cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
hamidi@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25486233     EISSN : 25486241     DOI : https://doi.org/10.29303/jpap
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) (p-ISSN: 2548-6233; e-ISSN: 2548-6241) is a peer-reviewed journal published since 2016 by the Postgraduate University of Mataram. The Journal of Educational Administration Practitioners is an integrated media for continuous communication with important new research results related to education administration, including areas of leadership, program evaluation, job satisfaction, learning, and education management, planning, human resources, organizational culture, facilities and infrastructure, finance, curriculum, community relationships, education administration development and technology in administration. JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) publishes comprehensive research articles with reviews from leading experts in the field. The incoming papers are selected on the basis of high scientific studies, provide important new knowledge, and are of great interest to the community in the field of education administration.
Articles 138 Documents
Pengaruh Job Crafting terhadap Kinerja Karyawan melalui Makna Kerja sebagai Variabel Mediasi Oktaviani, Rizka; Anjeliani, Niken; Thufail, Fardhana Ahmil; Zuhri, Muhammad Rizal; Prasetyo, Yoga Ade; Amalia, Mei Rani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh job crafting terhadap kinerja karyawan dengan makna kerja sebagai variabel mediasi pada UMKM sektor manufaktur di Kota Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 31 responden. Metode analisis meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi berganda, serta uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job crafting memiliki pengaruh signifikan terhadap makna kerja (R² = 0,822) dan kinerja karyawan (R² = 0,888). Selain itu, makna kerja terbukti berpengaruh kuat terhadap kinerja (t = 28,094) serta berperan sebagai variabel yang memediasi hubungan antara job crafting dan kinerja karyawan (z = 10,708). Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan job crafting dan penguatan makna kerja dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan, sehingga UMKM disarankan untuk mendukung fleksibilitas kerja dan membangun persepsi positif terhadap makna pekerjaan.
Evaluasi Program MABIT (Malam Bina dan Taqwa) Siswa SD Muhammadiyah Toboali (Model Evaluasi CIPPO) Padia; Pania, Mega; Megita; Suryadin, Asyraf
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1381

Abstract

Evaluasi Evaluasi ini bertujuan menilai efektivitas Program Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) dalam membina karakter religius siswa di SD Muhammadiyah Toboali. Model evaluasi yang digunakan adalah CIPPO (Context, Input, Process, Product, Outcome) untuk mengetahui ketepatan dasar penyelenggaraan, kesiapan sumber daya, pelaksanaan kegiatan, hasil langsung, serta dampak berkelanjutan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi pada konteks menunjukkan MABIT relevan dengan kebutuhan pembinaan spiritual siswa dan sesuai dengan visi sekolah. Pada aspek input, program ditunjang pembimbing kompeten, sarana ibadah memadai, materi sesuai jenjang kelas, serta dukungan pendanaan sekolah dan orang tua. Pada proses, kegiatan berjalan rutin dan terstruktur, namun masih ditemukan kendala seperti cuaca hujan dan ketidaknyamanan sebagian siswa terhadap suhu masjid. Pada produk, terlihat peningkatan kedisiplinan, kebiasaan ibadah, dan sikap sopan siswa. Outcome menunjukkan komitmen sekolah menjaga keberlanjutan program dengan upaya inovasi. Secara keseluruhan, program MABIT dinilai efektif, namun penguatan kolaborasi orang tua dan peningkatan kenyamanan peserta perlu dilakukan agar manfaat program lebih optimal serta berkesinambungan.
Pendekatan Supervisory Behavior Continuum Sebagai Instrumen MSDM Dalam Pengembangan Kapasitas Guru Izzati, Rahmatul; Hasanah, Uswatun; Junaini, Muhammad
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana Pendekatan Supervisory Behavior Continuum (SBC) dimanfaatkan sebagai instrumen Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam mengembangkan kapasitas guru di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada satuan pendidikan tertentu dengan melibatkan kepala sekolah, pengawas, dan guru sebagai subjek utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap pelaksanaan supervisi, serta telaah dokumen, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBC memberi ruang bagi supervisor untuk menyesuaikan gaya supervisi dari yang bersifat directive hingga nondirective dengan tingkat komitmen, kemampuan berpikir, dan kualitas praktik mengajar masing-masing guru, sehingga proses pembinaan terasa lebih relevan, humanis, dan memberdayakan. Penerapan SBC juga mendorong terbentuknya siklus pembelajaran profesional yang berkelanjutan, yang meliputi observasi, dialog reflektif, perencanaan perbaikan, pendampingan, dan evaluasi, sehingga berkontribusi pada peningkatan kompetensi pedagogik, profesional, dan motivasi guru. Pada tingkat kelembagaan, pendekatan ini memperkuat posisi sekolah sebagai organisasi pembelajar yang mampu mengelola pengembangan SDM secara lebih sistematis, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
Human Capital Investment Bagi Pendidik & Tenaga Pendidikan di Sekolah Menengah di Kota Mataram Fahruddin; Setiadi, Dadi; Hakim, Mansur
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1396

Abstract

Berkembangnya teknologi dan diperbaharuinya kurikulum pendidikan mengharuskan banyak dilaksanakannya pelatihan, workshop, maupun seminar untuk menunjang kemampuan pendidik maupun tenaga pendidikan untuk menyesuaikan diri sehingga mutu pendidikan bisa terus meningkat. Human capital investement yang merupakan istilah dari pemberian pelatihan, wokshop ataupun pendidikan untuk meningkatkan kapasitas pekerja  adalah perlu diberikan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan. Untuk mengetahui seperti apa proses human capital investment itu, maka dilakukanlah penelitian ini. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah       penelitian emperis, yaitu penelitian dengan adanya data-data di lapangan sebagai sumber data utama, seperti hasil wawancara dan observasi, dalam penelitian ini, peneliti memfokuskan pada sekolah menengah yang berada di Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan dan pengelolaan human capital investment di sekolah-sekolah Kota Mataram telah berjalan dengan baik ditandai dengan adanya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan pada kegiatan-kegiatan seperti workshop, Kombel (Komunitas Belajar), MGMP, tutor sejawat, pelatihan, & Webinar.
Work Limitations Sebagai Moderator dari Hubungan Antara Job Crafting dan Employee Performance Matussilmi, Ida; Aszulfah, Sifa Ayu; Agustina, Nadia Tri; Ayuningtyas, Tiara; Suwandi, Revanza Ramandika; Arifin, Su’banul; Amalia, Mei Rani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1416

Abstract

Karyawan di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Takaru menghadapi kondisi kerja dengan fasilitas terbatas, beban fisik tinggi, ruang kerja sempit, peralatan yang belum sepenuhnya ergonomis, serta ritme produksi yang fluktuatif. Kondisi tersebut menuntut kemampuan adaptasi karyawan agar kinerja tetap terjaga. Salah satu perilaku adaptif yang relevan adalah job crafting, yaitu upaya proaktif karyawan dalam menyesuaikan tugas, hubungan kerja, dan cara memaknai pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job crafting terhadap employee performance serta menguji peran work limitations sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 60 karyawan tetap dari enam perusahaan di LIK Takaru, Kabupaten Tegal. Data dianalisis menggunakan Analisis Regresi Moderasi (Moderated Regression Analysis) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job crafting berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance. Namun, work limitations tidak terbukti memoderasi hubungan antara job crafting dan employee performance. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun keterbatasan kerja berpotensi memengaruhi kondisi kerja karyawan, pengaruh job crafting terhadap kinerja tetap relatif konsisten pada berbagai tingkat work limitations. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat bukti empiris mengenai peran langsung job crafting dalam meningkatkan kinerja karyawan pada konteks industri kecil. Secara praktis, hasil penelitian menyarankan bahwa perusahaan perlu mendorong praktik job crafting secara sistematis tanpa sepenuhnya bergantung pada tingkat keterbatasan kerja yang dialami karyawan.
Evaluasi Efektivitas E-Rapor Dengan Pendekatan Model CIPP di SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur Pay, Melinda Safira Remi; Sulindawati, Ni Luh Gede Erni; Werang, Basilius Redan
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1418

Abstract

Menganalisis secara terpisah maupun bersama komponen context, input, process, product dan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan sistem informasi manajemen e-rapor di SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan model CIPP. Populasi yang diteliti berjumlah 110 orang, yang terdiri dari keseluruhan guru di tiga SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur yaitu SMA Negeri Lewa Tidahu, SMA Negeri 1 Nggoa, dan SMA Negeri 1 Lewa. Sampel penelitian terdiri dari 107 guru. Data pada setiap variabel dalam penelitian ini diperoleh melalui kuisioner yang mengacu pada skala likert 1-4. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Efektivitas sistem informasi manajemen e-rapor diukur dengan mengubah skor mentah menjadi Z-skor, kemudian ditransformasikan menjadi T-skor serta diverifikasi ke dalam Kuadran Glickman. Kendala-kendala yang terjadi dalam penerapan sistem informasi manajemen e-rapor telah dicarikan alternatif solusinya, yang mencakup pengelola program yang masih berstatus honorer, struktur organisasi yang perlu diperbaiki, keterbatasan kemapuan pendidik, dana yang masih terbatas, jaringan internet yang kurang memadai, serta kurangnya sosialisasi mengenai pedoman program e-rapor.
Integrasi Nilai Kepedulian Lingkungan Melalui Model Project Based Learning Berbasis Ecopedagogy Dalam Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Sukma, Melati; Anggraini, Dewi; Nofrahadi; Putri, Delsy Arma
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1430

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk keterampilan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai karakter siswa. Salah satu nilai karakter yang relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran adalah kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ecopedagogy hadir sebagai upaya mengintergrasikan pendidikan lingkungan kedalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi nilai kepedulian lingkungan melalui ecopedagogy dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain two gruop experiment-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Penuh tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik Purposive Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Data dalam penelitian ini berupa skor dari hasil tes unjuk kerja menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Penuh tanpa dan dengan menggunakan model pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 3 kesimpulan sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis teks laporan hasil observasi tanpa menggunakan model pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 55,33 yaitu berada pada tingkat penguasaan 46-55% pada kualifikasi Hampir Cukup (HC). Kedua, kemampuan menggunakan model pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 76,58 yaitu berada pada tingkat penguasaan 76-85% pada kualifikasi Baik (B). Ketiga, berdasarkan uji-t disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap model pembelajaran project based learning berbasis ecopedagogy siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Karena thitung  > ttabel (5,48>2,001). Model pembelajaran project based learning berbasis ecopedagogy secara signifikan berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil obervasi.
Eksplorasi Persepsi Mahasiswa tentang Literasi Digital dan Keamanan Data Pribadi dalam Konteks Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila Anggraini, Agersi Diah
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1432

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa memiliki literasi digital dan kesadaran keamanan data pribadi yang memadai. Dalam konteks pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila (PKn-Pancasila), kedua aspek tersebut menjadi penting guna menjadikan warga negara digital yang bisa kritis serta dapat bertanggung jawab. tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi persepsi mahasiswa tentang literasi digital dan keamanan data pribadi serta memahami bagaimana kedua isu tersebut terinternalisasi dalam pembelajaran PKn-Pancasila. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan desain yang bersifat eksploratif pemilihan partisipan dilakukan melalui sampling purposif sementara data diperoleh melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terstruktur dan dokumentasi. Penggunaan analisis datanya yaitu analisis tematik. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi, member checking, dan audit trail.Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) pemahaman literasi digital mahasiswa belum merata dan cenderung terbatas pada aspek teknis; (2) kesadaran terhadap keamanan data pribadi masih rendah, terutama dalam hal perlindungan akun, pemahaman risiko, dan pengelolaan privasi; dan (3) pembelajaran PKn-Pancasila dinilai belum optimal dalam menghubungkan nilai-nilai kewarganegaraan dengan praktik penggunaan teknologi digital. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan kompetensi kewarganegaraan digital melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila yang lebih kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan pengalaman digital mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital dan keamanan data pribadi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila merupakan kebutuhan strategis untuk menciptakan masyarakat digital yang bijak dan bertanggung jawab dalam zaman digital.
Analisis Berbasis Korpus terhadap Terminologi Teknis MICE dari Situs Web Pusat Konvensi Menggunakan Voyant Tools dalam English for Specific Purposes (ESP) Narolita, Mella
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1444

Abstract

Industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) menuntut komunikasi teknis yang tepat dan sering kali melampaui kefasihan bahasa Inggris umum. Meskipun sektor ini tumbuh pesat di Indonesia, kurikulum English for Specific Purposes (ESP) mengalami kesenjangan yang sering kali memprioritaskan soft skills namun mengabaikan istilah-istilah khusus dalam bidang tersebut. Penelitian ini menjawab ketidakterhubungan tersebut dengan mengidentifikasi dan mengategorikan terminologi teknis MICE untuk menginformasikan desain kurikulum berbasis data. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, sebuah korpus yang terdiri dari 5.815 kata disusun dari sepuluh situs convention center di konteks internasional dan Indonesia. Analisis melalui Voyant Tools mengungkapkan bahwa wacana yang ada sangat memprioritaskan manajemen spasial, dengan istilah frekuensi tinggi meliputi room/rooms (109), meeting (80), dan space (50). Istilah tersebut disusun ke dalam empat kategori fungsional yaitu logistik spasial, operasional acara, metrik teknis, dan dukungan profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa instruksi ESP harus beralih dari bahasa Inggris pariwisata umum menuju carrier content spesifik domain dan literasi kuantitatif, seperti mengomunikasikan capacity, dimensions, dan floor weight loading. Wacana digital otentik yang digunakan secara efektif menjembatani kesenjangan antara akademisi dan industri, sehingga membekali lulusan dengan keterampilan bahasa Inggris yang diperlukan untuk pasar MICE global.
Tindak Tutur Ekspresif Guru dalam Pembelajaran Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Penuh Fadila Amanda Meriska; Tressyalina; Syahrul R; Triana, Herlin
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1466

Abstract

This study aims to analyze the expressive speech acts of teachers in the teaching of Procedural Texts of grade VII students of SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Expressive speech acts are to analyze the use of expressive speech acts by teachers in the learning process, especially in teaching procedural texts. Expressive speech acts are one category of speech acts that function to convey the feelings or emotions of the speaker, such as thanking, apologizing, or congratulating. In the context of education, the use of expressive speech acts by teachers is expected to increase interaction and effective communication between teachers and students. This type of research is qualitative research with descriptive methods. The data in this study are the expressive speech acts of Indonesian language teachers of grade VII of SMP Negeri 1 Sungai Penuh. The research instrument is the researcher herself. Data collection techniques used in this study are sblc (free listening, engaging conversation), recording techniques and note-taking techniques. The results of the study indicate that teachers use various forms of expressive speech acts in learning, contributing to a positive learning atmosphere and supporting student engagement. This study also found that teachers' use of appropriate language and expressive speech acts can help students better understand the subject matter. Furthermore, this study emphasized the importance of language skills in establishing positive social relationships and interactions in the classroom. Thus, expressive speech acts play a crucial role in supporting the success of Indonesian language learning in the classroom.