cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
hamidi@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25486233     EISSN : 25486241     DOI : https://doi.org/10.29303/jpap
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) (p-ISSN: 2548-6233; e-ISSN: 2548-6241) is a peer-reviewed journal published since 2016 by the Postgraduate University of Mataram. The Journal of Educational Administration Practitioners is an integrated media for continuous communication with important new research results related to education administration, including areas of leadership, program evaluation, job satisfaction, learning, and education management, planning, human resources, organizational culture, facilities and infrastructure, finance, curriculum, community relationships, education administration development and technology in administration. JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) publishes comprehensive research articles with reviews from leading experts in the field. The incoming papers are selected on the basis of high scientific studies, provide important new knowledge, and are of great interest to the community in the field of education administration.
Articles 138 Documents
Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Muatan Lokal SMA di Kota Jayapura Wanggai, Lodewijk Luis; Hamadi, Hans Yans; Yaroseray, Mais Maikhel
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1294

Abstract

Nilai-nilai kearifan lokal berperan penting tidak hanya dalam kehidupan masyarakat, tetapi juga dalam pendidikan, khususnya pembentukan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran muatan lokal serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) di Kota Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru bidang kurikulum dan kesiswaan, guru mata pelajaran, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai-nilai kearifan lokal diinternalisasikan melalui penjelasan eksplisit guru, keteladanan, serta berbagai aktivitas pembelajaran dan kegiatan sekolah; (2) pendidikan karakter tercermin dalam pembiasaan religius, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap tata tertib, seperti membaca Al-Qur’an sebelum pelajaran dan berpakaian rapi; (3) internalisasi nilai kearifan lokal berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa, tampak dari sikap hormat, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang semakin kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan muatan lokal berbasis kearifan lokal dalam pendidikan karakter di SMA.
Strategi Layanan Perpustakaan untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di Sekolah Dasar Santo Joseph Rajawali Makassar Langi', Damaris Laen; Basri, Syamsurijal; Hasan
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi layanan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa di Sekolah Dasar Santo Joseph Rajawali Makassar serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan sumber data terdiri atas kepala sekolah, pengelola perpustakaan, dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode serta analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi layanan perpustakaan yang diterapkan di SD Santo Joseph Rajawali Makassar meliputi: (a) strategi promosi, belum dilakukan secara khusus tetapi melalui penataan ruang baca yang menarik dan penyediaan kutipan motivasi membaca serta pengintegrasian melalui program layanan; (b) strategi layanan luar biasa, berupa penerapan jadwal kunjungan perpustakaan setiap kelas serta penyediaan sudut baca di setiap ruang kelas; dan (c) strategi layanan pengguna, dengan memberikan pelayanan ramah, komunikatif, membantu siswa menemukan bacaan sesuai minat, serta mendorong keterlibatan guru dalam kegiatan literasi. (2) Faktor pendukung & Penghambat: (a) Faktor Pendukung strategi ini adalah dukungan kepala sekolah dan guru, adanya fasilitas baca yang memadai, serta kerjasama yang baik antara pustakawan dan tenaga pendidik. (b) Faktor penghambatnya meliputi keterbatasan koleksi buku, kurangnya promosi berbasis teknologi, serta keterbatasan kompetensi pustakawan.
Peran Stakeholder dan Kerja Sama Strategis Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam Aini, Nurul Hapizatul; Kuswari, Lalu Ahmad Atam; Idrus, S. Ali Jadid; Maimun
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1313

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas individu dan masyarakat, namun mutu pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian kurikulum, rendahnya kualitas sumber daya manusia, keterbatasan sarana prasarana, dan lemahnya kerja sama antar stakeholder. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran dan pentingnya stakeholder dalam meningkatkan mutu pendidikan, strategi kerja sama dan kemitraan, serta tantangan dan peluang implementasinya. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan stakeholder meliputi pemerintah, sekolah, guru, siswa, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan Islam bersifat krusial dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Kolaborasi antarpihak memungkinkan penguatan kurikulum, peningkatan profesionalisme guru, optimalisasi fasilitas, serta relevansi kompetensi lulusan melalui kemitraan dunia industri. Konsep simbiosis mutualisme menjadi dasar terciptanya sinergi yang saling menguntungkan dalam pengelolaan pendidikan. Temuan juga mengidentifikasi tantangan implementatif berupa perbedaan visi, keterbatasan sumber daya, dan lemahnya koordinasi, namun era digital menawarkan peluang kolaborasi yang lebih luas dan fleksibel. Secara keseluruhan, artikel ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan komitmen kolektif dan strategi kerja sama yang terstruktur di antara seluruh stakeholder pendidikan.
Strategi Humas Dalam Menjalin Hubungan kemitraan di SMK Kartika XX-1 Makassar Rati, Marliani Dwi; Ansar; Basri, Syamsurijal
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Strategi Humas dalam Menjalin Hubungan Kemitraan di SMK Kartika XX-1 Makassar serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang humas, ketua bidang Praktek Sistem Ganda (PSG), dan ketua Bursa Kerja Khusus (BKK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi humas dalam menjalin hubungan kemitraan meliputi: (a) Strategi Operasional meliputi: penelusuran industri, penandatangan MoU dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan; (b) Strategi Persuasif dan Edukatif, meliputi: pemanfaatan media sosial sebagai sarana sosialisasi potensi dan keunggulan sekolah sekolah serta kunjungan langsung ke industri; (c) Strategi Tanggung Jawab Sosial, meliputi: analisis kebutuhan mitra, pendidikan dan pelatihan peningkatan kompetensi siswa; (d) Strategi Kerja Sama, meliputi: model kerjasama menggunakan MoU, pelaksanaan PKL dan guru tamu; (e) Strategi Koordinatif dan Integratif, meliputi: koordinasi humas dengan pihak eksternal dan internal, dan pengawasan kegiatan kemitraan. (2) Faktor pendukung dan Penghambat: (a) Faktor pendukung, meliputi: kedisiplinan dan kompetensi siswa; (b) Faktor penghambat meliputi: ketidakkonsistenan kualitas siswa, dan perubahan cepat kebutuhan industri.
Evaluasi Sumatif Program Pengelolaan Kegiatan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB: Peran Fasilitasi Biro Pemerintahan dan Otda Setda Provinsi NTB (Periode 2019-2024) Muhammad Zainuddin; Jaelani, Abdul Kadir
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1341

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk menilai secara sumatif efektivitas dan capaian program pengelolaan kegiatan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang difasilitasi oleh Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setda Provinsi NTB selama periode Tahun Anggaran 2019-2024. PAW merupakan proses krusial dalam menjaga kesinambungan fungsi legislatif daerah. Biro Pemerintahan dan Otda berperan penting dalam koordinasi, fasilitasi administrasi, dan penyusunan rekomendasi terkait usulan PAW dari DPRD Kabupaten/Kota kepada Gubernur, sebelum diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Evaluasi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan fokus pada aspek kepatuhan regulasi, efisiensi waktu proses, dan akuntabilitas prosedur. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecepatan penyelesaian berkas PAW, namun tantangan utama masih terletak pada sinkronisasi data dan pemahaman regulasi di tingkat Sekretariat DPRD Kabupaten/Kota. Rekomendasi yang diajukan adalah penguatan fungsi pembinaan teknis dan standarisasi sistem informasi pengelolaan berkas PAW di seluruh wilayah NTB.
Evaluasi Program Pustakawan Siswa (Pustakasis) Dengan Pendekatan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) Dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Peserta Didik SMA Negeri 2 Mataram Andriani, Fitria; Jaelani, Abdul Kadir
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1346

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam penguatan literasi dan pengembangan karakter peserta didik. Di SMA Negeri 2 Mataram, keterbatasan pustakawan dan kapasitas layanan memunculkan kebutuhan inovasi berbasis partisipasi siswa melalui Program Pustakawan Siswa (PUSTAKASIS). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program tersebut menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap siswa pustakawan, pustakawan sekolah, guru pendamping, dan pemustaka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara kontekstual program memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan sekolah dan visi pendidikan literasi. Pada aspek input, program memperoleh dukungan sumber daya manusia, pelatihan, dan pendanaan, meskipun ditemukan keterbatasan durasi pelatihan dan sarana promosi digital. Pelaksanaan program berjalan relatif baik, tetapi menghadapi kendala seperti variasi motivasi peserta dan pengelolaan jadwal. Komponen produk menunjukkan manfaat nyata bagi perpustakaan, siswa, dan sekolah, namun outcome jangka panjang terkait budaya literasi berkelanjutan dan digitalisasi layanan belum optimal terealisasi. Secara keseluruhan, PUSTAKASIS dinilai relevan dan bermanfaat, tetapi membutuhkan penguatan kapasitas pelatihan, manajemen implementasi, dan integrasi teknologi agar memberikan dampak berkelanjutan bagi ekosistem literasi sekolah.
Evaluasi Program Pelaksanaan Supervisi Akademik Menggunakan Model CIPP di SD Negeri 3 Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi Setyawati, Eka; Jaelani, Abdul Kadir
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan supervisi akademik di SD Negeri 3 Karang Bongkot menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian dilakukan dengan pendekatan evaluatif melalui wawancara, observasi kelas, dan telaah dokumen. Hasil evaluasi konteks menunjukkan bahwa supervisi akademik sangat dibutuhkan karena guru masih menghadapi kesulitan dalam penyusunan modul ajar, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, serta pelaksanaan asesmen formatif. Pada aspek input, kepala sekolah telah memiliki pemahaman dasar tentang supervisi, namun variasi teknik dan kelengkapan instrumen masih terbatas sehingga pembinaan belum sepenuhnya mendukung pengembangan profesional guru. Dari aspek proses, supervisi telah dilaksanakan sesuai prosedur, tetapi tahap pra-observasi dan pasca-observasi belum optimal, terutama dalam memberikan umpan balik yang spesifik dan tindak lanjut yang berkelanjutan. Pada aspek produk, supervisi memberikan dampak positif pada peningkatan kelengkapan perangkat ajar dan keterampilan dasar mengajar, namun belum signifikan mendorong inovasi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi. Secara keseluruhan, supervisi akademik berjalan cukup efektif, tetapi memerlukan penguatan pada teknik supervisi, instrumen, dan monitoring tindak lanjut agar lebih berdampak terhadap kualitas pembelajaran.
Pengelompokan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Ashari, Adelia; Muspawi, Mohamad; Agustinawati, Tri
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, tujuan, kriteria, strategi, dan pengaruh pengelompokan peserta didik dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelompokan membantu penyesuaian layanan belajar dengan karakteristik peserta didik, sehingga mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, serta capaian akademik. Berbagai bentuk pengelompokan, seperti berdasarkan kemampuan, minat, bakat, dan kebutuhan khusus, memberi peluang bagi guru untuk menerapkan pembelajaran yang lebih adaptif. Namun, pengelompokan juga berpotensi menimbulkan stigma, ketimpangan layanan, dan penurunan kepercayaan diri apabila diterapkan tanpa perencanaan yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelompokan perlu dirancang dan dievaluasi secara berkelanjutan agar efektif meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dinamika Perkembangan Peserta Didik dalam Perpektif Psikologi Pendidikan Utami, Amelia Putri; Muspawi , Muhamad; Dewi, Lisa Rahmania; Syari, Dewi Etika
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan peserta didik dalam perspektif psikologi pendidikan serta implikasinya terhadap proses pembelajaran. Melalui metode deskriptif berbasis studi literatur, Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh (1) perkembangan, (2) karakteristik peserta didik, (3) Perkembangan Peserta Didik serta peran psikologi perkembangan dalam mendukung proses pendidikan yang adaptif dan efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan peserta didik mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, dan moral yang berlangsung secara sistematis dan berkesinambungan. Peserta didik sebagai makhluk sosial dan individu yang sedang bertumbuh membutuhkan bimbingan agar potensi kognitif maupun kepribadiannya berkembang optimal. Faktor lingkungan, pengalaman belajar, serta kualitas interaksi dengan guru menjadi penentu keberhasilan perkembangan tersebut. Pemahaman guru terhadap tahap perkembangan peserta didik sangat penting dalam merancang strategi pembelajaran yang tepat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman komprehensif tentang perkembangan peserta didik merupakan fondasi utama bagi terciptanya pembelajaran yang humanis, efektif, dan sesuai kebutuhan zaman.
Evaluasi Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) One Plant Million Benefit Menggunakan Model CIPP di SMP Negeri 3 Sekotong Ariestari, Agustin Eka; Jaelani, Abdul Kadir
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1365

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan amanat Kurikulum Merdeka yang menuntut evaluasi komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan, efektivitas, dan dampak program P5 bertema One Plant Million Benefit (TOGA) di SMP Negeri 3 Sekotong menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif kualitatif deskriptif, dengan subjek Kepala Sekolah, Guru Pendamping, dan Siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konteks dinilai sangat layak dan responsif, sejalan dengan kearifan lokal dan kebutuhan siswa; 2) Input dinilai memadai pada aspek anggaran dan lahan (Makro), namun terdapat disparitas pada ketersediaan alat operasional (Mikro), menimbulkan inefisiensi waktu praktik; 3) Proses dinilai sangat efektif berkat pendampingan guru yang adaptif (solusi hama organik) dan penilaian yang objektif (rubrik); 4) Produk menunjukkan keberhasilan tinggi pada outcome sikap (kepedulian lingkungan, kemandirian) dan keterampilan, namun terdapat kelemahan kritis pada mutu pelaporan dan analisis data siswa. Simpulan menunjukkan program efektif, namun akuntabilitas pelaporan perlu diperkuat melalui Rencana Tindak Lanjut (RTL) penetapan MIPJ wajib dan pengembangan program ke tahap pemasaran.