cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Partisipasi Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Dalam Discharge Planning Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2024 Dr. Lilis Novitarum; Samfriati Sinurat; Efa Nelfin Charista Zebua
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi pasien merupakan komponen krusial dalam discharge planning yang memfasilitasi layanan kesehatan memberikan asuhan keperawatan optimal dan membantu pasien kanker mempercepat kesembuhan selama menjalani kemoterapi. Rendahnya partisipasi pasien dapat menurunkan kualitas perawatan, meningkatkan insiden merugikan, kesalahan medis, serta peningkatan angka kekambuhan dan morbiditas setelah pasien pulang dari rumah sakit. Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan, terdapat peningkatan jumlah pasien kanker yang menjalani kemoterapi dari 901 pasien pada tahun 2022 menjadi 1.084 pasien pada tahun 2023, dan 883 pasien dalam enam bulan pertama tahun 2024, namun belum ada data spesifik mengenai tingkat partisipasi pasien dalam discharge planning. Partisipasi pasien dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, dukungan keluarga, komunikasi efektif dengan tenaga kesehatan, kondisi psikologis, serta kualitas pemberian informasi terkait penyakit, perawatan medis, dan kebutuhan pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran partisipasi pasien kanker yang menjalani kemoterapi dalam discharge planning di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan tahun 2024 untuk memberikan informasi penting bagi pengembangan strategi peningkatan kualitas discharge planning dan outcome kesehatan pasien kanker. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah 883 pasien kanker yang menjalani kemoterapi, dengan sampel sebanyak 90 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur yang telah dimodifikasi oleh Subroto (2019) terdiri dari 14 pertanyaan mencakup tiga domain: informasi (7 pertanyaan), perawatan medis (2 pertanyaan), dan tujuan serta kebutuhan (5 pertanyaan) dengan kategorisasi skor kurang (14-27), cukup (28-41), dan baik (42-56). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki partisipasi cukup sebesar 64,4% (58 orang), partisipasi kurang 31,1% (28 orang), dan partisipasi baik hanya 4,4% (4 orang). Analisis berdasarkan domain menunjukkan domain penerimaan informasi mayoritas cukup (61,1%), domain perawatan medis mayoritas kurang (77,8%), dan domain tujuan serta kebutuhan mayoritas kurang (74,4%). Karakteristik demografi menunjukkan dominasi perempuan 68,9% dengan diagnosis terbanyak kanker payudara (46,7%), usia lansia awal 46-55 tahun (35,5%), dan lama menjalani kemoterapi 3 bulan (25,0%). Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa partisipasi pasien kanker dalam discharge planning masih perlu ditingkatkan terutama pada domain perawatan medis dan tujuan-kebutuhan, sehingga diperlukan strategi peningkatan melalui edukasi terstruktur, komunikasi efektif, dukungan psikososial, dan pendekatan holistik berpusat pada pasien untuk mengoptimalkan outcome kesehatan pasca kemoterapi.
PENGARUH INTENSITAS ASET TETAP, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (TAX AVOIDANCE) PADA SEKTOR TRANSPORTASI DAN LOGISTIK PERIODE 2022-2024 Aulia Novita Sari; Osmad Mutaher
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7909

Abstract

Upaya pemerintah yang semakin meningkat untuk meningkatkan pendapatan pajak telah menjadikan penghindaran pajak sebagai isu krusial dalam sistem perpajakan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas aset tetap, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap penghindaran pajak pada perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Penghindaran pajak diukur menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas aset tetap berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak, leverage berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik aset dan struktur pendanaan perusahaan memengaruhi praktik penghindaran pajak, sementara skala perusahaan tidak selalu menjadi faktor penentu.
The Influence of Organizational Digital Culture and Adaptive HRM Practices on Innovative Work Behavior: The Mediating Role of Employee Engagement in Large Manufacturing Firms in Surabaya Elly Yuniar Nitawati; Nurul Iman; Indah Noviandari; Sari Handayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menguji pengaruh budaya digital organisasi dan praktik manajemen sumber daya manusia (HRM) adaptif terhadap perilaku kerja inovatif pada perusahaan manufaktur besar di Surabaya, dengan keterikatan karyawan sebagai variabel mediasi. Transformasi digital di industri manufaktur menuntut karyawan tidak hanya patuh pada prosedur, tetapi juga aktif mencari perbaikan proses berbasis data. Penelitian menggunakan desain kuantitatif melalui survei pada karyawan lintas fungsi produksi, quality, engineering, dan rantai pasok. Instrumen mengukur budaya digital (orientasi data, kolaborasi lintas unit, keterbukaan pada eksperimen), HRM adaptif (reskilling, dukungan pembelajaran, fleksibilitas peran, umpan balik kinerja), keterikatan karyawan, serta perilaku kerja inovatif. Analisis dilakukan menggunakan pemodelan persamaan struktural untuk menilai hubungan langsung dan pengaruh tidak langsung. Hasil pengujian model mengindikasikan bahwa budaya digital organisasi dan praktik HRM adaptif berkaitan positif dengan keterikatan karyawan, dan keterikatan karyawan berkaitan positif dengan perilaku kerja inovatif. Selain itu, keterikatan karyawan berperan sebagai mekanisme penjelas yang memperkuat pengaruh budaya digital dan HRM adaptif terhadap inovasi kerja, sehingga investasi teknologi perlu diimbangi dengan pengalaman kerja yang memicu vigor, dedication, dan absorption. Temuan ini menegaskan pentingnya menyelaraskan agenda transformasi digital dengan tata kelola SDM yang lincah, adil, dan berorientasi pengembangan agar ide perbaikan dapat muncul dan diimplementasikan secara konsisten pada lingkungan manufaktur. Implikasi praktis meliputi penguatan budaya berbagi pengetahuan, program pelatihan berbasis kebutuhan lini, dan sistem apresiasi untuk inisiatif inovatif. Responden dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria masa kerja minimal enam bulan. Kontribusi studi ini memperluas bukti pada sektor manufaktur Indonesia dan memberi dasar penyusunan kebijakan HR berbasis data yang inklusif dan berkelanjutan praktis.
Implikasi Yuridis Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi terhadap Model Bisnis Digital di Indonesia Kristina Andini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7911

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia mendorong munculnya berbagai model bisnis berbasis teknologi yang sangat bergantung pada pemrosesan data pribadi pengguna. Data pribadi telah bertransformasi menjadi aset ekonomi strategis yang digunakan untuk personalisasi layanan, analisis perilaku konsumen, serta monetisasi berbasis data. Di sisi lain, intensitas pemanfaatan data tersebut meningkatkan risiko pelanggaran privasi, kebocoran data, dan ketimpangan posisi antara pelaku usaha dan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan perlindungan data pribadi dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) serta implikasi hukumnya terhadap model bisnis digital di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach) serta dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU PDP menetapkan prinsip legalitas, pembatasan tujuan, transparansi, keamanan, dan akuntabilitas dalam pemrosesan data pribadi, sekaligus memperkuat hak subjek data serta kewajiban pengendali dan prosesor data. Ketentuan tersebut membawa konsekuensi langsung terhadap struktur dan strategi model bisnis digital, khususnya yang berbasis personalisasi, profiling, dan integrasi data lintas layanan. UU PDP tidak hanya berfungsi sebagai instrumen perlindungan hak privasi, tetapi juga membentuk standar baru tata kelola bisnis digital melalui penerapan perlindungan data sejak tahap perancangan sistem dan penguatan manajemen risiko kepatuhan. Dengan demikian, keberlanjutan bisnis digital di Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha mengintegrasikan perlindungan data pribadi ke dalam strategi bisnisnya. Kata Kunci: Perlindungan Data Pribadi, UU PDP, Bisnis Digital
Strategi Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Dalam Meningkatkan Minat Masyarakat Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Padang Pariaman meiza dwita aviani; Jon kenedi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan minat masyarakat menjadi peserta di Kabupaten Padang Pariaman, yang masih tergolong rendah akibat keterbatasan pemahaman dan efektivitas pemasaran, khususnya pada sektor informal. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun berbagai kegiatan sosialisasi, promosi, dan kerja sama telah dilakukan, pelaksanaannya belum optimal menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Rendahnya literasi dan persepsi keliru mengenai sasaran kepesertaan menjadi faktor utama rendahnya minat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pemasaran berbasis edukasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan perluasan jangkauan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan
Peran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam Meningkatkan Kinerja UMKM di Kabupaten Pinrang Rachmatul Hidayat; Rahmat Rahim; Pidiya Alirman; Citra Ayu Ningsih; Bahruddin Bahruddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) constitute a vital pillar of regional economic development by contributing to employment creation, income distribution, and local economic resilience. In Pinrang Regency, MSMEs play a strategic role in supporting community livelihoods; however, their growth potential is often constrained by limited access to formal financing. To address this issue, the Government of Indonesia introduced the People’s Business Credit (Kredit Usaha Rakyat/KUR) program as a policy instrument aimed at expanding affordable and inclusive financing for MSMEs through interest subsidies and simplified credit schemes. This study aims to analyze the role of the KUR program in improving the performance of MSMEs in Pinrang Regency. The research employs a descriptive qualitative approach, utilizing secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS), Bank Indonesia (BI), the Financial Services Authority (OJK), and relevant prior studies. The findings indicate that KUR has a positive impact on MSME development, particularly in enhancing access to working capital, increasing production capacity, and improving business revenues. MSMEs receiving KUR financing show greater flexibility in business expansion and improved resilience in facing economic challenges. Nevertheless, the effectiveness of the KUR program is not yet optimal. Several obstacles persist, including low levels of financial literacy among MSME actors, limited business assistance and mentoring, and insufficient digital readiness to adapt to technological and market changes. These challenges reduce the overall impact of credit utilization on long-term business sustainability. Therefore, stronger policy synergy is required between local governments, financial institutions, and related stakeholders to complement KUR financing with capacity-building programs, financial education, and digital transformation initiatives. Such integrated efforts are essential to maximize the role of KUR in driving sustainable regional economic growth in Pinrang Regency
Kualitas Hidup Pasien Jantung Coroner Ance M Siallagan; Lindawati F Tampubolon; Mei Indriani Tambunan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian global yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Penelitian sebelumnya menunjukkan mayoritas pasien penyakit jantung koroner memiliki kualitas hidup kurang baik berkisar 58,3%-70,9%, yang dipengaruhi oleh karakteristik demografi, faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti hipertensi, merokok, diabetes melitus, obesitas, dan penyesuaian gaya hidup berkelanjutan. Di Pusat Jantung Terpadu RSUP Haji Adam Malik Medan terdapat 727 pasien penyakit jantung koroner pada bulan Juli 2024, namun belum ada data spesifik mengenai gambaran kualitas hidup pasien tersebut. Kualitas hidup yang buruk dapat meningkatkan mortalitas, menurunkan produktivitas kerja, menimbulkan isolasi sosial, distress emosional, dan depresi yang berdampak pada keinginan mempercepat kematian pada pasien sakit parah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kualitas hidup pasien jantung koroner di Pusat Jantung Terpadu RSUP Haji Adam Malik Medan tahun 2024 untuk memberikan informasi penting bagi pengembangan strategi peningkatan kualitas hidup dan outcome kesehatan pasien jantung koroner. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah 727 pasien jantung koroner periode Juli 2024, dengan sampel sebanyak 88 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF terdiri dari 26 pertanyaan mencakup empat domain: kesehatan fisik (7 pertanyaan), psikologis (5 pertanyaan), hubungan sosial (3 pertanyaan), dan lingkungan (8 pertanyaan) dengan kategorisasi skor kurang (0-25), cukup (26-50), baik (51-75), dan sangat baik (76-100). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki kualitas hidup cukup sebesar 62,5% (55 orang), kualitas hidup baik 36,4% (32 orang), dan sangat baik hanya 1,1% (1 orang). Karakteristik demografi menunjukkan rerata usia 51,65 tahun dengan dominasi perempuan 55,7%, pendidikan SMA/SMK 70,5%, beragama Islam 59,1%, tidak memiliki penyakit penyerta 71,6%, dan rerata lama menderita 40,09 bulan. Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa kualitas hidup pasien jantung koroner masih perlu ditingkatkan melalui modifikasi gaya hidup, program rehabilitasi jantung terstruktur, peningkatan pengetahuan manajemen penyakit, dukungan psikososial, dan penguatan kesejahteraan spiritual untuk mengoptimalkan outcome kesehatan jangka panjang.
Kajian Kritis Pemanfaatan Thermal Barrier Coating Keramik Terhadap Efisiensi Termal Dan Keandalan Mesin Suhu Tinggi Moh. Syaiful Anwar; Didit Darmawan; M. Andrean Maulana; Dimas Tri Radityo; M. Firnanda Fahrul Ulum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7915

Abstract

This study critically reviews the use of Thermal Barrier Coating (TBC) on engine components by examining microstructure stability, long-term heat resistance, and the effect of coating quality and material composition on thermal efficiency and resistance in aggressive working environments. Advances in manufacturing technology have opened up new opportunities for the use of Thermal Barrier Coatings (TBC) to protect engine components operating at extreme temperatures, such as internal combustion engines and gas turbines. This study examines the microstructural stability and long-term heat resistance of Yttria-Stabilized Zirconia (YSZ)-based TBC against repeated thermal cycles and high-temperature oxidation, as well as the influence of coating quality, deposition method, and material composition on thermal efficiency and coating resistance. A qualitative method with literature studies was chosen to synthesize empirical findings from various reliable studies. The results show that TBC maintains a stable columnar structure up to a temperature of 1200°C, but undergoes phase degradation at higher temperatures or repeated thermal cycles, which can reduce mechanical and thermal performance. The growth of Thermally Grown Oxide (TGO) at the bond coat-top coat interface is a critical factor in layer durability, with proper composition and process control capable of maintaining durability. In addition, coating quality and material composition play an important role in heat insulation efficiency and resistance to corrosion and erosion. This study recommends optimizing ceramic materials, microstructure engineering, and deposition techniques to improve the service life and thermal efficiency of modern engine systems. This research provides essential knowledge for the development of reliable and efficient thermal coating technology
Komunikasi Digital PT PLN Icon Plus SBU Sumbagsel dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Nur Hanina Lidya; Sepriadi Saputra; Muslimin Ritonga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7916

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong organisasi untuk mengadopsi sistem komunikasi berbasis digital gunameningkatkan efektivitas dan kinerja pegawai. PT PLN Icon Plus SBU Sumbagsel sebagai bagian dari perusahaan yangbergerak di bidang teknologi dan telekomunikasi menerapkan aplikasi Iconapps sebagai media komunikasi digital internal.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi digital melalui aplikasi Iconapps dalam meningkatkankinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melaluiobservasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pegawai di lingkungan PT PLN IconPlus SBU Sumbagsel. Analisis data dilakukan menggunakan teori sistem dengan model Miles dan Huberman yang meliputireduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasidigital melalui Iconapps berperan efektif dalam mempercepat alur informasi, mempermudah koordinasi kerja,meningkatkan transparansi administrasi, serta mendukung monitoring dan penilaian kinerja pegawai. Meskipun terdapathambatan berupa ketergantungan pada sistem digital dan kendala teknis, perusahaan memiliki mekanisme solusi yangmampu meminimalkan dampaknya. Dengan demikian, penerapan komunikasi digital melalui IconApps memberikankontribusi positif terhadap peningkatan kinerja pegawai di PT PLN Icon Plus SBU Sumbagsel.
Model Pendidikan, Pendidikan Multikultural, Peranan Guru, Pendidikan Karakter Nofik Afriko; Julhadi Julhadi; Mahyudin Ritonga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7917

Abstract

Indonesia sebagai bangsa yang multietnis, multikultural, dan multireligius membutuhkan model pendidikan yang mampu menumbuhkan sikap toleran, demokratis, dan berkarakter. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep model pendidikan multikultural, pendidikan karakter, serta peranan guru dalam membangun karakter peserta didik melalui pendidikan multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, baik buku maupun artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural merupakan model pendidikan yang menekankan penghargaan terhadap keragaman budaya, etnis, agama, dan latar belakang sosial peserta didik. Pendidikan karakter berbasis multikultural dapat diimplementasikan secara efektif melalui prinsip integratif, kompak, dan konsisten, yaitu dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam seluruh kegiatan sekolah, melibatkan seluruh komponen pendidikan, serta menerapkannya secara berkelanjutan tanpa diskriminasi. Guru memiliki peranan strategis sebagai teladan, fasilitator, dan agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, keadilan, dan penghargaan terhadap perbedaan kepada peserta didik. Dengan demikian, pengembangan model pendidikan karakter berbasis multikultural tidak hanya relevan tetapi juga menjadi kebutuhan mendesak dalam sistem pendidikan nasional. Implementasi yang tepat diharapkan mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu hidup harmonis dalam masyarakat yang plural.