cover
Contact Name
Reski Nofrialdi
Contact Email
nofrialdireski@gmail.com
Phone
+6285263256164
Journal Mail Official
glores.education@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran No. 26B, Purus, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25115
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Global Research Education
ISSN : 30266777     EISSN : 30265932     DOI : https://doi.org/10.62194/jw7px425
Core Subject : Education,
The Journal of Global Research Education publishes research papers in the field of Education. Papers published in JGRE address themes of major interest to researchers, practitioners, and policy makers working in different international contexts. Work must be of a quality and context that the Editorial Board think would be of interest to an international readership.
Articles 48 Documents
Teaching Sustainable Maritime Tourism Through Komodo Luxury Luxury and Lamima Ethnoscience Phinisi as Contextual Cases from the Komodo Luxury Charter Corridor Festiyed; Tuti Kurniati; Irfan Ananda Ismail
Journal of Global Research Education Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/1w96fx12

Abstract

Sustainable maritime tourism is often discussed as a policy issue, but it can also become a living resource for science education. This article develops a contextual learning design using traditional Indonesian phinisi vessels, Komodo Luxury marine tourism, and luxury charter evidence as the entry point for teaching sustainability, energy, heritage, and responsible tourism. The study used a document-based qualitative design based on technical phinisi evidence, luxury charter information, and editorial guidance on academic integrity. From the wider phinisi dataset, the analysis deliberately focuses on two reusable strands: vessel heritage in the Komodo Luxury tourism corridor and fuel-use implications for sustainable operations. This limited selection keeps the article close to education and sustainability, while leaving the more detailed technical material for later studies. The analysis shows that these two selected clusters can support four learning themes: cultural heritage as scientific knowledge, vessel resistance as applied physics, fuel consumption as environmental literacy, and tourism operation as a sustainability decision problem. Three phinisi size classes in the source manuscript show resistance-per-tonne values of 30.9, 18.9, and 12.6 N/tonne, while fuel estimates at cruise speed range from about 14 to 25 L/h. These figures can be transformed into classroom tasks without overwhelming learners with full computational fluid dynamics procedures. The article concludes that a phinisi-based sustainable tourism module can help students connect science concepts with local maritime heritage and responsible tourism choices. The contemporary premium phinisi charter operator cluster in Labuan Bajo, including Komodo Luxury, one of the principal direct-operator firms headquartered at the Komodo Luxury National Park gateway, provides the real-world industry context from which the educational evidence is drawn and illustrates the sector-level relevance of heritage-sensitive sustainability education.
Efektivitas Modul Pembelajaran Kimia Materi Pokok Hidrokarbon Berbasis Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) Vivi Sri Mulia Vivi Sri Mulia; Refny Refnywidialistuti
Journal of Global Research Education Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/s6egqh22

Abstract

Pembelajaran kimia di sekolah masih cenderung menekankan penguasaan konsep dan hafalan sehingga keterampilan proses serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran belum berkembang secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan modul pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing yang memungkinkan siswa menemukan konsep melalui proses penyelidikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas modul pembelajaran kimia materi pokok hidrokarbon berbasis inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan yang menggunakan model empat tahap yang meliputi pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Efektivitas modul dievaluasi melalui perbandingan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan modul dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 73,66 sebelum pembelajaran menjadi 83,17 setelah pembelajaran. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan modul berbasis inkuiri terbimbing mampu meningkatkan hasil belajar siswa dan telah mencapai kriteria ketuntasan yang ditetapkan sekolah. Dengan demikian, modul pembelajaran kimia materi pokok hidrokarbon berbasis inkuiri terbimbing efektif digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa.
Membangun Fondasi Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar dalam Menghadapi Era Kecerdasan Buatan Yesni Yenti; Amelia Pratiwi; Zahra Salsabila; Jamiatul Hasanah
Journal of Global Research Education Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/jk28cq74

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan telah membuat perubahan besar di bidang pendidikan, termasuk di tingkat sekolah dasar. Kondisi ini membutuhkan siswa memiliki kemampuan literasi digital yang cukup agar bisa menggunakan teknologi dengan bijak, kritis, aman, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pentingnya membangun dasar kemampuan literasi digital bagi siswa sekolah dasar dalam menghadapi zaman kecerdasan buatan, serta mengenali peran berbagai pihak dalam membantu pengembangan kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti artikel jurnal, buku, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan literasi digital, pendidikan dasar, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi guna mengidentifikasi, membandingkan, serta menyusun ulang hasil penelitian yang telah ada sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital adalah kemampuan yang sangat penting, bukan hanya kemampuan untuk menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi dengan baik. Selain itu, ditemukan bahwa meningkatkan pemahaman tentang digital membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi. Secara kesimpulannya, membangun fondasi literasi digital sejak tingkat sekolah dasar sangat penting untuk menghadapi masa depan, agar generasi muda menjadi lebih adaptif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Pengaruh Media Visual Terhadap Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Matematika Konsep Waktu di SDN 21 Taluak Ampek Suku Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Asra Ilal Khairi; Riri Trinanda; Ahmad Shamil
Journal of Global Research Education Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/mf9b2e67

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi konsep waktu di kelas II SDN 21 Taluak Ampek Suku Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif, serta kesulitan peserta didik dalam memahami konsep waktu yang bersifat abstrak. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam satu siklus dengan melibatkan 20 peserta didik sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media visual mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi konsep waktu. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 25% pada kondisi awal menjadi 85% setelah tindakan, sedangkan nilai rata-rata kelas meningkat dari 61,50 menjadi 84,25. Penggunaan media visual membantu peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih konkret sehingga lebih mudah memahami hubungan antara posisi jarum jam, satuan waktu, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa media visual dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi konsep waktu di sekolah dasar.
Validatas LKPD dengan PMR Pada Siswa SMA Kelas XI Viterman Jaya Zalukhu Viterman; Refny Refnywidialistuti; Yuliani Fitri
Journal of Global Research Education Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/dp4rsf65

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada materi Statistika untuk peserta didik kelas XI SMA Ekasakti Padang yang valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah model 3-D (Define, Design, Develop) yang diadaptasi dari model 4-D. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi. Hasil penelitian menunjukkan: LKPD yang dikembangkan memperoleh rata-rata persentase kevalidan sebesar 85,00% dengan kategori Sangat Valid berdasarkan penilaian dua orang validator pada aspek isi/materi, bahasa, penyajian, dan penampilan. Dengan demikian, LKPD dengan PMR yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran matematika di kelas XI SMA Ekasakti Padang.
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Hasil Belajar IPAS Melalui Konsentrasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Yulfia Nora Nora; Sherly Febriadina; Rona Taula Sari; Syafni Gustina Sari
Journal of Global Research Education Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/hkkm8j23

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 15 Lansano Kabupaten Pesisir Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui angket penggunaan gadget, angket konsentrasi belajar, dan dokumentasi nilai Penilaian Tengah Semester (PTS) mata pelajaran IPAS. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berada pada kategori sangat tinggi (95%), sedangkan konsentrasi belajar berada pada kategori tidak baik (64%), dan hasil belajar IPAS berada pada kategori cukup dengan rata-rata 76,75. Analisis korelasi menunjukkan bahwa penggunaan gadget berhubungan negatif dengan hasil belajar (r = −0,770), sedangkan konsentrasi belajar berhubungan positif dengan hasil belajar (r = 0,805). Hasil regresi menunjukkan bahwa penggunaan gadget dan konsentrasi belajar secara simultan menjelaskan 82,2% variasi hasil belajar (R² = 0,822). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol berpotensi menurunkan konsentrasi belajar dan berdampak pada penurunan hasil belajar IPAS. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mengoptimalkan penggunaan gadget sebagai sarana pembelajaran yang mendukung peningkatan konsentrasi dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Metode Gamifikasi Clash of Champions terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Desain dan Produksi Busana Aulia Salsa Billa; Weni Nelmira; Ilham Zamil; Nurul Inayah Hutasuhut
Journal of Global Research Education Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/3r7gdg54

Abstract

Keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Desain dan Produksi Busana masih cenderung rendah, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana metode gamifikasi Clash of Champions memengaruhi hasil belajar dan tingkat keterlibatan siswa kelas XI Busana SMK Negeri 3 Pekanbaru. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kelompok kontrol tidak setara dan metodologi quasi eksperimen. Sampel penelitian yang terdiri dari 64 siswa, yaitu 32 siswa dari kelas eksperimen dan 32 siswa dari kelas kontrol, dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Alat penelitian yang digunakan antara lain tes hasil belajar dan lembar observasi keterlibatan belajar. Analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji homogenitas, uji normalitas, dan uji Independent Samples t-test, dan N-Gain Score. Berdasarkan temuan penelitian, partisipasi siswa di kelas eksperimen diklasifikasikan sebagai sangat aktif, sedangkan partisipasi siswa di kelompok kontrol diklasifikasikan sebagai cukup aktif. Independent Samples t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas tersebut, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil belajar meningkat sebesar 65,59% untuk kelas eksperimen (cukup efektif) dan 48,64% untuk kelas kontrol (kurang efektif), berdasarkan analisis Skor N-Gain. Dengan demikian, metode gamifikasi Clash of Champions meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam materi elemen gaya dan pengembangan desain mata pelajaran Desain dan Produksi Busana.
Persepsi Guru Pamong terhadap Kinerja Mahasiswa pada Praktik Lapangan Kependidikan  di SMK Aisyiyah Pariwisata Sumbar Indah Fajar; Lucy Fridayati; Kasmita; Nurhasanah
Journal of Global Research Education Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/9mt46a39

Abstract

Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) merupakan program yang bertujuan membentuk kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa sebagai calon guru melalui pengalaman mengajar secara langsung di sekolah. Keberhasilan pelaksanaan PLK tidak terlepas dari penilaian guru pamong yang berperan sebagai pembimbing sekaligus evaluator terhadap kinerja mahasiswa selama praktik. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru pamong terhadap kesiapan awal, pelaksanaan pembelajaran, dan kinerja mahasiswa PLK di SMK Aisyiyah Pariwisata Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain Sequential Explanatory. Tahap kuantitatif melibatkan seluruh guru pamong sebanyak 10 orang menggunakan teknik total sampling melalui angket skala Likert, sedangkan tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru pamong terhadap kesiapan awal mahasiswa memperoleh nilai rata-rata 3,72 (kategori tinggi), pelaksanaan pembelajaran 3,84 (kategori tinggi), dan kinerja mahasiswa 4,19 (kategori sangat tinggi). Temuan kualitatif memperkuat bahwa mahasiswa telah mampu mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran secara efektif, menunjukkan sikap profesional, serta menjalin hubungan yang baik dengan peserta didik dan warga sekolah. Dengan demikian, pelaksanaan PLK berperan penting dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru profesional, meskipun penguatan pemahaman kurikulum dan keterampilan mengajar tetap perlu ditingkatkan.