi tahap penyidikan, penuntutan, dan rehabilitasi menyeimbangkan pertanggungjawaban dengan rehabilitasi melalui pidana 4 bulan LPKA ditambah pelatihan kerja 2 bulan LPKS. Kesimpulan: Sanksi peradilan mencerminkan prinsip Kepentingan Terbaik melalui pendekatan restoratif yang mengutamakan perkembangan anak daripada retribusi.
Administrasi Sarana dan Prasarana di SMP Negeri 2 Ambon Nandalita Nunuela; Vando Kristi Makaruku; Sharlia Sharlia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengelolaan administrasi sarana dan prasarana di SMP Negeri 2 Ambon dilaksanakan, sekaligus mengkaji berbagai hambatan yang muncul dalam proses pengelolaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta studi dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Sarana dan Prasarana SMP Negeri 2 Ambon, sedangkan fokus kajian diarahkan pada pelaksanaan administrasi sarana dan prasarana di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi sarana dan prasarana di SMP Negeri 2 Ambon telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan manajemen pendidikan, meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan, pemanfaatan, evaluasi, dan penghapusan. Pengelolaan fasilitas dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada pedoman Dinas Pendidikan dan melibatkan partisipasi seluruh warga sekolah. Sekolah juga menjalin kerja sama dengan pihak eksternal, seperti orang tua siswa, komite sekolah, dan Dinas Pendidikan melalui Memorandum of Understanding (MoU) guna mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana. Namun demikian, pengelolaan fasilitas sekolah masih menghadapi kendala utama berupa keterbatasan anggaran operasional dan keterbatasan lahan. Meskipun demikian, sekolah tetap berupaya melakukan pengembangan fasilitas secara berkelanjutan melalui pengajuan usulan perbaikan dan penambahan sarana melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Inovasi Kurikulum Berkelanjutan (Continuous Improvement) dalam Manajemen Kurikulum di Lembaga Pendidikan Azhar Azhar; Zulfikar Zulfikar; Cut Irhamna Heriyanti; Irma Rosita; Mesiono Mesiono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7713

Abstract

Inovasi kurikulum berkelanjutan (continuous improvement) merupakan pendekatan strategis dalam manajemen kurikulum untuk menjawab tantangan perubahan global, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang dinamis. Kurikulum yang bersifat statis tidak lagi mampu memenuhi tuntutan tersebut, sehingga diperlukan pengelolaan kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep inovasi kurikulum berkelanjutan serta implementasinya dalam manajemen kurikulum di lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan data statistik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan inovasi kurikulum berkelanjutan mampu meningkatkan relevansi pendidikan, kualitas pembelajaran, dan mutu lulusan. Selain itu, inovasi kurikulum yang dikelola secara sistematis dan berkelanjutan juga berdampak positif terhadap partisipasi serta kepuasan peserta didik. Dengan demikian, inovasi kurikulum berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak dalam manajemen kurikulum guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkesinambungan.
Aplikasi Pupuk Kompos (Campuran Limbah Sabut Kelapa, Kotoran Sapi, Dan Sampah Pasar) Dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi (Brasicca Chinensis) Maulana Majid Shah; Dini Mufriah; Syahriandi Akbari; Dian Dhika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis Kompos (campuran limbah sabut kelapa,kotoran sapi, dan sampah pasar) terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman sawi, mengetahui pengaruh pupuk Dolomit terhadap pertumbuhan dan hasil prosuksi tanaman sawi, untuk mengetahui interaksi antara dosis Kompos (campuran limbah sabut kelapa,kotoran sapi, dan sampah pasar) dan pupuk Dolomit terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman sawi. Penelitian ini menggunakan metode Acak kelompok (RAK) faktorial, rancangan ini terdiri dari dua faktor. Faktor I adalah dosis pupuk kompos yang terdiri dari 3 (Tiga) taraf perlakuan yaitu: K0 (kontrol), K1(1,5 kg/plot), K2 (3 kg/plot).. Faktor II adalah pupuk Dolomit yang terdiri dari 3 (tiga) taraf perlakuan yaitu: D0 (Kontrol), D1 (1,5 kg/plot), D2 (3 kg/plot). Jumlah kombinasi perlakuan 9 (sembilan) dengan 3 (tiga) ulangan. Parameter pengamatan pada penelitian ini adalah Tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat basah tanaman per- sampel (gram), berat basah tanaman per- plot(gram). Hasil penelitian menunjuk-kan pemberian Kompos (campuran limbah sabut kelapa,kotoran sapi, dan sampah pasar) tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah tanaman per sampel, berat basah tanaman per plot. Pemberian pupuk Dolomit tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah tanaman per sampel, dan berat basah tanaman per plot. Interaksi antara dosis Kompos (campuran limbah sabut kelapa,kotoran sapi, dan sampah pasar) dan Dolomit berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah tanaman per sampel, berat basah tanaman per plot, berat basah akar tanaman per sampel dah berat basah akar tanaman per plot.
Analisis Strategi Pemasaran Komoditas Cabai Merah Keriting Ni’mal Hamdi; Siska Yulianita Lubis; Fuad Fuad; Faisal Azhari Baldan P; Fahry Alasmsah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai merah keriting merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, merupakan salah satu daerah sentra produksi cabai merah keriting, namun petani masih menghadapi berbagai permasalahan dalam aspek pemasaran yang berdampak pada fluktuasi harga dan rendahnya pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran komoditas cabai merah keriting yang diterapkan oleh petani di Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada petani cabai merah keriting serta pihak terkait dalam saluran pemasaran. Analisis data dilakukan menggunakan analisis saluran pemasaran dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam kegiatan pemasaran cabai merah keriting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Dolat Rakyat masih didominasi oleh pedagang perantara, sehingga posisi tawar petani relatif lemah. Strategi pemasaran yang diterapkan petani belum optimal akibat keterbatasan akses informasi pasar dan lemahnya kelembagaan petani. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang dapat diterapkan antara lain peningkatan peran kelompok tani, pemanfaatan informasi harga pasar, serta pengembangan kemitraan pemasaran guna meningkatkan efisiensi pemasaran dan pendapatan petani.
Role of Integrated Digital Systems in Cash Transaction Recording: Operational Practices at BYD Arista Pondok Indah Mikha Prima Yolenta; Siti Magfiroh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cash, as the most liquid asset, plays a crucial role in business continuity, requiring accurate and traceable recording supported by reliable information systems. The rise of digitalization has encouraged companies to shift from manual processes to integrated digital systems, including Enterprise Resource Planning (ERP). This study aims to describe the role of integrated digital systems in recording cash transactions at BYD Arista Pondok Indah by examining the use of the Arista Dealer Management System (ADMS) and Odoo ERP. A qualitative descriptive case study approach was employed, with data collected through direct observation, work participation, informal interviews with system users, and review of internal documentation. The results indicate that cash receipts and disbursements are processed non-cash and documented digitally from operational activities to financial reporting through the integration of ADMS and Odoo. While the digital system serves as the main tool for data recording and integration, the effectiveness of cash recording depends on user roles, data accuracy, and inter-functional coordination. Future research will expand the study scope and combine descriptive and quantitative analyses to evaluate the quality and effectiveness of cash information produced.
Teori Dasar, Sejarah Dan Gagasan Pendidikan Multikultural Julhadi Julhadi; Joni Darma Fitra; Zul Akhyar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara majemuk menghadapi tantangan serius seperti prasangka, diskriminasi, dan konflik sosial, yang diperparah oleh ketidakmampuan pendidikan konvensional dalam merespons keragaman. Oleh karena itu, pendidikan multikultural hadir sebagai solusi strategis untuk membangun kohesi sosial dan karakter bangsa yang inklusif serta toleran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan teori, sejarah, dan gagasan inti pendidikan multikultural. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari sumber-sumber sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik terpercaya, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berlandaskan pada teori yang menekankan kesetaraan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap keragaman. Secara historis, gerakan ini berakar dari perjuangan hak sipil di Amerika Serikat dan telah diadaptasi ke dalam konteks Indonesia melalui kurikulum nasional. Gagasan intinya meliputi equity pedagogy, pemberdayaan kelompok kultural, dan pendidikan untuk keadilan sosial. Jadi, kajian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural bukan hanya sebuah pendekatan pedagogis, melainkan sebuah fondasi penting untuk membentuk masyarakat demokratis yang harmonis dan berkeadilan sosial di tengah kompleksitas keberagaman.
PENGARUH CELEBRITY ENDORSEMENT CREDIBILITY DAN GREEN BRAND IMAGE TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION PRODUCT MICELLAR CLEANSING WATER GARNIER DENGAN GREEN PERCEIVED VALUE SEBAGAI MEDIASI Dwi Yulianti Nur Halizah; Nurhidayati Nurhidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7720

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh celebrity endorsement credibility dan green brand image terhadap green purchase intention dengan green perceived value sebagai mediasi. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 97 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Celebrity Endorsement Credibility berpengaruh positif signifikan terhadap Green Perceived Value, Green Brand Image berpengaruh positif signifikan terhadap Green Perceived Value, Celebrity Endorsement Credibility berpengaruh positif signifikan terhadap Green Purchase Intention, Green Brand Image tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Green Purchase Intention, Green Perceived Value berpengaruh positif signifikan terhadap Green Purchase Intention, Green Perceived Value mampu memediasi pengaruh tidak langsung Celebrity Endorsement Credibility terhadap Green Purchase Intention, dan Green Perceived Value mampu memediasi pengaruh tidak langsung Green Brand Image terhadap Green Purchase Intention.
Tanggung Jawab Hukum Penerima Fidusia atas Eksekusi Jaminan Fidusia yang Melampaui Batas Kewenangan (Studi Kasus Putusan Nomor 8/Pdt.G.S/2024/PN.Mtr) Rensi Rensi; Andika Wijaya; Satriya Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik eksekusi jaminan fidusia dalam pembiayaan konsumen masih kerap menimbulkan permasalahan hukum khususnya ketika dilakukan secara sepihak oleh penerima fidusia melalui pihak ketiga tanpa prosedur hukum yang sah. Kondisi ini semakin relevan untuk dikaji setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 yang menegaskan bahwa eksekusi jaminan fidusia tidak dapat dilakukan secara serta merta tanpa kesepakatan mengenai wanprestasi dan penyerahan objek jaminan secara sukarela atau tanpa penetapan pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas kewenangan penerima fidusia dalam melakukan eksekusi jaminan fidusia serta bentuk tanggung jawab hukum yang timbul akibat eksekusi yang melampaui kewenangan dengan studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Mataram Nomor 8/Pdt.G.S/2024/PN.Mtr. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan konseptual dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksekusi jaminan fidusia yang dilakukan tanpa memenuhi syarat hukum merupakan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan tanggung jawab perdata bagi penerima fidusia termasuk tanggung jawab atas tindakan debt collector sebagai perpanjangan tangan kreditur. Putusan a quo memperkuat perlindungan hukum bagi debitur dan menegaskan bahwa efisiensi pembiayaan tidak dapat mengesampingkan prinsip due process of law dalam hukum perdata.