cover
Contact Name
Rahmah Saniatuzzulfa
Contact Email
rahmahsaniatuzzulfa@staff.uns.ac.id
Phone
+6287779619915
Journal Mail Official
jurnalcandrajiwa@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami no 36A, Kentingan, Jebres, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
ISSN : 24428051     EISSN : 28292987     DOI : https://doi.org/10.20961/jip
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa (JIP Candrajiwa) is a scientific publication media published by the Faculty of Psychology Sebelas Maret University, Surakarta. JIP Candrajiwa accept articles in various fields of psychology, especially with topic related to indigenous psychology, counseling and psychotherapy, development psychology, social psychology, and industry psychology. JIP Candrajiwa published since 2012 through https://candrajiwa.psikologi.fk.uns.ac.id/. Starting from 2021, JIP Candrajiwa published articles through https://jurnal.uns.ac.id/candrajiwa in twice a year (June and December).
Articles 56 Documents
PERAN POLA ASUH ORANGTUA DALAM MENDUKUNG PRESTASI NON AKADEMIK ANAK TUNARUNGU: STUDI KASUS DI SLB NEGERI PURBALINGGA Nur'aeni, Nur'aeni; Dewanti, Yulindra Sukma; Herdian, Herdian; Wahidah, Fatin Rohmah
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v10i2.107810

Abstract

Deaf children face challenges in communication, socialization, and potential development. However, with appropriate parenting styles, they can still achieve success in non-academic fields. This study aims to examine the parenting styles applied to children with special needs (deaf) who have achieved national-level non-academic accomplishments at SLB Negeri (Statae Special Education School) Purbalingga. The research uses a qualitative method with a case study approach to understand the lived experiences of individuals. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results show that a democratic parenting style is the most commonly applied by parents. This style is marked by active parental involvement, the use of positive reinforcement, and a balance between freedom and guided authority, all of which contribute to building the childs self-confidence. Effective communication between parents and children is also crucial for mutual understanding. Additionally, parents emphasize moral and value-based education with discipline that avoids physical or verbal punishment. Collaboration among parents, families, and schools plays a key role in supporting the child's growth. In conclusion, appropriate parenting styles can significantly support children with special needs in developing their full potential.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis Warga Binaan Pemasyarakatan Di Lapas Purwodadi Salshabella, Tarisa Eka
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v9i1.70951

Abstract

kesejahteraan psikologis merupakan suatu gambaran keadaan seseorang yang mengacu kepada hal positif yang di mana setiap individu mampu dalam mengembangkan potensi dalam dirinya serta mampu menilai dirinya dan kehidupannya dengan cara mengemukakan perasaannya. Dan individu juga mampu dalam mengontrol emosi nya baik didirinya, orang lain, maupun lingkungan sekitarnya. Kesejahteraan psikologi pada warga binaan pemasyarakatan sangat lah penting untuk diperhatikan. Banyak warga binaan pemasyarakatan yang melakukan hal menyimpang karena kesejahteraan psikologis yang kurang di perhatikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana psikologis warga binaan pemasyarakatan selama di dalam lapas dan mengetahui penyesuaiannya. Dalam penelitian ini menggunakan subjek 3 informan warga binaan pemasyarakatan yang bersedia tanpa paksaan, dan 3 informan tersebut disaring sesuai kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan analisis IPA. Wawancara semi terstruktur digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masih banyak sekali WBP yang memiliki gangguan dalam kesejahteraan psikologisnya, hal ini ditandai dengan perubahan perilaku seperti stress, mudah cemas, melamun, dan lain-lain. Dengan memberikan aksi positif untuk WBP maka akan lebih dapat mengurangi dampak dari kesejahteraan psikologisnya.
HUBUNGAN PENYESUAIAN DIRI DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN CULTURE SHOCK MAHASISWA BARU PERANTAU LUAR PULAU JAWA Wakhid, Usman Nur; Khisbiyah, Yayah
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v9i2.86562

Abstract

Culture shock adalah perasaan ketidaknyamanan psikis dan fisik karena adanya kontak dengan budaya lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan penyesuaian diri, komunikasi interpersonal dengan culture shock pada mahasiswa baru perantau luar Pulau Jawa Universitas “X”. Populasi berjumlah ±777 dan sampel sebanyak 105 orang, menggunakan purposive sampling dengan skala penyesuaian diri, komunikasi interpersonal dan culture shock dengan model skala Likert. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan r 0,451; p 0,000<0,01, artinya terdapat hubungan signifikan antara penyesuaian diri, komunikasi interpersonal dengan culture shock. Selanjutnya terdapat hubungan negatif signifikan antara penyesuaian diri dan culture shock (r -0,345; p 0,000 <0,01). Juga, terdapat hubungan negatif signifikan antara komunikasi interpersonal dengan culture shock (r -0,281; p 0,000<0,01. Sumbangan efektif keduanya terhadap culture shock sebesar 20,4% dengan rincian penyesuaian diri sebesar 12,2% dan komunikasi interpersonal sebesar 8,2%, 79,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Temuan penelitian menunjukkan 69,5% mahasiswa mengalami culture shock yang tinggi. Oleh karenanya, sebaiknya kampus menyediakan layanan konseling psikososial bagi mahasiswa yang mengalami dampak negatif culture shock terutama bagi mahasiswa baru perantauan.
Hubungan Efikasi Diri dengan Psychological Preparedness pada Calon Lulusan Rumpun Ilmu Kesehatan Anugrah, M. Syahbian; Armalita, Rani; Sarry, Septi Mayang
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v10i2.107867

Abstract

This study aims to examine the relationship between self-efficacy and psychological preparedness for disasters among prospective graduates in health-related fields. The method employed was a quantitative approach with a correlational design. The study sample consisted of 322 prospective graduates, obtained using disproportionate stratified sampling from seven health-related study programs, namely Nutrition, Nursing, Midwifery, Dentistry, Public Health, Medical Education, and Psychology. Data were collected using the General Self-Efficacy Scale (GSES) to measure self-efficacy and the Psychological Preparedness for Disaster Threat Scale (PPDTS) to measure psychological preparedness. The reliability coefficients were .889 for the GSES and .909 for the PPDTS. Data analysis using the Pearson Product-Moment correlation test yielded a significance value of p < .001 with a correlation coefficient of r = .434. These findings indicate a significant positive moderate correlation between self-efficacy and psychological preparedness among prospective graduates in health-related fields. In other words, the higher the prospective graduates' self-efficacy, the higher their psychological preparedness for disasters.
Hubungan antara adversity quotient dengan burnout syndrome pada mahasiswa magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Sebelas Maret Fauziyah, Farah; Yusuf, Munawir
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v9i1.71315

Abstract

Program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berlaku di Indonesia secara signifikan mempengaruhi performasi belajar mahasiswa. Mahasiswa akan memperoleh tanggung jawab serta tuntutan pekerjaan diluar tanggung jawabnya melaksanakan perkuliahan. Burnout terjadi pada mahasiswa sebagai bentuk respon dari adanya stres yang berlebihan. Dibutuhkan pengelolaan stresor yang baik berupa kemampuan adversity quotient. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan burnout syndrome pada mahasiswa magang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Sebelas Maret. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey kuantitatif dengan subjek penelitian 138 mahasiswa magang MBKM periode 3 Universitas Sebelas Maret. Instrumen yang digunakan adalah skala adversity quotient (r = 0,876) dan skala burnout syndrome (r = 0,865). Berdasarkan hasil analisis data dengan metode korelasi pearson product-moment, nilai koefisien korelasi (r) yang didapatkan adalah -0,769 dengan taraf signifikansi (p < 0,05) yaitu senilai 0,000. Sehingga hipotesis penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan antara adversity quotient dengan burnout syndrome pada mahasiswa magang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Sebelas Maret dengan kategori yang kuat dan arah hubungan yang berlawanan.
Hubungan Kecenderungan Adiksi Game Online dengan Kecerdasan Emosional Siswa SD Negeri X Salma, Faizah; Agustina, Laelatus Syifa Sari
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v10i2.73166

Abstract

The number of students using online games has increased due to easy access to the internet and technology. This study aims to analyze the effect of online game addiction on the emotional intelligence of elementary school students. The population in this study were 96 students of SD Negeri X from grades 1 to 6. While the sample used was 82 students with the criteria of having or currently playing online games. A questionnaire with a Likert scale was used to collect student assessments regarding the use of online games and the level of students' emotional intelligence. Validity and reliability tests are used to prove the validity of the data collected. Normality test, linearity and hypothesis testing are used as data analysis techniques. The research results show that all data is valid and reliable. Linear test showed p=0.615 so there is a relationship between online game addiction and emotional intelligence. The results of the hypothesis test also prove that there is an influence of online game addiction on the emotional intelligence of elementary school students with a significance value of 0.000 and a correlation coefficient of 0.489.
Future Time Perspective dan Fear Of Failure: Studi Korelasi Pada Peserta MBKM Purba, Rivan Koswara; Fitriani, Afia
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v9i2.89279

Abstract

Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dirancang untuk menyiapkan mahasiswa yang mampu merancang strategi guna mendapat gambaran masa depan yang jelas. Namun, tantangan serta kewajiban yang harus dipenuhi oleh peserta MBKM setelah menyelesaikan program tersebut berpotensi menimbulkan fear of failure. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara future time perspective dengan fear of failure pada peserta MBKM. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Pada penelitian ini didapatkan 108 responden. Hasil penelitian menunjukkan r=-261 dan p=0.006 (p<0.05). Arah hubungan yang negatif ini berarti semakin tinggi tingkat future time perspective peserta MBKM, maka akan semakin rendah tingkat fear of failure yang ada. Hal ini disebabkan karena mahasiswa yang memiliki tingkat future time perspective yang tinggi mampu membuat rencana untuk keadaan darurat, menemukan strategi terbaik dalam mencapai sesuatu, serta memusatkan perhatian pada langkah yang harus diambil dalam mencapai tujuan demi menghindari kegagalan. Oleh karena itu, penting bagi instansi mitra serta kampus untuk melakukan pendampingan pada peserta MBKM guna menurunkan fear of failure. 
Studi Fenomenologi Resiliensi pada Perempuan Korban Kekerasan Seksual Soehardiman, Muhammad Krisnadiva; Scarvanovi, Berliana Widi; Sari Agustina, Laelatus Syifa
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v9i1.75246

Abstract

Kekerasan seksual menjadi isu yang mendapatkan perhatian lebih di Indonesia. Hal ini dikarenakan kenaikan jumlah laporan kasus menurut Data dari Komnas Perempuan selama bertahun-tahun. Kekerasan seksual akan memberi dampak kepada individu yang mengalaminya. Dampak yang muncul dari kekerasan seksual kemungkinan adalah depresi, fobia, dan mimpi buruk, curiga terhadap orang lain, merasa terbatasi di dalam berhubungan dengan orang lain, berhubungan seksual, dan merasakan dorongan yang kuat untuk bunuh diri. Oleh karena itu, resiliensi diperlukan untuk mengatasi dampak-dampak negatif tersebut dan meningkatkan ketahanan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika resiliensi perempuan korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologis, dengan wawancara sebagai metode pengambilan data. Sampel dalam penelitian berjumlah 3, diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berjenis kelamin perempuan dan pernah mengalami kekerasan seksual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan analisis sebab akibat, efikasi diri, optimisme, empati, peningkatan aspek positif, dan regulasi emosi membantu proses resiliensi dari perempuan korban kekerasan seksual. Terdapat dua temuan baru yang membantu proses resiliensi pada perempuan korban kekerasan seksual yaitu motivasi dan self compassion. Proses resiliensi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu keluarga, teman sebaya, dan stigma masyarakat terhadap korban kekerasan seksual.
Hubungan Antara Self-compassion dan Student Engagement pada Mahasiswa di Sebuah Universitas Negeri di Surakarta Azzahra, Syifa Syahida; Saniatuzzulfa, Rahmah
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v10i2.101292

Abstract

Student engagement is considered important because it can influence academic achievement and student success in their studies. Student engagement is a form of student responsibility demonstrated through their compliance with regulations and active participation in the learning process. Student engagement is also positively correlated with the level of self-compassion that students exhibit. Self-compassion enables students to treat themselves with kindness and understanding, increasing their motivation to engage in the learning process and facilitating a more positive approach to dealing with difficulties or failures. The purpose of this study was to investigate whether a relationship exists between self-compassion and student engagement among students. This study involved 385 students from a state university in Surakarta. The sampling method employed was convenience sampling, using the Student Engagement Scale (α = 0.747) and the Self-Compassion Scale (α = 0.879) as instruments. The results of the study, using the product-moment Pearson correlation test, showed that the sig value was 0.000 and the r value was 0.402, indicating a significant relationship between self-compassion and student engagement among students. The implications of these results are the importance of developing self-compassion skills in students, as an increase in self-compassion can help them manage academic stress, enhance learning motivation, and encourage more active involvement in both academic and non-academic activities.
Peran Etos Kerja Islami dalam mendorong Agilitas Karyawan Widiasih, Puti Archianti; Yolanda, Margenseka; Satwika, Pratista Arya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v9i2.94983

Abstract

Agilitas dalam dunia kerja merujuk pada kemampuan individu untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, belajar dari pengalaman, dan menerapkan pengetahuan baru dalam berbagai situasi. Pada konteks organisasi modern, agilitas menjadi sangat penting untuk meningkatkan kinerja karyawan maupun kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Etos Kerja Islami terhadap agilitas karyawan. Menggunakan metode penelitian kuantitatif, penelitian ini melibatkan 166 responden karyawan rumah sakit yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diambil menggunakan skala Islamic Work Ethic Scale yang dikembangkan oleh Ali (1988) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,957, dan Workforce Agility Scale yang dikembangkan oleh Alavi (2016) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,807. Analisis data menggunakan uji regresi menunjukkan bahwa Etos Kerja Islami berkontribusi secara signifikan dan positif terhadap agilitas karyawan sebesar 49,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Etos Kerja Islami yang dimiliki oleh karyawan, semakin tinggi pula agilitas kerja mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis mengenai pentingnya organisasi, khususnya di sektor kesehatan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Etos Kerja Islami dalam budaya mereka.