cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Provinsi, Tenaga Kerja dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Jawa Apisa, Dolya Ledy; Nasir, Muhammad Safar; Maya Nur Cholida
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.834

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu hal yang dikejar dan diprioritaskan oleh negara. Bagaimanapun juga, pertumbuhan ekonomi merupakan representasi dari keseluruhan aktivitas perekonomian termasuk kesejahteraan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis ilmiah terkait faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa. Observasi penelitian ini adalah tahun 2016 sampai 2022 dengan dimensi data adalah data panel dengan 6 Provinsi di Pulau Jawa sebagai cross-sectional. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model FEM (Fixed Effect Model). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh variabel independen pada model berpengaruh serentak dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien determinasi sebesar 50%. Adapun secara parsial, hanya tingkat pengangguran terbuka yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya, IPM, tenaga kerja dan upah minimum provinsi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Gambaran Kualitas Pelayanan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2024 Syahna, Nurul Fadhila; Erpidawati, Erpidawati; Adzkia, Legabina
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.515

Abstract

Berdasarkan observasi awal, permasalahan yang ditemukan yaitu data kunjungan pasien mengalami penurunan selama 3 bulan terakhir. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran kualitas pelayanan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Penelitian dilakukan tanggal 15 April sampai 30 Juni 2024. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling, dengan analisis data univariat. Hasil penelitian ini, diperoleh kualitas kepuasan dari 73 responden aspek yang di mana availability menjawab tidak baik 37 orang dengan persentase 50,7% dan baik 36 orang dengan persentase 49,3%, aspek responsiveness menjawab tidak baik 40 orang (54,8%) dan baik 33 orang (45,2 %), aspek convenience menjawab tidak baik 33 orang (45,2%) dan baik 40 orang (54,8%), dan aspek timeliness menjawab tidak baik 38 orang (52,1%) dan baik 35 orang (47,9%). Hasil gambaran kualitas pelayanan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi, lebih dari separuh pasien dengan aspek availability dikategorikan tidak baik, aspek responsiveness dikategorikan tidak baik, aspek convenience dikategorikan baik, dan aspek timeliness dikategorikan tidak baik.
Pengaruh Influencer Marketing dan Electronic Word of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian pada Gen Z Pengguna TikTok di Kota Jambi Rivfany Diya Istiqomah; Musnaini, Musnaini; Wulan B, Sylvia Kartika
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.828

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial, telah mengubah perilaku konsumen, terutama di kalangan Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan Electronic Word of Mouth (EWOM) terhadap keputusan pembelian Gen Z pengguna TikTok di Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 100 responden. Temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran melalui influencer memiliki dampak yang positif serta signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Selain itu, faktor Electronic Word of Mouth (EWOM) juga memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Secara simultan, kedua variabel ini memberikan kontribusi sebesar 82,7% terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran yang melibatkan influencer dan ulasan konsumen dalam meningkatkan kepercayaan dan keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dalam menjangkau Gen Z di era digital.
Analisis Penentuan Produk Unggulan Petani Sayuran Desa Cikanyere Cianjur Menggunakan Metode WASPAS Prasetya, Rudi; Andri, Andri
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.848

Abstract

Persaingan dalam sektor pertanian semakin ketat, menuntut petani mampu mengidentifikasi produk unggulan secara akurat untuk meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) guna menentukan produk unggulan petani sayuran di Desa Cikanyere, Cianjur. Analisis dilakukan berdasarkan kriteria volume produksi, keuntungan, dan permintaan pasar. Sampel penelitian mencakup 4 varian produk tani yang diambil dari 15 petani. Metode WASPAS digunakan untuk memberikan bobot dan mengintegrasikan kriteria penilaian, sehingga menghasilkan peringkat produk yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode WASPAS efektif dalam mengidentifikasi produk unggulan berupa wortel 0.19 dengan profitabilitas yang menentukan kelangsungan usaha petani keuntungan yang besar  dengan mempertimbangkan berbagai kriteria secara simultan. Sistem ini dapat menjadi alat bantu yang penting bagi petani dalam pengambilan keputusan terkait manajemen produk, strategi pemasaran dalam menanam jenis sayuran. Hasil penelitian dengan analisis penentuan metode WASPAS mampu meningkatkan efisiensi evaluasi produk unggulan dan berpotensi mendukung pengembangan pertanian lokal secara lebih kompetitif.
Volatilitas Determinan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia Hermansyah, Iqbal Maulana; Khoirudin, Rifki; Marwanto, Arnufan Deni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.867

Abstract

Dalam struktur perekonomian negara berkembang seperti Indonesia, pasar modal menjadi salah satu instrumen yang memiliki eksistensi penting untuk menopang fundamental perekonomian negara. Akses pada permodalan pada negara berkembang seperti Indonesia berfungsi untuk mempertahankan sirkulasi ekonomi. Untuk mewadahi tujuan-tujuan tersebut, maka dibentuklah sebuah badan pasar modal yang bernama BEI atau Bursa Efek Indonesia. Dalam aktivitasnya, Bursa Efek Indonesia merupakan sebuah pasar tempat dimana individu pemilik modal lebih bertemu dengan entitas yang membutuhkan modal. Didasarkan pegujian dan pembahasan mengenai Determinan Volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2012-2022, maka dapat disimpulkan bahwa JUB memiliki dampak positif terhadap IHSG tahun 2012-2022, maka ketika JUB naik maka IHSG akan meningkat, Suku bunga tidak memiliki dampak terhadap IHSG tahun 2012-2022. Disebabkan oleh kenaikan suku bunga tidak menjadi pilihan investor untuk beralih dari pasar modal ke pasar uang, inflasi tidak memiliki dampak terhadap IHSG tahun 2012-2022, karena adanya perbedaan dengan berinvestasi di SBI, investor di Indonesia biasanya mengambil keuntungan dengan harapan merealisasikan capital gain yang besar di pasar modal dan nilai tukar tidak memiliki dampak terhadap IHSG tahun 2012-2022, karena ketika peningkatan nilai tukar (kurs) rupiah maka akan diikuti penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) begitu pula sebaliknya. PDB memiliki dampak terhadap IHSG tahun 2012-2022, artinya PDB yang meningkat menandakan adanya pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik dan daya beli masyarakat naik.
Optimalisasi Penerapan Kurikulum Merdeka (Tantangan dan Strategi Penyesuaian di SDN Handil Bakti) Fitri, Amalia; Tajidin, Muhammad; Azkiyah, Nur; Sardela, Putri; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.884

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka memberikan ruang fleksibilitas bagi guru dan sekolah untuk menyusun pembelajaran yang adaptif terhadap karakter dan kebutuhan siswa. Namun, di SDN Handil Bakti, implementasi kurikulum ini menghadapi sejumlah tantangan seperti rendahnya pemahaman guru terhadap Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Capaian Pembelajaran (CP), keterbatasan materi ajar, serta kesulitan siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan tersebut serta merumuskan strategi optimalisasi penerapan kurikulum. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur dan dokumentasi terhadap guru yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Hasil menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan aplikatif dan keterbatasan fasilitas menjadi hambatan utama. Strategi yang diterapkan sekolah mencakup pembentukan komunitas belajar guru, peningkatan komunikasi dengan orang tua, serta perlunya pendampingan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, serta sinergi antara sekolah dan orang tua. Hasil penelitian diharapkan menjadi rujukan dalam merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan sekolah dasar dalam mengimplementasikan kurikulum ini secara efektif.
Strategi Peningkatan Kapasitas Guru dan Sarana-Prasarana Sekolah dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Lumbah 2 Sa’diah, Halimatus; Sembiring, Ibrena Nalsal Angelika; Prishananda, Nindia Zahwa; Haliza, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.885

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi peningkatan kapasitas guru dan optimalisasi sarana-prasarana dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Lumbah 2. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan karakter dan penguatan kompetensi peserta didik, namun implementasinya menghadapi berbagai tantangan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan guru secara praktis dan berbasis konteks sekolah, pendampingan berkelanjutan, optimalisasi platform Merdeka Mengajar, dan penguatan komunitas belajar guru menjadi strategi utama dalam peningkatan kapasitas pendidik. Sementara itu, strategi optimalisasi sarana-prasarana meliputi inventarisasi berbasis data, revitalisasi fasilitas dasar, pengadaan TIK, kemitraan dengan pihak eksternal, dan penyediaan ruang belajar alternatif. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman kurikulum, minimnya fasilitas teknologi, dan kesenjangan akses digital di kalangan peserta didik.
Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Patih Selera: Kajian tentang Pemahaman Guru dan Kesiapan Sarana-Prasarana Afiyanti, Irma Noor; Sabila, Luqie; Abdi, Muhammad Surya; Ilami, Nur; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.888

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Patih Selera, dengan fokus pada pemahaman guru dan kesiapan sarana prasarana. Kurikulum Merdeka bertujuan memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, tapi keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan guru dan dukungan infrastruktur. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan studi kasus dengan wawancara dan observasi terhadap guru serta analisis kondisi sarana-prasarana sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka masih bervariasi, dengan sebagian besar guru mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Faktor utama yang memengaruhi adalah minimnya pelatihan dan keterbatasan sumber belajar. Selain itu, kesiapan sarana prasarana di sekolah masih belum optimal, terutama dalam ketersediaan perangkat teknologi dan ruang kelas yang mendukung pembelajaran berbasis proyek. Kendala ini berdampak pada efektivitas implementasi kurikulum dan pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih fleksibel serta berbasis kompetensi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan pelatihan bagi guru dan penguatan fasilitas sekolah guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.
Analisis Dampak Keterbatasan Sumber Daya dan Partisipasi Orang Tua Terhadap Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN Belitung Utara 3 Raudah, Raudah; Nazira, Nazwa; Ramadhani, Muhammad Fahrizal; Septiawati, Ririn; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.889

Abstract

Sumber daya manusia yang berkualitas sangat bergantung pada mutu pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan sistem pendidikan Indonesia melalui penguatan karakter siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pengamatan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi P5 di SDN Belitung Utara 3 serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya, khususnya terkait keterbatasan sumber daya dan partisipasi orang tua. Pengamatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi nonpartisipan, wawancara kepala sekolah, dan studi dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah berupaya menerapkan P5 sesuai pedoman, masih terdapat kendala utama yaitu keterbatasan sarana pendukung, kurangnya pelatihan guru, dan alokasi waktu yang terbatas. Selain itu, partisipasi orang tua masih rendah, baik dari segi dukungan finansial maupun keterlibatan dalam kegiatan. Faktor ekonomi dan kurangnya pemahaman terhadap pentingnya pendidikan karakter menjadi hambatan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi peningkatan pemahaman seluruh pemangku kepentingan dan penyediaan sumber daya yang memadai agar P5 dapat berjalan optimal. Pengamatan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi peningkatan efektivitas implementasi P5 dalam membentuk karakter siswa yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Tantangan Adaptasi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 2 Anita, Anita; Fadhila, Hanum Istiqomah Azhar; Muhsin, Muhsin; Febrianti, Nadia; Jamilah, Siti; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SDN Semangat Dalam 2 serta merumuskan strategi yang relevan dalam menjawab permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan guru sebagai subjek utama. Hasil temuan menunjukkan adanya keragaman tingkat kesiapan dan pemahaman guru terhadap konsep dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang berdampak pada ketidakkonsistenan di ruang kelas. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya kompetensi teknologi di kalangan pendidik, kesulitan dalam penyusunan bahan ajar yang kontekstual, serta ketidaksesuaian kebijakan pendidikan menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi, peningkatan infrastruktur pendidikan, serta dukungan kebijakan dan keterlibatan masyarakat guna memperkuat efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka.