cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 297 Documents
PENYULUHAN PENGENALAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JERUK SERTA CARA PENGENDALIANNYA DI DESA SUNGAI LANGKA, PESAWARAN Maryono, Tri; Hasibuan, Rosma; Aeny, Titik Nur; Wibowo, Lestari; Helina, Selvi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7757

Abstract

Petani di desa Sungai Langka, Kabupaten Pesawaran pada dasarnya adalah petani kakao. Namun, karena produktivitas kebun kakao terus menurun maka petani kakao beralih ke tanaman jeruk. Sampai saat ini, terdapat hampir 15 ha lahan pertanaman jeruk yang  diusahakan oleh petani di desa Sungai Langka. Tujuan kegiatan pengabdian ini melatih petani untuk mengenali macam-macam hama dan penyakit tanaman jeruk serta cara pengendaliannya. Target khusus dari kegiatan pengabdian ini adalah petani mampu mengnali berbagai hama dan penyakit tanaman jeruk serta tahu bagaimana cara mengendalikannya. Untuk mencapai hal tersebut maka petani jeruk diberi penyuluhan mengenali dan mengidentifikasi hama dan penyakit jeruk, dan metode pengendalian hama dan penyakit jeruk khususnya secara hayati dan ramah lingkungan. Target khalayak sasaran kegiatan pengabdian ini adalah petani jeruk di desa Sungai Langka, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pengabdian melalui kuisioner,  terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman petani dalam mengenali hama dan penyakit pada tanaman jeruk. Disamping itu, petani juga mendapatkan informasi terkait cara pengelolaan hama dan penyakit tanaman jeruk yang ramah lingkungan dan tepat sasaran.
EDUKASI PILAH-PILIH SAMPAH SEBAGAI UPAYA MITIGASI CEMARAN SAMPAH LAUT DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN BUMI WARAS Arindra Putra, Muhamad Gilang; Lahay, Almira Fardani; Amiin, Muhammad Kholiqul; Kusuma, Anma Hari
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7763

Abstract

Pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membedakan sampah berdasarkan jenisnya. Tujuan dari pilah pilih sampah dapat meningkatkan nilai dari sebuah sampah yang saat ini masih banyak dianggap sebagai barang sisa saja. Beberapa jenis sampah anorganik seperti botol plastik, maupun kemasan lainnya memiliki nilai ekonomi tertentu sehingga dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi sampah yang terbuang secara percuma dengan meningkatkan nilai jualnya. Salah satu wilayah pesisir di Provinsi Lampung yang memiliki permasalahan sampah laut adalah wilayah pesisir Kecamatan Bumi Waras Kelurahan Bumi Waras. Pada wilayah tersebut pengelolaan sampah belum dilakukan secara optimal, banyak masyarakat yang membuang sampah secara langsung ke lautan hingga menumpuk di wilayah pesisir.Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu melalui edukasi kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pilah pilih sampah dapat membuat masyarakat memiliki kesadaran untuk membuang sampah berdasarkan jenisnya pada tempat sampah yang telah tersedia. Penerapan kegiatan edukasi pilah pilih sampah diharapkan akan mendukung salah satu upaya mitigasi sehingga dapat mengurangi bencana akibat pencemaran sampah laut dikawasan pesisir khususnya Kecamatan Bumi Waras. Rencana program pengabdian masyarakat ke wilayah pesisir Kecamatan Bumi Waras adalah penyampaian materi sampah laut, pengenalan materi dampak sampah laut pada eksosistem, pengenalan materi jenis-jenis sampah, pengantar teori dan teknik memilah sampah , dan melakukan pendampingan selama program berlangsung.
PENGENALAN KLON UBIKAYU GENJAH SEBAGAI ALTERNATIF PANEN MUDA PADA PETANI DAN INDUSTRI TAPIOKA DI LAMPUNG Setiawan, Kukuh; Ardian, Ardian; Utomo, Setyo Dwi; Yeli, Fitri; Syaifudin, Ahmad; Surtono, Arif; Sungkono, Sungkono; Agustiansyah, Agustiansyah; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7799

Abstract

Abstrak: Lampung merupakan sentra produksi ubikayu di Indonesia dengan luas area sekitar 199.385 ha.  Luas area terbesar berada di Lampung Tengah sekitar 120 ribu ha.  Salah satu kendala utama selain harga ubikayu yang sering berfluktuasi adalah panen muda atau awal di tingkat petani dan industri tapioka.  Tujuan penulisan makalah ini adalah pengenalan klon ubikayu yang genjah sebagai solusi penen muda di tingkat petani.  Penanaman ubikayu klon genjah dengan produksi tinggi ini dilaksanakan di tiga kabupaten di Lampung, yaitu Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Lampung Tengah Great Giant Food (GGF).  Ada 7 klon yang digunakan, yaitu Vamas, Vati, Litbang UK 2, Daun 9 (berumur genjah), dan Adira 4, UJ3, UJ5 (berumur 10-12 bulan).  Jarak tanam yang digunakan adalah 100 x 80 cm atau populasi 12.500 tanaman/ha.  Data pendukung untuk pengenalan klon ubikayu genjah adalah tinggi tanaman, bobot ubi dan kadar pati.  Saat pertumbuhan awal, yaitu 1 bulan setelah tanam (BST) terlihat tidak berbeda antara ubikayu berumur genjah dan yang berumur normal (10-12 BST).  Namun, pada saat tanaman berumur 7 BST, tinggi tanaman Vamas mencapai rata-rata 227 cm sebaliknya UJ3 mempunyai rata-rata tinggi tanaman sekitar 257 cm.  Selanjutnya, bobot ubi Vamas dan UJ3 masing-masing mencapai 36,1 ton/ha dan 25,3 ton/ha.  Dengan demikian Vamas bisa direkomendasikan sebagai klon ubikayu genjah karena mampu berproduksi tinggi pada umur 7 BST
PERMASALAHAN PETANI DESA LABUHAN RATU 6, KECAMATAN LABUHAN RATU, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR DALAM BUDIDAYA UBIKAYU Ardian, Ardian; Utomo, Setyo Dwi; Setiawan, Kukuh; Kamal, Muhammad; Hadi, Muhammad Syamsul; Yelli, Fitri; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7800

Abstract

Lampung merupakan salah satu sentra produksi ubikayu di Indonesia.  Selanjutnya, Lampung Timur, terutama kecamatan Labuhan Ratu mempunyai areal panen ubikayu yang cukup besar.  Pada 2021, produksi ubikayu yang dihasilkan dari kecamatan ini telah mencapai 25.154 ton. Produksi tersebut berasal dari luas panen seluas 1.191 hektar dan produktivitas sekitar 21 ton/ha.  Produktivitas hasil ini masih jauh dari potensi hasil tanaman ubikayu yang dapat mencapai 40-60 ton/ha.  Aplikasi pemupukan yang biasa dilakukan petani adalah pemberian hara makro, yaitu N (urea), P (TSP), dan K (KCl), akan tetapi petani jarang memberikan pupuk organik dan pengapuran dikarenakan beberapa alasan dan ketidak mengertian mereka tentang pupuk ini terhadap peningkatan hasil dan kadar pati.    Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi/penyuluhan dan demonstrasi plot kepada petani binaan desa Labuhan Ratu 6, Labuhan Ratu, Lampung Timur tentang pengolahan pupuk organik, pengapuran dan teknologi budidaya ubikayu yang tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan kadar pati.  Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan demonstrasi plot untuk menunjukkan kepada pengguna atau petani binaan Desa Labuhan Ratu 6 tentang pengaruh aplikasi pupuk organik dan pemberian kapur pertanian terhadap peningkatan pertumbuhan dan produksi ubikayu.  Dengan demikian metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat petani binaan desa Labuhan Ratu 6, Labuhan Ratu, Lampung Timur menggunakan cara sosialisasi/penyuluhan, demonstrasi plot dan evaluasi kegiatan.  Hasil sosialisasi dan kunjungan ke lahan petani dapat dijabarkan sebagai berikut, penggunaan varietas yang mempunyai potensi perodusi tinggi dan kadar pati yang tinggi harus dibarengi dengan jarak tanam yang sesuai untuk perkembangan ubi, penggunaan bahan organik untuk perbaikan struktur tanah dan suplai hara mikro, penambahan kapur/dolomit untuk meningkatkan pH yang sesui dan suplai hara Ca dan Mg, penggunaan pupuk Kalium (KCl) yang lebih tinggi dari pupuk Urea untuk meningkatkan produksi dan kadar pati ubi hasil panen.
Pemanfaatan Asap Cair untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Kakao Evizal, Rusdi; Sanjaya, Purba; Afandi, Afandi; Pramono, Sudi; Sugiatno, Sugiatno; Septiana, Liska Mutiara; Prasetyo, Dedy; Prasmatiwi, Fembriarti Erry
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7810

Abstract

Tanggamus merupakan sentra produksi kakao kedua setelah Pesawaran, antara lain di Kecamatan Air Naningan. Permasalahan yang dihadapi petani adalah produktivitas yang masih rendah antara lain sebagai akibat dari kurangnya pemeliharaan tanaman dan adanya serangan hama dan penyakit antara lain hama pengisap dan hama penggerek buah kakao yang menyebabkan buah tidak dapat dipanen. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pemeliharaan terutama sanitasi dan pemangkasan kakao, (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pembuatan asap cair, (3) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam aplikasi asap cair untuk pengendalian hama buah kakao. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Makmur, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan.Kegiatan PKM ini dilaksanakan secara partisipatif menggunakan metode pertemuan tatap muka, FGD, pelatihan (coaching), dan pendampingan (asistensi).Kesimpulan hasil PKM ini adalah bahwa pengabdian masyarakat sudah dilaksanakan dengan peserta dari Kelompok Tani Makmur, Desa Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus melalui kegiatan penyuluhan, FGD, coaching, dan pendampingan petani. Efektifitas aplikasi asap cair untuk pengendalian hama kakao dipengaruhi oleh pemangkasan tajuk pohon. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam aplikasi asap cair untuk meningkatkan ketahanan terhadap hama tanaman kakao dengan nilai meningkat dari 39-59 menjadi 83-100.Kata kunci: Asap cair, busuk buah kakao, penggerek 
Diseminasi pembuatan Multi Nutrien Saus (MNS) sebagai sumber vitamin dan mineral bagi ternak ruminansia di Desa Teluk Dalem Kecamatan Mataram Baru Erwanto, Erwanto; Qisthon, Arif; Liman, Liman; Farda, Fitria Tsani; Ramanda, Rio; Arifin, Muhammad Deni
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7825

Abstract

Peternak sapi potong dan kambing di Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, khususnya di Desa Teluk Dalem, hingga saat ini masih mengalami kesulitan dalam peningkatan ADG ternaknya. Kegiatan beternak yang hanya dilakukan sebagai kegiatan sampingan tentunya menjadi salah satu faktor kurangnya capaian ADG yang diinginkan, karena pemberian pakan diberikan bukan sesuai kebutuhan ternak. Pakan yang diberikan untuk ternak sapi potong di Desa Teluk Dalem hanya mengandalkan rumput lapang tanpa tambahan pakan lainnya. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian mengajukan solusi untuk memperbaiki nutrisi pakan ternak dengan pendampingan pembuatan Multy Nutrients Sauce (MNS) sebagai produk yang diformulasikan untuk melengkapi kebutuhan nutrien bagi ternak ruminansia.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan selama 6 bulan yaitu Maret-Agustus 2023. Kegiatan dilakukan di Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan dilakukan oleh tim dosen Jurusan Peternakan dan Mahasiswa Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, pelatihan pembuatan produk MNS dan evaluasi kegiatan. Peternak mengetahui jenis-jenis pakan, kebutuhan, cara pemberian dan pentingnya vitamin dan mineral bagi sapi dan kambing. Peternak mampu membuat multi nutrien saus (MNS) sebagai produk yang dapat meningkatkan produktivitas sapi dan kambing di Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur.
Pelatihan Fermentasi Pakan Rumput Pakchong dan Daun Singkong dengan Metode Silase sebagai Pakan Sapi Potong di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Farda, Fitria Tsani; Tantalo, Syahrio; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Ermawati, Ratna; Fauzi, Teo Achmad; Rivai, Mahfud; Setio, Slamet; Pramana, Sandika; Alfarizki, Aksal
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7834

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan fermentasi pakan Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv Thailand) dan limbah pertanian daun singkong dengan metode silase kepada peternak sapi potong di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten PesawaranProvinsi Lampung. Kegiatan dilakukan pada Juni-Juli 2023. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal. Fermentasi pakan menggunakan metode silase dengan bahan utama Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv Thailand) dan daun singkong difermentasi selama 21 hari dengan bantuan larutan fermentor EM4 yang dipadatkan dalam tong fermentor pada kondisi anaerob. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur keberhasilan fermentasi pakan melalui penilaian berbagai parameter uji organoleptik dan pengukuran derajat keasaman terhadap hasil silase. Kesimpulan kegiatan ini yaitu pelatihan teknologi fermentasi pakan berbasis tanaman pakan rumput pakchong dan limbah pertanian daun singkong dengan metode silase diikuti oleh 20 orang peternak sapi menghasilkan tekstur lembut; berbau asam dan aroma harum; tidak ada pertumbuhan jamur; berwarna hijau kekuningan; kadar pH asam antara 2,5 – 3; penilaian kualitas silase kategori tinggi; dan palatabilitas tinggi pada ternak sapi. Kegiatan yang telah dilakukan dinilai berhasil berdasarkan ketercapaian tujuan yaitu peternak mampu membuat silase yang berkualitas sebagai hijauan pakan fermentasi yang dapat disimpan dalam jangka panjang untuk menjaga ketersediaan pakan.
PENGUATAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN BUMI WARAS KOTA BANDARLAMPUNG Kartini, Nidya; Putri, Rizha Bery
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7867

Abstract

Permasalahan yang ditimbulkan dari pembuangan sampah sembarangan dan tidak terurus dengan baik dapat mengakibatkan masalah besar bagi lingkungan dan masyarakat. Pembuangan sampah yang tidak diurus dengan baik akan mengakibatkan masalah besar karena penumpukan sampah atau membuangnya sembarangan ke kawasan terbuka akan mengakibatkan pencemaran tanah yang juga akan berdampak ke saluran air tanah. Kelurahan Bumi Waras termasuk daerah yang langsung berbatasan dengan laut. Daerah ini sangat kumuh karena begitu banyak tumpukan sampah di pinggir laut yang beraneka jenis yang mengakibatkan perairan menjadi kotor berwarna kehitaman serta berbau tidak sedap. Hal ini dikarenakan limbah rumah tangga langsung mengalir ke perairan, terutama limbah minyak jelantah dari sisa penggorengan. Keberadaan sampah rumah tangga ini sudah bertahun-tahun terjadi, namun penanganan dari pemerintah belum efektif. Beradaptasi dari konsep Zero waste, sampah selayaknya dapat ditangani secara berkelanjutan, tidak hanya pemerintah yang bertanggung jawab terhadap sampah namun ada pelibatan masyarakat untuk berkomitmen ikut serta menangani masalah sampah. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan daur ulang sampah, salah satunya dengan memanfaatkan limbah rumah tangga berupa limbah minyak jelantah diolah menjadi produk non-pangan yang memiliki nilai ekonomis berupa lilin aromaterapi. Dengan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar bisa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta untuk mengelola dan memanfaatkan sampah rumah tangga dengan baik
Edukasi dan Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui Gerakan Gemar Konsumsi Telur Bersama Orang Tua dan Siswa PAUD Anggrek Putih Bandar Lampung Septinova, Dian; Hartono, Madi; Apriliana, Ety; Selawati, Diyah; Hermawan, Alan; Legowo, Ahmad Bambang; Agustin, Nur Aini; Nugraha, Ega; Rito, Hardiansyah Faisal
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7874

Abstract

Angka stunting di Bandar Lampung pada 2022 sudah di bawah 20%.  Namun, angka tersebut masih di bawah target pemerintah Kota Bandar Lampung, yaitu maksimal 14% pada 2024.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu pemerintah Bandar Lampung untuk menurunkan kasus stunting dengan (1) meningkatkan pengetahuan dan kesadaran  wali murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anggrek Putih tentang stunting dan pencegahannya; (2) pengetahuan tentang teknik pengolahan dan penyajian telur; (3) menanamkam kebiasaan dan gemar mengonsumsi telur setiap hari pada anak-anak usia dini.  Pengabdian dilakukan dengan menggunakan metode (1)  penyuluhan dan diskusi pada orang tua murid, (2)  kampanye gemar makan telur pada siswa PAUD, dan (3) Evaluasi.  Kegiatan pengabdian diikuti oleh 41 wali murid dan 50 siswa PAUD. Seluruh materi kegiatan disampaikan dengan baik oleh narasumber dan disimak serta diikuti dengan sangat antusias oleh wali murid dan siswa PAUD.  Pihak sekolah PAUD Anggrek Putih menyambut baik kegiatan ini dan berharap akan ada kelanjutan dari kegiatan ini. 
Rehabilitasi Mangrove untuk Kesehatan Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat Duryat, Duryat; Rodiani, Rodiani
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7879

Abstract

Desa Bandar Agung adalah wilayah pesisir dan Muara Sungai Way Sekampung yang menerima beban berat akibat limpahan berbagai jenis limbah dari kawasan hulu. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya pengetahuan, pola fikir dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan mangrove sebagai kawasan esensial bagi lingkungan hidup dan kesejahteraan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pola fikir masyarakat terkait peran ekosistem mangrove bagi lingkungan hidup dan kesejahteraan, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam teknik penanaman mangrove sesuai kaidah silvikultur.  Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah dan diskusi dan diikti dengan demonstrasi praktek. Kegiatan ini secara signifikan telah meningkatkan ranah pengetahuan dan pola fikir masyarakat dari kategori kurang—cukup menjadi baik—sangat baik. Demikian pula ranah keterampilan juga meningkat dari kategori sedang menjadi baik.