cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,527 Documents
Evaluasi Hubungan Imt Dan Lingkar Pinggang Sebagai Indikator Obesitas Sentral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung Festy Ledyani; Arti Febriyani Hutasuhut; Nita Sahara; M. Arbi Wiratama
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Obesitas sentral yang ditandai dengan penumpukan lemak berlebih di area abdomen sangat berisiko memicu penyakit kardiometabolik. Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok usia dewasa muda yang rentan mengalami kondisi ini akibat beban akademik yang tinggi, tingginya perilaku sedentari, stres, dan pola makan tidak sehat. Indeks Massa Tubuh (IMT) umum digunakan untuk menilai status gizi, namun memiliki keterbatasan karena tidak dapat menggambarkan distribusi lemak tubuh. Oleh karena itu, diperlukan parameter lingkar pinggang untuk mengidentifikasi obesitas sentral secara spesifik.Tujuan: Untuk mengetahui dan mengevaluasi distribusi frekuensi IMT dan lingkar pinggang, serta menganalisis hubungan antara kedua parameter antropometri tersebut dalam mengidentifikasi obesitas sentral pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 63 responden sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar pinggang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta uji korelasi Spearman. Hasil: Distribusi kategori IMT menunjukkan status normal sebesar 31,7% (20 responden), obesitas I sebesar 27,0% (17 responden), obesitas II sebesar 19,0% (12 responden), kurus sebesar 15,9% (10 responden), dan overweight sebesar 6,3% (4 responden). Berdasarkan pengukuran lingkar pinggang, sebanyak 46,0% (29 responden) masuk kategori berisiko obesitas sentral. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara kategori IMT dengan kejadian obesitas sentral (p-value < 0,001; χ² = 48,678). Selanjutnya, uji korelasi Spearman secara numerik memperlihatkan hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara nilai IMT dan nilai lingkar pinggang (\(r_s = 0,841\); p-value = 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan lingkar pinggang sebagai indikator obesitas sentral pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Semakin tinggi nilai IMT seorang mahasiswa, semakin besar ukuran lingkar pinggangnya dan semakin tinggi pula risiko mengalami obesitas sentral. Penggunaan kombinasi kedua indikator antropometri ini sangat penting untuk mendukung deteksi dini risiko kesehatan kardiometabolik sejak usia dewasa muda.
Analisis Difusi Inovasi Pemasaran Digital Berbasis Instagram: Studi Kasus pada CV Mahkota Catering Ferdi Kurniawan; Putri Ekresty Haes
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasaran digital berbasis Instagram semakin krusial bagi UMKM kuliner di era ekonomi digital. Penelitian ini menganalisis proses difusi inovasi pemasaran digital melalui Instagram pada CV Mahkota Catering sebagai studi kasus. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi akun Instagram, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa adopsi Instagram sebagai saluran pemasaran digital mengikuti tahapan difusi inovasi Rogers (knowledge, persuasion, decision, implementation, confirmation). Konten visual (foto hidangan, Reels proses produksi, testimoni pelanggan) dan interaksi aktif meningkatkan brand awareness, engagement, serta volume pesanan. Namun, tantangan berupa konsistensi konten, pemahaman algoritma, dan literasi digital masih menghambat optimalisasi. Temuan ini mendukung literatur sebelumnya bahwa Instagram efektif sebagai social commerce bagi UMKM kuliner apabila dikelola secara strategis. Implikasi praktis berupa rekomendasi peningkatan kapasitas digital dan kolaborasi konten untuk mempercepat difusi inovasi pemasaran.
Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif: Tinjauan Literatur tentang Akses, Kualitas, dan Pemanfaatan Layanan Ari Setyawan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari sistem kesehatan yang berperan dalam menjamin kesehatan dan kesejahteraan individu sepanjang kehidupan. Namun, ketersediaan pelayanan belum selalu diikuti oleh akses dan pemanfaatan yang optimal. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai aspek yang berkaitan dengan akses, kualitas, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan reproduksi. Literatur diperoleh dari berbagai publikasi ilmiah yang membahas pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi. Hasil kajian menunjukkan bahwa akses pelayanan dipengaruhi oleh faktor geografis, ekonomi, informasi, bahasa, budaya, stigma, diskriminasi, serta kebijakan dan sistem pelayanan. Kualitas pelayanan berkaitan dengan komunikasi, pelayanan yang berpusat pada pasien, privasi dan sensitivitas budaya. Sementara itu, pemanfaatan pelayanan dipengaruhi oleh pengetahuan, kebutuhan kesehatan, kemampuan ekonomi, dan kemudahan akses memperoleh pelayanan. Oleh karena itu, penguatan pelayanan kesehatan reproduksi komprehensif membutuhkan pendekatan yang berorientasi pada individu, berbasis hak, inklusif, dan terintegrasi dalam pelayanan kesehatan primer.
Perancangan Buku Ilustrasi Tradisi Tiyu sebagai Media Informasi Bagi Siswa SMKN 3 Selong Nurhaliza Rahmayani; Hasbullah Hasbullah; I Gede Anjas Kharisma Nata
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Tiyu Tradition is a horse-riding activity carried out by the community of Jantuk Village, Sukamulia District, East Lombok Regency, on every Eid al-Fitr celebration, and holds a close connection to the history and ancestral identity of the local community. A survey of 60 respondents outside Jantuk Village revealed that only 58.3% were aware of this tradition, while 41.7% were not, indicating that the dissemination of information about this tradition to the wider public remains limited. This study aims to design an illustrated book on the Tiyu Tradition as a communicative and easily understandable cultural information medium to support the introduction and preservation of local culture. This study employs a qualitative method with a Design Thinking approach, consisting of five stages: Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test. Data were collected through observation, interviews, documentation, questionnaires, and literature study. The design outcome is an illustrated book on the Tiyu Tradition as an informative visual medium, serving as an alternative media to support the introduction and preservation of local culture.
Analisis Faktor–Faktor Yang Memengaruhi Permintaan daging Sapi Oleh Rumah Tangga Individual Di Kabupaten Nagekeo Priska Amaria Susa; Ulrikus R. Lole; Solvi M. Makandolu; Maria Y. Luruk
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Nagekeo dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan daging sapi oleh rumah tangga individual di Kabupaten Nagekeo dan untuk mengetahui elastisitas permintaan daging sapi di Kabupaten Nagekeo. Metode penelitian ini adalah penentuan lokasi RPH Secara sensus di dua kecamatan (Boawae dan Aesesa) serta penentuan 100 responden secara acidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan teknik wawancara, obsevasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis korelasi dan regresi linier berganda dengan menggunakan fungsi Cobb-Douglas. Hasil analisis regresi menunjukkan dua faktor yang berpengaruh sangat nyata terhadap permintaan daging sapi yaitu pendapatan konsumen (X₁) dan jumlah anggota keluarga (X8). Persamaan regresi Cobb-Douglas yang dihasilkan adalah Y=-10,125 X₁0,739X80,328 dengan R²= 0,632 yang berarti 63,2% variasi permintaan dapat dijelaskan oleh kedua faktor tersebut, sedangkan 36,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Permintaan daging sapi di Kabupaten Nagekeo bersifat elastis.
Analisis Yuridis Upaya Penyelesaian Sengketa Waris Perempuan Hindu di Bali Gede Budi Astawa; Kadek Januarsa Adi Sudharma
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penyelesaian sengketa waris perempuan Hindu di Bali serta penyelesaian sengketa pewarisan bagi perempuan Hindu berdasarkan hukum waris adat Bali. Penelitian ini berfokus pada kedudukan perempuan sebagai ahli waris dalam sistem pewarisan patrilineal yang secara tradisional menempatkan laki-laki sebagai ahli waris utama (purusa). Metode penelitian. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan. Analisis dilakukan terhadap norma, asas, kaidah, teori, dan peraturan hukum yang berkaitan dengan kedudukan dan hak waris perempuan Hindu di Bali. Penelitian ini juga mengkaji kekosongan norma, konflik norma, dan kekaburan norma dalam hukum waris adat Bali. Hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum waris adat Bali menganut sistem patrilineal yang mengutamakan anak laki-laki sebagai ahli waris utama. Kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan hak perempuan dalam pewarisan dan berpotensi menimbulkan diskriminasi. Namun, setelah disahkannya Keputusan MUDP Bali Nomor 01/KEP/PSM-3/MDP BALI/X/2010, hak perempuan dalam pewarisan melalui konsep jiwadana memperoleh pengakuan. Ketentuan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hukum bagi perempuan Hindu di Bali. Kesimpulan. Penyelesaian sengketa waris perempuan Hindu di Bali perlu memperhatikan perkembangan hukum adat dan pengakuan terhadap hak perempuan sebagai ahli waris. Keputusan MUDP Bali Nomor 01/KEP/PSM-3/MDP BALI/X/2010 memberikan dasar dalam memperkuat kedudukan perempuan dalam pewarisan sekaligus memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi perempuan Hindu di Bali.
Kebudayaan Kontemporer: Konsumerisme dan Komodifikasi Kebudayaan Susmihara Susmihara; Wawan Wawan; Muhammad Rifaldi; Fitra Manda; Nisrinah Ramsha
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan globalisasi, modernisasi, dan kapitalisme modern telah membawa pergeseran signifikan dalam cara masyarakat memandang dan memperlakukan kebudayaan. Kebudayaan yang awalnya dipahami sebagai warisan sosial, identitas kolektif, dan nilai sakral kini mulai mengalami pergeseran fungsi akibat menguatnya budaya konsumerisme. Konsumerisme mendorong masyarakat untuk menjadikan konsumsi sebagai gaya hidup dan simbol status, yang kemudian memicu terjadinya proses komodifikasi kebudayaan—yaitu perubahan unsur-unsur budaya menjadi komoditas ekonomi yang diperjualbelikan demi keuntungan pasar. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep konsumerisme dan komodifikasi kebudayaan, faktor-faktor penyebabnya, serta dampak positif dan negatifnya terhadap eksistensi budaya lokal. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa meskipun komodifikasi kebudayaan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperluas jangkauan promosi budaya, fenomena ini juga berpotensi mengikis nilai filosofis, kesakralan, dan keaslian budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif, seperti pendidikan budaya, penguatan peran keluarga dan masyarakat, regulasi pemerintah, serta pemanfaatan teknologi secara bijak guna menjaga nilai autentik kebudayaan di tengah arus konsumerisme modern.
Studi Tentang Leadership Support Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Alfina Syafitri Sitorus; Ezzah Nahrisah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leadership support dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah 181 karyawan tetap pada bidang pemeriksaan Sumut I, II, dan III, dengan sampel sebanyak 125 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proporsional sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) leadership support berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (3) kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (4) leadership support berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja; dan (5) pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa leadership support, pengembangan karir, dan kepuasan kerja secara simultan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 76,8%, sedangkan sisanya 23,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan dukungan pimpinan, pengembangan karir, dan kepuasan kerja secara bersama-sama dapat meningkatkan kinerja karyawan di lingkungan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara.
Museum sebagai Media Edukasi Budaya: Literature Review pada Museum Prabu Siliwangi Aghnia Syifa Kamilah; Ute Lies Khadijah; Yunus Winoto
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museums have an important role in safeguarding cultural heritage while making cultural knowledge accessible to the public. Their contribution is not limited to caring for collections, but also includes using collections as learning resources and media for introducing cultural values. This article reviews the role of museums in cultural preservation and education based on previous studies. A qualitative literature review was conducted following Snyder’s stages, covering review planning, literature searching and selection, evaluation, and synthesis. Literature was identified through Google Scholar using the keywords “museum,” “cultural education,” and “cultural preservation,” with publications from 2016–2026 considered. The review indicates that museums support cultural preservation through collection care, management, documentation, and digitization. They also provide educational experiences through exhibitions, learning programs, workshops, and digital technologies. Nevertheless, limitations in human resources, funding, facilities, and technological capacity remain challenges. Sustainable collection management and innovation in information delivery are therefore needed to strengthen museums’ educational and preservation functions.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Puding untuk Pencegahan Stunting di Margorejo Mira Aprilika; Kezia Yosafine Yosafine; Mira Alfena Damayanti; Amelia Sartika
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang memerlukan perhatian melalui kenaikan pengetahuan masyarakat dan pemanfaatan asal pangan lokal. Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu bahan pangan yang berpotensi dimanfaatkan dalam menopang pemenuhan kebutuhan gizi. Aktivitas pemberdayaan masyarakat ini bermaksud menaikkan pemahaman masyarakat mengenai stunting, kandungan nutrisi daun kelor, serta keterampilan dalam mengolah daun kelor menjadi puding sebagai salah satu alternatif pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Juli 2026 di Posyandu Bunga Tanjung RW 02, Kelurahan Margorejo, Metro Selatan, dengan sasaran ibu-ibu Posyandu, ibu hamil, dan balita. Cara pelaksanaan meliputi edukasi mengenai stunting dan pemenuhan nutrisi, penyampaian informasi mengenai daun kelor, serta demonstrasi pengolahan daun kelor menjadi puding. Penilaian kegiatan dijalankan secara kualitatif melalui pengamatan dan dokumentasi. Temuan kegiatan memperlihatkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kandungan nutrisi daun kelor, serta alternatif pemanfaatannya sebagai bahan pangan. Demonstrasi juga menyajikan pengalaman praktis kepada peserta dalam mengolah daun kelor mulai dari persiapan bahan hingga penyajian puding. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi dan praktik pengolahan pangan lokal dapat menjadi strategi yang aplikatif dalam pemberdayaan masyarakat untuk mendukung pemenuhan gizi dan usaha pencegahan stunting. Akan tetapi, evaluasi belum memakai pengukuran kuantitatif akibatnya perubahan pengetahuan peserta belum dapat dinyatakan dalam bentuk skor atau persentase.