cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
hamidi@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25486233     EISSN : 25486241     DOI : https://doi.org/10.29303/jpap
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) (p-ISSN: 2548-6233; e-ISSN: 2548-6241) is a peer-reviewed journal published since 2016 by the Postgraduate University of Mataram. The Journal of Educational Administration Practitioners is an integrated media for continuous communication with important new research results related to education administration, including areas of leadership, program evaluation, job satisfaction, learning, and education management, planning, human resources, organizational culture, facilities and infrastructure, finance, curriculum, community relationships, education administration development and technology in administration. JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) publishes comprehensive research articles with reviews from leading experts in the field. The incoming papers are selected on the basis of high scientific studies, provide important new knowledge, and are of great interest to the community in the field of education administration.
Articles 105 Documents
Analisis Evaluasi dan Supervisi Pendidikan Tingkat SMA di Kota Mataram Darmawan, Budi; Waluyo, Untung; Fahruddin, Fahruddin; Mustari, Mohamad
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v8i1.519

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi pendidikan merupakan permasalahan yang ada pada jenjang SMA di Kota Mataram. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi pendidikan yang dilakukan pada jenjang SMA di Kota Mataram dan bagaimana cara seorang supervisor pada jenjang SMA di Kota Mataram melakukan proses supervisi pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar pada jenjang SMA di Kota Mataram. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar pada jenjang SMA di Kota Mataram. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi pada jenjang SMA di Kota Mataram sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana proses dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita yang ada sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal program supervisi pada jenjang SMA di Kota Mataram agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Profil Guru Di SDN 46 Ampenan Kota Mataram Dalam Mempersiapkan Pendidikan Masa Depan vina, Baiq Vina Handayani; Makki, Muhammad; Setiadi, Dadi
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v8i1.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil guru di SDN 46 Ampenan Kota Mataram dalam menyiapkan peserta didik menghadapi pendidikan masa depan. Adapun profil guru yang dibahas mencakup kompetensi profesional guru, motivasi, disiplin dan kinerja guru. Empat hal tersebut menurut Undang-undang merupakan hal-hal yang harus dipenuhi oleh seorang guru dalam mendukung tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif statistik. Didapatkan hasil bahwa tingkat kompetensi profesional guru mencapai 77%, tingkat motivasi guru mencapai 83%, tingkat kedispilinan guru mencapai 89% dan kinerja guru mencapai 80%. Dari data hasil peneltian tersebut disimpulkan bahwa tingkat profesionalisme guru menunjang pendidikan masa depan yakni terbiasa menggunakan internet dalam mendukung pembelajaran. Motivasi guru dalam menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan semua warga sekolah menjadi contoh yang baik bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi. Kedisplinan guru dalam menyelesaikan target pekerjaan mendukung proses pembelajaran dan kinerja guru menunjukkan bahwa penyusunan pembelajaran telah dilakukan dengan sangat baik dan sesuai dengan perkembangan zaman yakni pembelajaran berpusat pada peserta didik atau “student centre” dengan memperhatikan bakat, minat dan kemampuan peserta didik.
Analisis Evaluasi dan Supervisi Pendidikan di SMAN 1 Narmada Habiburrahman, Habiburrahman; Rokhmat, Joni; Waluyo, Untung
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v8i1.521

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi guru merupakan permasalahan yang ada di SMAN 1 Narmada. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi yang dilakukan di SMAN 1 Narmada dan bagaimana cara seorang supervisor di SMAN 1 Narmada melakukan proses supervisi guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian single case study. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar di SMAN 1 Narmada. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar di SMAN 1 Narmada. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi di SMAN 1 Narmada sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana dokumen yang ada dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita proses di lapangan. Sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal mekanisme maupun teknis program supervisi di SMAN 1 Narmada agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Studi Hubungan Komitmen Organisasi Terhadap Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja Guru di SDN 1 Meninting B.K, Nurhidayatullah; Witono, A Hari
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v8i1.522

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi guru merupakan permasalahan yang ada di SMAN 1 Narmada. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi yang dilakukan di SMAN 1 Narmada dan bagaimana cara seorang supervisor di SMAN 1 Narmada melakukan proses supervisi guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian single case study. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar di SMAN 1 Narmada. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar di SMAN 1 Narmada. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi di SMAN 1 Narmada sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana dokumen yang ada dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita proses di lapangan. Sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal mekanisme maupun teknis program supervisi di SMAN 1 Narmada agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Pola Pengelolaan Dana Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat Bohari, Bohari; Asrin, Asrin
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v8i1.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskrptif, teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengelolaan Dana Operasional Sekolah terdapat beberapa tahapan dan proses yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pola pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menggunakan pola alternatif lebih cenderung dipersepsi positif dalam upaya menerapkan prinsip transparan dan akuntabilitas, karena semua guru mempunyai kesempatan ikut terlibat dalam pengelolaan Dana BOS tersebut, pengelolaan dana bos sudah berjalan cukup baik karena adanya perencanaan dengan penyusunan RKAS yang melibatkan semua unsur baik Kepala Sekolah, Guru dan Komite Sekolah, kesesuaian aturan dan petunjuk teknis penggunaan dan pelaksanaan dana BOS dengan realisasinya, serta pelaksanaan pengawasan oleh kepala sekolah dan pelaporan pertanggung jawaban penggunaan Dana BOS kepada Sekolah, kota/kabupaten dan pemerintah pusat yang tepat waktu. Ini menunjukkan bahwa sekolah telah melaksanakan proses pengelolaan Dana BOS sesuai dengan aturan pemerintah atau petunjuk teknis dalam pengelolaanya.
Efektivitas Supervisi Akademik dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Rini Prihestiyani; Ani Rusilowati; Saiful Ridho
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i1.791

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan supervisi akademik yang efektif untuk mendukung pengembangan profesional guru. Di era digital, penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam supervisi menjadi pendekatan inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses supervisi. Penelitian ini menganalisis efektifitas implementasi supervisi akademik berbasis TIK di MTsN 3 Grobogan,  tantangan yang dihadapi dan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran serta keterampilan teknologi guru. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kuesioner guru, kuesioner Kepala Sekolah, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa pemanfaatan TIK secara signifikan efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam pengajaran. Mayoritas guru mampu mengintegrasikan TIK dengan baik dalam supervisi dan pembelajaran. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan perangkat, akses internet, dan kurangnya pelatihan teknologi. Dukungan kepala sekolah melalui pelatihan tahunan dan pengadaan fasilitas teknologi membantu mengatasi sebagian kendala ini, tetapi pengembangan lebih lanjut masih diperlukan. Kesimpulannya, implementasi supervisi berbasis TIK telah berhasil meningkatkan kualitas supervisi dan pembelajaran, namun keberlanjutan program melalui penguatan fasilitas dan pelatihan tambahan sangat dibutuhkan. Hasil ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan supervisi berbasis teknologi untuk mendukung pendidikan yang lebih berkualitas.
Implementasi Pemetaan dan Perencanaan Mutu pada Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMA NW Kopang Habibi, Habibi; Sudirman, Sudirman
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i1.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pemetaan mutu dan perencanaan mutu pada Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMA NW Kopang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini sebagai berikut. 1) Pemetaan mutu belum sepenuhnya sesuai Panduan SPMI dan belum mencakup keseluruhan standar pendidikan; (2) Penyusunan program mutu diprioritaskan pada peningkatan kompetensi paedagogik dan kompetensi professional guru melalui workshop di sekolah, penambahan jaringan internet, menambah sarana belajar (LCD), dan mengusahaan tambahan insentif bagi guru yang belum bersertifikat. Program peningkatan mutu tersebut dimasukkan dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS). Dari hasil dan pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa SMA NW Kopang telah melaksanakan SPMI meskipun masih banyak kekurangan. Hal tersebut karena keterbatasan sumber daya sekolah dan kompetensi GTK untuk melaksanaan kelima langkah SPMI yang masih kurang memadai.
Hubungan Masa Kerja Terhadap Kemampuan Kepemimpinan Guru dalam Membangun Kolaborasi dengan Rekan Sejawat Ahmad Junaidi; Dwi Supriatin; Ni Putu Novie Yanti. A.; Moh.Noor Supandri; Lalu Abi Said Ali; Saefulloh; A Wahab Jufri
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i1.798

Abstract

This study aims to investigate the relationship between teachers' tenure and their leadership skills in building collaborative relationships with colleagues in the school environment. Collaboration among teachers plays an important role in building a positive work culture and supporting professional development at both the individual and organizational levels. Tenure is often considered an influential indicator of leadership style, and teachers with more experience tend to demonstrate a deeper understanding of the challenges and strategies required to build effective working relationships. This study used a quantitative method with a descriptive approach. Data collection was carried out using a questionnaire targeting 163 respondents in the West Nusa Tenggara region with the results of 61.3% of teachers having a tenure of more than 10 years. While the ability of teachers in building collaboration respondents answered consistently as much as 58% so that the leadership ability of teachers in building collaboration with colleagues can be said to be good. The results of this study support that teacher tenure contributes significantly to the development of leadership skills. Experienced teachers are better able to build working relationships based on mutual trust and effective collaboration. The results of this study are expected to provide insights to policy makers regarding the design of training programs that focus not only on developing teaching skills but also leadership skills. This research can also be a reference for future research to deepen the dynamics of teacher leadership in the educational environment.
Analisis Peran Kepemimpinan Inklusif berdasarkan Masa Kerja terhadap Kolaborasi dan Komunikasi di Sekolah Mega Ade Kantari; Putu Linda Agustini; Kikin Saradela; Lalu Muhaili; Lalu Hirwandi; Citra Lara
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i1.803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan inklusif berdasarkan masa jabatan terhadap kolaborasi dan komunikasi di sekolah Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dimulai dari penyebaran link google form. Responden penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Masa Kerja 0-5 Tahun: Responden merasa perlu meningkatkan kemampuan dalam memimpin diskusi dan menyatukan pendapat tim, meskipun sudah mampu berperan dalam kolaborasi. 2) Masa Kerja 6-10 Tahun: Responden dapat membangun kebersamaan dan berkomunikasi dengan cukup baik, namun masih membutuhkan latihan lebih lanjut dalam menyusun komunikasi tertulis yang terstruktur. 3) Masa Kerja 10 Tahun ke Atas: Responden yang lebih berpengalaman menunjukkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi yang lebih matang, namun masih perlu meningkatkan penggunaan data dalam pengambilan keputusan dan komunikasi tertulis.
Analisis Pola Kepemimpinan Guru dan Kepala Sekolah Berbasis Gender di Provinsi Nusa Tenggara Barat Joned Bangkit Wahyu Laksono; Lailaturrahmah, Etika; Diana Wahyuni Sulasti; Silvi Husnaini; Imas Hasdianti; A Wahab Jufri
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i1.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola kepemimpinan guru dan kepala sekolah berbasis gender di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan angket yang terdiri dari 5 aspek berjumlah 89 pertanyaan tertutup skala likert dengan 4 kategori pilihan jawab serta 5 pertanyaan terbuka. Responden dari penelitian ini adalah seluruh guru dan kepala sekolah di Provinsi NTB. Sampel penelitian berjumlah 170 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki cenderung lebih terstruktur dalam menjalankan peran kepemimpinan mereka, menunjukkan pola kepemimpinan yang lebih transaksional dan berfokus pada pencapaian hasil, sementara perempuan lebih dominan dalam aspek kolaborasi dan hubungan interpersonal, yang lebih mencerminkan gaya kepemimpinan transformasional. Laki-laki lebih sering bekerja secara konsisten dalam hal kolaborasi dan komunikasi yang efektif, sementara perempuan lebih menekankan pada aspek pengetahuan dan pedagogik, yang mencerminkan pendekatan yang lebih berfokus pada pengembangan dan pemahaman. Laki-laki lebih unggul dalam hal kepemimpinan yang berorientasi pada hasil dan pencapaian, sementara perempuan lebih dominan dalam pendekatan yang lebih kolaboratif dan berbasis hubungan interpersonal. Kedua gaya kepemimpinan ini dapat saling melengkapi dalam menciptakan suasana kerja yang produktif dan inklusif.

Page 5 of 11 | Total Record : 105