Omega: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Fisika
OMEGA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Fisika merupakan jurnal elektronik dan cetak yang mempublikasikan artikel kajian ilmiah baik dalam bidang pendidikan dan pembelajaran fisika pada berbagai jenjang maupun dalam bidang kajian sains fisika. Artikel yang dipublikasi dalam OMEGA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Fisika merupakan hasil penelitian atau kajian literatur penerapan teori dan konsep sebagai alternatif pemecahan masalah yang terkait dengan masalah pendidikan dan pembelajaran fisika dan masalah pembelajaran fisika baik dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, inovasi pembelajaran dan teknologi pembelajaran serta penelitian-penelitian sains fisika. OMEGA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Fisika terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Juli.
Articles
24 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 2 SENGKANG KABUPATEN WAJO
Farida Farida;
Helmi Helmi;
Pariabti Palloan
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 1 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i1.649
This study is a quasi-experimental research that aims to examine whether there is an influence of project-based learning and learning interest on science learning outcomes in grade IX students at SMPN 2 Sengkang in Wajo Regency. The independent variables in this study were project-based learning and problem-based learning. The moderator variable was the learning interest in, while the dependent variable was the science learning outcomes on Electricity and Magnetism subject. The population of the study were all 3 classes of grade IX students at SMPN 2 Sengkang in Wajo Regency. The sample was grade IX.4 as the control class with 32 students, grade IX.3 as the experimental class with 32 students, and as a trial class was grade IX.3 with 32 students. The research data was obtained by giving a test of learning outcomes on Electricity and Magnetism subject in the form of a post test. The data analysis technique employed covariate analysis (Anacova). Based on the results of inferential statistical analysis, P = 0.004 is smaller than = 0.05. It can be concluded that the application of project - based learning has a significant influence on science learning outcomes of grade IX students at SMPN 2 Sengkang in Wajo Regency on lectricity and Magnetism.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR BERPASANGAN (THINK PAIR SHARE) TERHADAP SIKAP PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR FISIKA
Nurhikmah Hasan;
Pertiwi Pertiwi;
Harnipa Harnipa;
Mariani Akhfar;
Muhammad Taqwin
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 1 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i1.749
Belajar dipengaruhi oleh beberapa fakto diantaranya adalah sikap peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Sikap positif peserta didik terhadap pembelajaran akan meningkatkan hasil belajarnya sehingga diperlukan model yang dapat menunjang sikap yang positif. Sebagai solusi, salah satu model pembelajaran yang dapat ditawarkan yakni model pembelajaran berpikir berpasangan (think pair share). Dengan menerapkan model pembelajaran think pair share diharapkan dapat berpengaruh terhadap sikap peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Ma’rang dalam belajar fisika. Jika peserta didik mempunyai sikap positif dalam belajar maka harapannya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajarnya. Penelitian ini berjenis pra-eksperimen dengan menggunakan post test only control group design. Dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ma’rang dengan populasi seluruh peserta didik kelas VII dan sampel ditetapkan pada kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan VII B sebagai kelas kontrol. Setelah mengikuti pembelajaran, sikap peserta didik diukur dengan angket sikap dengan jumlah pernyataan sebanyak 30 dan pilihan jawaban sebanyak 5. Hasil penelitian yang diperoleh diolah dengan analisis deskriptif sehingga diperoleh hasil analisis bahwa kelas eksperimen memiliki skor sikap yang lebih baik dibandingkan skor sikap peserta didik pada kelas kontrol. Hal ini mengindikasi bahwa model pembelajaran berpikir berpasangan (think pair share) dapat direkomendasikan untuk memperbaiki sikap peserta didik dalam belajar IPA Fisika.
Analisis ANALISIS HAMBATAN PESERTA DIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN SECARA DARING DI SMA NEGERI 02 BUNTU MALANGKA KABUPATEN MAMASA
AKHMAD, NUR AMALIAH
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 2 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i2.785
This research was conducted to know the obstacles students face in the Brave Biology learning process at SMA Negeri 2 Buntu Malangka, Mamasa Regency, and how to solve them. The method used was a qualitative descriptive study with the research subjects being all students of class X and class XI IPA SMA Negeri 2 Buntu Malangka KAB. Mamasa. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation studies. The results of the study, among others, show that the obstacles faced by students in learning are lack of motivation, limited internet access, and lack of technological skills. In addition, internal factors such as the inability to manage time and the lack of ability to self-regulate are also obstacles to learning to dare. This study provides an in-depth and detailed understanding of barriers to courageous learning at SMA Negeri 2 Buntu Malangka. It can be used as a basis for decision-making or program planning in the future. One way to overcome these obstacles is to motivate students to be more enthusiastic about learning, provide training on the use of technology, and improve internet access in the regions. This study's results also show the teacher's important role in helping students overcome these obstacles and ensure that courageous learning can run well.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Penerapan Konsep Fisika Melalui Pemberian Lks Berbasis Lingkungan Pada Siswa Kelas Viii Smp Negeri 1 Marang Kabupaten Pangkep
Hasan, Nurhikmah
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 2 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i2.944
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penerapan konsep fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Marang tahun ajaran 2020/2021 melalui pemberian LKS berbasis lingkungan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Marang yang berjumlah 31 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari empat komponen yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, evaluasi dan tes setiap akhir siklus pengajaran; menganalisis data melalui hasil analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I skor rata-rata penerapan konsep fisika siswa adalah 19 dari 30 jumlah soal dengan jumlah siswa yang tergolong tinggi 25.80 %, sedangkan pada siklus II, skor rata-rata penerapan konsep fisika siswa adalah 21 dengan jumlah siswa yang tergolong tinggi 54.8 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan penerapan konsep fisika siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Marang tahun ajaran 2022/2023 dapat ditingkatkan melalui pemberian LKS berbasis lingkungan.. Kata Kunci: Penerapan Konsep ; LKS.
PENERAPAN PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 8 MAKASSAR
Akhfar, Mariani
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 2 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i2.961
This study aims (1) to determine the magnitude of the results of physics taught using the STAD type cooperative learning model. (2) To find out the average student's physics learning outcomes after reaching the KKM standard after being taught using the STAD type cooperative learning model.This research is a pre-experimental research. This study uses a research design of One – Group Pretest-Posttest Design. The population of this study were students of class X IPA SMA NEGERI 8 MAKASSAR, amounting to 199 people. The amount is divided into 6 classes. By means of total sampling, 33 people were selected for class X IPA2 as the experimental class. The instruments used are observation, tests, and lesson plans. The data obtained in two ways were analyzed by descriptive statistics and gain test.The results showed that the results of the circular motion learning of class X SMA NEGERI 8 MAKASSAR students using the STAD cooperative method were categorized as adequate. Among the 33 experimental class students, there were 29 students who scored above 75 or 87%. In contrast to the results of circular motion learning, the understanding of class X IPA2 SMA NEGERI 8 MAKASSAR without applying the STAD type cooperative technique is categorized as inadequate because the scores obtained by students have not reached the specified criteria, namely 87% of the number of students who scored 75 and above. Both methods are effectively applied in learning circular motion for class X IPA2 SMA Negeri 8 Makassar. In accordance with the results of this study, suggestions are proposed, namely physics teachers, especially teachers of class X IPA2 SMA Negeri 8 Makassar to apply the STAD type cooperative technique in learning physics in general and circular motion in particular because this technique is effective in improving student learning outcomes.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR FISIKA DENGAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA SMA NEGERI 3 MAKASSAR
Jen, Maria Esilina;
Hasan, Nurhikmah;
Harnipa, Harnipa;
Pertiwi, Pertiwi;
Reza, Azinal
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 2 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i2.1163
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar fisika dikelas XI MIPA SMA Negeri 3 Makassar. Mengetahui kemampuan literasi sains siswa dikelas XI MIPA SMA Negeri 3 Makassar. Mengetahui hubungan antara motivasi belajar fisika dengan literasi sains siswa dikelas XI MIPA SMA Negeri 3 Makassar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Makassar dengan jumlah 52 sampel dari 107 populasi. Instrumen yang digunakan yaitu kusioner motivasi belajar fisika dan soal-soal literasi sains. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu menyebarkan kusioner motivasi belajar fisika dan hasil tes literasi sains. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar fisika kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Makassar berada pada kategori sedang dan hasil tes literasi sains siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Makassar juga berada pada kategori sedang. Sedangkan untuk hubungan motivasi belajar dengan nilai r hitung = 0,91 dan terdapat hubungan yang signifikan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK
Bara, Yulia;
Taqwin, Muhammad;
Pertiwi, Pertiwi;
Fatmawati, Titin
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 2 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i2.1174
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuhi motivasi belajar fisika peserta didik kelas X TKJ SMK Pancasakti Makassar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah pesertaa didik kelas X SMK Pancasakti yang berjumlah 23 orang. Dari populasi itu diambil sampel dengan teknik purposive sampling yaitu peserta didik kelas X TKJ SMK Pancasakti sebanyak 12 orang. Instrumen yang digunakan adalah observasi, tes, dan RPP. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik tes dan observasi. Data yang diperoleh dengan dua cara dianalisis secara statistika deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pembelajaran gerak melingkar peserta didik kelas X SMK Pancasakti dengan menggunakan model pembelajaran index card match dikategorikan tinggi. Hal ini dilihat dari rata-rata motivasi belajar peserta didik sesudah menggunakan model pembelajaran index card match yaitu 81,17 lebih besar dengan rata-rata motivasi belajar fisika sebelum penerapan model pembelajaran index card match yaitu 61,83 dan hasil uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test dengan nilai11,415 ˃ 2,200 sehinggah dapat disimpulkan bahwa ditolakditerima, jadi penerapan model pembelajaran index card match efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X TKJ SMK Pancasakti. Sesuai dengan penelitian ini diajukan saran, yaitu pendidik fisika khususnya pendidik kelas X TKJ SMK Pancasakti agar menerapkan atau menggunakan model pembelajaran index card match dalam pembelajaran fisika.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Make A Match Yang Dikombinasikan Dengan Tipe Bamboo Dance Terhadap Motivasi Belajar Siswa
Harsan, Rafael Anto;
Pertiwi, Pertiwi;
Taqwin, Muhammad;
Fatmawati, Titin
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 2 No 2 (2023): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v2i2.1176
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPA Fisika peserta didik yang diajar menggunakan model Cooperative Learning tipe Make A Match yang dikombinasikan dengan tipe Bamboo Dance dan yang diajar menggunakan model konvensional di kelas VIII SMP Nasional Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2022 dan dilaksanakan di SMP Nasional Makassar di Jl. Ratulangi No. 72. Penelitian ini berjenis quasi eksperimen dengan desain posttest only control group design. Populasi penelitian sebanyak 5 kelas dan dengan teknik simple random sampling maka ditetapkan kelas VIII D sebagai kelas kontrol dan VIII E sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner untuk mengukur motivasi belajar peserta didik dengan perangkat pendukung pelaksaan model pembelajaran berupa RPP, LKPD dan Bahan Ajar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan ujji hipotesis yakni uji t dua sampel independent. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran cooperative learning tipe make a match yang dikombinasikan dengan tipe bamboo dance dan dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Learning Berbantuan Phet Simulation terhadap Literasi Sains Peserta Didik
Fatmawati, Titin;
Pertiwi, Pertiwi
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 3 No 1 (2024): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v3i1.1206
Menghadapi era society 5.0, literasi sains dipandang sebagai salah satu keterampilan yang penting untuk dibekalkan kepada peserta didik. Dengan literasi sains peserta didik akan mampu menggunakan pengetahuan dan konsep ilmiah yang berkontribusi pada pemahamannya terkait berbagai masalah yang terjadi dan menemukan solusinya. Pembekalan literasi sains pada peserta didik tidak lepas dari peran pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah, khususnya dalam menentukan model pembelajaran yang sesuai dengan domain kompetensi literasi sains dan materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inquiry learning berbantuan phet simulation terhadap literasi sains peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Barombong, yang berlangsung selama 6 kali pertemuan pada tanggal 6 – 27 November 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX yang berjumlah 10 kelas dan dengan teknik simple random sampling ditetapkan kelas IX A sebagai kelas eksperimen. Jenis penelitian berupa pra-eksperimen dengan one group pre-test post-test only control group design.Instrumen yang digunakan berupa instrument tes literasi sains berbentuk essay test dan angket angket respon peserta didik berbentuk ceklis..Skor literasi sains yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan inferenisial berupa Wilcoxon sign rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan 0,007 lebih rendah dari 0,05 yang berarti bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inquiry learning berbantuan phet simulation yang signifikan terhadap literasi sains peserta didik SMP Negeri 2 Barombong.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR FISIKA TERINTEGRASI KEISLAMAN KELAS X
Jusman, Jusman;
Putria, Melani Eka;
Ashar, Hasbullahair;
Qaddafi, Muhammad;
Ruhaya, Besse;
Mutmainnah, Roslinda;
Hajeriati, Hajeriati
OMEGA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS FISIKA Vol 3 No 1 (2024): Omega: Jurnal Pendidikan dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Unpacti Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/omega.v3i1.1208
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development). Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah Bukun Ajar Fisika Terintegrasi Keislaman. Penelitin ini bertuujuan untuk : Menggambarkan proses pengembangan dan menghasilkan buku ajar fisika terintegrasi keislaman kelas X MA. Mannilingi Bulo-Bulo Kab. Jeneponto. Proses pengembangan buku ajar fisika terintegrasi keislaman ini dilakukan dengan menggunakan mdel tahapan 4D yaitu, Define (Pendefenisian); Design (Perencanaan); Develop (Pengembangan) dan Desseminate (Penyebaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dari dua ahli yang diperoleh dari indeks aiken V : 0,84 yang menunjukkan bahwa buku ajar fisika terintegrasi keislaman valid di gunakan sementara untuk kepraktisan memperoleh 85 % peserta diidik menyatakan sangat praktis dan 15% menyatakan praktis dan untuk keefektifan memperoleh 85% peserta didik memeperoleh nilai diatas KKM yang berarti hasil belajar peserta didik meningkat. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa buku ajar fisika terintegrasi keislaman yang dikembangan bersifat valid, praktis dan efektif.